Shipper
SHIPPER: SOLUSI LOGISTIK TERINTEGRASI UNTUK PENGIRIMAN, FULFILLMENT, CONTRACT LOGISTICS, FREIGHT FORWARDING, DAN E-COMMERCE
Shipper adalah perusahaan teknologi logistik yang menyediakan agregasi pengiriman, fulfillment, contract logistics, freight forwarding, e-commerce enabler, serta layanan terkait rantai pasok.
Privacy policy pada halaman Terms mengidentifikasi PT Shippindo Teknologi Logistik sebagai Shipper. Dokumen General Terms untuk layanan gudang menampilkan PT Pakde Solusi Digital dengan nama Pakde by Shipper.
Struktur tersebut menunjukkan layanan dapat memakai badan hukum berbeda. Pelanggan tidak boleh menganggap seluruh gudang, forwarding, shipping aggregator, financing, dan e-commerce enablement selalu dikontrak oleh PT yang sama.
Website aktif 2026 memasarkan solusi end-to-end untuk UMKM, brand berkembang, dan perusahaan besar. Cakupan industri meliputi FMCG, beauty, fashion, household, electronics, hobby, pharmaceutical, automotive, industrial goods, dan luxury.
Shipper bukan satu perusahaan kurir tunggal. Pada layanan aggregator, pengiriman dapat dilakukan partner logistik lain. Pada fulfillment, Shipper atau entitas terkait menangani stok serta proses gudang. Pada freight forwarding, carrier, customs broker, port, airline, shipping line, serta vendor lain dapat terlibat.
Logistics aggregator
Aggregator membantu bisnis membandingkan, memesan, mengelola, dan melacak pengiriman melalui banyak partner.
Manfaatnya adalah satu dashboard, integrasi, billing, dan pilihan layanan. Risiko utamanya adalah tanggung jawab dibagi antara Shipper dan carrier aktual.
Pelanggan perlu mengetahui:
- carrier;
- service;
- coverage;
- tariff;
- surcharge;
- remote area;
- volumetric weight;
- pickup;
- return;
- claim;
- dan insurance.
Bila paket terlambat atau hilang, proses klaim dapat mengikuti ketentuan carrier, Shipper, atau kontrak enterprise.
Aggregator tidak menghapus larangan barang. Pelanggan tetap bertanggung jawab terhadap isi, izin, packing, label, serta data penerima.
Integrasi API perlu menangani status berbeda antarcarrier. Istilah delivered, failed, return, lost, dan cancelled harus dipetakan konsisten.
Fulfillment
Fulfillment mencakup inbound, penyimpanan, inventory, order processing, picking, packing, outbound, return, serta reporting.
Website 2026 menyebut smart fulfillment centers yang terintegrasi dengan WMS dan marketplace. Case-study page menyebut 120 lebih warehouse, 2.000 lebih merchant, serta integrasi lebih dari sepuluh kanal. Semua merupakan self-reported.
Pelanggan perlu menentukan:
- SKU;
- volume;
- dimension;
- batch;
- expiry;
- serial;
- lot;
- temperature;
- dangerous goods;
- dan peak demand.
Inbound harus memiliki appointment, count, quality check, discrepancy, serta acceptance.
Inventory accuracy perlu memiliki formula serta cycle count. Selisih stok harus diklasifikasikan antara inbound error, picking error, system error, damage, shrinkage, dan client data.
Outbound perlu memiliki cut-off, priority, packaging, carrier handover, dan proof.
Return harus menentukan inspection, restock, quarantine, repair, disposal, serta refund.
Warehouse Management System
Shipper memakai WMS untuk inventory serta operation. Website juga menyebut OMS, LMS, dashboard, API, dan enablement tools.
Pelanggan perlu meminta:
- data fields;
- batch;
- expiry;
- serial;
- role;
- audit log;
- API;
- export;
- dan uptime.
Sistem tidak otomatis membuat data benar. Barcode, master SKU, unit of measure, bundle, dan conversion harus dikonfigurasi.
Perubahan SKU atau marketplace perlu diuji. Duplicate order dan overselling adalah risiko umum.
Ketika kontrak berakhir, pelanggan harus dapat mengekspor stock, order, return, transaction, inventory movement, dan report.
Dokumen lama menunjukkan penggunaan Customer Facing Portal, Aloshop, dan integrasi.
Parallel run dan stock reconciliation diperlukan sebelum go-live.
Contract logistics
Contract logistics ditujukan untuk perusahaan dengan operasi khusus, distribusi, warehouse, transport, value-added service, atau multi-node.
Scope dapat mencakup:
- dedicated warehouse;
- shared warehouse;
- manpower;
- equipment;
- inbound;
- production support;
- distribution;
- kitting;
- labelling;
- dan reporting.
Kontrak perlu memiliki statement of work, KPI, SLA, volume assumption, labour, space, equipment, capex, maintenance, safety, dan change control.
Harga dapat berubah ketika volume, regulation, manpower, fuel, warehouse, atau process berubah.
Client perlu menguji peak season serta business continuity. Klaim 99,8 atau 99,9 persen SLA pada case study tidak berlaku otomatis pada seluruh kontrak.
SLA harus menjelaskan numerator, denominator, exclusion, data source, service credit, serta dispute.
Freight forwarding
Shipper menawarkan domestic serta international freight forwarding, customs clearance, bonded warehousing, dan domestic distribution menurut website 2026.
Forwarding dapat melibatkan sea, air, land, port, customs, shipping line, airline, agent, serta overseas partner.
Pelanggan perlu memastikan Incoterms, HS code, customs value, documents, duty, tax, insurance, detention, demurrage, storage, dan delivery.
Shipper atau forwarder tidak bertanggung jawab atas dokumen palsu atau barang ilegal yang diberikan pelanggan.
International rate sering tidak mencakup fuel surcharge, customs, emergency surcharge, duty, tax, inspection, serta destination fee.
Dokumen 2024 menyebut international shipping price tidak termasuk customs, fuel surcharge, VAT, serta emergency surcharge dalam kondisi tertentu.
Shipment harus memiliki master serta house document, cargo receipt, tracking, and claim process.
E-commerce enabler
Shipper menyediakan e-commerce enablement, termasuk Aloshop serta marketplace operation.
Layanan dapat mencakup store management, content, campaign, customer service, order, inventory, live commerce, analytics, dan fulfillment.
Pelanggan perlu menentukan siapa memiliki:
- store account;
- customer data;
- content;
- advertising account;
- reviews;
- voucher;
- dan sales report.
Ketika kontrak berakhir, akses marketplace, password, creative assets, customer tickets, dan data harus dipindahkan.
Enabler tidak menjamin penjualan. Hasil bergantung produk, harga, inventory, campaign, platform policy, dan demand.
Marketplace suspension dapat terjadi karena product compliance, late shipment, cancellation, rating, atau policy violation.
Aloshop perlu dipetakan sebagai product, bukan legal entity, kecuali kontrak menyatakan lain.
Shopify plugin
Blog Shipper menyebut plugin resmi Shopify tersedia pada Juli 2025.
Plugin dapat membantu rate, order, shipping, atau integration. Pengguna perlu memeriksa scope serta supported carriers.
API credential serta store data perlu dilindungi.
Plugin update dapat mengubah compatibility. Merchant perlu memiliki test store dan fallback manual.
Shipper perlu menyediakan privacy disclosure mengenai order, address, product, payment status, dan customer data.
Plugin bukan jaminan seluruh shipment akan berhasil. Carrier operation tetap terpisah.
Supply-chain financing
Website 2026 menampilkan supply-chain financing dan menyebut Pintek sebagai salah satu solusi.
Shipper bukan otomatis bank atau lender. Pengguna perlu mengetahui badan hukum provider, izin, regulator, interest, fee, collateral, credit inquiry, data sharing, dan collection.
Financing dapat ditujukan untuk inventory, purchase order, working capital, atau partner.
Logistics data dapat digunakan dalam assessment. Pengguna perlu mengetahui consent serta data categories.
Pintek memiliki riwayat sebagai fintech education atau business financing brand, tetapi current operator serta license untuk produk Shipper perlu diperiksa langsung.
Jangan menganggap financing menjadi bagian gratis dari fulfillment.
Fulfillment legal entity
Privacy policy menyebut PT Shippindo Teknologi Logistik.
Dokumen General Terms Shipper Warehouse menggunakan PT Pakde Solusi Digital dan nama Pakde by Shipper.
Dokumen 2023–2024 menjelaskan gudang, consumables, B2C, B2B, order processing, exit, pricing, KPI, SLA, serta limitation.
Karena dokumen masih tersedia pada website Shipper, hubungan perlu dicatat. Namun pelanggan 2026 harus memakai Letter of Agreement, Letter of Proposal, atau agreement terbaru.
PT Pakde Solusi Digital disebut menyediakan warehousing service yang menjadi objek PPh 23.
Profil ini tidak menyimpulkan seluruh Shipper warehouse dioperasikan PT Pakde Solusi Digital.
Barang ilegal dan compliance
Warehouse terms menyatakan client bertanggung jawab atas barang ilegal atau produk tanpa BPOM, SNI, atau izin lain.
Shipper dapat menolak, mengeluarkan, menghancurkan, atau membuang barang yang tidak memiliki izin dengan biaya client menurut dokumen.
Pelanggan harus memastikan:
- BPOM;
- halal bila relevan;
- SNI;
- medical device;
- cosmetics;
- food;
- dangerous goods;
- import;
- dan product labels.
Gudang tidak membuat barang menjadi legal.
Untuk pharmaceutical, cold chain, food, cosmetics, dan chemicals, facility serta SOP perlu sesuai produk.
Client harus memberi SDS, handling, expiry, batch, serta quarantine rules.
Pemusnahan perlu memiliki authorization, witness, certificate, dan environmental compliance.
Pricing
Harga Shipper umumnya konsultatif. Biaya dapat meliputi:
- storage;
- inbound;
- outbound;
- picking;
- packing;
- consumables;
- labelling;
- kitting;
- return;
- disposal;
- loading;
- unloading;
- system;
- integration;
- shipping;
- dan tax.
General terms 2024 menyebut loading-unloading atau TKBM tidak termasuk harga standar tertentu.
Remote area, return, custom, surcharge, serta emergency fee dapat ditambahkan.
Pricing dapat berubah karena regulation dengan pemberitahuan tertentu menurut dokumen.
Pelanggan perlu membuat model berdasarkan SKU serta volume aktual.
Tarif murah per order dapat menjadi mahal bila banyak return, slow-moving stock, oversized goods, dan custom packing.
Exit warehouse
Dokumen Shipper menyebut outbound lebih dari tujuh puluh persen stok dapat memicu exit warning.
Pelanggan harus melunasi invoice sebelum bulk outbound diproses.
Keluar saat masa kontrak dapat dikenai tambahan lima belas persen di atas outbound fee dalam dokumen lama, kecuali disepakati lain.
Offboarding memiliki freeze period dua hari untuk final invoice calculation.
Ketentuan tersebut material dan harus diperiksa pada agreement terbaru.
Pelanggan perlu merencanakan:
- stock count;
- outstanding order;
- return;
- damaged goods;
- data export;
- packaging;
- truck;
- invoice;
- dan destination warehouse.
Jangan menunggu sampai hari terakhir untuk meminta seluruh stok keluar.
Claim dan liability
Dokumen warehouse menyebut claim pengiriman tertentu maksimal tujuh hari setelah penerimaan dan tidak berlaku jika kerusakan disebabkan pengirim.
Liability warehouse dibatasi pada service tertentu dan mengecualikan special, incidental, indirect, atau consequential damages dalam general terms lama.
Enterprise customer perlu menegosiasikan:
- inventory loss;
- damage;
- fire;
- theft;
- temperature;
- system;
- business interruption;
- dan insurance.
Warehouse insurance, cargo insurance, serta public liability adalah produk berbeda.
Stock value harus dilaporkan benar.
Pelanggan perlu memahami deductible serta aggregate limit.
Case study bukan kontrak SLA
Shipper mempublikasikan case studies dengan angka seperti 99,9 persen SLA atau hasil operasional tertentu.
Angka tersebut berlaku pada context, client, period, dan metric tertentu. Ia tidak otomatis menjadi commitment bagi pelanggan lain.
Procurement perlu meminta baseline, numerator, denominator, exclusion, dan data source.
Testimonial client membantu evidence, tetapi masih dipilih dan diterbitkan vendor.
SLA kontraktual harus berada dalam LOA atau agreement.
Jangan memakai angka website dalam board paper tanpa label self-reported.
Privacy
Privacy policy 3 Juli 2023 menyebut PT Shippindo Teknologi Logistik.
Data dapat mencakup identity, contact, account, shipment, address, warehouse, products, inventory, order, payment, customer, device, integration, dan communication.
Client fulfillment memberikan data customer kepada Shipper. Client harus memiliki legal basis dan privacy notice.
Shipper dapat membagikan data kepada carrier, warehouse, marketplace, payment, vendor, affiliate, dan authority sesuai layanan.
Data e-commerce memiliki volume besar. Role controller-processor perlu dituangkan dalam DPA.
Pelanggan perlu mengetahui:
- hosting;
- subprocessor;
- retention;
- encryption;
- incident notice;
- deletion;
- export;
- dan cross-border transfer.
Account serta API access perlu dicabut setelah staff atau vendor keluar.
Jaringan dan metrik
Website 2026 menyebut 120 lebih warehouse. LinkedIn menyebut lebih dari 200 warehouse spaces, 30 lebih cities, 40 logistics partners, dan lebih dari seribu workers.
Press release 2023 pernah menyebut lebih dari 300 warehouse di 35 cities.
Perbedaan berasal dari waktu, definisi, managed warehouse, spaces, node, atau active facility.
Profil memakai label self-reported dan tidak memilih satu angka sebagai fakta final.
Calon pelanggan perlu meminta lokasi aktual, facility type, capacity, license, dan availability.
Warehouse count tidak mengukur kualitas, utilization, atau service consistency.
Status aktif terbaru
Website, newsroom, case studies, service pages, blog, tracking, dan lead form aktif pada Juli 2026.
Blog memiliki artikel stok opname 6 Februari 2026. Footer memakai hak cipta 2026.
Homepage memasarkan freight forwarding, financing, contract logistics, fulfillment, aggregator, dan e-commerce enabler.
Aktivitas tersebut mendukung status aktif. Ia tidak membuktikan kondisi keuangan, uptime, claim rate, profitability, atau seluruh node aktif.
Pertanyaan sebelum menggunakan Shipper
- PT mana yang menjadi pihak kontrak?
- Apakah service aggregator, fulfillment, contract logistics, forwarding, enablement, atau financing?
- Warehouse mana serta siapa operatornya?
- Apa seluruh fee inbound, storage, outbound, consumable, return, dan exit?
- Bagaimana inventory accuracy dihitung?
- Apa SLA dan service credit?
- Apa insurance serta liability limit?
- Bagaimana illegal atau unlicensed goods ditangani?
- Apa exit fee serta bulk outbound process?
- Siapa carrier, forwarder, customs broker, atau finance partner?
- Di mana data customer serta inventory disimpan?
- Bagaimana stock dan data diekspor saat contract berakhir?
Status verifikasi dan keterbatasan
Confirmed:
- PT Shippindo Teknologi Logistik disebut sebagai Shipper pada privacy policy.
- PT Pakde Solusi Digital menyediakan warehouse service pada General Terms.
- Produk aktif mencakup logistics aggregator, fulfillment, contract logistics, freight forwarding, e-commerce enabler, dan supply-chain financing.
- Website aktif pada Juli 2026.
- Fulfillment memakai WMS dan integration menurut kanal resmi.
- Warehouse terms mengatur compliance, fees, exit, claims, dan liability.
Conflicting:
- Jumlah warehouse berbeda antara 120+, 200+, dan 300+ pada sumber serta periode berbeda.
- PT Shippindo Teknologi Logistik dan PT Pakde Solusi Digital dipakai pada layanan berbeda.
- SLA 99,8 atau 99,9 persen muncul pada marketing serta case study, bukan satu commitment universal.
- Dokumen terms 2023–2024 dapat telah superseded oleh LOA 2026.
Self-reported:
- Jaringan, partner, merchant, workers, SLA, efficiency, accuracy, dan client outcomes.
- Integrated leadership positioning.
- Case-study benefits.
Unverified:
- Registry grup, entity mapping seluruh products, NIB, PSE, warehouse licenses, bonded facilities, financing partner and license, customs scope, insurance, subprocessor, security certification, incident history, dan financial condition.
- Current pricing, actual SLA, claim metrics, inventory loss, dan complaint outcomes.
Ringkasan untuk pengambil keputusan
Shipper adalah logistics integrator dengan kombinasi software, warehouse, carrier aggregation, forwarding, dan e-commerce operation.
Nilainya berada pada ability untuk menggabungkan banyak tahap supply chain. Risiko utamanya adalah complexity kontrak, multi-entitas, hidden fees, exit warehouse, carrier responsibility, dan data customer.
Shipper tidak diklasifikasikan sebagai UMKM. Posisi yang lebih tepat adalah integrated logistics technology dan supply-chain service platform.
SUMBER UTAMA
SHP-01
Judul: Shipper Homepage Publisher: Shipper URL: https://shipper.id/en/ Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: Portofolio service, industries, technology, warehouse, forwarding, enablement, dan financing. Limitation: Klaim network serta outcome self-reported.
SHP-02
Judul: Terms Conditions and Privacy Publisher: PT Shippindo Teknologi Logistik URL: https://shipper.id/en/terms-conditions/ Tanggal publikasi: 3 Juli 2023 Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: Legal entity dan privacy framework. Limitation: Perlu DPA serta current product terms.
SHP-03
Judul: General Terms Shipper Warehouse Publisher: PT Pakde Solusi Digital URL: https://shipper.id/wp-content/uploads/2024/02/Terms-Services-SWH-LOP.pdf Tanggal dokumen: 2023–2024 Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: Warehouse entity, pricing, compliance, exit, claim, SLA, liability, dan tax. Limitation: Dokumen lama; LOA serta proposal terbaru mengendalikan.
SHP-04
Judul: Fulfillment Publisher: Shipper URL: https://shipper.id/en/en-fulfillment/ Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: WMS, services, industries, dan lead requirements. Limitation: Pricing dan SLA membutuhkan proposal.
SHP-05
Judul: Case Studies Publisher: Shipper URL: https://shipper.id/en/case-studies/ Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: 120+ warehouse, 2.000+ merchants, 10+ channels, 99,8% SLA. Limitation: Self-reported aggregate and selected cases.
SHP-06
Judul: Ekiwi Case Study Publisher: Shipper URL: https://shipper.id/wp-content/uploads/2024/04/Ekiwi-Case-Study-EN.pdf Tanggal publikasi: 2024 Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: WMS, fulfillment, dashboard, selected SLA. Limitation: One client and vendor-published.
SHP-07
Judul: Blog Publisher: Shipper URL: https://shipper.id/en/blog/ Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: Freshness sampai Februari 2026. Limitation: Editorial marketing content.
SHP-08
Judul: Shipper LinkedIn Publisher: LinkedIn URL: https://id.linkedin.com/company/shipper-indonesia Tanggal diperiksa: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: Scale claims, cities, warehouse spaces, partners, and activity. Limitation: Company-managed profile.
CATATAN VERIFIKASI
Duplicate status: Shipper, Pakde by Shipper, Aloshop, Pintek, aggregator, fulfillment, and Shipper Academy require product/legal mapping. Conflict status: High multi-entity, warehouse, SLA, exit, forwarding, financing, and privacy risk. Missing data: Current corporate map, PSE, licenses, DPA, subprocessor, insurance, pricing, SLA, financing entity, and complaint metrics. Publish status: Tetap draft.
Hubungan dalam sistem UKMS
Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Logistics, Warehousing & Transportation.
Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.