Tahun berdiri:
2017
Pendiri yang dikenal: David Setyadi Gunawan Pranoto Soetardhi
Industri utama: Food service, agritech, dan fresh-produce supply chain
Model bisnis:
B2B food procurement, distribusi bahan pangan, aplikasi pemesanan, pengelolaan supplier, dan fulfillment
Kantor utama yang ditampilkan pada LinkedIn: St. Moritz Office Tower Unit 0901 Jalan Puri Indah Jakarta Barat 11610
Website:
Dokumentasi Open API: https://apidoc.edenfarm.id/
Catatan alamat:
Glints menampilkan lokasi Jakarta Pusat, sedangkan LinkedIn menampilkan kantor utama Jakarta Barat. Perbedaan dapat berasal dari kantor lama, kantor administrasi, atau data platform yang belum diselaraskan. UKMS menggunakan alamat LinkedIn sebagai alamat publik terbaru, tetapi pengguna tetap perlu mengonfirmasi sebelum berkunjung.
APA YANG DIKERJAKAN EDENFARM
EdenFarm membantu bisnis kuliner memperoleh bahan pangan secara lebih terstruktur.
Rangkaian kegiatannya dapat mencakup:
- Mengumpulkan permintaan dari pelanggan B2B.
- Membuat perkiraan kebutuhan.
- Berhubungan dengan petani dan supplier.
- Menentukan standar produk.
- Mengelola pembelian.
- Melakukan quality control.
- Menyimpan produk.
- Memproses pesanan.
- Mengirim ke pelanggan.
- Mencatat transaksi.
- Mengelola klaim.
Model ini mencoba mengurangi rantai perantara dan volatilitas pasokan.
Dalam komunikasi awalnya, EdenFarm menekankan hubungan langsung dengan petani dan demand forecast. Ketika bisnis berkembang, perusahaan menambah lebih banyak kategori produk dan jaringan supplier agar dapat melayani kebutuhan food service yang lebih luas.
PRODUK DAN KATEGORI
Kategori yang ditampilkan atau disebut melalui kanal perusahaan dan toko resmi meliputi:
- Sayuran.
- Buah.
- Telur.
- Bumbu.
- Bahan pokok.
- Sembako.
- Produk kering.
- Protein hewani.
- Daging dan unggas pada program tertentu.
- Kebutuhan dapur.
- Produk dari supplier lokal.
- Produk pertanian.
Katalog aktual dapat berubah menurut kota, stok, musim, merek, dan kapasitas pengiriman.
Pelanggan harus memeriksa:
- Nama produk.
- Varietas.
- Grade.
- Ukuran.
- Berat bersih.
- Kemasan.
- Asal.
- Kondisi fresh atau frozen.
- Tanggal produksi.
- Masa berlaku.
- Sertifikasi.
- Substitusi produk.
APLIKASI DAN SISTEM PEMESANAN
EdenFarm mempunyai aplikasi food service untuk membantu pelanggan melakukan pemesanan.
Fungsi yang ditampilkan pada sumber aplikasi meliputi:
- Katalog produk.
- Pemesanan.
- Informasi produk.
- Pengelolaan transaksi.
- Pemenuhan kebutuhan food service.
Aplikasi lama dengan package berbeda pernah tidak tersedia, sedangkan aplikasi food service versi lain masih ditemukan di Google Play pada 2026.
Perubahan aplikasi dapat menunjukkan migrasi sistem. Pelanggan lama perlu memastikan:
- Aplikasi resmi.
- Akun yang masih berlaku.
- Saldo atau kredit.
- Riwayat pesanan.
- Dokumen faktur.
- Kontak customer service.
- Kebijakan migrasi data.
EdenFarm juga mempunyai dokumentasi Open API pada domain resmi. Keberadaan dokumentasi tersebut menunjukkan dukungan integrasi untuk kebutuhan tertentu.
Calon klien enterprise perlu menanyakan:
- Endpoint yang tersedia.
- Autentikasi.
- Sandbox.
- Rate limit.
- SLA.
- Versioning.
- Error handling.
- Data produk.
- Data harga.
- Status order.
- Invoice.
- Webhook.
- Keamanan.
- Dukungan teknis.
PETANI DAN SUPPLIER
EdenFarm sejak awal memosisikan diri sebagai penghubung antara petani dan pelanggan bisnis.
Model demand forecast dapat membantu petani memahami kebutuhan pasar sebelum panen. Namun, keberhasilan sistem tergantung pada:
- Akurasi forecast.
- Disiplin produksi.
- Standar kualitas.
- Harga beli.
- Reject rate.
- Jadwal pengambilan.
- Pembayaran.
- Risiko cuaca.
- Risiko kelebihan produksi.
Supplier dan petani perlu mengetahui apakah hubungan dilakukan melalui:
- Pembelian putus.
- Kemitraan.
- Kontrak tanam.
- Purchase order.
- Konsinyasi.
- Harga harian.
- Harga tetap.
- Minimum volume.
Klaim dukungan petani tidak boleh dianggap sebagai jaminan pendapatan tanpa kontrak dan data pembayaran.
PELANGGAN B2B
EdenFarm melayani segmen seperti:
- Restoran.
- Kafe.
- Hotel.
- Warung.
- Katering.
- Cloud kitchen.
- Bakery.
- Produsen makanan.
- Reseller.
- Retail.
- Institusi.
LinkedIn perusahaan menyatakan lebih dari 50.000 bisnis telah dilayani di Pulau Jawa.
Untuk pelanggan kecil, keuntungan potensial adalah mengurangi frekuensi belanja manual.
Untuk pelanggan besar, pertanyaan utama beralih ke:
- Fill rate.
- On-time delivery.
- Price stability.
- Multi-location delivery.
- Centralized billing.
- Credit terms.
- Food safety.
- Recall.
- Traceability.
- Integration.
PENDANAAN DAN PERTUMBUHAN
EdenFarm mengikuti Y Combinator Summer 2019.
Pada beberapa putaran pendanaan, perusahaan memperoleh dukungan dari investor seperti AppWorks, AC Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi, dan investor lain.
Perusahaan pernah mengumumkan pendanaan pra-Seri B sebesar US$13,5 juta untuk memperkuat kemitraan pertanian dan pengalaman pelanggan.
Profil LinkedIn menunjukkan riwayat beberapa putaran, termasuk Seri B pada 2023.
Sumber akademik tahun 2025 membahas EdenFarm sebagai kasus pertumbuhan cepat dengan tantangan profitabilitas dan cash burn pada periode sebelumnya.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan volume tidak otomatis menghasilkan profit. UKMS belum memeriksa laporan keuangan 2026 atau kondisi modal kerja terbaru.
SINAR AKTIVITAS 2026
Beberapa sinyal menunjukkan perusahaan masih berjalan:
- LinkedIn perusahaan aktif dan menampilkan karyawan.
- Profil perusahaan diperbarui pada platform rekrutmen.
- Lowongan Eden Pangan Indonesia masih dipublikasikan oleh pusat karier.
- Aplikasi food service masih ditemukan.
- Open API masih dapat diakses.
- Official store masih menampilkan produk.
Sinyal ini mendukung status aktif. Namun, pengguna tetap perlu mengonfirmasi coverage, warehouse, stok, akun sales, dan kontrak terbaru.
INFORMASI PROCUREMENT
Jenis transaksi: B2B.
Produk:
Fresh produce dan bahan pangan.
Pemesanan: Melalui aplikasi atau kanal sales.
API:
Dokumentasi tersedia pada domain resmi.
Area layanan:
Perusahaan menyatakan Pulau Jawa, tetapi coverage aktual perlu diperiksa per alamat.
MOQ:
Belum dipublikasikan secara umum.
Lead time: Bergantung kota, produk, dan slot.
Credit terms: Perlu diminta.
Harga: Dapat berubah menurut pasar, musim, dan kontrak.
Quality standard: Perlu disepakati per SKU.
Substitution: Perlu diatur dalam kontrak.
Cold chain: Perlu diperiksa untuk protein dan produk dingin.
Traceability: Tidak tersedia secara seragam pada semua produk.
Food safety: Perlu diminta per warehouse dan supplier.
Refund dan claim: Perlu diperiksa pada perjanjian pelanggan.
RISIKO UTAMA
1. Fluktuasi harga
Harga bahan pangan berubah cepat.
2. Musim
Cuaca memengaruhi kualitas dan volume.
3. Reject
Standar kualitas dapat berbeda antara supplier dan pelanggan.
4. Stockout
Forecast tidak selalu sesuai.
5. Delivery
Keterlambatan dapat mengganggu operasi dapur.
6. Substitution
Produk pengganti dapat berbeda kualitas dan harga.
7. Credit risk
Pembayaran tempo menambah risiko kedua pihak.
8. Food safety
Produk berasal dari banyak sumber dan memerlukan kontrol.
9. Integration
API yang tersedia belum tentu mencakup seluruh proses enterprise.
10. Supplier welfare
Harga murah tidak boleh diperoleh dengan memindahkan seluruh risiko ke petani.
PERTANYAAN SEBELUM MENJADI PELANGGAN
- Apakah alamat masuk coverage?
- Apa minimum order?
- Kapan cutoff dan slot pengiriman?
- Bagaimana harga diperbarui?
- Apakah tersedia kontrak harga?
- Bagaimana substitution dilakukan?
- Apa definisi grade?
- Bagaimana claim barang rusak?
- Berapa waktu penyelesaian refund?
- Warehouse mana yang melayani?
- Apa sertifikasi fasilitas?
- Apakah cold chain tersedia?
- Apakah tersedia credit terms?
- Apakah API dapat diintegrasikan ke ERP?
- Apa SLA dan support hours?
PERTANYAAN UNTUK PETANI ATAU SUPPLIER
- Siapa badan usaha pembeli?
- Apa standar produk?
- Bagaimana harga ditentukan?
- Siapa menanggung biaya angkut?
- Bagaimana reject dihitung?
- Kapan pembayaran dilakukan?
- Apakah ada forecast?
- Apakah forecast merupakan komitmen pembelian?
- Bagaimana produk tidak terserap ditangani?
- Apakah data lahan dan produksi disimpan?
RINGKASAN UNTUK PENGAMBIL KEPUTUSAN
EdenFarm relevan bagi bisnis kuliner yang ingin menyederhanakan pembelian bahan pangan dan mengurangi ketergantungan pada pembelian manual.
Nilai utamanya adalah jaringan produk, aplikasi, fulfillment, dan kemungkinan integrasi.
Risiko utamanya berada pada kualitas, harga, coverage, delivery, dan modal kerja. Pelanggan enterprise perlu menggunakan kontrak dengan KPI. Usaha kecil sebaiknya menguji konsistensi beberapa minggu sebelum menjadikan EdenFarm sebagai supplier utama.
STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN
Terkonfirmasi:
- PT Eden Pangan Indonesia.
- Berdiri pada 2017.
- Food service B2B.
- Kantor publik Jakarta Barat.
- Aplikasi dan Open API.
- Produk pertanian dan bahan pangan.
- Aktivitas rekrutmen dan profil 2026.
Self-reported:
- Lebih dari 50.000 bisnis kuliner.
- Coverage Pulau Jawa.
- Dampak terhadap petani.
- Skala karyawan.
Historical:
- Data funding.
- Jumlah pelanggan lama.
- Strategi ekspansi dan profitabilitas periode terdahulu.
Belum terverifikasi:
- Pelanggan aktif.
- Revenue.
- Profit.
- Jumlah warehouse.
- Fill rate.
- On-time delivery.
- Daftar petani.
- Payment cycle supplier.
SUMBER YANG DIPERIKSA
1. LinkedIn EdenFarm https://www.linkedin.com/company/pt-eden-pangan-indonesia/ Digunakan untuk legal brand, tahun berdiri, kantor, pelanggan, spesialisasi, dan aktivitas karyawan.
2. Google Play Eden Farm Food Service https://play.google.com/store/apps/details?id=com.foodservice.foodserviceorder.edenfarm Digunakan untuk keberadaan aplikasi pemesanan.
3. Open API EdenFarm https://apidoc.edenfarm.id/ Digunakan untuk sinyal kemampuan integrasi.
4. Y Combinator Eden Farm https://www.ycombinator.com/companies/eden-farm Digunakan untuk model demand forecast, petani, B2B, dan teknologi.
5. Shopee EdenFarm Official Store https://shopee.co.id/edenfarm.id Digunakan untuk kategori produk dan status toko.
6. Glints EdenFarm https://glints.com/id/companies/edenfarm/1dc71015-148d-4fd8-bfb1-572372e3eed6 Digunakan untuk profil perusahaan dan activity signal.
7. Erasmus University Rotterdam https://pure.eur.nl/en/publications/edenfarm-making-hay-while-the-sun-shines/ Digunakan untuk konteks historis pertumbuhan dan profitabilitas.
8. TechCrunch https://techcrunch.com/2019/08/14/yc-backed-eden-farm-wants-to-cut-out-the-middlemen-between-farmers-and-restaurants-in-indonesia/ Digunakan untuk model awal dan hubungan petani-restoran.
DISCLAIMER
UKMS.OR.ID bukan supplier, petani, distributor, integrator, investor, atau perwakilan EdenFarm. Informasi ini tidak menjamin harga, kualitas, stok, delivery, atau pembayaran. Periksa kontrak, aplikasi, produk, warehouse, dan SLA sebelum transaksi.
Hubungan dalam sistem UKMS
Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Agriculture, Agritech, Livestock & Fisheries.
Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.
