Isna Puring: Anyaman Eceng Gondok Batam, Teknologi Pengeringan, dan Pasar Regional

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui21 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Isna Puring adalah usaha kerajinan eceng gondok dari Kota Batam yang didirikan pada 2013 oleh Tisnawati, yang akrab disapa Isna. Karya Kreatif Indonesia menampilkan produk seperti guci, pot bunga, alas atau placemat, bantal, keranjang buah, storage box, dan berbagai wadah. Inaexport pada verifikasi September 2025 mengklasifikasikan Isna Puring sebagai produsen skala mikro.

Identitas usaha dan lokasi workshop

Alamat KKI dan Inaexport berada di Perumahan Bukit Ayu Lestari Blok B1 Nomor 8, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Batam. Nama Tisnawati muncul pada KKI dan pemberitaan sebagai pemilik. Inaexport mencatat usaha berdiri pada 2013, skala mikro, tipe usaha produsen, dan jumlah tenaga kerja langsung sebanyak tiga orang pada profil yang diverifikasi 23 September 2025.

Angka tenaga kerja tersebut tidak selalu mencakup mitra komunitas. Batam Pos pada 2025 menggambarkan model kerja yang melibatkan pengepul eceng gondok dan kelompok penganyam. Karena cakupan pencatatan berbeda, halaman ini tidak menyamakan tenaga kerja inti dengan seluruh jaringan mitra.

Dari benang ke eceng gondok

Batam Pos mencatat bahwa usaha awalnya menggunakan benang. Kesulitan pasokan mendorong Tisnawati mencari material yang lebih tersedia secara lokal. Eceng gondok kemudian menjadi bahan utama karena banyak ditemukan di perairan Batam dan dapat dikeringkan serta dianyam.

Eceng gondok adalah tanaman air yang dapat tumbuh cepat dan menjadi gulma bila menutup permukaan perairan. Mengubahnya menjadi kerajinan dapat memberi nilai tambah, tetapi pengambilan bahan harus tetap mempertimbangkan kualitas air, kontaminan, lokasi panen, dan metode pengeringan.

Produk dan kebutuhan proses

KKI menampilkan guci besar, pot bunga, placemat, bantal, keranjang buah, cover bunga, storage box, keranjang persegi, dan keranjang bulat. Inaexport juga menampilkan produk wicker craft dan menyebut minimum order 100 unit pada salah satu listing. Harga serta stok pada katalog bersifat dinamis.

Proses dasar mencakup panen atau pengumpulan, pembersihan, pengeringan, sortasi, penganyaman, pembentukan, finishing, dan penyimpanan. Eceng gondok yang belum cukup kering rentan terhadap jamur, bau, serta perubahan bentuk. Kadar air dan kebersihan menjadi faktor mutu penting.

Teknologi pengeringan bersama Polibatam

Politeknik Negeri Batam pada Desember 2024 melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat yang memperkenalkan teknologi pengeringan untuk Isna Puring. Sistem memakai tungku berbahan bakar LPG untuk mempercepat pengeringan dan membantu mengurangi bakteri serta jamur pada bahan yang telah dianyam.

Inovasi ini menjawab ketergantungan pada sinar matahari, terutama saat cuaca tidak mendukung. Namun, istilah ramah lingkungan pada teknologi perlu dibandingkan dengan konsumsi LPG, efisiensi waktu, kapasitas, dan emisi. Data energi per kilogram bahan belum tersedia dalam sumber publik.

Mutu, jamur, dan daya tahan

Produk serat alam memerlukan kontrol kelembapan sepanjang penyimpanan dan pengiriman. Bahan dapat menyerap uap air dari udara dan kembali lembap. Kemasan harus memiliki perlindungan yang memadai tanpa menahan kelembapan di dalam. Untuk ekspor atau penyimpanan lama, buyer dapat meminta batas kadar air dan pemeriksaan jamur.

Finishing juga perlu diperiksa terkait pewarna, lem, lapisan pelindung, dan keamanan penggunaan. Produk untuk alas makan berbeda persyaratannya dengan pot dekoratif. Sumber publik belum menunjukkan uji kimia, food-contact compliance, atau standar internasional.

Jaringan mitra dan pemberdayaan

Batam Pos melaporkan Isna Puring membangun kelompok mitra yang terdiri dari pengumpul bahan dan penganyam, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, serta mantan warga binaan. Media tersebut juga menyebut adanya standar bahan dan upah dalam kontrak kerja yang disarankan BI Kepri.

Klaim pemberdayaan ini cukup spesifik, tetapi jumlah mitra dan pendapatan belum dipublikasikan. Inaexport hanya mencatat tiga tenaga kerja langsung. Data dampak sebaiknya membedakan pekerja tetap, mitra rumahan, pengepul, peserta pelatihan, dan pemasok.

Pasar Singapura, Malaysia, dan batas klaim ekspor

Batam Pos pada 2025 melaporkan produk Isna Puring rutin menjangkau Singapura dan Malaysia sejak 2018 melalui pameran dan jaringan pembeli. Produk juga pernah dibawa pembeli ke Amerika Serikat. Namun, Inaexport tidak mencatat tahun ekspor, persentase ekspor, atau negara pasar pada profil 2025.

Perbedaan ini perlu dipertahankan. Penjualan kepada pembeli luar negeri atau barang yang dibawa pembeli tidak selalu sama dengan ekspor formal oleh produsen. Halaman ini tidak menyimpulkan Isna Puring sebagai eksportir langsung rutin tanpa dokumen pengiriman.

Kapasitas dan kesiapan pesanan B2B

Inaexport menampilkan minimum order 100 unit pada salah satu produk, tetapi tidak memuat kapasitas produksi keseluruhan. Pesanan hotel, resort, atau buyer luar negeri membutuhkan jadwal pengumpulan bahan, waktu pengeringan, jumlah penganyam, master sample, dan toleransi ukuran. Material alami dapat memiliki perbedaan warna dan diameter. Buyer sebaiknya menyepakati spesifikasi, tingkat kelembapan, kemasan, inspeksi, serta mekanisme penggantian sebelum produksi dalam jumlah besar.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Isna Puring adalah konsistensi mengolah eceng gondok Batam sejak 2013, pengembangan teknologi pengeringan bersama Polibatam, serta jaringan mitra komunitas. Inaexport memberi data resmi mengenai skala mikro dan alamat, sementara pemberitaan memberi konteks pasar regional.

Dalam Direktory UKM UKMS, Isna Puring dapat dibaca bersama Iluh Craft, In Solusi Galeri, dan Incek Kumis untuk membandingkan serat alam, upcycling, dan pengelolaan bahan.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Nama legal operator, NIB, merek, dan struktur tenaga kerja terbaru.
  • Lokasi panen, kualitas air, kadar air, bahan finishing, dan kontrol jamur.
  • Konsumsi energi serta efektivitas teknologi pengeringan.
  • Jumlah mitra, sistem upah, dampak sosial, dan kapasitas produksi.
  • Status ekspor formal, negara tujuan, volume, dan dokumen pengiriman.

Kesimpulan netral

Isna Puring memiliki bukti publik yang kuat sebagai produsen kerajinan eceng gondok skala mikro dari Batam sejak 2013. Data Inaexport, KKI, Polibatam, ANTARA, dan Batam Pos saling melengkapi mengenai produk, proses, teknologi, serta jaringan pasar. Perbedaan antara pasar luar negeri dan ekspor formal tetap harus dijaga agar klaim tidak berlebihan.

Sumber, tanggal pemeriksaan, dan jalur koreksi

Sumber diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB: Karya Kreatif Indonesia, Inaexport Kementerian Perdagangan, Politeknik Negeri Batam, ANTARA Kepri, Batam Pos, dan kanal Instagram Isna Puring. Koreksi dapat diajukan melalui halaman kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Isna Puring tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Indo Risakti; Incek Kumis; In Solusi Galeri. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top