Ringkasan entity
Randini adalah usaha makanan dari Tasikmalaya yang berfokus pada camilan ikan air tawar. KKI mencantumkan nama legal PT Randini Berkah Lestari, berdiri sejak 2019, dengan Siti Nurjanah sebagai kontak/pengelola dan alamat di kawasan Dadaha, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Produk yang terlihat mencakup Fish Chips/Baby Fish original, pedas, keju, serta Nilem Crispy Baby Fish. Basis identitas cukup kuat karena KKI, Sipensi Kementerian UMKM, SMEXPO Pertamina, dan sumber media mengarah ke usaha yang sama. Namun terdapat konflik angka finansial sehingga UKMS tidak menampilkan omzet sebagai fakta terkini.
Identitas legal dan owner
KKI menyebut PT Randini Berkah Lestari, sedangkan Sipensi Kementerian UMKM mencantumkan Randini dengan pemilik Siti Nurjanah dan alamat yang sama di Cikalang, Tawang, Tasikmalaya. Keselarasan nama brand, pemilik, lokasi, dan jenis produk mendukung resolusi entity.
Walaupun KKI menyebut nama PT, UKMS belum memeriksa registry perusahaan untuk memastikan status badan hukum terkini. Buyer formal sebaiknya meminta akta/NIB sesuai kebutuhan, NPWP perusahaan, rekening atas nama yang konsisten, dan invoice dari entity legal yang sama.
Bahan utama: ikan kecil air tawar
Randini memposisikan produk pada olahan ikan kecil air tawar seperti nilem dan nila. KKI untuk Nilem Crispy Baby Fish mencantumkan bahan ikan nilem putih kecil, garam, tepung, dan minyak goreng. Produk lain memiliki formulasi tambahan seperti bawang putih, ketumbar, tapioka, atau bubuk cabai sesuai varian.
Spesies ikan perlu dicantumkan jelas pada spesifikasi pembelian karena profil rasa, ukuran, supply, dan informasi gizi dapat berbeda. Buyer juga perlu memahami apakah bahan berasal dari budidaya sendiri, mitra lokal, atau pemasok lain. Sumber media lama menyebut aktivitas budidaya, tetapi struktur pasokan 2026 belum diverifikasi.
Produk dan format kemasan
KKI menampilkan kemasan pouch dan paper tube dengan berat yang berbeda pada SKU tertentu. SMEXPO juga menampilkan baby fish dan nila crispy. Perbedaan kanal dapat menghasilkan variasi berat, desain label, atau harga. Karena itu nama produk saja tidak cukup untuk membedakan SKU.
Untuk retail atau distributor, purchase order perlu memuat nama SKU, varian rasa, berat bersih, jenis kemasan, jumlah per karton, barcode bila ada, batch coding, tanggal kedaluwarsa, dan foto label final. Ini mencegah kesalahan ketika satu nama brand memiliki beberapa format kemasan.
Halal dan klaim tanpa MSG/pengawet
Beberapa halaman KKI menyebut produk tertentu tersertifikasi halal dan menggunakan copy seperti tanpa MSG atau tanpa pengawet. ANTARA 2022 juga menyebut sertifikat halal sejak Oktober 2019. UKMS tidak memasukkan nomor atau status halal ke machine facts karena sertifikat aktif belum diperiksa langsung pada sistem regulator.
Buyer harus meminta sertifikat halal terbaru serta memeriksa nama pemegang, kategori produk, lokasi, dan masa berlaku sesuai aturan yang berlaku. Klaim tanpa MSG atau tanpa pengawet juga perlu diverifikasi melalui formula dan label produk terbaru, bukan hanya teks katalog.
Quality control dan keamanan pangan
Camilan ikan renyah membutuhkan kontrol khusus pada pembersihan ikan, penepungan, suhu dan waktu penggorengan, kualitas minyak, penirisan, kadar air, pendinginan sebelum packing, serta integritas seal. Karena bahan baku ikan berpotensi lebih sensitif daripada snack berbasis tepung, kebersihan dan traceability lot menjadi penting.
Buyer dapat meminta data shelf life, metode pengujian, kebijakan penggunaan minyak, kontrol benda asing, nomor batch, serta prosedur complaint dan recall. Pengemasan juga perlu diuji untuk menjaga kerenyahan dan mencegah oksidasi selama distribusi.
Kapasitas historis dan kemampuan memenuhi order
Katalog ISEF 2023 memuat kapasitas 3.000 pouch per bulan, sementara sumber ANTARA 2022 memiliki angka produksi dan reseller pada periode sebelumnya. Semua angka ini diperlakukan sebagai historical snapshots. Tidak ada dasar untuk menyatakan kapasitas 2026 sama dengan angka lama.
Buyer harus meminta kapasitas normal dan maksimum terbaru, jadwal produksi, minimum order, lead time, kapasitas pengadaan ikan, dan kemampuan packing. Jika order naik tajam, risiko bottleneck dapat terjadi pada bahan baku, penggorengan, pendinginan, atau pengemasan.
Konflik data omzet: jangan dipakai tanpa validasi
Sipensi Kementerian UMKM menampilkan angka omzet yang sangat besar, sedangkan ANTARA pada 2022 memuat angka omzet tahunan yang jauh lebih kecil. Perbedaan skala sangat material dan tidak dapat direkonsiliasi dari sumber publik yang tersedia. Kemungkinan bisa berasal dari periode, kesalahan input, definisi, atau data yang berbeda, tetapi UKMS tidak menebak penyebabnya.
Karena itu tidak ada angka omzet yang dimasukkan dalam profil atau data publik. Untuk due diligence, buyer atau mitra pembiayaan harus meminta laporan penjualan, rekening koran, atau dokumen keuangan yang relevan langsung dari entity sesuai kebutuhan dan persetujuan.
Kanal pasar dan distribusi
KKI menautkan kanal marketplace seperti Shopee, PaDi, dan Tokopedia, sementara SMEXPO Pertamina memiliki toko Randini. Ini menunjukkan adanya distribusi digital lintas platform. Sumber media 2022 juga menyebut reseller, tetapi jumlah reseller tersebut tidak dianggap aktif pada 2026 tanpa verifikasi.
Distributor sebaiknya menanyakan area eksklusivitas, harga reseller, minimum purchase, kebijakan MAP bila ada, shelf life minimum saat barang diterima, retur produk mendekati kedaluwarsa, dan dukungan materi promosi. Kejelasan kanal mengurangi konflik harga dan stok.
Risiko informasi dan limitation
Fakta dengan dukungan kuat adalah nama Randini, keterkaitan PT Randini Berkah Lestari pada KKI, Siti Nurjanah, lokasi Tasikmalaya, tahun mulai 2019, serta fokus camilan ikan. Data finansial, kapasitas, pekerja, sertifikasi, dan reseller hanya tersedia sebagai snapshot lama atau data yang berkonflik.
Harga dan stok marketplace berubah cepat. Klaim kesehatan pada profil KKI juga tidak dipakai sebagai evaluasi medis. Untuk buyer, keputusan harus bertumpu pada produk, dokumen, sample, dan kemampuan supply terkini.
Kesimpulan netral
Randini memiliki positioning produk yang jelas: mengolah ikan kecil air tawar menjadi camilan renyah dalam beberapa rasa dan format kemasan. Jejak pada KKI, Kementerian UMKM, Pertamina, dan media memberikan basis verifikasi yang baik untuk identitas serta sejarah usaha.
Titik paling penting untuk due diligence adalah menyelesaikan konflik data finansial, memeriksa halal dan izin per SKU, mengunci spesifikasi kemasan, serta mengonfirmasi kapasitas 2026. Profil memerlukan verifikasi tambahan sampai verifikasi manual selesai.
Sumber, tanggal pemeriksaan, dan correction path
Pemeriksaan dilakukan 7 Agustus 2026 WIB menggunakan KKI, Sipensi Kementerian UMKM, SMEXPO Pertamina, ANTARA, dan katalog ISEF. Angka yang berbeda antarsumber tidak disatukan secara paksa.
Randini dapat mengoreksi legal entity, owner, alamat, formula, sertifikat, kapasitas, omzet, dan kanal resmi dengan bukti yang dapat diverifikasi. UKMS akan menyimpan sumber lama sebagai historical atau superseded bila pembaruan baru lebih kuat.
Konteks dan entitas terkait
Randini tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.
Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Ramantha Kitchen; Ratu Rica; Rafins. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.
