Santinilestari Energi Indonesia

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui2 August 2026
Waktu baca8 menit
KonteksSumber publik
UKMS.OR.ID KNOWLEDGE SYSTEM

Santinilestari Energi Indonesia

FormatPage
Diperbarui2 August 2026
Waktu baca8 menit
KonteksPanduan praktis

UKMS.OR.IDDirektory UKM › Santinilestari Energi Indonesia

Santinilestari Energi Indonesia: Manufaktur Lampu Surya, Controller, Panel, dan Battery Pack

PT Santinilestari Energi Indonesia adalah perusahaan manufaktur perangkat energi terbarukan yang berbasis di Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Perusahaan menyatakan didirikan pada Januari 2012 dan mengembangkan produk yang memanfaatkan energi matahari untuk penerangan, kelistrikan rumah, jalan umum, sistem komunal, serta perangkat kontrol.

Website resmi perusahaan masih aktif pada Juli 2026. Katalog publiknya mencakup Solar Charge Controller dengan LED Driver, Smart Communication Gateway, solar panel, battery pack, baterai lithium, Lampu Tenaga Surya Hemat Energi atau LTSHE, PLTS off-grid dan hybrid, warning light, Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya atau LPJU-TS, serta LPJU-AC konvensional berbasis LED.

Perusahaan menggunakan beberapa brand dan nama produk seperti G Force Bell, eSUN, serta GForce. Calon pembeli perlu memisahkan brand, kategori, model, badan hukum penjual, dan pihak pemberi garansi. Nama merek pada materi promosi tidak otomatis menunjukkan seluruh komponen diproduksi sendiri.

Santinilestari Energi Indonesia tidak tepat diklasifikasikan otomatis sebagai UMKM. Perusahaan mempunyai fasilitas manufaktur, mesin surface-mount technology, fasilitas panel surya, mesin baterai, laboratorium atau fasilitas pengujian, serta proyek pengadaan. Data omzet, aset, kepemilikan, dan jumlah tenaga kerja resmi belum tersedia untuk menentukan klasifikasi usaha.

Produk penerangan jalan

LPJU-TS adalah salah satu lini utama perusahaan. Sistem umumnya terdiri dari panel surya, battery pack, controller, luminer LED, tiang, struktur, kabel, proteksi, dan sistem komunikasi bila digunakan.

Kualitas lampu jalan tidak dapat dinilai hanya dari watt LED. Desain perlu memperhatikan lux, uniformity, tinggi tiang, jarak antartiang, lebar jalan, klasifikasi jalan, temperatur warna, optics, waktu operasi, cuaca, shading, dan kapasitas baterai.

Proposal harus menyertakan simulasi photometric. Klaim “terang” atau “hemat” tidak cukup untuk membuktikan pemenuhan kebutuhan jalan.

Untuk proyek pemerintah, calon pembeli perlu memeriksa persyaratan SNI, TKDN, Nomor Pendaftaran Barang, registrasi K3L, spesifikasi teknis, sertifikat hasil uji, serta masa berlaku dokumen.

Website perusahaan menyatakan produknya telah melalui pengujian dan memiliki capaian TKDN. Angka dan sertifikatnya harus diperiksa per model. Sertifikat satu luminer tidak otomatis berlaku untuk seri atau konfigurasi lain.

LPJU-AC menggunakan jaringan listrik konvensional dengan luminer LED. Pilihan antara AC dan tenaga surya bergantung pada ketersediaan jaringan, biaya sambungan, trenching, tarif, akses perawatan, pencurian, dan kondisi lokasi.

Lampu Tenaga Surya Hemat Energi

LTSHE atau SEHEN diarahkan untuk rumah di wilayah yang belum terjangkau listrik. Produk dapat memberi penerangan dasar dan membantu aktivitas malam.

Paket rumah tenaga surya perlu dinilai dari beban. Jumlah lampu, lumen, jam, baterai, panel, controller, konektor, serta kemampuan charging menentukan hasil.

Pengguna tidak boleh menganggap satu paket dapat memasok seluruh peralatan rumah. Beban seperti kulkas, pompa, televisi, penanak nasi, atau mesin mempunyai kebutuhan berbeda.

Untuk distribusi ke desa terpencil, keberhasilan proyek bergantung pada training, spare part, replacement battery, local technician, warranty, dan pendanaan maintenance setelah masa proyek selesai.

Battery pack dan baterai lithium

Perusahaan menampilkan battery pack dan aki motor lithium iron phosphate atau LiFePO4. Chemistry tersebut dikenal mempunyai karakter termal yang relatif stabil dibanding sebagian chemistry lithium lain, tetapi produk tetap memerlukan desain serta proteksi yang benar.

Pembeli harus meminta:

  • cell manufacturer;
  • nominal dan usable capacity;
  • battery management system;
  • charge dan discharge current;
  • cycle life;
  • operating temperature;
  • ingress protection;
  • short-circuit protection;
  • warranty;
  • traceability dan serial number.

Untuk aki motor, kompatibilitas tidak hanya berdasarkan ukuran. Starting current, charging voltage, regulator kendaraan, terminal, dan lingkungan operasi harus sesuai.

Untuk sistem stasioner, battery pack perlu enclosure, ventilation atau thermal management, proteksi, emergency isolation, serta prosedur pengangkutan dan disposal.

Smart Communication Gateway dan aplikasi

Santinilestari mengembangkan Smart Communication Gateway untuk sistem AC dan DC serta aplikasi pendukung. Website menyebut aplikasi dibuat sendiri dan didukung server dalam negeri.

Fitur digital dapat digunakan untuk monitoring lampu, komunikasi, status controller, energi, gangguan, atau kontrol jarak jauh. Ruang lingkup aktual perlu diperiksa melalui demo.

Pelanggan harus menanyakan:

  • protokol komunikasi;
  • coverage;
  • SIM dan biaya data;
  • dashboard;
  • jumlah akun;
  • alarm;
  • histori;
  • API;
  • cybersecurity;
  • lokasi server;
  • backup;
  • kepemilikan data;
  • dukungan setelah warranty.

Server dalam negeri dapat mendukung kebutuhan data residency, tetapi bukan bukti keamanan. Minta kebijakan akses, encryption, update firmware, vulnerability handling, serta prosedur bila layanan cloud berhenti.

Solar Charge Controller dan pengujian ESDM

Solar Charge Controller mengatur energi dari panel menuju baterai dan beban. Komponen ini penting karena memengaruhi charging, battery life, efisiensi, serta keamanan.

Laporan Kinerja Ditjen EBTKE Tahun 2025 menyebut sampel Solar Charge Controller untuk PJU tenaga surya disampaikan oleh beberapa perusahaan, termasuk PT Santinilestari Energi Indonesia. Pengujian tersebut menghasilkan rekomendasi teknis berupa perbaikan algoritma maximum power point tracking dan perbaikan terminal kabel pada komponen controller.

Keikutsertaan dalam pengujian pemerintah tidak boleh ditulis sebagai endorsement atau kelulusan seluruh produk. Rekomendasi justru menunjukkan aspek desain tertentu perlu diperbaiki atau disempurnakan pada sampel yang diuji.

Calon pembeli perlu meminta bukti bahwa rekomendasi telah ditindaklanjuti pada model yang ditawarkan. Periksa versi firmware, revisi hardware, hasil retest, dan laporan pengujian.

Fasilitas pabrik

Perusahaan mempublikasikan fasilitas mesin SMT, mesin baterai, mesin solar panel, fasilitas uji lumen, serta fasilitas pabrik di Gempol.

ANTARA pada 2019 melaporkan peresmian pabrik di lahan sekitar satu hektare dan fokus pasar Indonesia Timur. Artikel itu bersifat historical, tetapi mendukung keberadaan fasilitas manufaktur.

Laporan magang Politeknik Negeri Jember yang dilaksanakan Agustus sampai Desember 2025 mencatat kegiatan di lokasi Jalan Raya Gempol–Malang, Putat, Ngerong, Pasuruan. Ini menjadi freshness signal independen bahwa lokasi operasional masih digunakan pada akhir 2025.

Factory presence tidak otomatis membuktikan kapasitas atau utilisasi. Pembeli besar perlu melakukan factory audit untuk memeriksa incoming inspection, line control, test equipment, traceability, calibration, burn-in, packaging, serta kapasitas.

Registrasi produk pemerintah

LAMANSITU Kementerian Perdagangan pada 2026 mencantumkan Santinilestari Energi Indonesia sebagai perusahaan Jawa Timur dengan empat kelompok produk, termasuk luminer jalan dan modul photovoltaic silikon kristalin.

Halaman yang sama menampilkan informasi yang tampak tidak sinkron: bagian atas menyebut empat produk dan dua merek terdaftar, sedangkan bagian register lain menampilkan nol merek dan produk.

Konflik antarelemen halaman harus diperlakukan sebagai masalah tampilan atau data sampai diklarifikasi. UKMS tidak menyimpulkan jumlah sertifikat aktif dari halaman tersebut.

Calon pembeli harus memeriksa setiap Nomor Pendaftaran Barang dan registrasi K3L secara individual, bukan mengandalkan ringkasan.

Pengadaan dan ketersediaan

Website perusahaan menyebut sebagian produk terdapat di e-katalog. Harga, kontrak payung, spesifikasi, dan stok harus diperiksa langsung pada platform pengadaan yang berlaku.

Perusahaan menyatakan berusaha menjaga ready stock, tetapi tidak memberikan jaminan untuk seluruh produk. Proyek penerangan dapat membutuhkan produksi, konfigurasi, pole, foundation, dan logistics.

Buyer perlu meminta:

  • quotation bertanggal;
  • lead time;
  • Incoterms atau titik serah;
  • installation scope;
  • civil work;
  • acceptance test;
  • performance bond;
  • warranty;
  • spare part;
  • training;
  • after-sales coverage.

Untuk proyek multidaerah, biaya mobilisasi, akses, perizinan, dan local support perlu dimasukkan.

Kebutuhan yang dapat dilayani

Santinilestari Energi Indonesia relevan untuk pemerintah daerah, kontraktor jalan, kawasan industri, perumahan, desa, proyek elektrifikasi, telekomunikasi, fasilitas publik, dan integrator.

Kekuatan potensialnya adalah kombinasi perangkat elektronik, luminer, panel, baterai, controller, gateway, serta aplikasi dalam satu ekosistem.

Risikonya adalah buyer dapat menerima paket kompleks tanpa transparansi merek serta model komponen. Bill of materials harus mengunci produk final dan perubahan memerlukan persetujuan.

Hal yang harus diperiksa sebelum membeli atau bermitra

Verifikasi PT Santinilestari Energi Indonesia, NIB, rekening, dan penandatangan.

Minta daftar model 2026 dan katalog terbaru.

Minta SNI, TKDN, NPB, K3L, test report, serta expiry date per model.

Minta bukti tindak lanjut rekomendasi controller ESDM 2025.

Periksa photometric design untuk lampu jalan.

Minta datasheet panel, baterai, controller, luminer, dan gateway.

Audit fasilitas bila volume pengadaan besar.

Periksa source code ownership, cloud, data, firmware, dan cybersecurity.

Minta warranty matrix, SLA, spare part, serta jaringan teknisi.

Pastikan e-katalog dan harga masih aktif saat transaksi.

Freshness signal sampai Juli 2026

Website resmi, kontak, produk, dan fasilitas masih dapat diakses. Kementerian Perdagangan masih mencantumkan perusahaan pada registry produk. Laporan ESDM 2025 menyebut sampel controller perusahaan, dan kegiatan magang berlangsung sampai Desember 2025 di fasilitas Gempol.

Status aktif cukup kuat. Daftar proyek, kapasitas produksi, sertifikat per produk, dan kinerja purnajual tetap belum dipublikasikan secara lengkap.

Ringkasan untuk pengambil keputusan

Santinilestari Energi Indonesia mempunyai portofolio manufaktur yang luas untuk penerangan dan sistem tenaga surya, termasuk komponen elektronik dan software.

Buyer sebaiknya tidak berhenti pada klaim produk dalam negeri. Nilai teknis terletak pada hasil uji model, desain photometric, battery sizing, controller, firmware, instalasi, dan purnajual.

STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN

Confirmed:

  • Nama legal PT Santinilestari Energi Indonesia.
  • Didirikan pada Januari 2012 menurut perusahaan dan LKPP.
  • Website dan fasilitas publik masih aktif.
  • Alamat pabrik berada di kawasan Ngerong, Gempol, Pasuruan.
  • Produk mencakup controller, gateway, panel, battery pack, LTSHE, PLTS, warning light, LPJU-TS, dan LPJU-AC.
  • Perusahaan tercantum pada LAMANSITU Kementerian Perdagangan.
  • Sampel controller perusahaan disebut dalam Laporan Kinerja EBTKE 2025.

Self-reported:

  • Kualitas, TKDN, sertifikasi, ready stock, garansi, dan kemampuan software.
  • Fasilitas serta cakupan produk.
  • Server dalam negeri.

Conflicting:

  • LAMANSITU menampilkan empat kelompok produk dan dua merek, tetapi bagian lain menampilkan nol merek dan produk.
  • Alamat lama Jobstreet di Surabaya berbeda dari alamat pabrik resmi Pasuruan.

Unverified:

  • Kapasitas dan utilisasi pabrik.
  • Daftar sertifikat aktif.
  • Jumlah proyek serta pelanggan.
  • Kondisi keuangan.
  • Jaringan servis nasional.
  • Status UMKM.

SUMBER UTAMA

1. Website PT Santinilestari Energi Indonesia https://sei-gforcebell.com/ Diamati: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: legal identity, produk, fasilitas, kontak, garansi, aplikasi, dan alamat. Batasan: klaim perusahaan.

2. LAMANSITU Kementerian Perdagangan https://lamansitu.kemendag.go.id/domestic-company/detail/santinilestari-energi-indonesia Diamati: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: registry perusahaan dan kelompok produk. Batasan: terdapat konflik angka pada tampilan halaman.

3. Laporan Kinerja Ditjen EBTKE Tahun 2025 https://www.esdm.go.id/assets/media/content/content-laporan-kinerja-ditjen-ebtke-tahun-2025.pdf Digunakan untuk: pengujian sampel controller dan rekomendasi teknis. Batasan: tidak menyatakan endorsement atau kelulusan seluruh produk.

4. BISA Pengadaan LKPP https://bisapengadaan.lkpp.go.id/product_detail/269 Diamati: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: tahun pendirian, manufaktur, dan kategori produk. Batasan: profil pemasok.

5. ANTARA Jawa Timur, peresmian pabrik https://jatim.antaranews.com/berita/307756/industri-lampu-tenaga-surya-membidik-pasar-indonesia-timur Tanggal: 25 Juli 2019 Digunakan untuk: keberadaan pabrik dan konteks manufaktur. Batasan: historical.

6. Politeknik Negeri Jember, laporan magang https://sipora.polije.ac.id/51477/2/Bab%201%20Pendahuluan.pdf Periode kegiatan: Agustus–Desember 2025 Digunakan untuk: freshness lokasi operasional Pasuruan. Batasan: laporan akademik, bukan laporan audited perusahaan.

Hubungan dalam sistem UKMS

Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Renewable Energy Manufacturing & Smart Lighting.

Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.