Franchise Sang Pisang (Kaesang)

ukms.or.id – Tidak sedikit pebisnis yang tertarik untuk memulai bisnis dengan sistem franchise.

Banyaknya brand-brand­ perusahaan besar yang membuka peluang bagi masyarakat umum untuk berwaralaba ternyata tidak disia-siakan oleh para pebisnis.

Kesempatan menjadi salah satu bagian dari bisnis yang telah memiliki brand awareness yang baik dan dipercaya masyarakat, adalah suatu peluang emas untuk bisnis yang cemerlang.

Oleh karena itu, kita perlu pula ikut serta dalam memanfaatkan peluang bisnis yang satu ini.

Sebab telah banyak brand bisnis yang bisa kita pilih sesuai dengan passion atau bidang bisnis yang kita minati.

Seperti misalnya bidang bisnis kuliner yang telah banyak menjamur di mana-mana.

Bisnis kuliner dinilai sebagai jenis bisnis yang tahan dan mampu bertahan di tengah-tengah krisis ekonomi sekali pun.

Tidak heran apabila brand kuliner terus bermunculan, termasuk pula brand-brand kuliner dari jajaran selebriti hingga public figure di Indonesia ini.

Kaesang Pangarep Luncurkan Brand Kuliner Sang Pisang

Ternyata putra-putra dari Presiden Republik Indonesia memang gemar berbisnis.

Tak ketinggalan, Kaesang Pangarep pun turut menyusul berbisnis kuliner seperti Gibran, kakaknya.

Kali ini, Kaesang Pangarep luncurkan Sang Pisang sebagai brand bisnis kuliner yang ditekuninya.

Berbekal dengan konsep kuliner unik berupa pisang nugget, Sang Pisang menjadi favorit masyarakat dan menjadi pilihan terpercaya bagi penggemar kuliner unik yang tidak biasa.
Setelah diluncurkan pertama kalinya pada bulan terakhir di tahun 2017 silam, brand Sang Pisang mampu menembus lebih dari 46 gerai hingga saat ini.

Tidak disangka, bisnis sederhana dengan konsep kuliner nugget pisang ini menyita perhatian dan juga mengundang rasa penasaran masyarakat Indonesia.

Pantas saja bisnis ini mampu berkembang pesat dalam waktu yang singkat.

Nilai Unggul Pisang Nugget Sang Pisang Milik Kaesang

Sang Pisang tidak hanya menyajikan pisang nugget original, namun juga menghadirkan beragam pilihan varian rasa yang bebas konsumen tentukan.

Mulai dari rasa taro, tiramisu, milo, melon sprinkle, alpukat, oreo, almond, blueberry, cheese sprinkle, strawberry, hingga coco crunch, membuat konsumen semakin puas dengan cita rasa yang dihadirkan.

Dengan bahan baku alami dan berkualitas premium dalam pembuatan pisang nugget, serta pembuatan selai buah olahan sendiri dari buah asli, produk pisang nugget Sang Pisang semakin dipercaya oleh berbagai kalangan konsumen.

Berbagai buah-buahan yang dijadikan bahan baku pun adalah asli produksi daerah setempat sehingga sangat memberdayakan nilai lokal masyarakat.

Hingga saat ini pun Sang Pisang telah menyerap 1.000 orang tenaga kerja sehingga juga ikut berkontribusi dalam membangun perekonomian di negara Indonesia.

Profit Omset Sang Pisang

Dengan harga jual satu porsi yang hanya berkisar di antara 20 ribu rupiah hingga 25 ribu rupiah saja, kita bisa menarik daya beli konsumen sehingga menghasilkan omset penjualan yang tinggi.

Modal yang dibutuhkan untuk bahan bakunya sangat murah, karena kita hanya perlu menyiapkan buah pisang kepok, tepung terigu premium, susu bubuk, gula pasir, telur ayam, garam, air, dan juga vanili bubuk.

Bahan-bahan pendukung lain seperti topping dan buah-buahan asli untuk pembuatan selai juga bisa didapatkan dengan mudah.

Karyawan untuk mengoperasikan satu buah outlet pun tidak perlu banyak-banyak, sehingga sangat ramah untuk biaya operasional.

Sedangkan profit yang dihasilkan bisa mencapai belasan juta rupiah karena dalam sehari, outlet Sang Pisang mampu menjual 100 kotak hingga 200 lebih kotak Sang Pisang.

baca juga

Franchise Sang Pisang

Bisnis Franchise Sang Pisang Milik Anak RI 1 Ayahnya jadi Presiden RI, anak-anaknya membuka usaha sendiri. Alih-alih jadi politisi, seperti kebanyakan “pangeran” istana lainnya. Mengikuti jejak sang kakak, Gibran, yang membuka usaha kuliner martabak, Indonesia juga sedang demam pisang nugget hasil racikan sang adik, Kaesang Pangarep.

Beruntungnya, Sang Pisang , brand milik Kaesang Pangarep juga membuka peluang waralaba untuk Anda, loh. Bagaimana caranya, dan bagaimana kemungkinan penghasilan dan sebagainya? Simak ulasan berikut ini.

Bisnis Franchise  Nugget Pisang Ala Kaesang

Usaha Sang Pisang bisa dikatakan baru, tepatnya baru diluncurkan pada bulan Desember 2017 silam. Tapi, sudah ada 26 gerai Sang Pisang yang dibuka oleh anak bungsu Presiden Joko Widodo ini, loh.

Tidak tanggung-tanggung, pekerja yang diserap lewat usaha Kaesang Pangarep sudah mencapai lebih dari 1000 orang. Tidak hanya di Jakarta, gerai Sang Pisang ini juga ada di Bandung dan Makassar.

Satu kotak Sang Pisang berisi beberapa buah nugget pisang. Nugget pisang besutan Kaesang merupakan pisang dengan balutan bumbu dan tepung, serta pilihan topping yang nikmat.

Dari sejumlah orang yang mengakui kenikmatan Sang Pisang, menyatakan bahwa kekuatan dari Sang Pisang terletak di rasa pisang, tekstur dan toppingnya.

Ada beberapa pilihan rasa, yang dibedakan dari toppingnya, seperti cokelat, green tea, vanila, tiramisu, strawerry, blueberry, alpukat, taro, juga ada almond, koko crunch, chesse sprinkle, melon sprinkle, Milo dan Oreo. Juga masih ada perpaduan dari bebagai topping tersebut.

Apalagi, bahan bakunya juga original dan mudah ditemukan. Misalnya, untuk topping strawberry, maka Sang Pisang menggunakan strawberry asli yang dijadikan selai untuk menambah rasa Sang Pisang tersebut.

Seperti yang diungkapkan Kaesang di berbagai media, bahan baku tersebut didapatkannya dari daerah setempat. Misalnya, kalau outletnya dibuka di Bali, maka bahan-bahan, terutama pisang, adalah pisang yang berasal dari daerah tersebut.

Begitu juga di Lampung, Makassar, Jakarta dan sebagainya. Tentunya, hal itu menjadi kabar baik bagi para petani di daerah, karena sudah punya pembeli yang akan terus memborong hasil tani mereka.

Ditambah lagi, usaha Kaesang untuk membuka lapangan pekerjaan baru tentunya sangat membantu mengurangi pengangguran. Apalagi, dengan omset yang tinggi, Kaesang juga berani membayar pegawainya dengan gaji yang disesuaikan dengan Upah Minimum Rasio (UMR) daerah yang bersangkutan.

Outlet Sang Pisang di Seluruh Indonesia

Tidak sampai satu tahun berjualan, sekarang usaha kuliner milik Kaesang sudah benar-benar merambah ke banyak tempat seluruh Indonesia.

Rasanya Sang Pisang yang unik dan nikmat, ditopang dengan popularitas Kaesang Pangarep yang sedang naik daun, menjadikan usahanya benar-benar laris manis. Bayangkan saja, dalam beberapa waktu terakhir, outlet Sang Pisang juga sudah ada di Pekanbaru, Yogyakarta, Lampung, Bandung, Bali dan sejumlah kota di Indonesia.

Selain rasanya yang enak, tampilannya juga instagramable banget. Itulah salah satu kekuatan dari bisnis Kaesang, ia mengandalkan media sosialnya untuk berjualan Sang Pisang. Dengan foto yang menarik, sudut yang pas, serta image yang menjadikan Anda pingin membeli dan mencobanya. Salah satu kekuatan terbaik dari bisnis ini adalah daya tariknya di media sosial, terutama instagram dan twitter.

Jadi, Anda jangan terkejut kalau outlet Sang Pisang selalu dipenuhi pembeli. Para pembeli bahkan rela mengantri untuk mendapatkan pisang buatan Kaesang ini. Harganya, cukup terjangkau loh, satu kotaknya mulai dari Rp 20.000 saja, sampai Rp 25.000. Sangat terjangkau, bukan?

Meski harganya terjangkau, namun jangan remehkan penghasilan Kaesang dari Sang Pisang ini. Bahkan, di beberapa kota, outletnya terpaksa harus tutup setelah buka baru 45 menit saja. Penyebabnya adalah semua produk yang dijualnya, habis dalam waktu 45 menit. Para pembeli yang mengantri namun gagal mendapatkan nugget pisang buatan anak bungsu Presiden RI ini, terpaksa harus mengantri lagi keesokan harinya.

Meski demikian, Kaesang terus bersikeras bahwa dagangannya bukan kue kekinian yang menjadi andalan selebritis Indonesia saat ini. Selain ia mengaku bukan selebritis, ia juga menjual dagangannya dengan harga yang sangat terjangkau, beda dari kue kekinian para artis yang biasanya dijual dengan harga yang cukup tinggi.

baca juga

Resep Nugget Pisang Sang Pisang

Ingin mencoba membuat pisang nugget ala Sang Pisang sendiri di rumah? Pertama, siapkan dulu bahannya. Bahannya antara lain:

Bahan utama:

  1. 3 buah pisang kepok
  2. 100 gram tepung terigu
  3. 1 sachet susu bubuk
  4. 2 butir telur
  5. 3 sendok makan gula pasir
  6. 1/2 sendok teh garam
  7. 1/2 sendok teh vanili bubuk

Bahan pencelup :

  1. 50 gram terigu
  2. 100 ml air

Bahan pelapis :

  1. 250 gram Tepung panir oranye
  2. Siapkan topping sesuai selera Anda.

Cara membuat :

Pertama, haluskan dulu pisang. Sebaiknya, gunakan sendok atau garpu. Kemudian, campurkan semua bahan utama dan aduk sampai merata. Lalu, tuangkan ke loyang. Jangan lupa olesi dengan mentega dan kertas roti, yah.

Lalu, kukus terlebih dulu hingga 30 menit. Setelah matang dan dingin, potong sampai berukuran sesuai keinginan Anda.

Kemudian, balur dengan tepung panir dan dinginkan di kulkas. Setelah dingin, segera goreng dengan minyak yang cukup dan api yang tidak begitu besar. Setelah matang, tiriskan. Sekarang, berikan topping yang Anda suka, atau bisa juga dimakan original tanpa topping.

Prediksi Keuntungan Bisnis Waralaba Sang Pisang

Ingin mencoba peluang waralaba Sang Pisang? Tentunya, Anda berpikir berapa keuntungan yang didapat oleh Kaesang, bukan? Ternyata, omset bisnis yang dibangun Kaesang bersama rekannya Ansari Kadir ini punya omset hingga miliaran rupiah, loh!

Bagaimana kalau kita coba hitung berapa keuntungan yang diterima oleh Kaesang untuk satu outlet saja. Seperti kita tahu, dalam satu hari minimal satu outlet Sang Pisang berhasil menjual sekitar 200 box, yang kita anggap saja 100 box seharga Rp 20.000 dan 100 lagi seharga Rp 25.000. Berarti dalam satu hari, satu outlet menerima pemasukan sebesar Rp 4.500.000. Dalam satu bulan, kita anggap sekitar 26 hari saja berjualan, maka omset satu outlet mencapai Rp 117.000.000.

Bila kita hitung sewa tempat seharga Rp 2.000.000 sebulan, gaji minimal 4 pegawai seharga Rp 2.500.000 per orang, bahan-bahan mencapai Rp 20.000.000 per orang, ditambah dana lain-lain seperti listrik dan gas sekitar Rp 5.000.000 sebulan, berarti modal atau pengeluaran per bulan untuk satu outlet mencapai Rp 47.000.000.

Dengan demikian, prediksi keuntungan untuk satu outlet saja mencapai Rp 70 juta! Sedangkan saat ini, sudah ada lebih dari 15 outlet di seluruh Indonesia, dengan perhitungan per bulan keuntungan yang diraih oleh Kaesang mencapai Rp 1.050.000.000 per bulan!

Peluang Waralaba Sang Pisang

Seperti diungkapkan oleh Kaesang dan rekan bisnisnya di sejumlah media online,  Sang Pisang juga membuka peluang waralaba loh. Hanya saja, belum disebutkan berapa fee yang musti dibayarkan untuk mendapatkan kerja sama ini.

Namun, Anda bisa menghubungi instagram, twitter dan fan page Facebook-nya untuk menghubungi tim Kaesang dan mendapatkan peluang menjadi mitra usaha. Ingin mencoba peruntungan dengan berjualan Sang Pisang? Yuk, coba di kota Anda.

Bisnis Waralaba Sang Pisang Kaesang, Dari Hanya 4 Cabang Kini Sudah 61 Cabang

0

Usaha waralaba sang pisang Kesang yang terkenal tak lepas dari peran rekannya.

Ialah seorang bernama Ansari kadir, rekan Kaesang yang mengawali usaha Sang Pisang.

Keduanya menjalin kerjasama dengan awal mula usaha pisang itu bernama Lapis Kremes.

Namun kemudian berganti setelah dilakukan survei.

Surveinya pun terbilang lucu dan unik, mulai dari bergaul dengan tukang pisang, research and development beberapa produk.

Riset ini dilakukan selama berbulan-bulan.

Memiliki 61 Cabang

Bisnis Sang Pisang kini sudah memiliki 61 cabang.

Tidak semua dimiliki oleh manajemen pusat, melainkan dimiliki oleh franchise.

Hampir 80 persen milik oleh manajemen Sang Pisang.

Akan tetapi, sebagian yang lain dimiliki oleh franchiser.

Dengan sistem partnership, mereka mengembangkan kemitraan yang salin menguntungkan.

Franchise Masa Kini

Ansari Kadir itu mengungkap, Sang Pisang bukan franchise biasa, melainkan partnership .

Ia menyebut sistem ini merupakan model franchise masa kini.

Maksudnya ialah manajemen melakukan penunjukkan ke salah seorang pedagang.

Kemudian orang tersebut, di salah satu kota diijinkan memegang brand Sang Pisang selama mungkin.

Barangkali bisa sampai 10 hingga 20 tahun partnership.

Syarat Kemitraan dengan Sang Pisang

Untuk jalin kemitraan dengan Sang Pisang, syaratnya mudah.

Sebelum itu, anda mungkin perlu tahu bahwa rata-rata bisa balik modal dalam waktu 6-8 bulan.

Franchiser cukup menyediakan tempat dan niat berbisnis sebagai syarat utama.

Franchiser harus serius membangun nama baik brand.

Tips Berbisnis dengan Sang Pisang

Rekan bisnis Kaesang Pangarep ini mengungkapkan tips berbisnis dengan sang pisang.

Tips itu adalah agar tak ragu dalam memulai bisnis.

Pengusaha yang bergabung harus kreatif dan inovatif.

Franchiser harus siap ketika ada informasi pergantian menu setiap dua bulan sekali.

Salip Bisnis Mebel Jokowi

Kaesang dan partner bisnisnya telah membuat ayahnya sendiri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) heran.

Pasalnya anak bungsu Presiden RI itu berhasil menyalip kesuksesan pabrik mebel milik bapaknya.

Bisnis Sang Pisang yang dimulai sejak akhir 2017 ini diaku Kaesang bermodal kurang dari IDR 60 juta.

Modal di bawah 100 juta itu dikembangkannya menjadi bisnis potensial sampai memiliki 61 cabang saat ini.

Kerap Menawarkan Promo

Salah satu hal menarik dari Sang Pisang Kaesang ialah kerap menawarkan promo.

Untuk para pelanggannya, Sang Pisang kerap menawarkan beberapa jenis promo.

Misalnya saja, promo sampai akhir bulan Juni 2019.

Sang Pisang menawarkan promo di regional bogor berupa gratis teh bool 200 ml.

Syaratnya pelanggan hanya perlu membeli tiga kotak naget atau banrol.

Selain itu ada juga gratis extra topping.

Syaratnya beli dua kotak naget atau banroll.

Ekspansi Bisnis ke Malaysia

Karena bisnisnya di dalam negeri sudah berjalan lancar, Kaesang dan rekan pun berekspansi ke luar negeri.

Bulan Juli ini bahkan sudah buka di Malaysia.

Hal itu dikonfirmasi Kaesang sendiri melalui akun media sosial Kaesang.

Putra bungsu Presiden Jokowi ini mengumumkan gerai pertamanya di luar negeri adalah di Malaysia.

Tak hanya rajin ekspansi bisnis sampai ke Malaysia, Kaesang juga rajin mengembangkan produk.

Kaesang juga buka kedai kopi bernama Ternakkopi.

Peluang Bisnis dengan Sang Pisang

Melihat giatnya Kaesang melakukan ekspansi bisnis, jelas bahwa peluang bisnis sang pisang sangat tinggi.

Apalagi dengan nama Kesang yang terkenal ramah dan kocak di media sosial, ia dikenal luas oleh anak muda masa kini.

Cabangnya yang sudah mencapai 61 gerai merupakan bukti bahwa sang pisang diminati oleh masyarakat.

Lokasi Gerai

Gerai sang Pisang terdapat di berbagai kota.

Sang Pisang berada di kawasan Jakarta, Bekasi, Depok, Karawaci, Bogor, Bandung.

Tak ketinggalan kawasan Jawa seperti Surabaya, Yogyakarta, Magelang, Semarang.

Di kawasan timur, Sang Pisang ada di Madiun, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Jaukms.or.id/, dan Bangka.

Bali, Makasar, dan Batam juga sudah disambangi oleh Sang Pisang.

Tempuh Persyaratan Mudah Miliki Franchise Sang Pisang (Kaesang)

0

Tidak sedikit pebisnis yang tertarik untuk memulai bisnis dengan sistem franchise.

Banyaknya brand-brand­ perusahaan besar yang membuka peluang bagi masyarakat umum untuk berwaralaba ternyata tidak disia-siakan oleh para pebisnis.

Kesempatan menjadi salah satu bagian dari bisnis yang telah memiliki brand awareness yang baik dan dipercaya masyarakat, adalah suatu peluang emas untuk bisnis yang cemerlang.

Oleh karena itu, kita perlu pula ikut serta dalam memanfaatkan peluang bisnis yang satu ini.

Sebab telah banyak brand bisnis yang bisa kita pilih sesuai dengan passion atau bidang bisnis yang kita minati.

Seperti misalnya bidang bisnis kuliner yang telah banyak menjamur di mana-mana.

Bisnis kuliner dinilai sebagai jenis bisnis yang tahan dan mampu bertahan di tengah-tengah krisis ekonomi sekali pun.

Tidak heran apabila brand kuliner terus bermunculan, termasuk pula brand-brand kuliner dari jajaran selebriti hingga public figure di Indonesia ini.

Kaesang Pangarep Luncurkan Brand Kuliner Sang Pisang

Ternyata putra-putra dari Presiden Republik Indonesia memang gemar berbisnis.

Tak ketinggalan, Kaesang Pangarep pun turut menyusul berbisnis kuliner seperti Gibran, kakaknya.

Kali ini, Kaesang Pangarep luncurkan Sang Pisang sebagai brand bisnis kuliner yang ditekuninya.

Berbekal dengan konsep kuliner unik berupa pisang nugget, Sang Pisang menjadi favorit masyarakat dan menjadi pilihan terpercaya bagi penggemar kuliner unik yang tidak biasa.

Setelah diluncurkan pertama kalinya pada bulan terakhir di tahun 2017 silam, brand Sang Pisang mampu menembus lebih dari 46 gerai hingga saat ini.

Tidak disangka, bisnis sederhana dengan konsep kuliner nugget pisang ini menyita perhatian dan juga mengundang rasa penasaran masyarakat Indonesia.

Pantas saja bisnis ini mampu berkembang pesat dalam waktu yang singkat.

Nilai Unggul Pisang Nugget Sang Pisang Milik Kaesang

Sang Pisang tidak hanya menyajikan pisang nugget original, namun juga menghadirkan beragam pilihan varian rasa yang bebas konsumen tentukan.

Mulai dari rasa taro, tiramisu, milo, melon sprinkle, alpukat, oreo, almond, blueberry, cheese sprinkle, strawberry, hingga coco crunch, membuat konsumen semakin puas dengan cita rasa yang dihadirkan.

Dengan bahan baku alami dan berkualitas premium dalam pembuatan pisang nugget, serta pembuatan selai buah olahan sendiri dari buah asli, produk pisang nugget Sang Pisang semakin dipercaya oleh berbagai kalangan konsumen.

Berbagai buah-buahan yang dijadikan bahan baku pun adalah asli produksi daerah setempat sehingga sangat memberdayakan nilai lokal masyarakat.

Hingga saat ini pun Sang Pisang telah menyerap 1.000 orang tenaga kerja sehingga juga ikut berkontribusi dalam membangun perekonomian di negara Indonesia.

Profit Omset Sang Pisang

Dengan harga jual satu porsi yang hanya berkisar di antara 20 ribu rupiah hingga 25 ribu rupiah saja, kita bisa menarik daya beli konsumen sehingga menghasilkan omset penjualan yang tinggi.

Modal yang dibutuhkan untuk bahan bakunya sangat murah, karena kita hanya perlu menyiapkan buah pisang kepok, tepung terigu premium, susu bubuk, gula pasir, telur ayam, garam, air, dan juga vanili bubuk.

Bahan-bahan pendukung lain seperti topping dan buah-buahan asli untuk pembuatan selai juga bisa didapatkan dengan mudah.

Karyawan untuk mengoperasikan satu buah outlet pun tidak perlu banyak-banyak, sehingga sangat ramah untuk biaya operasional.

Sedangkan profit yang dihasilkan bisa mencapai belasan juta rupiah karena dalam sehari, outlet Sang Pisang mampu menjual 100 kotak hingga 200 lebih kotak Sang Pisang.

Leave a Reply