BELEAF FARMS

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui24 October 2026
Waktu baca7 menit
KonteksSumber publik

UKMS.OR.ID › Direktory UKM › BELEAF FARMS

RINGKASAN

Beleaf Farms adalah perusahaan agritech dan produsen buah serta sayuran Indonesia. Perusahaan bermula sebagai brand produk hidroponik premium, kemudian mengembangkan Farming-as-a-Service untuk membantu petani meningkatkan produktivitas, kualitas, konsistensi, dan akses pasar.

Beleaf menggabungkan pengalaman mengelola kebun, standardisasi budidaya, teknologi, pengadaan input, perencanaan produksi, quality control, branding, distribusi, retail, dan ekspor.

Perusahaan didirikan pada 2019 oleh Amrit Lakhiani. Website terbaru masih aktif dan mencantumkan PT Beleaf Kebun Indonesia. Aktivitas sosial menunjukkan partisipasi pada Indonesia Mini Expo 2025 di Singapura serta komunikasi budidaya yang berlanjut pada 2026.

Beleaf dapat relevan untuk petani, retailer, restoran, distributor, buyer ekspor, dan pemilik lahan yang membutuhkan pengelolaan produksi. Namun, calon mitra perlu memeriksa model kontrak, standar produk, volume, harga, risiko gagal panen, serta pembagian tanggung jawab.

IDENTITAS BISNIS

Nama brand: Beleaf Farms

Badan usaha Indonesia: PT Beleaf Kebun Indonesia

Badan usaha yang muncul pada investasi internasional: Beleaf Farms Pte. Ltd.

Tahun berdiri: 2019

Pendiri: Amrit Lakhiani

Industri: Agritech dan fresh produce

Model bisnis:

Farming-as-a-Service, produksi pertanian, distribusi, retail, food service, dan ekspor

Kantor pusat: Menara Ravindo, Jl. Kebon Sirih No. 75, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat 10340

Website:

https://beleaf.co.id/

Catatan legal:

Website menggunakan PT Beleaf Kebun Indonesia. Investor Global Brain menyebut Beleaf Farms Pte. Ltd. UKMS belum memperoleh penjelasan publik lengkap mengenai struktur grup, kepemilikan, kontrak antarentity, dan badan usaha yang menandatangani transaksi tertentu.

PERJALANAN BISNIS

Beleaf dimulai sebagai produsen sayur hidroponik premium. Produk awal mencakup leafy greens, sayuran, dan buah seperti melon.

Dari pengalaman mengelola kebun sendiri, perusahaan membangun sistem budidaya, kontrol, otomasi, dan manajemen. Pada 2022, Beleaf mulai mengembangkan Farming-as-a-Service dengan petani di Puncak dan Bandung.

Strateginya berubah dari hanya membuka kebun sendiri menjadi membantu petani yang sudah mempunyai lahan dan pengalaman. Beleaf memberikan standardisasi, input, teknologi, pemantauan, quality control, serta akses pasar.

Perusahaan juga mengembangkan brand pasar yang berbeda. Beleaf digunakan untuk produk premium, sedangkan Seikat diperkenalkan untuk segmen mass market menurut publikasi pendanaan 2022.

APA ITU FARMING-AS-A-SERVICE BELEAF

Farming-as-a-Service atau FaaS adalah layanan pengelolaan dan peningkatan kegiatan pertanian untuk mitra.

Komponen yang dapat terlibat meliputi:

  • Pemilihan komoditas.
  • Perencanaan musim tanam.
  • Pemilihan benih.
  • Standardisasi input.
  • Persiapan tanah atau media.
  • Jadwal budidaya.
  • Pengendalian kualitas.
  • Teknologi pemantauan.
  • Otomasi.
  • Manajemen tenaga kerja.
  • Prediksi hasil.
  • Sortasi dan grading.
  • Pengemasan.
  • Distribusi.
  • Akses pasar domestik dan ekspor.

Model aktual dapat berbeda per petani atau proyek. Istilah FaaS tidak otomatis berarti Beleaf menyewa lahan, menjamin pembelian seluruh hasil, membiayai input, atau menanggung risiko gagal panen.

PRODUK DAN PASAR

Beleaf memproduksi dan memasarkan buah serta sayuran segar.

Kategori yang secara historis disebut meliputi:

  • Leafy greens.
  • Sayuran hidroponik.
  • Sayuran hasil open-field farming.
  • Melon.
  • Buah dan sayuran lain sesuai musim.
  • Produk premium dengan brand Beleaf.
  • Produk pasar massal dengan brand Seikat.

Website terbaru menekankan produk segar dan sehat. Daftar SKU, varietas, ukuran, grade, kemasan, harga, ketersediaan, dan sertifikasi perlu dikonfirmasi langsung.

Saluran pasar yang pernah dilaporkan meliputi:

  • Supermarket dan retail modern.
  • Online grocery.
  • Restoran.
  • Food service.
  • Distributor.
  • Ekspor.

Pada 2023, investor menyebut produk Beleaf tersedia di lebih dari 180 outlet retail di Greater Jakarta, delapan kanal online, berbagai restoran, dan empat negara termasuk Singapura. Angka tersebut bersifat historis dan tidak boleh dianggap sebagai coverage 2026 tanpa pembaruan.

TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN KEBUN

Beleaf menyatakan menggunakan big data dan Internet of Things untuk mendukung precision farming.

Tiga fungsi yang pernah dijelaskan adalah:

Control

Pemantauan standar budidaya, kondisi lahan, input, dan hasil.

Automation

Penggunaan perangkat atau sistem untuk mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan konsistensi.

Management

Perencanaan, pencatatan, penjadwalan, koordinasi petani, prediksi produksi, dan pengelolaan hasil.

Website publik tidak menjelaskan daftar sensor, perangkat, algoritma, aplikasi, integrasi, harga, pemilik data, dan SLA teknologi. Buyer tidak boleh mengasumsikan seluruh kebun mitra menggunakan sistem yang sama.

KEBUTUHAN YANG DAPAT DILAYANI

Beleaf dapat relevan bagi:

  • Petani yang ingin meningkatkan standar produksi dan memperoleh akses pasar.
  • Pemilik lahan yang membutuhkan operator atau mitra pengelolaan.
  • Retailer yang membutuhkan pasokan sayur dan buah dengan spesifikasi konsisten.
  • Restoran dan katering yang membutuhkan fresh produce.
  • Distributor dan online grocery.
  • Buyer ekspor.
  • Investor atau perusahaan yang ingin membangun proyek pertanian.
  • Organisasi yang membutuhkan program peningkatan produktivitas petani.

INFORMASI PROCUREMENT

Produk:

Buah dan sayuran segar.

Bentuk: Bergantung varietas, grade, kemasan, dan permintaan buyer.

Fresh atau processed: Fokus utama yang terlihat adalah fresh produce.

Farming-as-a-Service: Tersedia sebagai model kemitraan.

Retail dan food service: Pernah menjadi pasar utama.

Ekspor: Perusahaan telah menyatakan menjual produk ke luar negeri.

Negara: Sumber 2023 menyebut empat negara termasuk Singapura. Aktivitas 2025 menunjukkan partisipasi promosi ekspor di Singapura.

MOQ:

Belum dipublikasikan.

Kapasitas: Belum ditemukan secara lengkap.

Lead time: Bergantung komoditas, musim, lokasi, dan jadwal panen.

Cold chain: Relevan untuk fresh produce, tetapi fasilitas dan SLA belum dijelaskan.

Sertifikasi: Harus diperiksa per kebun, fasilitas, produk, dan negara tujuan.

Traceability: Perlu diminta per lot.

Reject rate: Belum dipublikasikan.

Kebijakan klaim: Perlu ditentukan dalam kontrak buyer.

PENDANAAN

Oktober 2022

Beleaf memperoleh pendanaan seed sekitar US$2 juta. Putaran dipimpin Alpha JWC Ventures dan diikuti Sembrani Nusantara, Arise, serta angel investors.

Agustus 2023

Beleaf memperoleh pendanaan Seri A sebesar US$6,85 juta yang dipimpin Alpha JWC Ventures, dengan partisipasi Openspace dan investor strategis.

Agustus 2024

Global Brain mengumumkan investasi pada Beleaf Farms Pte. Ltd. untuk mendukung ekspansi Farming-as-a-Service.

Pendanaan digunakan untuk teknologi, tim, R&D farm, komunitas petani, ekspansi produksi, dan pasar.

Pendanaan bukan jaminan profitabilitas atau kemampuan memenuhi kontrak.

DAMPAK YANG DIKLAIM

Investor menyatakan model Beleaf membantu petani meningkatkan hasil, kualitas, produktivitas, dan economics.

Publikasi 2022 dan 2023 menggambarkan FaaS sebagai sistem yang membantu petani melalui teknologi, standardisasi, pengelolaan, dan akses pasar.

UKMS belum menemukan laporan dampak publik terbaru yang menjelaskan:

  • Jumlah petani aktif.
  • Luas lahan.
  • Peningkatan hasil.
  • Perubahan pendapatan petani.
  • Persentase reject.
  • Penggunaan air.
  • Penggunaan pupuk dan pestisida.
  • Emisi.
  • Data gender dan tenaga kerja.
  • Assurance independen.

Klaim dampak tidak boleh dikonversi menjadi persentase atau jaminan tanpa dataset.

AKTIVITAS TERBARU

Pada 8 Agustus 2025, Beleaf Farms mengikuti Indonesia Mini Expo 2025 di Singapura yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia. Perusahaan menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas ekspor produk pertanian segar.

LinkedIn perusahaan masih menampilkan pembaruan mengenai pemilihan benih, persiapan tanah, dan standardisasi budidaya. Website dan halaman karier masih dapat diakses pada 2026.

Sinyal ini mendukung status aktif. Namun, pengguna tetap perlu memeriksa produk, stok, petani mitra, dan jalur ekspor terbaru.

RISIKO DAN HAL YANG PERLU DIPERIKSA

1. Risiko budidaya

Cuaca, hama, penyakit, kualitas benih, air, input, dan tenaga kerja dapat memengaruhi hasil.

2. Risiko harga

Harga fresh produce dapat berubah cepat. Kontrak perlu menjelaskan formula harga dan penyesuaian.

3. Risiko volume

Estimasi panen bukan jaminan volume.

4. Risiko kualitas

Buyer harus mendefinisikan grade, ukuran, warna, kematangan, residu, kemasan, dan suhu.

5. Risiko reject

Kontrak harus menjelaskan inspection, toleransi, retur, disposal, dan pihak yang menanggung biaya.

6. Risiko petani

FaaS harus menjelaskan kepemilikan lahan, input, hasil, data, kewajiban, pembayaran, serta mekanisme keluhan.

7. Risiko ekspor

Ekspor memerlukan phytosanitary, food safety, packaging, labeling, cold chain, dan persyaratan negara tujuan.

PERTANYAAN SEBELUM MEMBELI ATAU BERMITRA

  • Badan usaha mana yang menandatangani kontrak?
  • Produk, varietas, grade, dan volume apa yang tersedia?
  • Dari kebun dan wilayah mana produk berasal?
  • Apa standar budidaya dan quality control?
  • Apakah tersedia hasil uji residu?
  • Sertifikasi apa yang berlaku?
  • Bagaimana traceability lot?
  • Berapa MOQ dan lead time?
  • Bagaimana forecast panen dibuat?
  • Siapa menanggung reject dan kerusakan?
  • Bagaimana suhu selama penyimpanan dan pengiriman?
  • Untuk FaaS, siapa membiayai input dan tenaga kerja?
  • Siapa memiliki hasil dan data kebun?
  • Apakah ada minimum purchase atau offtake?
  • Bagaimana pembayaran kepada petani dihitung?
  • Apa mekanisme penyelesaian sengketa?

RINGKASAN UNTUK PENGAMBIL KEPUTUSAN

Beleaf Farms menarik bagi buyer yang membutuhkan pasokan fresh produce dan petani yang membutuhkan standardisasi serta pasar. Model Farming-as-a-Service memungkinkan perusahaan memperbesar jaringan tanpa harus memiliki semua lahan.

Keunggulan model tersebut adalah kemampuan menghubungkan produksi, teknologi, quality control, brand, distribusi, dan buyer. Risikonya adalah konsistensi antarpetani, variasi musim, kualitas, reject, dan kompleksitas pembagian tanggung jawab.

Buyer sebaiknya memulai dengan spesifikasi dan pilot yang jelas. Petani sebaiknya memahami kontrak, biaya, kepemilikan hasil, risiko gagal panen, dan formula pembayaran sebelum bergabung.

STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN

Terkonfirmasi:

  • PT Beleaf Kebun Indonesia tercantum pada website.
  • Perusahaan berdiri pada 2019.
  • FaaS diluncurkan pada 2022.
  • Pendanaan seed, Seri A, dan investasi Global Brain diumumkan.
  • Kantor pusat berada di Jakarta Pusat.
  • Website dan aktivitas publik masih berjalan.
  • Perusahaan mengikuti Indonesia Mini Expo 2025 di Singapura.

Historical:

  • 180 outlet retail.
  • Delapan kanal online.
  • Empat negara.
  • Detail pasar 2023.

Belum terverifikasi:

  • Jumlah petani aktif.
  • Luas kebun.
  • Kapasitas.
  • Revenue dan profit.
  • Daftar produk terkini.
  • Sertifikasi per kebun.
  • Negara ekspor 2026.
  • Statistik dampak.

SUMBER YANG DIPERIKSA

1. Website resmi Beleaf https://beleaf.co.id/ Digunakan untuk positioning dan aktivitas perusahaan.

2. About Beleaf https://beleaf.co.id/about Digunakan untuk profil perusahaan.

3. Contact Beleaf https://beleaf.co.id/contactUs Digunakan untuk alamat kantor.

4. Career Beleaf https://beleaf.co.id/career Digunakan untuk nama PT Beleaf Kebun Indonesia dan alamat.

5. Alpha JWC Ventures https://www.alphajwc.com/en/beleaf-secures-usd-6-85-million-in-series-a-funding-from-alpha-jwc-ventures-and-openspace-to-expand-farming-as-a-service-program/ Digunakan untuk Seri A, model bisnis, jaringan pasar, dan sejarah FaaS.

6. Alpha JWC Ventures https://www.alphajwc.com/zh/indonesian-farming-as-a-service-startup-beleaf-raises-usd-2-mn-in-seed-funding-led-by-alpha-jwc-ventures-2/ Digunakan untuk seed funding dan asal-usul bisnis.

7. Global Brain https://globalbrains.com/en/posts/invested-in-beleaf-farms Digunakan untuk investasi 2024 dan Beleaf Farms Pte. Ltd.

8. LinkedIn Beleaf Farms https://www.linkedin.com/company/beleaf-farms-indonesia/ Digunakan untuk aktivitas 2025–2026 dan Indonesia Mini Expo.

DISCLAIMER

UKMS.OR.ID bukan petani, distributor, eksportir, investor, atau perwakilan Beleaf Farms. Informasi ini tidak menjamin ketersediaan, kualitas, harga, hasil panen, atau pendapatan petani. Lakukan pemeriksaan kebun, spesifikasi, sertifikasi, kontrak, dan supply plan sebelum transaksi.

Hubungan dalam sistem UKMS

Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Agriculture, Agritech, Livestock & Fisheries.

Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.

Scroll to Top