RINGKASAN
Koltiva adalah perusahaan teknologi dan layanan lapangan yang berasal dari Indonesia dan membantu perusahaan membangun rantai pasok pertanian yang dapat ditelusuri, inklusif, dan climate-smart.
Produk utamanya adalah KoltiTrace, platform untuk profil produsen, pemetaan lahan, transaksi, ketertelusuran produk, perubahan penggunaan lahan, emisi gas rumah kaca, kepatuhan, dan pengelolaan proyek keberlanjutan.
Koltiva juga mempunyai KoltiSkills untuk pelatihan dan pendampingan lapangan serta KoltiPay untuk pembayaran, tabungan, pinjaman, asuransi, dan layanan finansial bagi pelaku rantai pasok rural.
Perusahaan didirikan pada 2013 di Indonesia. Struktur saat ini melibatkan PT Koltiva di Indonesia dan Koltiva AG di Swiss, ditambah badan usaha atau kantor di berbagai negara.
Koltiva bukan direktori petani atau aplikasi sederhana. Pembeli utamanya adalah perusahaan, organisasi produsen, pemerintah, lembaga keuangan, badan sertifikasi, dan pelaku rantai pasok global yang membutuhkan data asal-usul, compliance, dan implementasi lapangan.
IDENTITAS BISNIS
Nama brand: Koltiva
Badan usaha Indonesia: PT Koltiva
Badan usaha global yang tercantum: Koltiva AG
Tahun mulai: 2013
Negara asal: Indonesia
Chief Executive Officer: Manfred Borer
Co-founder dan Board Member: Ainu Rofiq
Kantor Jakarta: RA Mampang Office, lantai 6 Jl. Mampang Prapatan Raya No. 66 A–66 B Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 12790
Kantor Bali: Jl. Batur Sari No. 20 SB Sanur, Denpasar Selatan, Bali 80228
Kantor Swiss: Baselstrasse 8 4532 Feldbrunnen St. Niklaus Switzerland
Website:
Struktur global yang ditampilkan juga mencakup entity atau kantor di Pantai Gading, Meksiko, Vietnam, Prancis, Kolombia, dan Thailand.
Catatan kontrak:
Calon klien harus mengetahui entity yang menandatangani kontrak, lokasi pemrosesan data, pajak, hukum yang berlaku, dan pihak yang bertanggung jawab atas implementasi.
MASALAH YANG DIPECAHKAN
Perusahaan yang membeli kakao, kopi, sawit, karet, kelapa, rumput laut, atau komoditas lain menghadapi pertanyaan seperti:
- Dari kebun mana produk berasal?
- Siapa petaninya?
- Apakah lahan berada di kawasan legal?
- Apakah terjadi deforestasi?
- Apakah transaksi dapat dibuktikan?
- Apakah produk tercampur dengan pasokan lain?
- Apakah pekerja dan petani diperlakukan secara layak?
- Apakah sertifikasi masih berlaku?
- Berapa emisi rantai pasok?
- Apakah data cukup untuk due diligence dan regulasi?
- Bagaimana petani kecil tetap masuk dalam rantai pasok formal?
Koltiva menggabungkan software, data geospasial, aplikasi mobile, field agents, pelatihan, dan layanan verifikasi untuk menjawab persoalan tersebut.
KOLTITRACE
KoltiTrace adalah platform inti Koltiva.
Fitur yang ditampilkan meliputi:
Profil petani dan pemasok
Perusahaan dapat mencatat identitas pelaku, organisasi, aktivitas pelatihan, komunikasi, dan hubungan rantai pasok.
Pemetaan lahan
Batas kebun dapat direkam sebagai titik atau polygon. Data geospasial digunakan untuk menilai lokasi dan risiko.
Traceability
Produk dapat dilacak dari produksi, pengumpulan, perdagangan, gudang, pengolahan, sampai buyer atau konsumen.
Transaksi
Platform mencatat data transaksi dan pergerakan produk untuk membangun Chain of Custody.
Land-use change dan deforestation
Data historis perubahan penggunaan lahan dan alert digunakan untuk menilai risiko deforestasi.
Gas rumah kaca
Koltiva menawarkan assessment emisi pertanian dan Scope 3.
Farm management
Aplikasi mendukung pengelolaan kegiatan kebun, produksi, input, dan hubungan dengan pembeli.
IoT
Sistem dapat berhubungan dengan timbangan digital, analisis tanah portabel, dan stasiun cuaca tenaga surya.
Compliance reporting
Perusahaan menggunakan data untuk sertifikasi, audit, due diligence, dan regulasi seperti European Union Deforestation Regulation.
APLIKASI DALAM EKOSISTEM
KoltiTrace Corporate
Aplikasi untuk perusahaan dan organisasi dalam rantai nilai komoditas. Fungsinya mencakup traceability hulu-hilir, pengelolaan proyek sustainability, dan resource planning.
KoltiTrace MIS
Management Information System berbasis web dan mobile untuk rantai komoditas.
FarmCloud
Aplikasi manajemen kebun untuk produsen. Fitur yang ditampilkan meliputi data pribadi dan supply chain, e-learning, interaksi dengan pemasok input dan buyer, serta akses ke fitur KoltiPay.
Aplikasi lain
Ekosistem Koltiva pernah mencakup FarmGate, FarmRetail, produk traceability berbasis QR, dan konfigurasi khusus klien.
Nama aplikasi tidak boleh dianggap sebagai paket standar yang selalu sama. Implementasi dapat disesuaikan menurut komoditas dan perusahaan.
KOLTISKILLS
KoltiSkills merupakan layanan pelatihan, coaching, dan pendampingan lapangan.
Materi dapat mencakup:
- Good Agricultural Practices.
- Praktik climate-smart.
- Digital literacy.
- Traceability.
- Pemetaan.
- Sertifikasi.
- Keselamatan kerja.
- Hak pekerja.
- Pengelolaan kelompok.
- Literasi finansial.
- Pengumpulan dan verifikasi data.
Field agent menjadi bagian penting karena banyak kebun berada di wilayah dengan koneksi terbatas, dokumen tidak seragam, dan tingkat literasi digital yang berbeda.
Perusahaan harus memeriksa kompetensi pelatih, bahasa, frekuensi kunjungan, rasio agent, metode evaluasi, dan bukti perubahan praktik.
KOLTIPAY
KoltiPay menghubungkan layanan finansial dengan pelaku rantai pasok.
Fitur yang ditampilkan meliputi:
- E-wallet.
- Pembayaran digital.
- Split payment antara tunai dan digital.
- Tabungan.
- Pembelian input.
- Microloan.
- Pay-later.
- Asuransi.
- Pembayaran tagihan.
- Top-up.
- Crop procurement.
Koltiva tidak boleh otomatis dianggap sebagai bank, lender, atau perusahaan asuransi untuk semua layanan. Pengguna harus mengetahui mitra keuangan, izin, entity kontrak, biaya, tenor, risiko, dan penanganan data.
EUDR DAN COMPLIANCE
Koltiva aktif memasarkan solusi untuk membantu perusahaan menghadapi European Union Deforestation Regulation dan standar sustainability lain.
Kemampuan yang relevan meliputi:
- Polygon mapping.
- Geolocation.
- Verifikasi legalitas lahan.
- Tanggal perubahan tutupan lahan.
- Remote sensing.
- Risk alert.
- Segregasi produk.
- Chain of Custody.
- Supplier due diligence.
- Due Diligence Statement.
- Bukti pendukung.
Menggunakan software tidak otomatis membuat perusahaan compliant.
Buyer tetap bertanggung jawab memastikan:
- Data benar.
- Batas kebun akurat.
- Supplier lengkap.
- Produk tidak tercampur.
- Dokumen legal berlaku.
- Risk assessment sesuai.
- Mitigasi dilakukan.
- Data tersimpan.
- Pernyataan due diligence dapat dipertanggungjawabkan.
SKALA YANG DIKLAIM
Website About Koltiva menampilkan jangkauan 94 negara.
Publikasi Koltiva pada Juni 2025 menyebut:
- Lebih dari 1,9 juta produsen telah dipetakan.
- Operasi atau program pada 65 negara.
- Lebih dari 542.000 produsen di Indonesia.
Angka 94 negara dan 65 negara dapat menggambarkan definisi berbeda, misalnya negara jangkauan bisnis, lokasi proyek aktif, lokasi produsen, atau basis pengguna.
App Store pada periode sebelumnya pernah menampilkan angka lebih dari 440.000 petani di 17 negara. Angka itu merupakan data lama dan telah digantikan oleh angka yang lebih baru dalam komunikasi perusahaan.
UKMS menggunakan seluruh angka sebagai self-reported dan tidak menggabungkannya.
KOMODITAS DAN INDUSTRI
Koltiva bekerja pada berbagai rantai pasok, termasuk:
- Kakao.
- Kopi.
- Kelapa sawit.
- Karet alam.
- Kelapa.
- Rumput laut.
- Komoditas pertanian lain.
- Akuakultur pada program tertentu.
Kebutuhan data dan compliance berbeda per komoditas. Sistem untuk kopi tidak otomatis dapat diterapkan tanpa perubahan pada sawit, karet, atau seafood.
KEBUTUHAN YANG DAPAT DILAYANI
Koltiva dapat relevan bagi:
- Perusahaan multinasional.
- Produsen makanan.
- Trader dan exporter.
- Processor.
- Koperasi.
- Organisasi petani.
- Pemerintah.
- Lembaga sertifikasi.
- Auditor.
- Bank dan insurer.
- Perusahaan consumer goods.
- Sustainability team.
- Procurement team.
- Carbon dan climate project.
- Perusahaan yang terkena regulasi deforestation dan due diligence.
INFORMASI PROCUREMENT
Software: Tersedia melalui KoltiTrace dan aplikasi terkait.
Implementasi: Dapat mencakup konfigurasi, migrasi data, integrasi, pelatihan, dan field work.
Field services: Tersedia melalui KoltiSkills dan jaringan lapangan.
Fintech features: Tersedia melalui KoltiPay dan mitra.
Harga: Tidak dipublikasikan.
Model lisensi: Perlu diminta berdasarkan pengguna, komoditas, negara, fitur, volume data, dan implementasi.
API:
Kemampuan integrasi disebut, tetapi dokumentasi publik lengkap tidak ditemukan.
Hosting: Perlu dikonfirmasi.
Data residency: Perlu dikonfirmasi.
SLA:
Perlu dikonfirmasi.
Security: Website menampilkan materi compliance dan logo keamanan, tetapi scope sertifikat harus diperiksa melalui dokumen yang berlaku.
Support: Bergantung kontrak dan wilayah.
Offline capability: Relevan bagi aplikasi lapangan dan perlu diuji.
Mapping accuracy: Bergantung perangkat, metode, kondisi lapangan, dan quality control.
RISIKO IMPLEMENTASI
1. Kualitas data
Sistem yang canggih tetap menghasilkan kesimpulan buruk bila data petani, polygon, transaksi, atau supplier salah.
2. False positive dan false negative
Alert satelit dapat menandai risiko yang tidak benar atau melewatkan kejadian tertentu. Verifikasi lapangan tetap dibutuhkan.
3. Supplier exclusion
Persyaratan data yang rumit dapat mengeluarkan petani kecil dari supply chain jika tidak disertai bantuan.
4. Privasi
Data petani dapat mencakup identitas, lokasi, lahan, produksi, transaksi, pendapatan, dan pembiayaan.
5. Ownership
Kontrak harus menjelaskan siapa memiliki data, model, konfigurasi, dashboard, dan hasil analisis.
6. Vendor lock-in
Perusahaan harus mengetahui cara mengekspor data dan berpindah platform.
7. Regulatory interpretation
Software provider membantu compliance, tetapi keputusan legal tetap menjadi tanggung jawab operator dan penasihat hukum.
8. Field-agent consistency
Kualitas pelatihan dan data dapat berbeda antarwilayah.
PERTANYAAN SEBELUM MEMBELI
- Entity Koltiva mana yang menandatangani kontrak?
- Di negara mana data disimpan dan diproses?
- Siapa data controller dan processor?
- Apakah subprocessor digunakan?
- Apa fitur standar dan fitur custom?
- Bagaimana data lama dimigrasikan?
- Bagaimana duplicate farmer dan polygon ditangani?
- Apa metode verifikasi geolocation?
- Bagaimana false alert diselesaikan?
- Apakah sistem membuat Due Diligence Statement?
- Siapa bertanggung jawab atas isi pernyataan?
- Apa SLA, uptime, backup, dan disaster recovery?
- Apakah tersedia audit log?
- Bagaimana data diekspor?
- Berapa biaya field agent?
- Apa coverage bahasa dan negara?
- Apa scope sertifikasi keamanan?
- Bagaimana consent petani diperoleh?
- Apa mekanisme grievance dan whistleblowing?
RINGKASAN UNTUK PENGAMBIL KEPUTUSAN
Koltiva layak dipertimbangkan oleh perusahaan yang membutuhkan traceability serius dan tidak cukup hanya dengan dashboard. Kombinasi software, geospatial, field agents, training, dan finance dapat membantu menangani last-mile data.
Kelebihan tersebut juga membuat implementasi kompleks dan mahal. Pembeli perlu memisahkan software, data collection, verification, training, compliance advice, dan financial services.
Pilot harus menggunakan satu komoditas, wilayah, supplier group, dan use case. Hasilnya perlu diuji terhadap audit nyata sebelum rollout global.
STATUS VERIFIKASI DAN BATASAN
Terkonfirmasi:
- PT Koltiva berdiri di Indonesia.
- Koltiva AG tercantum di Swiss.
- Perusahaan mulai pada 2013.
- KoltiTrace, KoltiSkills, dan KoltiPay.
- Kantor Jakarta dan Bali.
- Kantor dan entity global.
- Aplikasi masih diperbarui.
- Rekrutmen lapangan masih terlihat pada 2026.
Self-reported:
- 94 negara.
- 1,9 juta produsen.
- 542.000 produsen Indonesia.
- Dampak pendapatan dan sustainability.
- Kemampuan compliance.
Belum terverifikasi:
- Revenue.
- Profit.
- Jumlah klien aktif.
- Akurasi seluruh data.
- Scope sertifikat keamanan.
- Harga.
- SLA.
- Hasil compliance setiap klien.
SUMBER YANG DIPERIKSA
1. About Koltiva https://www.koltiva.com/about-us Digunakan untuk tahun berdiri, triple-tech, produk, milestone, dan cakupan.
2. KoltiTrace https://www.koltiva.com/koltitrace Digunakan untuk fitur traceability, mapping, GHG, IoT, FarmCloud, dan extension services.
3. Contact Koltiva https://www.koltiva.com/contact Digunakan untuk entity dan alamat global.
4. Koltiva Agribusiness Talk https://www.koltiva.com/post/digital-traceability-in-agriculture-sustainable-farming Digunakan untuk KoltiTrace, KoltiSkills, KoltiPay, EUDR, dan angka produsen.
5. App Store KoltiTrace MIS https://apps.apple.com/id/app/koltitrace-mis/id6448493798 Digunakan untuk developer PT Koltiva, deskripsi aplikasi, dan freshness.
6. Google Play KoltiTrace Corporate https://play.google.com/store/apps/details?id=com.corporate.koltitrace Digunakan untuk fitur corporate traceability.
7. JobStreet dan Glints Digunakan sebagai sinyal aktivitas rekrutmen 2026.
DISCLAIMER
UKMS.OR.ID bukan auditor, certifier, regulator, lender, data processor, atau perwakilan Koltiva. Penggunaan software tidak menjamin compliance. Klien harus memeriksa kontrak, keamanan, data, metodologi, field verification, dan nasihat hukum.
Hubungan dalam sistem UKMS
Profil ini merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Agriculture, Agritech, Livestock & Fisheries.
Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.
