Riles Lestary Tenun: Songket Lombok, Fashion Kontemporer, dan Akses Pasar

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui28 September 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Ringkasan entity

Riles Lestary Tenun adalah usaha fashion dan wastra dari Nusa Tenggara Barat yang memadukan kain tenun/songket Lombok dengan produk fashion kontemporer. Karya Kreatif Indonesia 2026 menempatkannya pada kategori Wastra dan Ready to Wear, menyebut Sri Lestari sebagai pendiri, serta mencatat tahun berdiri 2021.

Portal SMEsta Kementerian UMKM juga memuat Riles Lestary sebagai UKM di Nusa Tenggara Barat dengan deskripsi pusat kain tenun NTB dan fashion tenun NTB. SMEsta mencantumkan bentuk badan usaha CV, tahun berdiri 2021, produk utama kain tenun dan fashion tenun, serta daftar negara tujuan. Karena data ekspor bisa berubah, daftar negara dibaca sebagai profile claim, bukan bukti shipment aktif 2026.

Identitas, pendiri, dan lokasi

KKI menyebut Sri Lestari, SE sebagai pendiri dan memberikan alamat Jalan Jenderal Sudirman No. 18, Rembiga, Mataram, NTB. SMEsta juga menempatkan usaha di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan mencantumkan website lestarytenunlombok.com.

Nama legal lengkap dari CV belum terlihat jelas pada sumber yang diperiksa. Karena itu data terstruktur tidak mengubah brand name menjadi legal name hanya berdasarkan field ‘Badan Usaha: CV’.

Produk dan proposition

KKI menampilkan Kain Songket Lombok dalam beberapa pilihan harga dan memposisikan Riles Lestary pada dua kategori sekaligus: Wastra dan Ready to Wear. Profil KKI menyebut penggunaan pewarna alami ramah lingkungan dan fokus pelestarian tenun songket Lombok.

SMEsta menegaskan produk utama berupa kain tenun dan fashion tenun NTB. Kombinasi kain dan apparel membuat usaha relevan untuk konsumen akhir, stylist/desainer, buyer retail, serta kebutuhan corporate gift atau cultural fashion, tetapi kemampuan tiap segmen harus dikonfirmasi.

Pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan

KKI menyatakan brand dibangun untuk pelestarian warisan budaya lokal dan pemberdayaan perempuan. Narasi tersebut dapat dicatat sebagai mission/brand claim. Ukuran dampak seperti jumlah penenun, pendapatan artisan, desa mitra, atau persentase perempuan yang diberdayakan belum tersedia pada sumber institusional yang diperiksa.

Jika halaman publik ingin memakai klaim impact, dibutuhkan data jumlah artisan, metode pembayaran, durasi kemitraan, lokasi komunitas, dan periode pengukuran. Tanpa itu, wording tetap pada level misi, bukan outcome.

Bahan, pewarna, dan proses

KKI menyebut kain songket Lombok berbahan pewarna alami ramah lingkungan. Sumber publik belum memberikan daftar pewarna alami, jenis serat, asal benang, proses mordant, water usage, sertifikasi lingkungan, atau hasil uji colorfastness.

Untuk buyer tekstil, spesifikasi penting meliputi komposisi serat, ukuran kain, teknik tenun, motif, dye method, toleransi warna, washing/care instruction, shrinkage, dan kemampuan repeat order. Produk handmade dapat memiliki variasi yang justru perlu dijelaskan dalam specification.

Ekspor dan akses pasar

SMEsta mencantumkan negara tujuan Brazil, Brunei, Spain, Malaysia, Portugal, dan Singapore. Data ini menunjukkan adanya positioning pasar luar negeri pada profil pemerintah, tetapi halaman UKMS tidak menyimpulkan volume ekspor, tahun shipment terakhir, buyer aktif, atau nilai transaksi.

SMEsta juga mencatat kepemilikan akun LPSE LKPP. Field tersebut bisa relevan untuk procurement pemerintah, tetapi kesiapan tender aktual tetap memerlukan pengecekan akun, KBLI, dokumen legal, pajak, pengalaman, dan persyaratan paket.

Aktivitas fashion dan freshness

Jejak Instagram Riles Lestary memperlihatkan aktivitas fashion yang terus berjalan dan akun tersebut masih aktif saat pemeriksaan. Konten yang terindeks juga menunjukkan partisipasi pada Indonesia Fashion Week. Aktivitas event dipakai sebagai freshness signal dan context brand, bukan bukti order atau omzet.

Berita Lombok Post sebelumnya menggambarkan pengembangan fashion kontemporer berbasis tenun NTB. Angka omzet yang pernah diberitakan tidak dipakai sebagai fakta saat ini karena bersifat periode-spesifik dan tidak tersedia laporan keuangan terverifikasi.

Harga sebagai data dinamis

KKI 2026 menampilkan beberapa harga Kain Songket Lombok dalam rentang jutaan rupiah. Harga tersebut adalah snapshot retail dan dapat berubah berdasarkan motif, ukuran, teknik, bahan, dan tingkat kerumitan.

Untuk pembelian B2B, buyer perlu meminta wholesale price list, MOQ, lead time, pattern availability, exclusivity, packaging, shipping, dan kebijakan terhadap variasi warna atau motif.

Procurement dan supplier readiness

Due diligence yang relevan mencakup legal name CV, NIB/KBLI, NPWP, invoice, rekening, kapasitas kain per bulan, jumlah artisan/penenun, lead time, raw-material source, quality control, proof of origin jika diperlukan, serta export documentation bila buyer lintas negara.

Untuk kolaborasi fashion, perlu ada ketentuan hak motif, attribution artisan, penggunaan desain, sample ownership, exclusivity wilayah, dan pengelolaan sisa kain. Jika klaim sustainable dipakai, evidence harus menunjukkan indikator yang dapat diuji.

Risiko informasi dan limitation

KKI dan SMEsta mendukung lokasi NTB, tahun berdiri 2021, pendiri Sri Lestari, produk kain/fashion tenun, serta positioning pelestarian. SMEsta mendukung bentuk badan usaha CV, tetapi tidak memberikan legal name lengkap dalam hasil yang diperiksa.

Daftar negara tujuan, akun LPSE, dan sertifikasi/training di SMEsta adalah profile data yang perlu diperiksa ulang sebelum dimasukkan ke tender atau export claim aktif. Kapasitas, jumlah pekerja, omzet, dan impact metrics belum terverifikasi.

Kesimpulan netral

Riles Lestary Tenun memiliki positioning yang jelas sebagai bisnis tenun dan fashion kontemporer dari NTB dengan basis songket Lombok. Evidence institusional dari KKI dan SMEsta memberi dasar yang lebih baik untuk pemetaan entity, produk, pendiri, dan akses pasar.

Profil memerlukan verifikasi tambahan sampai legal name, dokumen procurement, export evidence, sustainability claims, dan kapasitas dikonfirmasi melalui verifikasi manual.

Sumber, tanggal pemeriksaan, dan correction path

Pemeriksaan dilakukan 7 Agustus 2026 WIB menggunakan KKI 2026, SMEsta Kementerian UMKM, website/social yang ditautkan sumber institusional, dan jejak media sebagai freshness context. Search UKMS tidak menemukan exact page pada alamat profil yang direncanakan.

Koreksi dapat diajukan melalui jalur editorial UKMS dengan menyertakan bukti primer bertanggal. Informasi dinamis seperti harga, stok, alamat operasional, kanal penjualan, kapasitas, sertifikasi, status distribusi, dan kontak harus diperiksa ulang sebelum digunakan untuk keputusan pembelian atau kemitraan.

Konteks dan entitas terkait

Riles Lestary Tenun tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Raki Tenun; Rapidino Tenun Ternate; Ralisha Putra Garut. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top