Sakatela: Keripik Singkong Purwokerto, Proses Rebus-Spinner, dan Jejak Sejak 2019

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui8 August 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik
UKMS.OR.ID KNOWLEDGE SYSTEM

Sakatela: Keripik Singkong Purwokerto, Proses Rebus-Spinner, dan Jejak Sejak 2019

FormatPage
Diperbarui8 August 2026
Waktu baca5 menit
KonteksPanduan praktis

Ringkasan entity

Sakatela adalah UMKM keripik singkong dari wilayah Banyumas yang tercantum dalam Karya Kreatif Indonesia dan diklasifikasikan di Purwokerto. Profil KKI menampilkan Yuli Setiowati sebagai kontak dan alamat di Pangebatan, Karanglewas, Jawa Tengah.

Katalog Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 menyebut Sakatela mulai memproduksi keripik singkong pada pertengahan 2019. Nama Sakatela dijelaskan berasal dari bahasa Ngapak Banyumas: ‘saka’ berarti dari dan ‘tela’ berarti singkong.

Proses rebus sebelum digoreng

KKI menjelaskan singkong direbus sebelum digoreng. Tahap ini disebut sebagai salah satu pembeda tekstur produk dibanding keripik singkong biasa.

UKMS tidak menyimpulkan proses ini lebih sehat atau lebih unggul secara objektif. Untuk food process verification, buyer perlu mengetahui waktu perebusan, suhu, minyak, kontrol batch, dan sanitation.

Spinner setelah penggorengan

Setelah digoreng, produk melewati proses spinner untuk mengurangi minyak dan membantu menghasilkan tekstur gurih-renyah menurut KKI. Ini merupakan processing attribute yang lebih spesifik daripada sekadar ‘keripik singkong’.

Jika buyer membutuhkan data oil content, klaim harus didukung hasil pengujian, bukan hanya penggunaan spinner.

Bite-size dan kemasan pouch

Product pages Original dan Barbeque pada KKI memiliki berat bersih 100 gram. Keripik dibuat dalam potongan kecil atau bite-size dan dikemas dalam pouch.

Ukuran kemasan, zipper, barrier film, nitrogen flushing bila ada, dan outer carton perlu dikonfirmasi untuk procurement.

Varian rasa

KKI 2026 menampilkan Original, Balado, Barbeque, Rumput Laut, dan Sapi Panggang. Katalog AKI 2021 pernah menyebut enam rasa termasuk Keju.

Perbedaan tersebut diperlakukan sebagai perubahan katalog. Cheese tidak dimasukkan sebagai current SKU tanpa evidence baru.

Bahan produk

Produk Original dan Barbeque mencantumkan bahan singkong, minyak goreng, margarin, garam, serta bumbu. Barbeque memiliki seasoning sesuai rasa.

Karena terdapat margarin dan bumbu, allergen serta komposisi detail perlu dibaca dari label aktual. Ingredient list katalog tidak menggantikan label.

Shelf life 10 bulan

Profil KKI menyebut umur simpan produk 10 bulan. Angka ini merupakan useful procurement signal, tetapi UKMS belum melihat shelf-life study, kondisi penyimpanan, jenis kemasan, atau minimum remaining shelf life saat distribusi.

Buyer harus mengonfirmasi apakah 10 bulan berlaku untuk seluruh varian dan kemasan.

PIRT, halal, dan HKI

KKI menyebut Sakatela mempunyai PIRT, halal, dan HKI. Nomor registrasi, nama legal pemegang, scope, issuer, serta masa berlaku tidak tampil pada hasil yang diperiksa.

Karena itu catatan fakta profil menyimpan ketiganya sebagai reported legalities, bukan verified certification facts.

Local identity Banyumas

Nama Sakatela sengaja memakai bahasa Ngapak untuk menonjolkan identitas daerah. Ini memberi brand asset yang terhubung ke Banyumas, bukan hanya kategori keripik singkong.

Untuk pemetaan hubungan entitas, Banyumas/Purwokerto dapat menjadi location-context, sementara alamat operasional yang lebih spesifik adalah Pangebatan, Karanglewas.

Kesiapan pasar retail

KKI menautkan Shopee dan PaDi serta menampilkan QRIS. Presence multi-channel memberi signal bahwa produk telah disiapkan untuk transaksi retail dan digital.

Namun stock, rating, harga, dan jumlah penjualan tidak dijadikan evergreen facts.

Procurement pangan

Buyer perlu meminta legal identity, NIB, PIRT, halal, ingredient list, allergen, nutrition facts bila ada, shelf-life evidence, batch coding, sanitation SOP, recall procedure, capacity, MOQ, lead time, price list, dan packaging specification.

Untuk modern retail, barcode, carton size, minimum expiry on delivery, retur, dan replenishment menjadi penting.

Risiko informasi dan limitation

Evidence kuat mencakup founder/contact Yuli Setiowati, mulai produksi sekitar 2019, origin Banyumas, proses rebus-spinner, current flavours, 100 g products, dan reported 10-month shelf life. Detail legal entity, permit numbers, capacity, employee count, revenue, dan export belum diverifikasi.

Historical catalogue dan current KKI tidak identik pada flavours, sehingga current catalogue harus diprioritaskan.

Kesimpulan netral

Sakatela mempunyai proposition yang sederhana tetapi jelas: keripik singkong bite-size dengan proses perebusan dan spinner, dibawa dengan identitas Ngapak Banyumas. KKI menyediakan product layer yang cukup lengkap untuk directory page.

Verifikasi manual perlu mengunci legal documents, shelf-life evidence, current flavour list, capacity, dan procurement terms sebelum dinyatakan sebagai fakta terverifikasi.

Asal singkong dan supply chain

Sumber yang diperiksa belum menjelaskan kebun atau pemasok singkong Sakatela. Untuk buyer volume besar, kualitas singkong berpengaruh pada tekstur, warna, kadar air, dan hasil penggorengan sehingga standar bahan baku perlu ditetapkan.

Continuity supply juga penting karena produk bergantung pada singkong sebagai bahan utama. Supplier alternatif dan acceptance criteria akan membantu menjaga konsistensi.

Konsistensi rasa dan minyak

Varian bumbu yang berbeda membutuhkan kontrol seasoning agar distribusi rasa seragam. Penggunaan spinner dapat membantu mengurangi minyak permukaan, tetapi hasil akhirnya tetap dipengaruhi suhu dan waktu penggorengan.

Buyer dapat meminta sample dari batch berbeda untuk menilai konsistensi tekstur, rasa, aroma minyak, dan tingkat remuk selama pengiriman.

Kesiapan oleh-oleh dan perjalanan

Potongan bite-size dan pouch membuat Sakatela cocok untuk format oleh-oleh atau snack perjalanan. Untuk kanal tersebut, seal integrity, ketahanan terhadap remuk, dan minimum expiry saat barang diterima menjadi faktor penting.

Jika produk masuk gift box, dimensi kemasan dan outer carton perlu disesuaikan agar pouch tidak tertekan.

Catatan publikasi

pengelola informasi juga perlu memastikan apakah akun saka_tela masih menjadi kanal resmi utama dan apakah kemasan 100 gram tetap menjadi format standar pada 2026. Jika ada gramasi baru, varian produk harus dipisahkan agar harga dan shelf life tidak tertukar.

Karena current KKI menampilkan lima rasa, daftar produk final sebaiknya mengikuti katalog terbaru dan menyimpan rasa Keju hanya sebagai historical SKU sampai ditemukan kembali.

Sumber dan correction path

Pemeriksaan dilakukan 7 Agustus 2026 WIB. pemeriksaan duplikasi tidak menemukan exact page UKMS pada alamat profil sakatela.

Koreksi dapat diajukan melalui jalur editorial UKMS dengan menyertakan bukti primer bertanggal. Informasi dinamis seperti harga, stok, alamat, izin, sertifikasi, kapasitas, kanal penjualan, jumlah pekerja atau pengrajin, serta status distribusi harus diperiksa ulang sebelum digunakan untuk keputusan pembelian atau kemitraan.

Konteks dan entitas terkait

Sakatela tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: PT Emak CW; PT Amaniky Tuah Madani; Pareto Estu Guna. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.