KANA GOODS

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui28 October 2026
Waktu baca8 menit
KonteksSumber publik

UKMS.OR.ID › Direktory UKM › KANA GOODS

RINGKASAN

Kana Goods adalah brand slow fashion Indonesia yang didirikan oleh Sancaya Rini.

Brand berfokus pada batik tulis, pewarna alami, dan warna indigo dari tanaman Indigofera. Produk menggunakan material seperti cotton, canvas, linen, dan kain alami lain.

Kana berkembang dari pengalaman Sancaya Rini mengelola Kanawida, label tekstil pewarna alami yang lebih dahulu dibangun. Kana Goods kemudian dikembangkan sebagai lini yang lebih kasual, sederhana, dan ditujukan kepada konsumen urban.

Kanal Instagram @kanagoods masih menyatakan:

  • True indigo.
  • Handwritten batik.
  • Produk oleh Sancaya Rini.
  • Worldwide shipping.
  • Pemesanan melalui Instagram Message dan Tokopedia.

Jakarta Fashion Week current designer page mencantumkan workshop Kana di:

Jl. H. Saleh No. 2, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15418.

Halaman itu masih menampilkan kanagoods.com, tetapi pemeriksaan menunjukkan domain tersebut sudah dijual oleh HugeDomains. Artinya, domain tidak lagi boleh digunakan sebagai kanal transaksi atau bukti operasional current.

The Goods Dept pernah menampilkan Kana sebagai brand asal Tangerang Selatan dengan true indigo dan batik tulis. Namun, listing yang dirayapi tidak mempunyai produk aktif dan sekarang menghasilkan halaman tidak tersedia saat dibuka. Ini harus dianggap sebagai jejak retailer lama, bukan bukti stock current.

Kekuatan Kana berada pada identitas visual biru indigo, batik tulis, material alami, founder-artisan yang jelas, dan kesinambungan craft.

Risiko utamanya berada pada tidak adanya website current, legal entity yang belum ditemukan, ketergantungan social commerce, variasi natural dye, informasi stok yang tidak transparan, dan potensi penipuan melalui domain atau akun imitasi.

IDENTITAS BISNIS

Nama brand: Kana Goods Kana Natural Dyed Goods Kana

Founder dan designer: Sancaya Rini

Brand terkait dan akar historis: Kanawida

Tahun berdiri: Belum terkonfirmasi secara resmi

Industri: Fashion, textile, batik, natural dye, artisan product, dan social commerce

Model bisnis:

Ready-to-wear, textile, accessories, Instagram order, Tokopedia, worldwide shipping, retailer atau stockist, workshop, dan collaboration

Workshop: Jl. H. Saleh No. 2 Pamulang Tangerang Selatan, Banten 15418

Email lama pada Jakarta Fashion Week: info@kanagoods.com sancaya.rini@yahoo.com

Instagram: https://www.instagram.com/kanagoods/

Facebook: https://www.facebook.com/kanagoodsjkt/

Domain lama: https://www.kanagoods.com/ Status current: dijual pihak domain marketplace, bukan website resmi.

Catatan legal:

UKMS belum menemukan nama PT, CV, koperasi, atau badan usaha current yang dapat dikonfirmasi. Buyer harus meminta invoice, NIB, rekening, merek, dan identitas pemilik sebelum order besar.

ASAL BRAND

Sancaya Rini mempunyai latar belakang pertanian dan ketertarikan terhadap batik serta pewarna alami.

Sumber Garland menyebut pada 2006 ia mulai mengajarkan komunitas desa membuat batik menggunakan canting dan berbagi gagasan untuk menjual produk.

Kana tumbuh dari pengalaman Kanawida.

Perbedaan positioning:

Kanawida

  • Motif lebih rumit.
  • Material lebih premium.
  • Konsumen lebih dewasa.
  • Textile dan fashion tradisional kontemporer.

Kana Goods

  • Lebih sederhana.
  • Kasual.
  • Mudah dipakai.
  • Konsumen urban muda.
  • Indigo sebagai identitas kuat.

Hubungan legal kedua brand belum dikonfirmasi.

TRUE INDIGO

Kana menggunakan indigo dari tanaman Indigofera.

Proses pewarnaan dapat meliputi:

  • Penanaman atau pembelian daun.
  • Fermentasi.
  • Ekstraksi pigment.
  • Persiapan vat.
  • Pencelupan berulang.
  • Oksidasi.
  • Pencucian.
  • Pengeringan.
  • Finishing.

Semakin banyak pencelupan dapat menghasilkan warna lebih gelap.

Buyer perlu meminta penjelasan formula karena natural indigo dapat memakai:

  • Reducing agent.
  • Alkali.
  • Mordant.
  • Fermentation material.
  • Chemical helper tertentu.

“Natural indigo” tidak selalu berarti seluruh proses bebas bahan kimia sintetis.

BATIK TULIS

Kana memosisikan produk sebagai handwritten batik.

Batik tulis melibatkan:

  • Pembuatan motif.
  • Canting.
  • Malam.
  • Pewarnaan.
  • Pelorodan.
  • Pencucian.
  • Finishing.

Karakter handmade dapat menghasilkan:

  • Variasi garis.
  • Perbedaan warna.
  • Titik malam.
  • Ketidaksamaan antarproduk.
  • Waktu produksi panjang.

Buyer perlu membedakan batik tulis dari print motif batik.

TEKNIK LAIN

Sumber lama dan konteks brand menghubungkan Kana dengan:

  • Shibori.
  • Tie-dye.
  • Resist dye.
  • Handwoven fabric.
  • Natural-dye exploration.
  • Hand-stitch detail.

Tidak semua teknik tersedia current.

Katalog harus diminta langsung.

MATERIAL

The Goods Dept menyebut material seperti:

  • Cotton.
  • Canvas.
  • Linen.

Facebook juga menyebut:

  • Natural-dyed goods.
  • Handwritten batik.
  • Handwoven fabrics.

Buyer perlu meminta komposisi exact karena istilah cotton atau linen dapat berupa blend.

PORTFOLIO PRODUK

Portfolio historical dan social signals menunjukkan:

  • Dress.
  • Top.
  • Shirt.
  • Outer.
  • Pants.
  • Skirt.
  • Scarf.
  • Shawl.
  • Fabric.
  • Bag.
  • Pouch.
  • Accessories.
  • Home-textile item tertentu.
  • One-of-a-kind pieces.

Stock current tidak dapat dipastikan tanpa menghubungi brand.

READY-TO-WEAR

Kana dibuat agar mudah dipakai.

Karakter desain:

  • Loose silhouette.
  • Casual.
  • Layering.
  • Indigo blue.
  • Minimal motif.
  • Handmade texture.
  • Unisex potential pada produk tertentu.
  • Tropical material.

Size chart perlu diminta karena tidak ada e-commerce website current.

WARNA DAN VARIASI

Natural dye mempunyai variasi.

Perbedaan dapat terjadi karena:

  • Panen tanaman.
  • pH.
  • Air.
  • Cuaca.
  • Jumlah pencelupan.
  • Fibre.
  • Waktu oksidasi.
  • Pencucian.
  • Umur produk.

Warna dapat transfer atau crock pada awal pemakaian.

Konsumen perlu menghindari kontak dengan kain putih atau tas terang sebelum beberapa kali cuci bila care instruction menyatakan demikian.

PERAWATAN

Praktik perawatan yang lazim untuk produk indigo dan natural dye:

  • Cuci terpisah.
  • Handwash.
  • Gunakan deterjen lembut.
  • Jangan memakai bleach.
  • Hindari perendaman panjang.
  • Jemur di tempat teduh.
  • Simpan dalam kondisi kering.
  • Hindari parfum langsung pada kain.
  • Gunakan suhu setrika sesuai fibre.

Instruksi akhir harus mengikuti label produk Kana yang dibeli.

WORKSHOP PAMULANG

Alamat workshop current directory:

Jl. H. Saleh No. 2, Pamulang.

Fungsi dapat mencakup:

  • Design.
  • Batik.
  • Dyeing.
  • Sewing.
  • Storage.
  • Appointment.
  • Training.
  • Customer pickup.

Konsumen tidak boleh datang tanpa konfirmasi karena belum ditemukan jam serta kebijakan kunjungan official.

SOCIAL COMMERCE

Instagram bio mengarahkan order melalui:

  • Direct Message.
  • Tokopedia.

Model social commerce mempunyai risiko:

  • Akun palsu.
  • Rekening pribadi.
  • Harga tidak transparan.
  • Stock berubah.
  • Size mismatch.
  • Return tidak jelas.
  • Conversation tidak terdokumentasi.
  • Link marketplace palsu.

Buyer perlu meminta checkout marketplace atau invoice resmi.

WORLDWIDE SHIPPING

Instagram menyatakan shipping worldwide.

Buyer internasional perlu memeriksa:

  • Courier.
  • Customs.
  • Import duty.
  • Textile declaration.
  • Insurance.
  • Tracking.
  • Return.
  • Lost package.
  • Natural-material restriction.
  • Lead time.

Klaim worldwide tidak berarti semua negara dapat menerima produk.

RETAILER DAN STOCKIST

Kana pernah tampil pada:

  • The Goods Dept.
  • Sarinah.
  • Fashion event.
  • Curated retail.
  • Marketplace.
  • Pop-up.

The Goods Dept listing sekarang tidak aktif.

Sumber lama yang menyebut Sarinah tidak boleh dianggap lokasi current.

KOLABORASI DAN FASHION EVENT

Kana pernah berpartisipasi dalam:

  • Indonesia Fashion Week.
  • Slow Fashion Lab.
  • Jakarta Fashion Week.
  • Natural-dye exhibition.
  • Collaboration.
  • Workshop.
  • Community program.

Jakarta Fashion Week masih mempunyai designer profile current pada 2026.

Profile directory membuktikan visibility, bukan partisipasi runway tahun 2026.

SLOW FASHION LAB

Goethe-Institut booklet 2017 menampilkan Kana sebagai participant dalam Slow Fashion Lab.

Dokumen menjelaskan penggunaan indigo serta wax-resist batik.

Ini merupakan bukti historis praktik dan positioning, bukan audit current.

KOMUNITAS DAN PELATIHAN

Sumber Garland menyatakan Sancaya Rini mulai mengajarkan batik kepada komunitas desa pada 2006.

Social-enterprise directory menggambarkan Kana sebagai perusahaan pakaian Indonesia yang menghasilkan produk slow fashion.

UKMS belum menemukan data current mengenai:

  • Jumlah artisan.
  • Desa.
  • Upah.
  • Jam kerja.
  • Training.
  • Kontrak.
  • Pendapatan.
  • Gender.
  • Grievance.
  • Impact metric.

SUSTAINABILITY

Kana disebut sustainable karena:

  • Natural dye.
  • Indigofera.
  • Natural fibres.
  • Handmade production.
  • Slow-fashion design.
  • Batik preservation.
  • Small-scale production.

Namun, sustainability perlu dinilai lebih luas:

  • Source fibre.
  • Water.
  • Energy.
  • Dye wastewater.
  • Mordant.
  • Worker safety.
  • Packaging.
  • Shipping.
  • Product durability.
  • End of life.

Natural dye saja tidak cukup untuk membuktikan seluruh bisnis sustainable.

DOMAIN YANG HILANG

kanagoods.com sekarang ditawarkan untuk dijual oleh domain marketplace.

Risiko:

  • Brand impersonation.
  • Email lama tidak aktif.
  • Customer confusion.
  • SEO loss.
  • Link rot.
  • Phishing bila domain dibeli pihak lain.
  • Directory data salah.

Kana sebaiknya menetapkan domain baru atau halaman resmi terverifikasi dan memperbarui Jakarta Fashion Week serta direktori lain.

DUPLICATE DAN ENTITY RESOLUTION

Nama “Kana” dipakai oleh banyak bisnis dan produk.

Knowledge graph perlu membedakan Kana Goods dari:

  • Kana Furniture.
  • KANA Home.
  • Kana textile lain.
  • Kanawida.
  • Akun personal Sancaya Rini.
  • Retailer yang pernah menjual produk Kana.

Canonical entity harus memakai nama “Kana Goods” dan founder Sancaya Rini sebagai pembeda.

AKTIVITAS DAN STATUS 2026

Sinyal aktif:

  • Instagram official masih menampilkan worldwide shipping dan order.
  • Facebook brand masih tersedia.
  • Jakarta Fashion Week mempunyai designer profile dengan copyright 2026.
  • Brand ditemukan pada current discovery surfaces.
  • Instagram dan identitas founder masih konsisten.

Sinyal terbatas:

  • Tidak ada website official.
  • Tokopedia link tidak muncul jelas pada hasil pencarian.
  • The Goods Dept listing kosong atau tidak aktif.
  • Tidak ditemukan catalogue current yang lengkap.
  • Tidak ditemukan legal entity.
  • Tidak ditemukan current store list.

Status paling jujur: Aktif dengan verifikasi terbatas, perlu konfirmasi langsung.

KEBUTUHAN YANG DAPAT DILAYANI

Kana Goods berpotensi relevan bagi:

  • Konsumen slow fashion.
  • Batik collector.
  • Natural-dye buyer.
  • Boutique.
  • Curated retailer.
  • Costume stylist.
  • Designer collaboration.
  • Museum shop.
  • Corporate gift.
  • Workshop participant.
  • International buyer.

INFORMASI PROCUREMENT

Batik tulis: Dinyatakan tersedia.

Natural indigo: Dinyatakan tersedia.

Ready-to-wear: Historical dan social-current.

Textile: Tersedia berdasarkan brand profile.

Accessories: Tersedia berdasarkan portfolio.

Worldwide shipping: Dinyatakan tersedia.

Workshop: Alamat tersedia, layanan current perlu konfirmasi.

Wholesale: Belum terverifikasi.

Corporate order: Belum terverifikasi.

Custom order: Kemungkinan melalui direct inquiry, perlu konfirmasi.

MOQ:

Belum dipublikasikan.

Legal entity:

Belum ditemukan.

Website:

Tidak aktif sebagai website brand.

Current order: Instagram dan Tokopedia menurut bio.

RISIKO UTAMA

  1. Domain bukan lagi milik brand.
  2. Email domain dapat tidak aktif.
  3. Tidak ada legal entity publik.
  4. Ketergantungan DM.
  5. Akun palsu.
  6. Stok tidak transparan.
  7. Natural-dye variation.
  8. Color transfer.
  9. Return policy tidak jelas.
  10. Data artisan dan impact tidak tersedia.

PERTANYAAN SEBELUM MEMBELI ATAU BERMITRA

  • Apakah akun Instagram ini resmi?
  • Apa link Tokopedia current?
  • Apa nama badan usaha pada invoice?
  • Siapa pemilik merek Kana Goods?
  • Apa hubungan Kana Goods dengan Kanawida?
  • Apakah workshop Pamulang masih aktif?
  • Apa material composition?
  • Apakah benar batik tulis?
  • Apa sumber indigo?
  • Apa bahan pembantu pewarnaan?
  • Apa size chart?
  • Apa care instruction?
  • Apa return dan exchange policy?
  • Apakah worldwide shipping masih tersedia?
  • Apakah wholesale atau corporate order tersedia?
  • Berapa lead time?
  • Berapa artisan aktif?
  • Mengapa kanagoods.com tidak lagi dikelola?

RINGKASAN UNTUK PENGAMBIL KEPUTUSAN

Kana Goods mempunyai nilai kuat pada craft, indigo alami, batik tulis, dan identitas founder.

Namun, kesiapan informasinya jauh lebih lemah dibanding brand yang mempunyai e-commerce dan badan usaha terbuka.

Transaksi kecil sebaiknya melalui marketplace resmi. Kerja sama besar memerlukan legal verification, sample, invoice, production plan, dan agreement.

Untuk UKMS, status harus ditulis “aktif dengan verifikasi terbatas”, bukan aktif penuh tanpa batasan.

STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN

Terkonfirmasi:

  • Brand Kana Goods.
  • Founder Sancaya Rini.
  • True indigo dan handwritten batik sebagai positioning.
  • Instagram @kanagoods.
  • Worldwide shipping dinyatakan pada bio.
  • Pemesanan melalui Instagram dan Tokopedia dinyatakan pada bio.
  • Workshop Pamulang tercantum di Jakarta Fashion Week.
  • Domain kanagoods.com tidak lagi menjadi website brand.
  • The Goods Dept mempunyai listing historis.

Historical:

  • Kanawida sebagai akar brand.
  • Slow Fashion Lab.
  • Retailer dan fashion-event participation.
  • Pengajaran batik kepada komunitas sejak 2006 menurut sumber founder profile.

Self-reported:

  • Natural-dyed.
  • Handmade.
  • Sustainable.
  • Worldwide shipping.
  • Handwritten batik.

Belum terverifikasi:

  • Legal entity.
  • Tahun berdiri.
  • Revenue.
  • Profit.
  • Jumlah artisan.
  • Current catalogue.
  • Current Tokopedia store.
  • Workshop operation.
  • Wholesale.
  • Certificate.
  • Impact metrics.

SUMBER YANG DIPERIKSA

1. Instagram Kana Goods https://www.instagram.com/kanagoods/ Digunakan untuk founder, true indigo, handwritten batik, worldwide shipping, dan order channel.

2. Jakarta Fashion Week Designer Page https://www.jakartafashionweek.co.id/designers/kana-goods/ Digunakan untuk workshop Pamulang, email lama, dan designer identity.

3. The Goods Dept https://thegoodsdept.com/stores/kana-goods-b2ecb Digunakan untuk brand description, material, founder, dan retailer history.

4. Facebook Kana Goods https://www.facebook.com/kanagoodsjkt/ Digunakan untuk natural-dyed goods, batik tulis, handwoven fabrics, dan historical portfolio.

5. Best of Indonesia profile Digunakan untuk founder dan batik-tulis positioning.

6. Female Daily 2015 Digunakan untuk hubungan Kanawida dan Kana.

7. Goethe-Institut Slow Fashion Lab booklet Digunakan untuk historical indigo dan wax-resist practice.

8. Garland profile Sancaya Rini Digunakan untuk community batik activity sejak 2006.

9. HugeDomains listing Digunakan untuk memverifikasi domain kanagoods.com bukan lagi website operasional brand.

DISCLAIMER

UKMS.OR.ID bukan retailer, certifier, distributor, atau perwakilan Kana Goods. Jangan melakukan pembayaran melalui domain kanagoods.com. Verifikasi akun, marketplace, invoice, dan identitas penjual.

Hubungan dalam sistem UKMS

Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Fashion, Textile, Footwear & Accessories.

Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.

Scroll to Top