PT Aloya Bumi Nusantara: Aloya Coffee, Green Bean, Roasted Coffee, dan Basis Roastery di Medan

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui12 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Profil Aloya Coffee dan basis usaha di Medan

PT Aloya Bumi Nusantara tampil di Karya Kreatif Indonesia dengan merek Aloya Coffee dan kategori kopi dari Sumatera Utara. KKI mendeskripsikan Aloya sebagai produsen sekaligus eksportir kopi yang berbasis di Medan. Alamat yang ditampilkan adalah Jalan Bunga Rinte 115, Medan, dan nama Lian E. Purba tercantum sebagai kontak profil.

Situs operasional Roasting Kopi Medan yang menggunakan kontak dan alamat Aloya Coffee menunjukkan roastery pada alamat Jalan Bunga Rinte 115 Simpang Selayang, Medan. Sumber ini juga menampilkan layanan roasting, kursus roasting, makloon merek sendiri, dan distribusi mesin roasting. Hubungan domain tersebut dengan Aloya konsisten melalui alamat dan email yang sama dengan profil KKI.

Green bean dan roasted coffee

KKI menyebut dua lini utama Aloya: green bean dan roasted coffee. Untuk green bean, varietas robusta dan arabika tersedia dari sejumlah origin, sementara proses pascapanen yang disebut meliputi semi wash, full wash, honey, dan natural. Untuk roasted coffee, format kemasan yang disebut KKI meliputi kaleng, pouch, dan drip coffee.

Halaman produk KKI memberikan spesifikasi yang cukup rinci. Green bean arabika 1 kilogram dicantumkan dengan contoh origin Mandheling, Lintong, Sidikalang, Gayo, Simalungun, Karo, dan Temanggung serta proses semi wash/wet hulling. Produk Robusta Sidikalang 200 gram dicantumkan sebagai 100% kopi, proses natural, dry hulling, dan medium-dark roast. Spesifikasi seperti ini tetap perlu dikonfirmasi per batch karena origin dan profil roasting dapat berubah.

Rantai pasok, kualitas, dan hubungan dengan petani

Profil berbahasa Inggris KKI menyatakan Aloya memperoleh specialty coffee dari dataran tinggi Sumatra dan menyebut grower di origin sebagai partner. Sumber tersebut juga menyatakan tersedia specialty grade dan commercial grade. Ini memberi gambaran model sourcing, tetapi artikel tidak menemukan data publik tentang jumlah kelompok tani, kontrak pembelian, harga premium, volume tahunan, atau metode traceability sampai kebun.

Untuk buyer green bean, due diligence sebaiknya mencakup crop year, moisture, density, screen size, defect count, cupping score, processing method, bag type, storage condition, origin document, dan sample approval. Istilah specialty grade tidak cukup tanpa protokol cupping dan spesifikasi lot yang dapat diuji.

Sertifikasi dan klaim ekspor

KKI menyatakan produk Aloya Coffee telah memiliki sertifikat halal dan izin edar BPOM. Karena nomor sertifikat dan daftar SKU tidak ditampilkan pada ringkasan yang diperiksa, status tersebut harus diverifikasi pada dokumen aktif sebelum digunakan untuk procurement. Untuk green bean yang tidak dikonsumsi dalam bentuk produk ritel siap minum, kebutuhan dokumennya juga berbeda dari roasted coffee kemasan.

KKI menyebut Aloya sebagai produsen dan eksportir. Artikel ini tidak menemukan pada sumber yang diperiksa daftar negara tujuan, nilai ekspor, atau volume ekspor terkini. Karena itu, status “eksportir” dicatat sebagai klaim profil program dan tidak diperluas menjadi angka performa internasional yang tidak tersedia.

Jasa roasting, private label, dan peluang B2B

Roasting Kopi Medan menampilkan layanan untuk kafe dan pemilik merek, termasuk jasa roasting, makloon produk kopi dengan merek sendiri, kursus privat roasting, serta distribusi mesin roasting Pratter untuk wilayah Sumatera. Model ini membuat Aloya tidak hanya relevan sebagai penjual kopi, tetapi juga sebagai potential service partner untuk usaha F&B yang ingin mengembangkan produk private label.

Untuk makloon, buyer perlu meminta kejelasan tentang kepemilikan formula roasting, minimum order, toleransi berat, jenis valve dan kemasan, desain label, izin edar, halal, masa simpan, lead time, penyimpanan green bean, serta prosedur cupping dan release batch. Untuk mesin roasting, garansi, after-sales service, ketersediaan spare part, instalasi, dan training operator perlu dipisahkan dari transaksi kopi.

Risiko informasi dan verifikasi lanjutan

Jejak publik cukup kuat untuk identitas PT Aloya Bumi Nusantara, merek Aloya Coffee, alamat Medan, produk green bean dan roasted coffee, serta layanan roasting. Yang belum dapat ditetapkan dari sumber terbuka adalah skala legal usaha, volume produksi, volume ekspor, jumlah mitra petani, cakupan sertifikasi, dan konsistensi origin yang tersedia sepanjang tahun.

Buyer korporat sebaiknya memeriksa NIB dan KBLI, sertifikat halal dan BPOM sesuai SKU, invoice sample, COA atau cupping sheet, kapasitas roasting, batch coding, food-safety procedure, pest control, traceability lot, serta ketentuan complaint dan recall. Untuk ekspor, phytosanitary atau dokumen lain harus mengikuti bentuk produk dan negara tujuan.

Kontrol mutu kopi dan konsistensi profil roasting

Bisnis kopi B2B membutuhkan bahasa mutu yang lebih presisi daripada sekadar nama origin. Untuk green bean, sampel pre-shipment perlu dibandingkan dengan lot pengiriman menggunakan moisture, density, defect count, screen size, aroma, dan cupping. Untuk roasted coffee, buyer perlu menetapkan roast profile, tanggal roasting, degassing period, grind recommendation, dan batas deviasi rasa. Ini penting terutama bila kopi digunakan sebagai house blend jaringan kafe yang menuntut konsistensi antar outlet.

Ketika origin berganti musim, karakter kopi dapat berubah walaupun nama daerah tetap sama. Supplier yang baik perlu memiliki mekanisme approval bila lot pengganti berbeda secara sensori. Untuk private label, kontrak sebaiknya memisahkan kepemilikan merek, desain kemasan, resep blend, source file artwork, serta hak penggunaan foto atau klaim origin. Jika buyer meminta klaim specialty, traceability dan hasil cupping harus tersedia pada level lot agar komunikasi pemasaran tidak melampaui bukti yang dimiliki.

Untuk pelanggan kafe, evaluasi supplier sebaiknya menggunakan blind cupping dan brewing test, bukan hanya tasting informal. Parameter air, resep seduh, ukuran giling, dan temperatur perlu distandardisasi agar perbandingan antarlot adil. Dengan cara ini, keputusan pembelian dapat didasarkan pada performa kopi yang terukur dan dapat diulang.

tautan internal dan konteks direktori

Untuk pembanding sektor kopi dan bahan pangan, pembaca dapat melihat Direktory UKM UKMS, PT Gayo Alam Berkah, PDM Coffee, PT Cinquer Agro Nusantara, dan PT Alam Scientia Asia. tautan dua arah baru aktif setelah seluruh halaman tujuan tersedia dan lolos pemeriksaan.

Kesimpulan dan jalur koreksi

PT Aloya Bumi Nusantara memiliki positioning B2B yang relatif jelas melalui Aloya Coffee: sourcing green bean, roasting, produk ritel, serta layanan private label. KKI dan situs operasional roastery saling menguatkan identitas dan alamat. Verifikasi lanjutan tetap dibutuhkan untuk status skala, sertifikasi aktif, kapasitas, ekspor, dan data traceability. Koreksi dapat diajukan melalui kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

PT Aloya Bumi Nusantara tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: PT Gayo Alam Berkah; PT Sekatup Sari Indonesia; PT Titik Terang Inc.. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top