JoE Craft: Sulam Tumpar, Motif Kalimantan Timur, dan Aksesori dari Samarinda

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui20 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

JoE Craft adalah usaha kriya dari Kota Samarinda yang berdiri sejak 2018. Profil Karya Kreatif Indonesia mencantumkan Novaritha Grace Michelle sebagai kontak dan alamat di Jalan Pangeran Hidayatullah Nomor 5 RT 21, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota. Produk JoE Craft menggabungkan teknik sulam, batik, bordir, dan motif yang merujuk pada identitas Kalimantan Timur.

Asal nama dan identitas usaha

KKI menjelaskan bahwa nama Jo-E Craft diambil dari nama anak pemilik. Narasi logo juga diberi makna simbolik tentang semangat, keseimbangan, akar yang kuat, serta keberanian. Informasi tersebut merupakan bagian dari identitas merek, bukan fakta yang perlu diperlakukan sebagai nilai budaya umum. Untuk direktori, unsur terpenting adalah nama usaha, lokasi, tahun berdiri, produk, dan kanal kontak yang dapat diverifikasi.

JoE Craft menggunakan akun Instagram jo_e.craft dan alamat email joecraftmandiri2018@gmail.com. Bentuk badan usaha, NIB, kepemilikan merek, dan klasifikasi mikro atau kecil belum ditemukan dalam dokumen legal terbuka. Karena kegiatan utamanya adalah produksi kriya dengan pengerjaan manual, entity ini diklasifikasikan sebagai artisan atau pengrajin.

Sulam Tumpar sebagai elemen pembeda

Beberapa produk JoE Craft menggunakan Sulam Tumpar sebagai panel dekoratif. Listing KKI untuk Sling Bag Sulam Tumpar mencantumkan bahan utama kain kanvas atau drill, inner waterproof, satu resleting utama, kantong depan dengan magnetic snap, serta kantong tambahan di dalam. Dimensi contoh produk sekitar 26 × 10 × 25 sentimeter.

Produk lain berupa Pouch Kecil Sulam Tumpar menggunakan kanvas atau drill dan inner waterproof. Listing mencantumkan dimensi sekitar 25 × 18 sentimeter. Informasi ini berlaku pada SKU yang diperiksa, sehingga bahan dan ukuran tidak boleh digeneralisasi ke seluruh katalog.

Motif lokal Kalimantan Timur

KKI menyebut motif yang mengangkat Pesut Mahakam, Pohon Ulin, Jembatan Mahakam, motif Dayak, Sarung Samarinda, dan Ulap Doyo. Penggunaan elemen lokal memberi identitas visual yang kuat. Namun, setiap motif perlu memiliki penjelasan sumber, komunitas, dan konteks bila makna budaya tertentu digunakan dalam pemasaran.

Listing Mini Square Bag versi KKI menampilkan narasi Burung Enggang dan Pohon Kehidupan. Katalog tersebut menjelaskan simbol kemuliaan, kebijaksanaan, kepemimpinan, asal-usul, dan pertumbuhan. Karena simbol budaya dapat memiliki variasi antar komunitas Dayak, interpretasi pada produk sebaiknya dibaca sebagai narasi desain brand, bukan definisi tunggal yang berlaku universal.

Bahan dan konstruksi tas

JoE Craft menggunakan kanvas, drill, inner waterproof, dan pada model tertentu Cordura untuk lapisan dalam. Konstruksi tas perlu dinilai pada ketegangan jahitan, sambungan panel sulam, kekuatan pegangan, ritsleting, magnetic snap, dan furing. Bahan yang disebut waterproof belum tentu membuat seluruh tas kedap air karena jahitan dan resleting dapat tetap menjadi jalur masuk air.

Untuk buyer korporasi, spesifikasi perlu mencakup gramasi kain, jenis lining, hardware, warna, ukuran, kapasitas beban, dan toleransi handmade. Tanpa technical sheet, dua batch dengan nama model sama dapat mengalami variasi bahan atau ukuran.

Produk suvenir dan kebutuhan custom

Kategori JoE Craft mencakup pakaian, aksesori, tas, pouch, ransel, totebag, dan suvenir. Motif lokal membuat produk relevan untuk merchandise daerah, corporate gift, atau cendera mata. Pesanan custom perlu disepakati dari awal mengenai motif, ukuran, warna, logo, material, jumlah, lead time, dan kemasan.

Jika motif budaya dipakai pada pesanan institusi, buyer sebaiknya meminta penjelasan atribusi dan asal desain. Penggunaan motif lokal tidak otomatis menjadikan produk sebagai benda adat. Perbedaan ini penting agar komunikasi pemasaran tetap akurat.

Kualitas sulam dan perawatan

Sulam yang dipasang pada tas harus cukup kuat untuk menghadapi gesekan. Benang yang longgar dapat tersangkut, sementara panel yang tidak diberi backing memadai bisa berubah bentuk. Pembeli perlu memeriksa kerapian bagian belakang sulam, penguatan tepi, dan konsistensi motif.

Perawatan sebaiknya menyesuaikan bahan. Kanvas dan drill dapat memiliki toleransi berbeda terhadap air dan deterjen, sedangkan panel sulam perlu perlakuan lebih lembut. Sumber publik belum menunjukkan care card, uji warna, atau layanan repair. Informasi tersebut perlu dikonfirmasi sebelum pembelian produk bernilai tinggi atau jumlah besar.

Pelestarian budaya dan batas klaim

KKI menggambarkan JoE Craft sebagai usaha yang berkomitmen melestarikan budaya Kalimantan Timur. Klaim ini memiliki dasar pada penggunaan motif dan tekstil lokal, tetapi dampak pelestarian akan lebih kuat bila ada data tentang pembuat motif, pemasok Sarung Samarinda atau Ulap Doyo, pengrajin yang terlibat, dan pola pembelian material.

Tanpa data tersebut, halaman ini mencatat pelestarian sebagai orientasi desain. Tidak ada kesimpulan bahwa seluruh bahan berasal dari Kalimantan Timur atau seluruh motif dibuat bersama komunitas tertentu.

Dokumentasi produksi untuk pesanan B2B

Untuk pesanan perusahaan atau instansi, JoE Craft akan lebih mudah dinilai bila setiap model memiliki kode produk, technical sheet, daftar material, foto depan-belakang, ukuran, dan sampel warna. Panel Sulam Tumpar juga perlu diberi toleransi posisi serta ukuran karena dikerjakan manual. Dokumentasi semacam ini membantu buyer melakukan repeat order tanpa mengandalkan foto media sosial yang mungkin sudah berubah.

Proses approval sebelum produksi massal penting untuk menghindari perbedaan motif, warna, hardware, dan packaging. Sumber publik belum menampilkan SOP pesanan korporasi, sehingga minimum order, jadwal, revisi desain, dan kebijakan produk cacat perlu disepakati langsung dengan produsen.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan JoE Craft adalah integrasi Sulam Tumpar dan motif Kalimantan Timur ke dalam tas serta aksesori modern. Tahun berdiri 2018, nama kontak, alamat Samarinda, akun sosial, dan contoh produk dapat diverifikasi melalui KKI. Informasi legal, kapasitas, asal material, dan dampak terhadap pengrajin masih memerlukan verifikasi.

Dalam Direktory UKM UKMS, JoE Craft dapat dibaca bersama Jawet Niang, JF Bags, Ithane Itha, dan Inda untuk membandingkan teknik kriya dan pengembangan tas handmade.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Bentuk badan usaha, NIB, merek, dan klasifikasi skala.
  • Asal motif, tekstil, Sulam Tumpar, Sarung Samarinda, dan Ulap Doyo.
  • Jumlah pengrajin, kapasitas, lead time, dan quality control.
  • Spesifikasi bahan waterproof, Cordura, hardware, serta uji beban.
  • Care instruction, garansi, repair, dan kebijakan custom.

Kesimpulan netral

JoE Craft memiliki identitas yang jelas sebagai usaha kriya Samarinda sejak 2018 dengan fokus pada sulam dan motif Kalimantan Timur. KKI memberi data produk yang cukup rinci untuk menilai bahan dan fungsi dasar. Untuk pengadaan atau klaim budaya yang lebih kuat, provenance motif, kapasitas, legalitas, serta hubungan dengan pengrajin perlu didokumentasikan lebih lengkap.

Konteks dan entitas terkait

JoE Craft tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Joglo Ayu Tenan; JF Bags; JB Ethnic. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top