TML Energy

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui2 August 2026
Waktu baca7 menit
KonteksSumber publik
UKMS.OR.ID KNOWLEDGE SYSTEM

TML Energy

FormatPage
Diperbarui2 August 2026
Waktu baca7 menit
KonteksPanduan praktis

UKMS.OR.IDDirektory UKM › TML Energy

TML Energy: EPC PLTS, Battery Storage, dan Operasi Pemeliharaan dari Bandung

TML Energy adalah brand milik PT Tritama Mitra Lestari, perusahaan engineering, procurement, and construction atau EPC yang berfokus pada sistem tenaga surya. Perusahaan didirikan pada November 2011 dan mulai menggunakan brand TML Energy pada 2012.

Kantor publik yang ditampilkan pada website berada di Jalan Soekarno Hatta No. 541 C, Bandung. Situs perusahaan, halaman karier, company profile, kanal LinkedIn, serta katalog layanan masih aktif dan dapat diakses pada 2026.

Perusahaan melayani proyek residential berskala kecil, commercial and industrial, off-grid, hybrid, microgrid, battery energy storage, serta operasi dan pemeliharaan. TML Energy juga menawarkan studi kelayakan, engineering, training, repair, dan asset management untuk sistem PLTS.

TML Energy tidak tepat disebut UMKM tanpa bukti klasifikasi. Perusahaan mengklaim mempunyai puluhan pegawai permanen, ratusan pekerja berbasis proyek, pengalaman ratusan proyek, dan kapasitas instalasi ratusan megawatt. Posisi yang lebih aman adalah perusahaan EPC dan supporting ecosystem energi terbarukan.

Engineering, Procurement, and Construction

Sebagai EPC, TML Energy dapat menangani survey, feasibility study, desain, pengadaan komponen, konstruksi, testing, commissioning, dan dokumentasi proyek.

Company profile 2025 menyatakan fokus perusahaan mencakup EPC proyek solar berskala menengah sampai utility scale. Website juga menampilkan solusi untuk rumah, ruko, dan kantor mulai sekitar 1,5 kWp sampai 5 kWp, serta proyek korporasi dan industri yang lebih besar.

Istilah turnkey perlu diperiksa pada proposal. Tidak semua pekerjaan otomatis termasuk. Pelanggan harus memastikan penguatan atap, panel listrik, transformer, crane, shutdown, izin, SLO, koordinasi PLN, monitoring, internet, dan pekerjaan sipil tercantum jelas.

Untuk rooftop, survey harus memeriksa struktur, sisa umur atap, shading, jalur kabel, proteksi petir, akses pemadam, waterproofing, dan area maintenance.

Untuk ground-mounted atau utility scale, studi perlu mencakup lahan, geoteknik, drainase, akses, keamanan, vegetasi, interkoneksi, dan risiko lingkungan.

Battery storage, hybrid, dan microgrid

Company profile TML Energy menyebut EPC battery storage berskala menengah sampai utility scale untuk sistem standalone, hybrid, dan microgrid.

Battery storage dapat dipakai untuk backup, diesel displacement, peak management, peningkatan self-consumption, atau menjaga pasokan di lokasi terpencil. Kelayakannya tidak boleh diputuskan hanya dari kapasitas kWh.

Proposal harus menjelaskan chemistry baterai, kapasitas usable, daya MW atau kW, durasi, depth of discharge, cycle life, round-trip efficiency, thermal management, fire safety, battery management system, energy management system, serta replacement plan.

Sistem hybrid di pulau, desa, tambang, atau fasilitas terpencil perlu mengintegrasikan panel, baterai, generator, serta beban. Kesalahan sizing dapat menyebabkan energi terbuang, generator sering menyala, atau listrik tidak tersedia ketika dibutuhkan.

TML Energy menampilkan proyek off-grid 420 kWp di Desa Parumaan pada 2019 serta sistem microgrid 3 MWp untuk perusahaan pertambangan di Bontang sebagai bagian portofolio. Kedua contoh tersebut adalah self-reported project references. Calon pelanggan perlu meminta scope, tanggal operasi, performa, dan kontak referensi.

Operasi dan pemeliharaan

TML Energy menyediakan operation and maintenance atau O&M sebagai bisnis tersendiri, tidak hanya layanan tambahan setelah EPC. Brosur O&M 2025 dan company profile menjelaskan asset management, inspeksi, planned maintenance, repair, training, dan dukungan operasional.

O&M yang baik harus mempunyai baseline produksi, performance ratio, availability, response time, resolution time, dan daftar pekerjaan terjadwal.

Ruang lingkup dapat mencakup cleaning, inspeksi visual, termografi, string testing, torque, konektor, kabel, inverter, proteksi, grounding, mounting, vegetasi, komunikasi, sensor, dan laporan.

Pelanggan harus mengetahui apakah suku cadang termasuk dalam kontrak, apakah terdapat critical spare, dan bagaimana perhitungan kehilangan produksi ketika sistem berhenti.

Untuk proyek yang dibangun EPC lain, TML Energy dapat diminta melakukan audit independen. Kontrak perlu menjelaskan batas tanggung jawab terhadap defect lama, desain awal, warranty produsen, serta perbaikan.

Angka 300 proyek dan 300 MWp

Website perusahaan menyatakan lebih dari 300 proyek PLTS telah diselesaikan di Indonesia. Halaman Our Story dan Experiences juga menampilkan lebih dari 300 MWp installed capacity.

Kedua angka berstatus Self-reported. UKMS belum memperoleh project register lengkap yang memisahkan proyek selesai, proyek yang pernah dipelajari, proyek EPC, O&M, kapasitas installed, dan engineering study.

Halaman Our Story bahkan menampilkan 300+ MWp untuk installed capacity dan 300+ MWp untuk engineering study. Angka tersebut dapat saling tumpang tindih. Jangan menjumlahkannya menjadi 600 MWp.

Calon pelanggan harus meminta daftar proyek bertanggal yang memuat lokasi, kapasitas, tahun, tipe sistem, scope, status operasi, dan pihak kontrak.

Jumlah proyek juga perlu dibedakan dari jumlah lokasi. Satu proyek dapat mencakup banyak site, sedangkan satu lokasi dapat mengalami beberapa fase pekerjaan.

Tim, sertifikasi, dan keselamatan

Website TML Energy menampilkan sekitar 90 pegawai permanen serta lebih dari 350 pekerja site selama satu tahun. Angka ini adalah snapshot perusahaan dan tidak boleh diperlakukan sebagai payroll terkini tanpa konfirmasi.

Perusahaan juga menampilkan ISO 9001, ISO 45001, dan ISO 14001. Calon pelanggan perlu meminta certificate number, issuing body, scope, site, dan expiry date.

Logo sertifikasi pada website bukan pengganti sertifikat yang masih berlaku. Scope juga penting karena sertifikasi kantor belum tentu mencakup seluruh kegiatan konstruksi atau perusahaan afiliasi.

Untuk proyek besar, pelanggan perlu meminta statistik keselamatan, incident rate, kompetensi personel, tenaga listrik bersertifikat, HSE plan, method statement, emergency response, dan insurance.

Website menampilkan angka lebih dari 2,37 miliar jam tanpa insiden. Nilai tersebut terlihat sangat besar dibanding skala tenaga kerja yang dipublikasikan dan perlu diverifikasi metodologinya. Profil ini tidak menjadikannya fakta yang telah dikonfirmasi.

Produk retail dan komponen

TML Energy memiliki jejak e-shop yang menjual mounting, kabel, modul, dan paket rooftop. Beberapa listing terlihat berasal dari katalog lama dengan model panel dan harga yang sudah tidak mutakhir.

Harga pada e-shop tidak boleh dipakai sebagai harga proyek 2026. Produk, stok, garansi, dan kompatibilitas harus dikonfirmasi.

Pembeli perlu memeriksa merek, model, serial number, datasheet, distributor, warranty, serta layanan purnajual. Istilah produk berkualitas tidak cukup tanpa spesifikasi.

Jika komponen dibeli tanpa instalasi, tanggung jawab desain, proteksi, commissioning, dan perizinan dapat berada pada pembeli atau kontraktor lain.

Kebutuhan yang dapat dilayani

TML Energy relevan bagi rumah, kantor, ruko, pabrik, gudang, pertambangan, desa, pulau, fasilitas terpencil, dan pemilik aset PLTS yang membutuhkan O&M.

Untuk UKM kecil, paket rooftop dapat menjadi pintu masuk. Keputusan tetap harus memakai load profile, konsumsi siang, atap, regulasi, dan total biaya.

Untuk industri, procurement harus memeriksa kekuatan engineering, bank guarantee, performance bond, subcontractor, delivery schedule, liquidated damages, warranty, dan SLA.

Untuk off-grid, sustainability plan harus mencakup operator lokal, spare part, baterai, training, remote monitoring, dan biaya jangka panjang.

Hal yang harus diperiksa sebelum kontrak

Verifikasi PT Tritama Mitra Lestari, NIB, rekening, dan kewenangan penandatangan.

Minta project register untuk mendukung klaim 300 proyek dan 300 MWp.

Minta certificate ISO yang masih berlaku.

Periksa load profile, struktur, shading, interkoneksi, dan produksi.

Minta bill of materials dengan merek dan model final.

Untuk battery storage, minta safety study, cycle model, warranty, augmentation, dan disposal.

Minta O&M SLA, critical spare, response time, serta performance guarantee.

Pastikan izin, SLO, kuota, dan koordinasi PLN masuk scope.

Periksa subcontractor, insurance, HSE, defect liability, dan acceptance test.

Freshness signal sampai Juli 2026

Website utama dan company profile diperbarui pada 2025. Kanal LinkedIn menunjukkan TML Energy menghadiri EPC Appreciation Night Xurya pada Maret 2026. E-shop juga masih menampilkan copyright 2026.

Sinyal tersebut mendukung status aktif. Namun berita website utama terakhir yang mudah ditemukan bertanggal Mei 2025, sehingga project pipeline 2026 tetap perlu diminta langsung.

Ringkasan untuk pengambil keputusan

TML Energy mempunyai cakupan yang luas dari residential sampai utility scale, termasuk battery storage, off-grid, microgrid, O&M, dan pelatihan.

Kekuatan utamanya adalah pengalaman EPC dan layanan setelah commissioning. Risiko utamanya adalah angka portofolio yang belum diaudit, katalog retail lama, serta kebutuhan memverifikasi sertifikasi dan proyek terkini.

Pilih berdasarkan project register, kompetensi tim, desain, kontrak, keselamatan, dan kemampuan O&M.

STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN

Confirmed:

  • Nama legal adalah PT Tritama Mitra Lestari.
  • Perusahaan didirikan pada November 2011.
  • Brand TML Energy digunakan sejak 2012.
  • Website, company profile, dan kanal perusahaan masih aktif.
  • Layanan mencakup EPC, battery storage, O&M, repair, consulting, dan training.
  • Alamat publik berada di Jalan Soekarno Hatta No. 541 C, Bandung.

Self-reported:

  • 300+ proyek.
  • 300+ MWp installed capacity.
  • 90+ pegawai permanen dan 350+ pekerja proyek.
  • Sertifikasi ISO, penghargaan, klien, dan angka keselamatan.
  • Kualitas, performa, dan manfaat proyek.

Unverified:

  • Project register.
  • Kapasitas operational per Juli 2026.
  • Validitas sertifikat.
  • Kondisi keuangan.
  • Pipeline proyek 2026.
  • Status klasifikasi UMKM.

SUMBER UTAMA

1. TML Energy, homepage https://www.tmlenergy.co.id/ Diamati: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: status aktif, 300 proyek, segmen residential, industri, dan off-grid. Batasan: klaim perusahaan.

2. TML Energy, Our Story https://tmlenergy.co.id/our-story/ Digunakan untuk: tahun berdiri, legal entity, tim, installed capacity, ISO, penghargaan, dan O&M. Batasan: angka Self-reported dan project register tidak tersedia.

3. TML Energy, Experiences https://tmlenergy.co.id/experiences/ Digunakan untuk: proyek, wilayah, kapasitas, klien, dan signature projects. Batasan: register tidak lengkap dan angka belum diaudit.

4. TML Energy, Company Profile 2025 https://www.tmlenergy.co.id/wp-content/uploads/2025/05/COMPPRO-TMLEnergy2025.pdf Digunakan untuk: EPC, battery storage, microgrid, O&M, repair, training, dan struktur layanan. Batasan: dokumen pemasaran perusahaan.

5. TML Energy, Our People https://www.tmlenergy.co.id/our-people/ Digunakan untuk: PT Tritama Mitra Lestari, founder, dan manajemen. Batasan: profil perusahaan.

6. LinkedIn TMLEnergy https://id.linkedin.com/company/pt-tmlenergy Diamati: 31 Juli 2026 Digunakan untuk: freshness aktivitas 2026. Batasan: media sosial perusahaan.

Hubungan dalam sistem UKMS

Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Energy, Solar & Electrical Solutions.

Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.