Putra Gayo: Kopi Arabika Gayo, Model Usaha, dan Informasi yang Perlu Diverifikasi

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui5 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Ringkasan entity

Putra Gayo tercantum dalam Karya Kreatif Indonesia sebagai entity kopi dari wilayah Aceh. KKI menyebut usaha ini didirikan pada 2019 dengan 15 anggota dan bertujuan meningkatkan pendapatan petani melalui penjualan serta pengolahan kopi anggota. Situs putragayo.id menggunakan identitas PT Putra Gayo International dan menyatakan perusahaan berdiri pada 25 November 2022 sebagai produsen, pedagang, serta eksportir kopi Arabika Gayo.

Dua tanggal dan bentuk organisasi tersebut tidak otomatis bertentangan. Keduanya dapat menggambarkan fase kelompok usaha dan fase badan hukum perusahaan, tetapi hubungan hukumnya belum dijelaskan dalam sumber publik yang diperiksa. Page ini mempertahankan perbedaan tersebut sebagai isu pencocokan identitas yang harus diverifikasi.

Identitas, lokasi, dan variasi entity

KKI mencantumkan kontak Iwannitosa Putra, alamat Jalan MAN II No. 270, Kampung Kuteni Reje, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, surel, Instagram putragayo.international, Facebook, WhatsApp, dan situs putragayo.id. Kategori regional pada KKI tertulis Lhokseumawe, sedangkan alamat operasional berada di Aceh Tengah. Karena itu, lokasi tidak boleh dipadatkan hanya menjadi Lhokseumawe.

Situs resmi memakai nama PT Putra Gayo International. sebelum informasi dipakai untuk keputusan, pembaca perlu memastikan apakah Putra Gayo adalah nama dagang, kelompok petani, unit usaha, atau nama singkat perusahaan. Dokumen akta, NIB, merek, izin ekspor, dan alamat fasilitas akan menentukan struktur graph yang tepat.

Produk dan proses kopi

Katalog KKI menampilkan Arabica Honey Process, Arabica Specialty, Arabica Komersil, Arabica Longberry, dan Arabica Honey Natural. Situs resmi mengelompokkan produk menjadi green bean dan roasted bean, dengan proses full wash, semi-wash, natural, serta honey. Ini menunjukkan cakupan produk dari bahan baku perdagangan hingga kopi sangrai.

Istilah specialty tidak cukup dinilai dari nama produk. Buyer perlu meminta origin kebun, varietas, elevasi, tahun panen, metode petik, proses pascapanen, kadar air, defect count, ukuran screen, cupping score, profil rasa, tanggal roasting, dan identitas laboratorium atau cupper.

  • Minta sample dan hasil cupping lot terbaru
  • Konfirmasi traceability kebun atau kelompok petani
  • Periksa kadar air, defect, screen size, dan crop year
  • Pisahkan spesifikasi green bean dari roasted bean

Model kelompok dan hubungan dengan petani

KKI menyatakan Putra Gayo bermula pada 2019 dengan 15 anggota untuk meningkatkan pendapatan petani. Pernyataan tersebut memberi indikasi model kolektif, tetapi tidak menjelaskan bentuk kelompok, hak anggota, mekanisme pembelian, pembagian margin, luas kebun, atau jumlah pemasok aktif pada 2026.

Untuk menilai dampak, diperlukan daftar anggota bertanggal, mekanisme harga, standar penerimaan cherry atau gabah, pelatihan, pre-financing, dan penanganan lot yang tidak memenuhi mutu. Klaim mendukung petani harus dibedakan dari hubungan perdagangan biasa.

Klaim perusahaan tentang ekspor dan kapasitas

Situs resmi menyatakan PT Putra Gayo International memiliki lisensi ekspor dan mampu memproduksi serta mengekspor hingga 50 kontainer per tahun, termasuk micro-lot pilihan. Angka tersebut merupakan klaim perusahaan yang belum didukung pada pemeriksaan ini oleh nomor izin, laporan ekspor, bill of lading, volume realisasi, atau periode data.

Kapasitas teoritis juga berbeda dari penjualan aktual. Buyer B2B perlu meminta data realisasi dua belas bulan terakhir, lead time, kapasitas gudang, kemampuan sortasi, kontrol kontaminasi, pengujian residu, ketentuan Incoterms, dan referensi pelanggan yang dapat diverifikasi.

Legalitas geografis Kopi Gayo

Kopi Arabika Gayo adalah produk berbasis asal geografis. Penggunaan nama Gayo dalam pemasaran perlu konsisten dengan asal bahan, traceability, dan ketentuan indikasi geografis yang berlaku. Page ini tidak menyatakan bahwa seluruh produk Putra Gayo telah diperiksa atau disertifikasi di bawah sistem tertentu.

Buyer harus menanyakan asal kabupaten, kebun, kelompok tani, rantai penyimpanan, dan dokumen yang mengikuti setiap lot. Campuran origin atau lot yang tidak dapat ditelusuri dapat menimbulkan risiko reputasi dan kepatuhan.

Sinyal aktivitas terbaru

Situs resmi aktif dan memuat halaman produk, kontak, katalog, serta informasi perdagangan. Pada Maret 2025, pemberitaan menyebut PT Putra Gayo International sebagai salah satu mitra strategis Politeknik Negeri Lhokseumawe dalam program diversifikasi kopi. Bea Cukai Lhokseumawe pada November 2025 juga memberitakan kunjungan kepada pelaku usaha kopi dengan nama serupa, tetapi sumber tersebut menyebut Putra Gayo Mandiri sehingga tidak boleh disamakan tanpa bukti.

Kesamaan nama di sektor kopi Aceh menjadi alasan penting untuk menggunakan legal entity, alamat, domain, dan nomor izin sebagai pengenal utama, bukan sekadar nama dagang.

Risiko informasi dan pemeriksaan buyer

Bukti publik mendukung keberadaan Putra Gayo, produk Arabika Gayo, kontak, alamat, serta situs PT Putra Gayo International. Yang belum pasti adalah hubungan antara kelompok 2019 dan perusahaan 2022, jumlah anggota terkini, kapasitas aktual, lisensi ekspor, serta performa mutu setiap lot.

Untuk pembelian kopi, dokumen generik tidak cukup. Evaluasi harus dilakukan per kontrak dan per lot, karena kualitas kopi berubah menurut panen, proses, penyimpanan, dan pengiriman.

  • Verifikasi legal entity dan hubungan dengan kelompok anggota
  • Periksa lisensi ekspor dan dokumen realisasi
  • Minta spesifikasi serta sample per lot
  • Konfirmasi origin, traceability, dan kepatuhan indikasi geografis
  • Pastikan nama entity tidak tertukar dengan Putra Gayo Mandiri

Informasi procurement dan kesiapan pasokan

Pembeli green bean, roaster, importir, dan distributor sebaiknya tidak hanya meminta daftar harga. Dokumen transaksi perlu menyebut nama legal seller, rekening penerima, origin lot, crop year, volume, toleransi berat, spesifikasi mutu, kemasan, jadwal serah, Incoterms, inspeksi, prosedur klaim, dan mekanisme penggantian apabila mutu berbeda dari sample yang disetujui.

Untuk roasted bean, informasi tambahan meliputi tanggal roasting, roast profile, resting period, bentuk kemasan, katup satu arah, masa konsumsi yang disarankan, dan metode penyeduhan. Untuk micro-lot, buyer perlu memastikan bahwa kode lot tetap konsisten dari sample sampai pengiriman dan tidak digabung dengan lot lain tanpa persetujuan.

Kesiapan ekspor juga mencakup dokumen nonproduk seperti kontrak, pajak, kepabeanan, fumigasi atau phytosanitary bila relevan, serta kemampuan komunikasi ketika terjadi keterlambatan. UKMS tidak menyimpulkan kesiapan tersebut hanya dari keberadaan situs berbahasa Inggris.

Kesimpulan netral

Putra Gayo memiliki jejak digital yang memadai sebagai pelaku kopi Arabika Gayo dengan portofolio green bean dan roasted bean. Narasi kelompok petani dan ekspor memberi potensi nilai tambah, tetapi membutuhkan dokumen untuk mengukur skala, dampak, dan konsistensi.

Profil memerlukan verifikasi tambahan sampai pencocokan identitas antara Putra Gayo dan PT Putra Gayo International diselesaikan. UKMS tidak menjamin kualitas lot, legalitas ekspor, atau hasil transaksi.

Konteks dan entitas terkait

Putra Gayo tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: PT Gayo Alam Berkah; PDM Coffee; Rendang Unikayo. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top