Kelompok Tani Sindoro Makmur: Kopi Anggrung Arabika dari Reco, Wonosobo

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui16 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Kelompok Tani Sindoro Makmur adalah kelompok produsen kopi di Dusun Anggrunggondok, Desa Reco, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Karya Kreatif Indonesia menampilkan brand Kopi Anggrung dan Yudiyanto sebagai kontak. Arabika ditanam petani sekitar lereng Sindoro–Sumbing pada ketinggian sekitar 1.200–1.600 meter di atas permukaan laut.

Lokasi Reco di lereng Sindoro–Sumbing

KKI mencantumkan alamat Jalan Sindoro–Sumbing Kilometer 7, Dusun Anggrunggondok, Desa Reco, Kertek, Wonosobo. Direktori sertifikasi LS-PRO CCQC juga mencatat Perkumpulan Kelompok Tani Sindoro Makmur di Desa Reco, Kertek. Konsistensi ini memperkuat koreksi lock dari Jawa Tengah umum menjadi lokasi yang spesifik.

Kawasan tersebut berada pada lereng gunung dengan sistem pertanian yang memadukan kopi, tembakau, dan sayuran. Kondisi kebun, elevasi, varietas, dan pascapanen perlu dicatat per lot karena tidak semua kebun dalam rentang 1.200–1.600 mdpl menghasilkan karakter identik.

Kartika 1, Lini S, dan Andongsari

Profil KKI menyebut Arabika di sekitar Reco berasal dari varietas Kartika 1, Lini S, dan Andongsari. Informasi varietas memberi nilai traceability, tetapi komposisi setiap lot belum ditampilkan. Sebuah produk dapat berupa satu varietas atau campuran tergantung panen dan pengolahan.

Untuk buyer specialty, varietas sebaiknya dicatat bersama kebun, elevasi, tanggal panen, metode proses, dan cupping score. Tanpa segregasi lot, nama varietas pada profil kelompok tidak otomatis berlaku pada setiap kemasan.

Full Wash dan wet hulling

Produk Full Wash pada KKI memiliki contoh berat 100 gram, Arabika, proses full wash, wet hulling, dan medium roast. Kombinasi istilah tersebut menunjukkan metode pengolahan yang dicantumkan brand untuk SKU tertentu.

Detail fermentasi, waktu pencucian, kadar air saat hulling, dan final moisture belum tersedia. Buyer sebaiknya tidak menyimpulkan karakter rasa hanya dari label full wash karena hasil sangat dipengaruhi implementasi proses.

Natural dan dry hulling

Produk Natural KKI juga memiliki contoh 100 gram, Arabika, proses dry atau natural, dry hulling, dan medium roast. Proses natural mengeringkan cherry dengan kulit buah lebih lama dibanding washed sehingga membutuhkan kontrol drying yang baik untuk menghindari fermentasi berlebihan dan jamur.

Sumber publik belum menampilkan drying bed, durasi, final moisture, water activity, atau defect count. Data tersebut penting untuk green-bean buyer.

Kopi Anggrung Honey

KKI menampilkan Kopi Anggrung Honey dengan berat 100 gram, Arabika, proses honey, dry hulling, dan medium roast. Istilah honey pada kopi mengacu pada metode pascapanen yang mempertahankan sebagian mucilage, bukan penambahan madu sebagai bahan.

Klarifikasi ini penting agar konsumen tidak menganggap produk mengandung madu. Persentase mucilage, durasi drying, dan kategori honey tertentu tidak disebut pada listing.

Grapes Coffe perlu dibaca sebagai nama produk

Produk bernama “Grapes Coffe” pada KKI justru dicantumkan sebagai Arabika, full wash, wet hulling, dan medium roast. Tidak ada keterangan bahan anggur atau fermentasi dengan buah anggur pada metadata produk yang diperiksa.

Karena itu, halaman ini memperlakukan “Grapes Coffe” sebagai nama SKU, bukan bukti co-fermentation atau flavoring anggur. Klaim proses tambahan harus memiliki deskripsi teknis yang jelas.

Aroma tembakau dan sistem tumpang sari

KKI mengaitkan karakter kacang dan tembakau dengan sistem tumpang sari antara tembakau, kopi, dan sayuran serta sifat kopi yang menyerap lingkungan sekitar. Penjelasan tersebut merupakan narasi origin dari kelompok dan belum disertai penelitian sensori atau kimia.

Tobacco note dalam cupping tidak berarti kopi mengandung tembakau. Deskriptor sensori perlu dibedakan dari bahan tambahan. Cupping independen per lot akan memberi bukti yang lebih baik.

Konservasi lereng Sindoro sejak 2016

ANTARA pada Mei 2016 melaporkan petani Kelompok Tani Sindoro Makmur menanam 7.000 bibit kopi dan 7.000 bibit jenitri di lereng Sindoro sebagai upaya konservasi. Eko Budiyono disebut sebagai ketua kelompok pada saat itu.

Data tersebut adalah catatan historis dan tidak menunjukkan tingkat hidup pohon atau kondisi 2026. KKI kini menampilkan Yudiyanto sebagai kontak, sehingga Eko tidak diasumsikan masih menjadi ketua kelompok saat ini.

SNI Kopi Bubuk Anggrung hingga Oktober 2026

Direktori LS-PRO CCQC yang diperiksa mencantumkan Perkumpulan Kelompok Tani Sindoro Makmur dengan SNI 01-3542-2004 untuk kopi bubuk merek Anggrung, nomor SPPT SNI 38/7701/SRTF/X/2022. Masa yang tertulis dimulai 31 Oktober 2022 dan berakhir 30 Oktober 2026, dengan keterangan berlaku.

Karena tanggal berakhir tinggal beberapa bulan dari tanggal riset 7 Agustus 2026, status harus dicek ulang setelah 30 Oktober 2026. Sertifikasi tersebut juga berkaitan dengan kopi bubuk dan ukuran kemasan tertentu, bukan otomatis seluruh green bean atau produk lain.

Pemisahan green bean dan kopi bubuk

Sertifikasi SNI yang tercatat berlaku untuk kopi bubuk merek Anggrung, sedangkan profil KKI banyak menjelaskan origin, varietas, dan proses yang juga relevan pada roasted bean atau green bean. Buyer perlu membedakan ruang lingkup ini. Sertifikasi kopi bubuk tidak otomatis menjadi sertifikasi green bean. Jika kelompok menjual bahan mentah atau roasted bean ke roastery lain, spesifikasi mutu dan dokumen yang diminta dapat berbeda dari produk bubuk kemasan.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Sindoro Makmur adalah origin Reco di lereng Sindoro–Sumbing, variasi proses Kopi Anggrung, jejak konservasi, dan sertifikasi kopi bubuk yang masih berlaku pada tanggal riset. Kombinasi KKI, ANTARA, dan LS-PRO memberi basis verifikasi yang kuat.

Dalam Direktory UKM UKMS, Sindoro Makmur dapat dibaca bersama Mr. Zian Coffee, Kaghomasa, Kaana Toraya Coffee, dan Ijen Lestari.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Struktur perkumpulan, pengurus 2026, anggota, kebun, dan legalitas organisasi.
  • Lot, varietas, elevasi, proses, moisture, defect, cupping, dan roast date.
  • Makna “Grapes Coffe” dan proses aktual bila ada treatment tambahan.
  • Status SNI setelah 30 Oktober 2026 dan ruang lingkup produk.
  • Dampak konservasi serta kondisi pohon dari penanaman historis 2016.

Kesimpulan netral

Kelompok Tani Sindoro Makmur memiliki dokumentasi yang relatif kuat sebagai produsen Kopi Anggrung dari Reco, Wonosobo. Profil KKI memberi data origin dan proses, sementara LS-PRO menyediakan jejak SNI kopi bubuk sampai 30 Oktober 2026. Verifikasi setelah tanggal tersebut serta data kualitas per lot tetap menjadi prioritas.

Konteks dan entitas terkait

Kelompok Tani Sindoro Makmur tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Kelompok Tani Cahaya Negeri (Mr. Zian Coffee); Kaghomasa; Nala. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top