Rafflesia Keyzee: Olahan Jahe, Kalamansi, dan Rempah Lokal dari Bengkulu

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui12 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Identitas usaha Rafflesia Keyzee

Rafflesia Keyzee adalah UMKM pangan dan minuman olahan dari Kota Bengkulu. KKI menampilkan produk Bubuk Sari Jahe Merah dan Tera Jahe, sedangkan RRI pada Februari 2025 menyebut usaha ini juga memproduksi sirup kalamansi, kunyit, temulawak, rempah-rempah, serta makanan kering khas Bengkulu. RRI menempatkan lokasi usaha di rumah Jemi Eka Putri, Jalan Bumi Ayu 6 RT 23 No. 18, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar. Nama Jemi Eka Putri juga muncul sebagai pelaku usaha yang mewakili Rafflesia Keyzee.

Tera Jahe dan sari jahe merah

Halaman produk KKI untuk Tera Jahe menyebut bahan baku jahe merah yang dipadukan dengan rempah seperti jintan hitam, cengkeh, serai, dan kayu manis, kemudian diproses melalui pengovenan suhu rendah dan dikemas sebagai tea bag tanpa gula tambahan. Informasi ini cukup spesifik untuk Tera Jahe, tetapi tidak boleh digeneralisasikan ke Bubuk Sari Jahe Merah atau produk lain. Buyer perlu meminta ingredient list dan process specification per SKU karena formulasi, kadar gula, ukuran kemasan, dan metode produksi dapat berbeda.

Kalamansi dan diversifikasi produk Bengkulu

RRI mengidentifikasi sirup kalamansi sebagai salah satu produk Rafflesia Keyzee. Kalamansi memiliki asosiasi kuat dengan produk olahan khas Bengkulu dan memberi peluang diferensiasi selain jahe. Diversifikasi ke kunyit dan temulawak juga memperluas posisi usaha dari sekadar minuman jahe menjadi pengolah rempah. Namun setiap minuman serbuk, sirup, atau produk herbal memiliki formulasi serta persyaratan izin yang berbeda. Buyer sebaiknya meminta daftar SKU aktif dan dokumen legal yang cocok dengan nama produk aktual.

Jejak BPOM dan izin edar

Balai POM di Bengkulu memasukkan Rafflesia Keyzee dalam daftar IKM yang menerima Nomor Izin Edar dalam kegiatan fasilitasi registrasi pangan olahan. RRI juga melaporkan kegiatan tersebut. Fakta ini mendukung bahwa setidaknya terdapat produk usaha yang telah melewati proses registrasi BPOM. Namun nomor NIE dan SKU yang terkait tidak ditampilkan pada sumber yang diperiksa, sehingga UKMS tidak menyimpulkan bahwa seluruh produk Rafflesia Keyzee memiliki BPOM aktif. Buyer tetap harus mencocokkan nomor izin pada kemasan dengan database regulator.

Pemasaran dan target pengembangan

RRI menyebut pemasaran dilakukan offline melalui toko oleh-oleh di Bengkulu serta online melalui Shopee, Tokopedia, TikTok Live, dan Instagram. Dalam kunjungan DPD RI pada 2025, Jemi Eka Putri menyampaikan aspirasi agar produk seperti minuman serbuk dapat masuk ke hotel dan ritel modern. Informasi ini menunjukkan arah pengembangan B2B, tetapi bukan bukti bahwa produk telah listing di jaringan ritel nasional. Untuk masuk hotel atau modern retail, konsistensi supply, barcode, izin edar, shelf life, carton specification, dan service level menjadi syarat yang lebih penting.

Jejak program dan pasar yang lebih luas

RRI menyebut Rafflesia Keyzee pernah meraih pengakuan dalam program kewirausahaan Bank Indonesia, menjadi finalis Bangga Buatan Indonesia, dan memperoleh penghargaan terkait Pertamina. Kanwil DJPb Bengkulu pada 2025 juga memasukkan Rafflesia Keyzee sebagai salah satu UMKM binaan yang mengikuti Festival Tabut dan menyebut usaha ini sebagai contoh UMKM yang menembus pasar global. Klaim pasar global tersebut memberi indikasi pengalaman internasional, tetapi volume, negara tujuan, dan dokumen ekspor tidak tersedia pada artikel pemerintah yang diperiksa.

Klaim kesehatan perlu dibatasi

Profil KKI memuat klaim kesehatan untuk jahe, termasuk hubungan dengan kolesterol, diabetes, dan imunitas. UKMS tidak memperlakukan klaim tersebut sebagai fakta klinis atau rekomendasi medis. Produk jahe dan rempah dapat diposisikan sebagai minuman berbahan rempah tanpa menjanjikan pencegahan atau pengobatan penyakit. Buyer, reseller, dan pemilik brand perlu memastikan wording label dan iklan sesuai kategori izin produk serta tidak mengambil klaim kesehatan promosi secara mentah.

Supply chain rempah dan kontrol mutu

Produk serbuk dan rempah sangat bergantung pada kadar air, kebersihan bahan, konsistensi rasa, kontaminasi mikroba, benda asing, dan kualitas pengeringan. Untuk jahe merah, kunyit, temulawak, atau serai, buyer dapat meminta spesifikasi bahan baku, asal pemasok, metode pencucian, slicing, drying, milling, sieving, serta kontrol kadar air. Kemasan juga harus memberikan barrier terhadap kelembapan agar produk tidak menggumpal dan aroma rempah tidak cepat turun.

Due diligence untuk buyer

Dokumen yang sebaiknya diminta mencakup legal identity, NIB, daftar SKU, NIE BPOM per produk, halal bila berlaku, ingredient list, nutrition information, hasil mikrobiologi, kadar air untuk produk serbuk, shelf-life study, packaging specification, MOQ, lead time, kapasitas, dan batch coding. Jika kerja sama menyangkut ekspor, buyer juga perlu meminta pengalaman shipment, HS code, dokumen asal, label negara tujuan, serta bukti bahwa klaim produk sesuai regulasi pasar tujuan.

Kesiapan masuk hotel dan ritel modern

Aspirasi untuk masuk hotel dan ritel modern membawa konsekuensi operasional yang berbeda dari penjualan langsung. Rafflesia Keyzee perlu memiliki master data produk yang stabil, barcode, harga grosir dan retail yang konsisten, karton pengiriman, minimum expiry saat barang diterima, serta kemampuan memenuhi replenishment. Hotel juga dapat membutuhkan format sachet, tea bag, atau kemasan individual yang berbeda dari kemasan oleh-oleh. Sebelum scaling, perusahaan perlu menghitung biaya kemasan, margin distributor, retur, promosi, dan tempo pembayaran agar ekspansi kanal tidak justru menekan arus kas.

Konsistensi rasa rempah

Jahe, kunyit, temulawak, serai, dan rempah lain merupakan bahan pertanian dengan variasi alami. Umur panen, kadar air, varietas, tanah, dan proses pengeringan dapat memengaruhi aroma serta rasa. Produsen yang ingin menjaga konsistensi perlu menetapkan spesifikasi penerimaan bahan dan blending antarbatch. Sampel referensi rasa, moisture target, ukuran partikel, serta catatan batch membantu menjaga produk tetap seragam tanpa menghilangkan karakter bahan lokal.

tautan internal dan konteks direktori

Untuk melihat produsen minuman dan pangan lain, pembaca dapat membuka Direktory UKM UKMS, PT Sekatup Sari Indonesia, PT Gayo Alam Berkah, PDM Coffee, dan Parmins Food. Tautan ini bersifat kontekstual dan tidak menyatakan hubungan kepemilikan.

Kesimpulan dan jalur koreksi

Rafflesia Keyzee memiliki jejak publik cukup kuat sebagai UMKM olahan rempah dari Bengkulu yang dikelola Jemi Eka Putri. KKI, RRI, BPOM Bengkulu, dan Kanwil DJPb mendukung identitas, produk, serta partisipasi program. Hal yang masih perlu diverifikasi mencakup daftar izin per SKU, kapasitas, sertifikasi halal, dan rincian ekspor. Koreksi berbasis dokumen dapat diajukan melalui kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Rafflesia Keyzee tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Rhoa Z; Rajawali Ibu Iloh 1968; PT Ragam Umbi Nusantara. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top