Tahun berdiri:
2022
Industri utama: Agritech hulu
Sub-industri: Input pertanian, platform produktivitas, pembiayaan, dan perdagangan komoditas
Alamat yang tercantum pada website:
Jl. Ir. H. Juanda No. 477 A, Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40135
Email: hello@elevarm.com
Website:
Pimpinan yang ditampilkan: Bayu Syerli Rachmat, Chief Executive Officer Febi Agil Ifdillah, Chief Technology Officer
Hubungan historis:
Neurafarm adalah nama awal perjalanan startup sebelum bertransformasi menjadi Elevarm.
Catatan legal:
Sumber publik mengonfirmasi hubungan transformasi brand dan tim. UKMS belum memperoleh dokumen yang membuktikan bahwa PT Elevasi Agri Indonesia merupakan penerus hukum penuh dari PT Neura Cipta Nusantara atau menerima seluruh aset, kewajiban, dan data Neurafarm.
APA YANG DIKERJAKAN ELEVARM
Elevarm bekerja dari tahap sebelum tanam sampai setelah panen. Perusahaan menyediakan input, memantau aktivitas lahan, mendampingi praktik budidaya, bekerja sama dengan lembaga keuangan, dan menghubungkan produksi petani dengan pembeli dalam volume besar.
Pendekatan tersebut dibangun melalui beberapa lapisan:
1. Input pertanian
Elevarm menyatakan memproduksi atau menyediakan pupuk organik, bibit, dan produk biological melalui kolaborasi dengan produsen, breeder, dan grower.
Input yang dipasarkan perlu diperiksa per produk. Status registrasi, label, komposisi, produsen, batch, masa berlaku, hasil uji, dan rekomendasi pemakaian tidak boleh digeneralisasi dari profil perusahaan.
2. Budidaya berbasis teknologi
Perusahaan menggunakan teknologi dari tahap pra-budidaya sampai pascapanen. Tim pada setiap cluster membantu penerapan Good Agricultural Practices dan konsultasi pertanian.
Platform digital digunakan untuk manajemen proyek, pemantauan lahan, pembiayaan, dan pengetahuan pertanian. Tingkat otomatisasi dan penggunaan AI perlu dinilai per fitur, bukan hanya dari positioning umum.
3. Kemitraan pembiayaan
Elevarm bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk membangun akses modal bagi pemangku kepentingan hulu pertanian.
Detail mengenai lender, bunga, bagi hasil, tenor, jaminan, asuransi, risiko gagal panen, dan penggunaan data belum dirangkum lengkap pada halaman publik.
4. Perdagangan hasil pertanian
PasarAgri menjadi platform perdagangan komoditas yang menghubungkan pusat komunitas pertanian dengan permintaan pembeli dalam volume tinggi.
Pembeli tetap harus memeriksa komoditas, varietas, grade, kapasitas, musim, standar panen, traceability, fasilitas penyimpanan, cold chain, lead time, dan kebijakan penolakan.
PRODUK DAN PLATFORM
Klinik Tani
Klinik Tani menyediakan pengujian tanah berbasis laboratorium untuk menilai mineral dan penyakit pada tanah. Hasil pengujian digunakan untuk membuat rekomendasi perawatan yang lebih personal.
Website produk khususnya masih berstatus “coming soon”. Calon pengguna perlu mengonfirmasi laboratorium, parameter uji, metode sampling, akreditasi, waktu pengerjaan, dan bentuk rekomendasi.
Vermicomplus
Vermicomplus merupakan pupuk organik hasil penguraian oleh cacing. Elevarm menyatakan produk tersebut diperkaya mineral untuk membantu pertumbuhan tanaman dan pencegahan penyakit.
Klaim agronomis harus diuji berdasarkan label produk, komposisi, dosis, hasil laboratorium, kondisi tanah, komoditas, dan uji lapangan.
Elevarm App
Aplikasi produktivitas pertanian yang memuat pembiayaan, pemantauan lahan, dan pengetahuan pertanian.
Informasi publik belum menjelaskan harga, akses akun, integrasi, pemilik data, kemampuan ekspor data, keamanan, atau SLA aplikasi.
PasarAgri
Platform perdagangan komoditas pertanian untuk mengambil pasokan dari pusat komunitas petani dan memenuhi kebutuhan volume besar.
PasarAgri relevan untuk buyer yang membutuhkan pasokan terstruktur, tetapi buyer perlu memeriksa spesifikasi produk dan fasilitas per transaksi.
NextBio
NextBio adalah unit riset dan pengembangan yang menghubungkan penelitian dengan input pertanian yang diuji di lapangan. Elevarm memosisikannya sebagai sarana pengembangan produk yang mendukung kesehatan tanah, hasil panen, dan pertanian berkelanjutan.
Status komersial masing-masing produk NextBio perlu diperiksa karena istilah “science-backed” dan “field-proven” membutuhkan dokumen uji yang spesifik.
KEBUTUHAN YANG DAPAT DILAYANI
Elevarm dapat relevan bagi:
- Petani atau kelompok tani yang membutuhkan input, pendampingan, dan akses pasar.
- Pemilik lahan yang ingin meningkatkan produktivitas dan pemantauan budidaya.
- Pembeli bisnis yang membutuhkan komoditas dalam volume besar.
- Lembaga keuangan yang ingin membangun produk pembiayaan pertanian.
- Produsen input atau breeder yang membutuhkan jalur distribusi dan uji penerapan.
- Perusahaan pangan yang ingin membangun supply network dengan komunitas petani.
- Sustainability team yang membutuhkan program pertanian dengan indikator dampak.
- Lembaga riset yang ingin menguji biologicals, pupuk organik, atau pemulihan tanah.
INFORMASI PROCUREMENT
Input pertanian: Tersedia, termasuk pupuk organik, bibit, dan biologicals.
Pengujian tanah: Tersedia melalui Klinik Tani, tetapi website khusus belum diluncurkan.
Pendampingan budidaya: Tersedia melalui tim cluster dan platform produktivitas.
Pembiayaan: Dibangun melalui kemitraan lembaga keuangan.
Perdagangan komoditas: Tersedia melalui PasarAgri dan jaringan supply.
Permintaan volume tinggi: Menjadi salah satu target pasar perusahaan.
Harga dan MOQ: Tidak dipublikasikan secara umum.
Kapasitas produksi: Perusahaan pada 2025 menyatakan rencana melipatgandakan kapasitas bibit dan pupuk organik. Kapasitas aktual 2026 belum diverifikasi.
Coverage: Tidak dirinci sebagai daftar wilayah lengkap pada website.
Sertifikasi produk: Harus diperiksa per SKU.
Traceability: Relevan dengan platform dan jaringan petani, tetapi data yang dapat dilihat buyer belum dijelaskan.
Kontrak offtake: Belum tersedia secara publik.
API dan integrasi: Belum ditemukan pada sumber yang diperiksa.
PENDANAAN DAN PERTUMBUHAN
Pada Maret 2025, DKST ITB melaporkan bahwa Elevarm memperoleh pendanaan pra-Seri A sebesar US$4,25 juta.
Sumber yang sama menyebut perusahaan memiliki lebih dari 13.000 petani mitra dan 5.000 petani aktif. Pendapatan disebut meningkat tujuh kali dibandingkan tahun sebelumnya. Pendanaan direncanakan untuk memperluas fasilitas produksi, meningkatkan kapasitas bibit dan pupuk organik, serta mengembangkan NextBio.
Angka petani dan pertumbuhan tersebut berasal dari informasi yang disampaikan perusahaan atau sumber pendanaan. UKMS belum memeriksa laporan keuangan, definisi petani aktif, transaksi per petani, churn, atau kapasitas aktual setelah ekspansi.
DAMPAK YANG DILAPORKAN
Website Elevarm dan Sustainability Report 2025 menampilkan beberapa hasil:
- Total panen melampaui 1.200 ton.
- Rata-rata peningkatan hasil pada beberapa komoditas disebut mencapai 12,2 persen.
- Rata-rata pertumbuhan pendapatan per siklus tanam disebut 15,9 persen.
- Sebanyak 175 petani perempuan disebut memimpin kelompok tani.
- Petani muda di bawah usia 35 tahun disebut mencapai 12,86 persen.
- Seluruh petani dalam scope laporan disebut menerima pelatihan Good Agricultural Practices.
- Sebanyak 979.625 kilogram limbah organik disebut diolah menjadi kompos.
Website juga memuat testimoni mengenai peningkatan frekuensi panen, stabilitas budidaya, penyerapan pasar, hasil stroberi, perbaikan struktur tanah, dan pendapatan.
Seluruh angka dan testimoni tersebut harus dibaca dalam konteks laporan perusahaan. UKMS belum menilai dataset, cakupan petani, baseline, metode pengukuran, attribution, assurance, atau kelompok pembanding.
HUBUNGAN DENGAN NEURAFARM
Neurafarm tercantum sebagai entity nomor 005 dalam Direktori UKMS. Page tersebut diperlakukan sebagai historical entity.
Hubungannya dapat diringkas sebagai berikut:
- Neurafarm berdiri pada 2017 dan mengembangkan Dokter Tania.
- Elevarm berdiri pada 2022.
- ITB menyatakan perjalanan Elevarm bermula ketika masih bernama Neurafarm.
- Fokus bisnis kemudian berkembang dari diagnosis tanaman digital menuju solusi hulu yang lebih luas.
- PT Neura Cipta Nusantara dan PT Elevasi Agri Indonesia tidak boleh dianggap sebagai satu badan hukum tanpa dokumen tambahan.
- Data pengguna dan kekayaan intelektual legacy belum dijelaskan secara publik.
AKTIVITAS TERBARU
Website Elevarm aktif pada 2026 dan menampilkan Sustainability Report 2025. Halaman impact, produk, FAQ, dan kontak masih dapat diakses. Publikasi sosial perusahaan juga terlihat pada Juli 2026.
Sinyal tersebut mendukung status operasional publik, tetapi tidak membuktikan profitabilitas, kondisi kas, kapasitas supply, atau kualitas setiap implementasi.
PERTANYAAN SEBELUM MEMBELI ATAU BERMITRA
- Produk input mana yang tersedia dan siapa produsennya?
- Apa nomor registrasi, komposisi, label, hasil uji, batch, dan masa berlakunya?
- Bagaimana sampel tanah diambil untuk Klinik Tani?
- Laboratorium mana yang digunakan dan apakah terakreditasi?
- Berapa harga, MOQ, lead time, dan wilayah pengiriman?
- Komoditas, grade, volume, dan musim apa yang tersedia melalui PasarAgri?
- Bagaimana mekanisme penolakan produk dan klaim mutu?
- Siapa lembaga pembiayaan dan bagaimana pembagian risiko gagal panen?
- Siapa pemilik data pada Elevarm App?
- Apakah pembeli dapat memperoleh traceability sampai cluster, lahan, atau lot?
- Apa metodologi dan assurance untuk angka dampak?
- Bagaimana hubungan legal dan data antara Neurafarm dengan Elevarm?
RINGKASAN UNTUK PENGAMBIL KEPUTUSAN
Elevarm menarik bagi organisasi yang membutuhkan pendekatan hulu terintegrasi, bukan sekadar membeli pupuk atau mencari komoditas. Perusahaan menggabungkan input, pendampingan, aplikasi, pembiayaan, dan pasar dalam satu model.
Kelebihan model ini adalah kemungkinan koordinasi yang lebih baik antara produksi dan permintaan. Risikonya adalah kompleksitas kontrak, kualitas input per SKU, ketergantungan pada tim cluster, risiko pertanian, pembiayaan, serta kualitas hasil panen.
Buyer sebaiknya memulai dari pilot terukur dengan spesifikasi, baseline, volume, grade, harga, SLA, tanggung jawab, dan metode evaluasi yang jelas.
STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN
Terkonfirmasi:
- PT Elevasi Agri Indonesia tercantum pada website.
- Elevarm berdiri pada 2022.
- Produk dan platform utama tersedia pada website.
- Alamat perusahaan berada di Kabupaten Bandung.
- Pendanaan pra-Seri A dilaporkan oleh DKST ITB.
- Sustainability Report 2025 tersedia.
Self-reported:
- Jumlah petani.
- Pertumbuhan pendapatan.
- Hasil panen dan peningkatan produktivitas.
- Dampak pendapatan, inklusivitas, dan lingkungan.
- Testimoni pengguna.
Belum terverifikasi:
- Kapasitas aktual.
- Kondisi finansial.
- Registrasi produk per SKU.
- Coverage layanan.
- Status legal succession dari Neurafarm.
- Data traceability dan SLA.
- Detail pembiayaan.
SUMBER YANG DIPERIKSA
1. Website resmi Elevarm https://elevarm.com/ Digunakan untuk produk, layanan, legal entity, tim, dampak, dan positioning. Diperiksa 31 Juli 2026.
2. Impact and Sustainability Elevarm https://elevarm.com/impact Digunakan untuk Sustainability Report 2025, indikator dampak, dan testimoni.
3. Terms and Conditions Elevarm https://elevarm.com/term-conditions Digunakan untuk nama PT Elevasi Agri Indonesia, alamat, dan email.
4. DKST Institut Teknologi Bandung https://dkst.itb.ac.id/en/elevarm-raih-pendanaan-pra-seri-a-us425-juta-alumni-startup-dkst-itb-terus-berinovasi-di-sektor-agritech/ Digunakan untuk pendanaan, tahun berdiri, jaringan petani, rencana ekspansi, dan hubungan dengan Neurafarm.
5. Website Neurafarm https://www.neurafarm.com/ Digunakan untuk konteks historical entity dan legal name lama.
DISCLAIMER
UKMS.OR.ID bukan produsen input, laboratorium, lender, pembeli komoditas, investor, atau perwakilan Elevarm. Informasi ini bukan rekomendasi pupuk, pembiayaan, atau jaminan pembelian hasil. Lakukan pengujian produk, review dokumen, pemeriksaan fasilitas, analisis kontrak, dan due diligence sebelum transaksi.
Hubungan dalam sistem UKMS
Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Agriculture, Agritech, Livestock & Fisheries.
Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.
