Indhe Indonesia Bags: Tas Tenun Handmade dan Corporate Gift dari Jakarta

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui21 October 2026
Waktu baca6 menit
KonteksSumber publik

Indhe, juga dikenal sebagai Indhe Indonesia Bags, adalah usaha tas dan corporate gift dari Jakarta Selatan yang menggabungkan tenun handmade atau ATBM dengan kulit, serat alam kenaf, poliester, dan bahan lain. Karya Kreatif Indonesia mencantumkan Ineu Mardiani sebagai kontak. Nama Indhe dijelaskan dalam sumber Inacraft sebagai kepanjangan dari Indonesia’s Heritage.

Identitas pendiri dan perkembangan usaha

Inacraft News dan Warta Ekonomi menyebut Ineu Mardiani sebagai founder Indhe Bags. Narasi sejarah bermula dari perjalanannya ke Nusa Tenggara Timur pada 2014, ketika ia bertemu perempuan penenun dan melihat peluang memberi nilai tambah pada kain tenun. Pada 2015, ia dilaporkan meninggalkan pekerjaan sebelumnya untuk fokus pada usaha.

Alamat studio KKI berada di Kompleks Ligamas, Pancoran, Jakarta Selatan. Profil Instagram pada 2026 juga menyebut studio di Pancoran dan toko di Alun-Alun Indonesia Sarinah. Informasi lokasi toko dan jam operasional bersifat dinamis. Bentuk badan usaha, nomor izin, kepemilikan merek, dan struktur legal terkini belum diverifikasi dari dokumen korporasi terbuka.

Produk tas dan perlengkapan sehari-hari

Katalog KKI menampilkan Lasiana handbag dan sling bag, Mauloo folded pouch, Malva tote dan travel bag, Tebo backpack, Mori backpack, Mindi pouch, Mimosa tote, Canna bucket bag, tas laptop, card wallet, lanyard, passport case, bag charm, dan pouch telepon. Marketplace 2026 juga menampilkan koleksi baru seperti Binar, Naya, Kelana, Aruni, dan Sentani.

Rentang produk menunjukkan Indhe tidak hanya membuat tas wanita premium, tetapi juga aksesori unisex, perlengkapan kerja, perjalanan, dan suvenir perusahaan. Setiap seri dapat menggunakan bahan berbeda. Nama produk yang sama juga dapat memiliki ukuran atau komposisi baru, sehingga spesifikasi harus diperiksa pada listing terbaru.

Tenun handmade dan penamaan berdasarkan daerah

Sumber Inacraft tahun 2020 menyebut Indhe memberi nama produk berdasarkan desa atau wilayah asal kain tenun, seperti Mauloo, Bajawa, Amarasi, Mollo, Sikka, Adonara, dan lainnya. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan daerah melalui produk. Namun, nama seri tidak otomatis membuktikan bahwa seluruh bahan pada setiap batch berasal dari lokasi tersebut.

Provenance tenun perlu mencakup nama penenun atau kelompok, desa, jenis alat, serat, motif, pewarna, tanggal pembelian, dan jumlah kain. KKI menggunakan istilah tenun handmade NTT atau NTT/NTB pada banyak produk, tetapi detail sumber belum konsisten di semua listing. Halaman ini tidak menggeneralisasi seluruh tenun sebagai bahan NTT.

Kombinasi kulit, kenaf, dan bahan modern

Indhe menggabungkan tenun dengan kulit sapi, kulit domba, serat kenaf, poliester, kanvas, dan material lain. KKI menyebut kulit berstandar ISO, tetapi nomor standar, pemasok, proses penyamakan, dan ruang lingkup sertifikasi belum ditampilkan. Pernyataan tersebut perlu diverifikasi per bahan dan pemasok.

Serat kenaf digunakan pada beberapa koleksi sebagai bahan alam. Marketplace juga menyebut kain Pable atau recycled textile pada produk tertentu. Klaim daur ulang, lokal, atau berkelanjutan harus dilengkapi komposisi, pemasok, persentase bahan, proses, dan sertifikasi. Kombinasi banyak material dapat menyulitkan daur ulang di akhir umur produk.

Desain simple, modern, dan timeless

KKI dan ISEF memosisikan Indhe dengan desain simple, modern, dan timeless. Ini adalah bahasa positioning desain, bukan hasil penilaian independen. Ciri yang terlihat adalah bentuk tas terstruktur, fungsi sehari-hari, dan penggunaan tenun sebagai aksen atau panel utama.

Kualitas tas harus dinilai melalui jahitan, konstruksi, tali, furing, hardware, ritsleting, stabilitas bentuk, dan ketahanan warna. Produk kerja atau laptop juga membutuhkan perlindungan, pembagian kompartemen, dan uji beban. Sumber publik belum menampilkan hasil uji teknis.

Hubungan dengan penenun dan klaim pemberdayaan

Warta Ekonomi tahun 2018 dan Inacraft News tahun 2020 menggambarkan misi membeli kain tenun dari perempuan di NTT dan memberi nilai tambah melalui tas. Klaim pemberdayaan tersebut berasal dari wawancara founder. Jumlah penenun, harga pembelian, kontrak, durasi hubungan, dan dampak pendapatan tidak tersedia dalam sumber yang diperiksa.

Data historis menyebut produksi sekitar 180–200 tas per bulan dan penjualan ke sejumlah negara. Angka dan pasar tersebut berlaku pada periode wawancara dan tidak digunakan sebagai kondisi 2026. Pengukuran dampak terbaru membutuhkan data pembelian kain, jumlah mitra, wilayah, pendapatan, dan kontinuitas pesanan.

Pasar, pameran, dan pelanggan luar negeri

Sumber historis menyebut partisipasi pada Experience Remarkable Indonesia di Kuala Lumpur dan Fukuoka International Gift Show. Konsumen luar negeri yang dilaporkan meliputi beberapa negara Asia, Australia, Eropa, dan Amerika. Informasi tersebut adalah klaim founder pada 2018–2020, bukan catatan ekspor terbaru.

Keikutsertaan pameran dan pembelian pelanggan internasional perlu dibedakan dari ekspor rutin. Untuk transaksi B2B, diperlukan invoice, volume, negara tujuan, HS Code, dan dokumen pengiriman. Halaman ini tidak menyatakan Indhe sebagai eksportir aktif pada 2026 tanpa bukti baru.

Corporate gift dan pesanan khusus

KKI secara eksplisit menyebut suvenir perusahaan. Produk pouch, card holder, lanyard, passport case, tas kerja, dan travel bag relevan untuk corporate gift. Pesanan semacam ini memerlukan pilihan bahan, warna, logo, kemasan, minimum order, jadwal, sampel, dan persetujuan desain.

Konsistensi tenun dapat menjadi tantangan karena motif dan warna handmade memiliki variasi. Pembeli harus menyepakati apakah variasi diterima atau produk perlu dibuat dari satu batch kain. Hak penggunaan logo, surplus produksi, dan kepemilikan pola custom juga perlu diatur.

Perawatan dan layanan setelah pembelian

Produk kombinasi tenun dan kulit memerlukan perawatan khusus. Tenun sebaiknya dijaga dari gesekan, kelembapan, dan bahan kimia. Kulit perlu dibersihkan dengan bahan yang sesuai dan disimpan agar tidak berjamur. Serat kenaf dan poliester memiliki respons berbeda terhadap air dan panas.

Kebijakan garansi, repair, dan retur tidak ditemukan secara lengkap pada sumber publik. Untuk tas premium, konsumen perlu menanyakan perawatan, batas beban, layanan perbaikan, serta ketersediaan penggantian hardware. Harga marketplace dapat berubah karena diskon dan tidak menunjukkan nilai permanen.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Indhe adalah penggunaan tenun handmade Indonesia dalam tas modern, penamaan seri berdasarkan daerah, dan pengembangan corporate gift. Identitas founder, lokasi studio, portofolio, dan sejarah didukung beberapa sumber. Klaim pemberdayaan, ISO, kapasitas, serta pasar internasional perlu diperbarui dan diverifikasi.

Dalam Direktory UKM UKMS, Indhe dapat dibaca bersama Inda, Ilham Bahari, dan House of Distraw untuk membandingkan tas, wastra, dan material campuran.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Bentuk badan usaha, izin, merek, dan struktur legal terkini.
  • Provenance tenun, nama penenun, daerah, serat, pewarna, dan motif.
  • Nomor standar kulit, komposisi kenaf, dan bukti recycled textile.
  • Kapasitas, mitra, dampak pemberdayaan, quality control, dan layanan repair.
  • Status ekspor, pelanggan luar negeri, toko, harga, dan stok terbaru.

Kesimpulan netral

Indhe Indonesia Bags memiliki rekam publik panjang sebagai produsen tas tenun dan corporate gift dari Jakarta yang dipimpin Ineu Mardiani. KKI dan kanal resmi menunjukkan portofolio aktif pada 2026. Sumber historis mendukung asal gagasan dan misi pemberdayaan, tetapi metrik produksi, pasar, dampak, dan sertifikasi tidak boleh dianggap masih sama. Due diligence perlu dilakukan per produk dan periode.

Sumber, tanggal pemeriksaan, dan jalur koreksi

Sumber diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB: Karya Kreatif Indonesia, Instagram dan Shopee Indhe, Inacraft News, Warta Ekonomi, dan Indonesia Sharia Economic Festival. Koreksi dapat diajukan melalui halaman kontak UKMS dengan dokumen legal, provenance bahan, atau data dampak terbaru.

Konteks dan entitas terkait

Indhe tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Indang Apang Gallery; Inda; Iluh Craft. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top