Putroh Ramadhan: Ready to Wear Berbasis Wastra Indonesia dengan Akar Sumatera Selatan

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui7 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Identitas Putroh Ramadhan

Putroh Ramadhan adalah brand sekaligus nama desainer fesyen Indonesia yang fokus mengolah wastra Nusantara menjadi ready to wear dengan karakter kuat dan feminin. Karya Kreatif Indonesia mengelompokkan Putroh Ramadhan sebagai entity Sumatera Selatan, sementara alamat yang tercantum pada profil berada di Jalan Gapura Menteng Asri No. 14, Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Perbedaan label wilayah dan alamat ini sebaiknya dibaca sebagai identitas asal atau pembinaan versus lokasi operasional, bukan dipaksakan sebagai satu lokasi yang sama.

Jejak desainer sejak masa kuliah

Universitas Negeri Semarang mencatat Putroh Ramadhan sebagai mahasiswa Pendidikan Tata Busana yang meraih Juara III Indonesia Young Fashion Designer Competition dalam rangkaian Indonesia Fashion Week 2017. Pada tahun yang sama, Fakultas Teknik UNNES juga mencatat Putroh meraih Juara II kategori Cocktail Dress pada Jogya Fashion Week 2017. Jejak ini menunjukkan kemampuan desain telah berkembang sebelum brand Putroh Ramadhan tampil sebagai label komersial yang lebih matang.

Juara Modest Fashion Project 2020

Publikasi Kementerian Perindustrian mencatat Putroh Ramadhan sebagai Juara I Modest Fashion Project 2020. Koleksi “Rambu” yang ditampilkan dalam kompetisi mengangkat wastra seperti tenun Sumba dan mengolahnya dalam siluet modern. Penghargaan tersebut penting karena memperlihatkan konsistensi arah desain: material tradisional tidak diperlakukan sebagai kostum, tetapi sebagai bahan yang masuk ke busana kontemporer. Status juara merupakan fakta historis, bukan ukuran kapasitas produksi pada 2026.

Produk ready to wear di KKI

KKI 2026 menampilkan sejumlah produk seperti Aafrita Blouse, Anamika Outer, Salasika Outer, Netravathi Outer, Danasura Blouse, Naeswari Outer, Ganita Outer, Janita Blouse, Akerina Outer, dan Nayanika Outer. Portofolio tersebut memperlihatkan fokus pada blouse dan outer yang dapat digunakan dalam styling modest maupun fashion formal. Buyer harus meminta material specification per SKU karena halaman profil tidak menjelaskan komposisi kain, teknik wastra, lining, hardware, atau ukuran pada seluruh produk.

Kain Tajung dan akar Sumatera Selatan

Fimela pada 2023 meliput penggunaan Kain Tajung, tenun khas Sumatera Selatan, dalam ready to wear rancangan Putroh Ramadhan yang ditampilkan dalam kegiatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kain Tajung memberi alternatif selain Songket ketika membicarakan tekstil Sumsel. Untuk katalog komersial, origin kain, penenun, komposisi serat, serta teknik perlu dicatat per koleksi agar narasi “wastra Sumatera Selatan” tetap spesifik dan tidak menjadi label umum tanpa provenance.

Nusantara Pulse di JMFW 2026

Sarinah pada November 2025 menampilkan Putroh Ramadhan sebagai salah satu brand dalam “Nusantara Pulse” pada Jakarta Muslim Fashion Week 2026. Putroh menampilkan enam look kontemporer dengan penggunaan kain tradisional Sumatera Selatan. Jejak ini menunjukkan brand tetap aktif di panggung modest fashion nasional menjelang 2026. Partisipasi runway tidak otomatis membuktikan kemampuan memenuhi volume retail, sehingga kapasitas produksi dan lead time harus diperiksa terpisah untuk buyer.

Karakter strong dan feminine

KKI mendeskripsikan desain Putroh Ramadhan sebagai strong dan feminine. Dalam praktik product development, karakter visual semacam ini perlu diterjemahkan ke elemen yang konsisten seperti struktur siluet, penggunaan volume, kombinasi warna, detail tekstil, dan pemilihan wastra. Brand yang memiliki visual identity kuat lebih mudah dikenali, namun consistency harus dijaga ketika melakukan kolaborasi atau membuat capsule collection untuk pihak lain.

Quality control pada wastra dan busana

Wastra memiliki variasi warna, tekstur, dan motif yang tidak selalu identik. Saat dikombinasikan ke busana, quality control harus mencakup penempatan motif, simetri, cutting, lining, seam finishing, size chart, zipper, kancing, serta care instruction. Untuk material tenun tertentu, shrinkage dan stabilitas dimensi perlu diuji sebelum produksi banyak. Approved sample dan swatch harus menjadi acuan repeat order.

Custom, kolaborasi, dan hak desain

Brand desainer sering menerima permintaan custom atau kolaborasi. Buyer korporasi perlu mengunci desain, material, jumlah, ukuran, eksklusivitas, hak penggunaan foto, dan kepemilikan motif atau artwork tambahan. Jika menggunakan kain dari perajin tertentu, kesepakatan pasokan harus diperhitungkan sejak awal karena stok wastra dapat terbatas. Produk custom sebaiknya melalui fitting atau sample approval sebelum produksi penuh.

Due diligence untuk buyer

Buyer sebaiknya meminta legal identity usaha, hubungan antara label Putroh Ramadhan dan desainer, katalog aktif, material composition, sumber wastra, size chart, care label, MOQ, kapasitas, lead time, approved sample, packaging, dan kebijakan defect. Untuk klaim origin kain, supplier declaration atau provenance dari perajin perlu tersedia. Harga di KKI bersifat dinamis dan tidak digunakan sebagai referensi kontrak tetap.

Kesiapan produksi koleksi kapsul

Untuk buyer retail atau department store, koleksi desainer perlu dipecah menjadi SKU yang dapat diproduksi ulang. Setiap look runway tidak otomatis cocok menjadi produk komersial. Putroh Ramadhan perlu menentukan style number, size range, consumption kain per ukuran, availability wastra, BOM, construction detail, QC checkpoint, dan target cost. Capsule collection dengan jumlah style terbatas biasanya lebih mudah dikontrol daripada membawa seluruh look runway ke produksi. Perencanaan ini juga penting ketika satu kain tradisional hanya tersedia dalam jumlah terbatas.

Provenance wastra dan komunikasi buyer

Karena wastra adalah inti positioning brand, provenance sebaiknya menjadi bagian product master. Informasi dapat mencakup nama kain, daerah asal, kelompok perajin atau pemasok, teknik, bahan benang, dan apakah setiap lembar memiliki variasi motif. Dokumentasi tersebut memudahkan tim penjualan menjelaskan perbedaan harga serta membantu buyer menghindari klaim yang terlalu luas. Untuk kain Tajung, Songket, tenun Sumba, atau wastra lain, cerita harus mengikuti material yang benar-benar dipakai pada SKU tersebut.

Untuk distribusi retail, brand juga perlu menyusun style code, barcode, size breakdown, carton quantity, minimum stock, dan jadwal replenishment. Runway visibility akan lebih mudah dikonversi menjadi bisnis berulang jika product master dapat dipakai buyer tanpa harus menafsirkan ulang setiap koleksi.

tautan internal dan konteks direktori

Pembaca dapat membandingkan brand fesyen lain melalui Direktory UKM UKMS, Tanahwari, Qanam, Rangkayo Lisa, dan Rhamala Hijab. Tautan ini bersifat kategori dan tidak menyatakan afiliasi.

Kesimpulan

Putroh Ramadhan memiliki rekam jejak yang jelas sebagai desainer dan brand yang konsisten mengangkat wastra Indonesia ke ready to wear kontemporer. UNNES, Kementerian Perindustrian, KKI, Fimela, dan Sarinah mendukung perjalanan kompetisi, penggunaan wastra, serta aktivitas runway terbaru. Hal yang masih perlu diverifikasi untuk procurement adalah legal entity, kapasitas, sumber material per koleksi, dan spesifikasi teknis setiap SKU. Koreksi dapat diajukan melalui kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Putroh Ramadhan tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Reborn29; Riris Ghofir; Rhamala Hijab. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top