Sambal Dayak/Taraban: Cabai Hutan Kalimantan Utara, Hasil Laut Tarakan, dan Produk Sambal 135 Gram

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui8 August 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik
UKMS.OR.ID KNOWLEDGE SYSTEM

Sambal Dayak/Taraban: Cabai Hutan Kalimantan Utara, Hasil Laut Tarakan, dan Produk Sambal 135 Gram

FormatPage
Diperbarui8 August 2026
Waktu baca5 menit
KonteksPanduan praktis

Ringkasan entity

Sambal Dayak/Taraban adalah UMKM sambal dari Tarakan, Kalimantan Utara yang tercantum dalam Karya Kreatif Indonesia. Nama Sambal Dayak digunakan karena produk utama memakai cabai yang menurut profil KKI ditanam oleh masyarakat Dayak di kawasan hutan Kalimantan Utara.

Katalog 2026 menampilkan Sambal Dayak 135 gram dengan bahan utama cabai hutan Kalimantan dan bawang Dayak, kemudian dikombinasikan dengan beberapa hasil laut dan varian lain.

Identitas dan lokasi

KKI mencantumkan Yuliatin sebagai kontak serta alamat Jalan Aki Balak RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Akun sambaldayak dan Shopee ditautkan pada profil.

Legal entity, tahun berdiri, NIB, dan izin pangan belum terlihat pada source yang diperiksa.

Cabai hutan Kalimantan

Profil KKI menggambarkan cabai utama sebagai cabai hutan Kalimantan Utara dengan karakter pedas yang berbeda dari cabai umum dan tidak bergantung musim menurut brand narrative.

Claim tentang rarity, seasonality, dan siapa yang menanam perlu evidence supply-chain yang lebih rinci jika digunakan untuk procurement atau sustainability storytelling.

Bawang Dayak

Product page KKI mencantumkan bawang Dayak bersama cabai hutan sebagai bahan utama. Bawang Dayak menjadi ingredient identity yang memperkuat regional positioning.

UKMS tidak mengulang klaim kesehatan herbal yang sering dikaitkan secara umum dengan bawang Dayak. Di sini bahan diperlakukan sebagai ingredient pangan.

Kepiting Tarakan dan hasil laut

Varian KKI mencakup Kepiting Tarakan, Ikan Pepija, Udang Ebi, Cakalang Asap, Baby Cumi, dan Teri Medan. Kombinasi cabai lokal dengan hasil laut membuat product range cukup luas.

Setiap varian memiliki allergen dan supplier risk berbeda. Kepiting dan udang merupakan crustacean allergens, sementara ikan dan cumi juga membutuhkan declaration dan separation yang tepat.

Ikan Pepija

KKI secara khusus menyebut ikan Pepija sebagai potensi hasil perikanan Kota Tarakan yang digunakan pada salah satu varian. Product provenance ini bisa menjadi regional differentiation.

Buyer perlu meminta species identification, supplier, processing, cold-chain before cooking, and batch traceability untuk produk berbasis ikan.

Ukuran 135 gram

Product page KKI menampilkan berat bersih 135 gram untuk Sambal Dayak. Harga katalog tidak dijadikan evergreen fact karena dapat berubah.

Jika ada gramasi atau kemasan baru, setiap format perlu varian produk terpisah agar shelf life dan price tidak tercampur.

Banyak varian dan risiko cross-contact

Produksi sambal dengan kepiting, ikan, udang, cumi, dan teri berpotensi menimbulkan cross-contact antar allergen jika fasilitas dan peralatan digunakan bersama.

Buyer harus meminta allergen matrix, sanitation procedure, production sequencing, label declaration, dan recall process.

Food safety

Sambal kemasan membutuhkan kontrol cooking, water activity, acidity, filling, packaging, storage, batch code, dan shelf life. KKI tidak menampilkan process validation atau permit numbers pada hasil yang diperiksa.

Legal compliance perlu dinilai per SKU, bukan hanya pada level brand.

Local sourcing dan sustainability

Brand story menghubungkan cabai dengan hutan Kalimantan Utara dan masyarakat Dayak, serta hasil laut dengan Tarakan. Ini dapat menjadi supply-chain narrative yang kuat jika didukung data asal dan hubungan supplier.

Tanpa data farmer/fisher group, volume pembelian, harga, dan area panen, UKMS tidak membuat claim empowerment atau sustainable sourcing.

Kanal digital dan marketplace

KKI menautkan Instagram sambaldayak dan Shopee. Kanal tersebut membantu current product discovery.

Stock, rating, price, promotion, dan sales volume tidak menjadi permanent facts.

Procurement sambal

Buyer perlu meminta legal identity, NIB, PIRT/BPOM, halal, ingredient list, allergen statement, seafood supplier traceability, shelf-life study, batch coding, sanitation SOP, recall, capacity, MOQ, lead time, carton, and price list.

Untuk distribusi antarpulau, heat exposure dan packaging integrity perlu diperhatikan.

Risiko informasi dan limitation

Fakta kuat mencakup Tarakan, Yuliatin contact, cabai hutan, bawang Dayak, 135 g product, dan tujuh varian yang ditampilkan KKI. Legal entity, permits, current capacity, supplier network, workers, revenue, and export belum terverifikasi.

Rarity and community-origin claims tetap source-qualified.

Kesimpulan netral

Sambal Dayak/Taraban mempunyai regional identity yang kuat karena menggabungkan cabai hutan Kalimantan Utara dengan hasil laut Tarakan. KKI memberikan product layer yang cukup jelas.

Verifikasi manual perlu mengunci permits, halal, allergen controls, supplier traceability, capacity, dan established year sebelum dinyatakan sebagai fakta terverifikasi.

Kemasan dan ketahanan minyak sambal

Sambal dengan seafood dan minyak perlu kemasan yang menjaga seal, mencegah kebocoran, dan melindungi produk dari kontaminasi setelah proses filling. Buyer perlu mengetahui jenis wadah, closure, tamper evidence, dan storage instruction.

Jika produk menggunakan jar atau pouch berbeda, shelf life dan handling harus diverifikasi per format karena barrier properties dapat berbeda.

Catatan publikasi

Sebelum menggunakan informasi ini untuk keputusan bisnis, pembaca perlu memastikan apakah Taraban merupakan nama badan usaha, nama produsen, atau alternate brand di balik Sambal Dayak. KKI menampilkan format Sambal Dayak/Taraban, tetapi legal relationship belum dijelaskan.

nama utama dapat tetap mengikuti lock, sedangkan Sambal Dayak menjadi brandName dan Taraban disimpan sebagai organization alias setelah konfirmasi.

Verifikasi asal bahan

Untuk memperkuat provenance, pembaca perlu meminta bukti pemasok cabai hutan, bawang Dayak, dan hasil laut yang digunakan pada tiap batch. Nama daerah saja belum cukup untuk menjelaskan asal bahan secara operasional.

Jika supplier berubah, product story dan traceability harus diperbarui agar klaim regional tidak menjadi statis sementara rantai pasok sudah berubah.

Validasi akhir bahan baku

pengelola informasi juga perlu memastikan apakah seluruh varian masih memakai basis sambal yang sama atau mempunyai formulasi berbeda. Perbedaan formula memengaruhi allergen, shelf life, dan kebutuhan izin per SKU.

Sumber dan correction path

Pemeriksaan dilakukan 7 Agustus 2026 WIB. pemeriksaan duplikasi tidak menemukan exact page UKMS pada alamat profil sambal-dayak-taraban.

Koreksi dapat diajukan melalui jalur editorial UKMS dengan menyertakan bukti primer bertanggal. Data dinamis seperti harga, stok, alamat, izin, sertifikasi, kapasitas, kanal penjualan, jumlah pekerja, status ekspor, dan kontak harus diperiksa ulang sebelum digunakan untuk keputusan pembelian atau kemitraan.

Konteks dan entitas terkait

Sambal Dayak/Taraban tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Sambal Gerilya; Ratu Rica; Ramantha Kitchen. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.