Goers adalah platform experience discovery, ticketing, dan event technology Indonesia yang dioperasikan oleh PT Sanraya Adi Nattaya. Pengguna dapat menemukan dan membeli tiket event, atraksi, tur, aktivitas, serta pengalaman lain. Penyelenggara memakai Goers Experience Manager untuk membuat event, menjual tiket, mengelola peserta, memindai akses, menjalankan point of sales, dan melihat laporan.
Ringkasan brand
Goers menghubungkan dua sisi pasar. Experience seeker mencari aktivitas dan membeli tiket, sedangkan event organizer, venue, attraction operator, dan tourism business memakai perangkat lunak untuk mengelola inventory serta transaksi. Platform juga menyediakan layanan offline seperti RFID, gate management, ticket scanner, dan dukungan pemasaran.
Situs aktif pada Agustus 2026 menampilkan event dengan tanggal Juli 2026, artikel, metode pembayaran, customer service, serta kantor Jakarta Selatan. Kebijakan privasi diperbarui pada April 2026.
Identitas dan operator
Operator resmi adalah PT Sanraya Adi Nattaya. Nama badan hukum tercantum pada Privacy Policy dan Terms and Conditions. Goers diluncurkan untuk iOS pada Mei 2015 dan Android pada Agustus 2015 menurut riset Universitas Indonesia.
Sammy Ramadhan disebut sebagai co-founder dan CEO dalam sumber akademik 2018. Jabatan terkini belum diverifikasi dari halaman manajemen resmi, sehingga informasi tersebut diperlakukan sebagai sejarah perusahaan.
Produk dan layanan
Marketplace Goers menyediakan pencarian event, tiket, atraksi, tur, seminar, olahraga, konser, dan aktivitas. Pembayaran yang ditampilkan mencakup virtual account, minimarket, dompet digital, QRIS, paylater, dan kartu.
Goers Experience Manager membantu organizer mengatur deskripsi, jadwal, jenis tiket, kuota, peserta, laporan penjualan, dan operasional event. Goers Widget memungkinkan penjualan tiket langsung pada website organizer dengan teknologi transaksi tetap ditangani Goers.
Scanner App digunakan untuk validasi tiket. Point of Sales mendukung penjualan di lokasi. Layanan offline dapat mencakup RFID, ticket management, sponsorship, marketing service, dan entry management.
Segmen pasar
Segmen penyelenggara mencakup konser, seminar, workshop, pameran, olahraga, theme park, wisata, venue, museum, komunitas, kampus, dan bisnis experience. Segmen pembeli mencakup konsumen yang mencari aktivitas dan tiket.
Goers relevan bagi event kecil yang membutuhkan self-service maupun event lebih besar yang membutuhkan integrasi, scanner, gate, dan dukungan. Scope aktual harus dikonfirmasi per event.
Model bisnis
Pendapatan dapat berasal dari service fee tiket, payment fee, perangkat event, RFID, point of sales, pemasaran, sponsorship, widget, dan layanan enterprise. Merchant tetap menjadi pemilik event serta penawaran, sedangkan Goers memproses booking dan pembayaran.
Pembagian tanggung jawab perlu dipahami. Pembatalan event, perubahan jadwal, refund, dan kualitas pengalaman dapat melibatkan organizer, Goers, payment provider, atau pihak lain sesuai Terms.
Data dan keamanan
Goers dapat mengumpulkan identitas, kontak, data transaksi, lokasi, perangkat, dan perilaku penggunaan. Pembayaran diproses melalui payment service provider seperti Midtrans menurut Privacy Policy.
Organizer perlu memeriksa akses data peserta, export, retention, refund, fraud control, dan security. Penggunaan scanner serta RFID juga memerlukan prosedur offline ketika jaringan terganggu.
Kehadiran dan posisi pasar
Situs menampilkan event aktif 2026 serta copyright 2021–2026. Goers Experience Manager masih menerima pendaftaran organizer. Status operasional dapat diverifikasi melalui fungsi marketplace serta kontak customer service.
Dalam direktori, Goers relevan dengan Loket.com, Dyandra Promosindo, dan Ismaya Live. Goers adalah technology platform, bukan promotor semua event yang dijual.
Kelebihan berbasis fakta
- Operator legal dapat diidentifikasi.
- Marketplace dan event manager aktif pada 2026.
- Mendukung online dan offline ticketing.
- Memiliki banyak metode pembayaran.
- Menyediakan widget, scanner, point of sales, dan laporan.
Risiko dan tata kelola
Risiko mencakup event palsu, organizer membatalkan, refund lambat, tiket dipindahtangankan, jaringan gagal, dan data peserta bocor. Pembeli harus memeriksa organizer, venue, tanggal, refund policy, serta kanal resmi.
Organizer harus menetapkan ticket inventory, tax, fee, settlement, gate redundancy, fraud monitoring, customer support, dan incident response. Platform tidak boleh menjadi satu-satunya salinan data operasional.
Organizer perlu menjalankan simulasi check-in sebelum hari acara, termasuk tiket valid, duplikat, refund, upgrade, re-entry, dan perangkat tanpa jaringan. Rekonsiliasi akhir harus membandingkan tiket terjual, tiket hadir, complimentary ticket, refund, chargeback, dan settlement.
Sebelum mengambil keputusan terkait Goers, pembaca perlu memeriksa operator, jadwal event, tiket, izin, dan perubahan layanan setelah tanggal riset. Keputusan transaksi harus memakai kanal resmi serta ketentuan terbaru.
Kesimpulan netral
Goers adalah platform ticketing dan experience technology aktif dengan produk konsumen serta organizer. Kekuatan utamanya adalah integrasi marketplace, event management, dan teknologi akses. Keberhasilan tetap bergantung pada organizer, kebijakan refund, data, pembayaran, dan operasional gate. Profil lain tersedia di Direktory Brand Indonesia.
Sumber dan tanggal pemeriksaan
Pemeriksaan dilakukan pada 6 Agustus 2026 WIB menggunakan situs Goers, Goers Experience Manager, Privacy Policy, Terms and Conditions, halaman event, serta publikasi Universitas Indonesia.
Relasi brand dan direktori terkait
Profil ini terhubung ke struktur Direktori Brand UKMS, cluster industrinya, entity layer, direktori usaha lokal, direktori franchise, serta protokol koreksi. Tiga brand terkait dipilih dari cluster yang sama untuk membantu pembaca membandingkan operator, produk, model bisnis, pasar, dan bukti yang tersedia. Link menuju profil terkait hanya aktif di halaman publik ketika target sudah dipublikasikan.
- Direktori Brand UKMS
- Cluster Event, Entertainment, Gaming, dan Media Kreatif
- Entity Brand UKMS
- Direktori UKM Indonesia
- Direktori Franchise Indonesia
- Protokol koreksi UKMS
- Loket.com
- Dyandra Promosindo
- Ismaya Live
Batas bukti: klasifikasi, kepemilikan, produk, lokasi, pendanaan, sertifikasi, dan posisi pasar hanya dicantumkan sejauh didukung sumber yang diperiksa. Perubahan atau koreksi dapat diajukan melalui halaman kontak UKMS dengan menyertakan URL profil, bukti, tanggal berlaku, dan identitas pihak yang berwenang.
