Beranda › Direktory UKM › Pandawa Agri Indonesia
Pandawa Agri Indonesia
Produk pengurang penggunaan pestisida dan intervensi berbasis sains untuk pertanian, perkebunan, dan ekosistem petani kecil.
Profil belum diklaim · B Corp certification dan aktivitas 2026 diperiksa · Ditinjau terakhir 31 Juli 2026 WIB
Website resmi · Hubungi perusahaan · [CTA_KLAIM_PROFIL] · [CTA_AJUKAN_KOREKSI]
Ringkasan Bisnis
| Nama brand | Pandawa Agri Indonesia atau PAI |
| Badan usaha | PT Pandawa Agri Indonesia |
| Tahun berdiri | 2014 |
| Industri utama | Agri-life science dan input pertanian |
| Sub-industri | Reduktan pestisida, intervensi budidaya berbasis sains, dan pertanian regeneratif |
| Model bisnis | Produk pertanian B2B/B2F, penerapan di perkebunan, program petani kecil, riset, dan kolaborasi sustainability |
| Kantor pusat | Jl. Raya Benelanlor, Krajan, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur 68461 |
| Wilayah operasi yang dikonfirmasi pihak ketiga | Indonesia dan Malaysia |
| Sertifikasi | Certified B Corporation sejak November 2024 |
| Kontak publik | info@pandawaid.com · (0333) 6370737 · 0811-1077-141 |
| Entity ID UKMS | ukms-ent-000006 |
Apa yang Dikerjakan Pandawa Agri Indonesia
Pandawa Agri Indonesia mengembangkan produk dan metode budidaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis dalam pertanian. Solusi utamanya terdiri dari teknologi reduktan pestisida dan Teknologi PPAI, yaitu paket intervensi berbasis ilmu pengetahuan yang membantu menyeimbangkan input pertanian sesuai kebutuhan tanaman.
Perusahaan melayani dua arena yang berbeda. Untuk perkebunan dan usaha tani, produk reduktan digunakan bersama pestisida untuk menekan dosis pemakaian. Untuk petani kecil dan program keberlanjutan, PAI membangun intervensi budidaya, pendampingan, pengukuran dampak, praktik regeneratif, dan kerja sama akses pasar. Pembeli harus membedakan pembelian produk dari program transformasi ekosistem karena bukti, biaya, dan tanggung jawabnya berbeda.
Inovasi, Produk, dan Program
| Weed Solut-ion | Kategori produk reduktan untuk penggunaan terkait pengendalian gulma. | Terkonfirmasi; registrasi dan label per SKU perlu diperiksa |
| Pest Solut-ion | Kategori produk reduktan terkait pengendalian hama. | Terkonfirmasi; scope per komoditas perlu diperiksa |
| Envros | Produk yang tercantum dalam katalog resmi PAI. | Terkonfirmasi; fungsi dan klaim per varian perlu katalog terbaru |
| Teknologi PPAI | Intervensi berbasis life-science untuk penggunaan input seimbang dan peningkatan produksi. | Terkonfirmasi sebagai metode perusahaan |
| Smallholder Initiative | Program ekosistem dengan petani kecil dan pemangku kepentingan. | Terkonfirmasi |
| RiceVitalize | Ekosistem beras biofortifikasi, pertanian regeneratif, irigasi cerdas iklim, pendampingan, dan akses pasar. | Aktif dan diperluas pada 2026 |
| Riset dan laporan | Sustainability report, impact report, GHG inventory, case studies, dan white paper. | Tersedia; tingkat assurance berbeda-beda |
Apa Itu Reduktan Pestisida
Menurut PAI, reduktan digunakan untuk mengoptimalkan kinerja pestisida pada dosis yang lebih rendah. Website menyatakan pengurangan penggunaan pestisida dapat mencapai 50 persen dan produk telah digunakan pada berbagai komoditas di Indonesia serta Malaysia. Klaim “hingga” tidak berarti setiap pestisida, komoditas, dosis, atau kondisi lahan akan memberikan hasil yang sama.
Sebelum penggunaan komersial, pengguna harus memeriksa label, nomor pendaftaran, kompatibilitas dengan bahan aktif, dosis, urutan pencampuran, kualitas air, alat pelindung diri, interval aplikasi, batas residu, dan rekomendasi agronom. UKMS tidak memberikan rekomendasi formulasi atau instruksi pencampuran.
Teknologi PPAI dan Program Petani
Teknologi PPAI digambarkan sebagai pendekatan budidaya terintegrasi dengan beberapa intervensi ramah lingkungan dari pengolahan lahan sampai panen. Tujuannya adalah menyeimbangkan input, meningkatkan produktivitas, menekan ketergantungan agrokimia sintetis, dan memperbaiki kesehatan tanah.
Pada program RiceVitalize, pendekatan tersebut dipadukan dengan padi biofortifikasi, irigasi Alternate Wetting and Drying, pendampingan petani, dan akses pasar. Kolaborasinya melibatkan Pandawa Agri Indonesia, Danone Indonesia, IPB University, BULOG, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan petani setempat.
Capaian RiceVitalize Fase II yang Dilaporkan
| Skala lahan | Berkembang dari 10 hektar menjadi 60 hektar | Company impact report 2025, published 6 July 2026 |
| Petani didampingi | 360 petani | Self-reported |
| Beras biofortifikasi | 60 ton | Self-reported |
| Penghematan air | Lebih dari 322 juta liter | Self-reported calculation |
| Emisi dihindari | Hingga 210 tCO₂e | Self-reported calculation |
| Penerima melalui program MBG | Lebih dari 6.400 siswa di Banyuwangi | Self-reported |
| Lapangan pekerjaan | Hampir 2.000 pekerjaan on-farm dan off-farm | Definition and attribution require review |
| Pendapatan | Rata-rata 9,07% lebih tinggi per hektar bagi petani PPAI dibanding kelompok non-PPAI pada periode yang dilaporkan | Program-specific, not universal |
| Riset AWD | Penghematan air 43,5% dan penurunan emisi metana 33,44% | Reported as research with IPB; study document should be reviewed |
Seluruh angka di atas berasal dari laporan dan publikasi program. UKMS belum memeriksa dataset mentah, metode sampling, counterfactual, assurance independen, atau dokumen penelitian lengkap. Angka tidak boleh digunakan untuk menjanjikan hasil pada program lain tanpa konteks.
B Corp Certification
B Lab mencatat PT Pandawa Agri Indonesia sebagai Certified B Corporation sejak November 2024 dengan overall B Impact Score 88,5. Profil B Lab mencantumkan kantor pusat di Jawa Timur, sektor manufacturing/agricultural processing, serta operasi di Indonesia dan Malaysia. Sertifikasi ini merupakan validasi pihak ketiga terhadap proses penilaian B Corp, tetapi bukan jaminan efektivitas setiap produk atau keberhasilan setiap proyek.
Kebutuhan yang Dapat Dilayani
- Perkebunan yang ingin mengevaluasi pengurangan penggunaan pestisida dan biaya input.
- Produsen atau pengelola pertanian yang membutuhkan pendampingan budidaya berbasis sains.
- Perusahaan FMCG, pangan, atau sustainability team yang ingin membangun program petani kecil.
- Lembaga riset yang ingin menguji reduktan, residu, kesehatan tanah, atau praktik regeneratif.
- Pemerintah daerah dan lembaga pangan yang membutuhkan ekosistem produksi, pendampingan, dan akses pasar.
- Perusahaan yang membutuhkan pengukuran dampak dan pelaporan lingkungan dalam rantai pasok pertanian.
Kemampuan dan Informasi Procurement
| Produk reduktan | Tersedia | Minta daftar SKU, label, registrasi, SDS, batch, expiry, dan rekomendasi penggunaan |
| Uji lapangan | Relevan dan disebut melalui case studies | Desain plot, kontrol, replikasi, dan metode analisis perlu disepakati |
| PPAI intervention | Tersedia untuk program tertentu | Scope intervensi, agronom, musim, dan tanggung jawab harus dirinci |
| Program smallholder | Tersedia | Data petani, consent, benefit-sharing, grievance mechanism, dan buyer commitment perlu review |
| Impact measurement | Perusahaan menerbitkan laporan | Assurance, methodology, baseline, dan attribution perlu dikonfirmasi |
| Operasi lintas negara | Indonesia dan Malaysia terkonfirmasi B Lab | Regulasi dan registrasi produk berbeda per negara |
| Harga dan MOQ | Tidak ditemukan secara publik | Minta quotation terbaru |
| Sertifikasi produk | Belum dirangkum per SKU | B Corp tidak menggantikan registrasi produk atau izin teknis |
Aktivitas Terbaru
Website resmi menerbitkan perluasan RiceVitalize pada 6 Juli 2026 dan masih menampilkan laporan, produk, lowongan, serta kanal kolaborasi. Profil B Lab aktif pada 2026. Sinyal ini mendukung status bahwa perusahaan masih beroperasi dan membangun program. Aktivitas publik tidak menggantikan due diligence keuangan, legal, atau teknis.
Pemeriksaan Sumber
| Klaim atau objek pemeriksaan | Sumber | Tanggal | Status UKMS |
| Produk, teknologi, kantor, kontak, laporan dan klaim performa | Website resmi Pandawa Agri Indonesia | Aktif 31 Juli 2026 | Confirmed official/self-reported |
| Perluasan RiceVitalize dan capaian program | Laporan Dampak RiceVitalize Fase II | 6 Juli 2026 | Official impact claims; raw data not reviewed |
| B Corp status, score, founding year, industry, dan countries | B Lab company profile | Certified since November 2024; active 2026 | Independent certification record |
| Investasi untuk solusi pengurangan pestisida | Terratai | 1 November 2024 | Investor confirmation; not independent product efficacy audit |
| Aktivitas dan rekrutmen 2026 | Glints company profile | Terlihat 2026 | Third-party activity signal; company-provided description |
Status Verifikasi dan Batasannya
- Terkonfirmasi lintas sumber: legal name, founding year, kantor pusat Jawa Timur, B Corp certification, operasi Indonesia dan Malaysia, serta aktivitas publik 2026.
- Self-reported: pengurangan pestisida hingga 50 persen, penghematan biaya hingga 40 persen, capaian RiceVitalize, dan klaim sebagai satu-satunya inovator tertentu.
- Belum dikonfirmasi: registrasi dan sertifikasi per SKU, harga, kapasitas produksi, volume penjualan, daftar komoditas aktif, distributor, serta assurance laporan dampak.
- Tidak dinilai: keamanan produk, efektivitas pada kombinasi tertentu, kepatuhan residu, kondisi finansial, atau keberhasilan program di luar konteks yang dilaporkan.
- Boundary: sertifikasi B Corp tidak sama dengan sertifikasi keamanan atau efficacy produk.
Pertanyaan Sebelum Membeli atau Berkolaborasi
- Produk mana yang terdaftar untuk komoditas, target organisme, dan wilayah penggunaan Anda?
- Apa nomor registrasi, label, SDS, batch certificate, masa berlaku, dan petunjuk keselamatan?
- Pestisida atau bahan aktif apa yang kompatibel dan kombinasi apa yang dilarang?
- Apa bukti uji lapangan, rancangan eksperimen, kontrol, replikasi, dan signifikansi hasilnya?
- Bagaimana dampak terhadap residu, organisme non-target, tanah, air, dan kesehatan pekerja?
- Untuk program petani, siapa menanggung biaya input, pendampingan, risiko panen, dan pembelian hasil?
- Bagaimana data petani dikumpulkan, disetujui, dilindungi, dan digunakan untuk laporan dampak?
- Apakah angka dampak telah memperoleh external assurance atau peer review?
Ringkasan untuk Pengambil Keputusan
Pandawa Agri Indonesia relevan bagi perkebunan, perusahaan pangan, pemerintah, dan sustainability team yang ingin menurunkan ketergantungan pada pestisida atau membangun program pertanian regeneratif. Kekuatan yang terlihat adalah inovasi produk, dokumentasi laporan, sertifikasi B Corp, dan kerja sama lintas lembaga. Keputusan tetap harus dibuat pada level SKU dan proyek, dengan pemeriksaan registrasi, bukti efficacy, keselamatan, residual risk, kontrak petani, serta metode pengukuran dampak.
Hubungan dalam Knowledge Graph UKMS
- Direktory UKM
- Pandawa Agri Indonesia → legalEntity → PT Pandawa Agri Indonesia
- Pandawa Agri Indonesia → certifiedBy → B Lab
- Pandawa Agri Indonesia → offers → pesticide reductants dan Teknologi PPAI
- Pandawa Agri Indonesia → operatesIn → Indonesia dan Malaysia
- RiceVitalize → collaboratesWith → Danone Indonesia, IPB University, BULOG, Pemkab Banyuwangi, dan petani
- Pandawa Agri Indonesia → headquarteredIn → Banyuwangi, Jawa Timur
Klaim Profil dan Koreksi
Profil ini belum diklaim. Perwakilan resmi dapat menambahkan daftar produk terdaftar, dokumen teknis, distributor, procurement contact, assurance laporan, dan koreksi relationship. Klaim performa baru hanya akan dimasukkan jika scope, sumber, periode, dan limitation jelas.
Disclaimer: UKMS.OR.ID bukan produsen, distributor, agronom, auditor, atau mitra program Pandawa Agri Indonesia. Informasi ini tidak menggantikan label produk, rekomendasi ahli, uji lapangan, audit sustainability, atau review kontrak.
Hubungan dalam sistem UKMS
Profil Pandawa Agri Indonesia merupakan node entity di Direktory UKM, terhubung dengan entity layer UKMS dan node kategori industri terkait. Klasifikasi industri yang digunakan adalah Agriculture, Agritech, Livestock & Fisheries.
Informasi komersial, editorial, dan verifikasi dipisahkan. Pemilik entity dapat melihat mekanisme penempatan profil, sedangkan pembaruan fakta mengikuti protokol revisi dan koreksi UKMS.
