Category: UKM

Kategori UKM di UKMS.or.id membahas Usaha Kecil dan Menengah sebagai sistem bisnis nyata, bukan sekadar label statistik. Fokus utamanya adalah bagaimana UKM dijalankan sehari-hari: mengambil keputusan, menghadapi keterbatasan, beradaptasi dengan teknologi, dan bertahan dalam konteks pasar Indonesia yang unik.

Pembaca akan menemukan analisis operasional, pola pemasaran, serta implikasi teknologi—termasuk AI—yang relevan untuk UKM skala mikro hingga menengah. Konten disusun untuk membantu memahami apa yang benar-benar terjadi di lapangan, bukan versi ideal yang sering muncul di buku atau seminar.

Seluruh pembahasan ditempatkan dalam konteks Indonesia: regulasi lokal, perilaku konsumen, struktur biaya, dan realitas UMKM. Setelah bagian ini, artikel-artikel terkait UKM ditampilkan sebagai pendalaman topik.

  • Cara Meningkatkan Penjualan Tupperware Sampai 1000%

    Produk tupperware sangat familiar di tanah air. Produknya dapat ditemui hampir di semua rumah tangga. Jaringan pemasarannya pun sangat luas hingga sangat mudah menemukan penjual produk tupperware. Jika Anda salah satunya, coba cara berikut untuk meningkatkan penjualan tupperware dengan mudah dan cepat.

    Cara Meningkatkan Penjualan Tupperware Sampai 1000%

     

    1. Via Medsos

    Media sosial menjadi alat marketing yang paling ampuh untuk meningkatkan penjualan tupperware. Anda mungkin sering kali menemui iklan di medsos yang menawarkan bisnis rumahan yang menjanjikan, berpenghasilan jutaan dari rumah, bisnis untuk ibu rumah tangga, dan lain sebagainya. Iklan tersebut sering kali muncul, menarik untuk diklik dan ternyata penawaran dari tupperware.

    Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan yang lainnya memang sangat ampuh untuk menjaring pembeli. Anda bisa menawarkan produk ke banyak orang dalam satu klik, atau membuat halaman fans dan mengundang banyak orang untuk bergabung. Mereka yang terjaring tersebut merupakan calon pembeli yang potensial. Anda pun hendaknya membuat posting menarik yang berisi tak hanya produk, namun juga tips yang berkaitan dengan produk.

    1. Buat Website

    Buatlah website mandiri diluar web resmi tupperware. Web tersebut guna mempromosikan produk-produk tupperware yang Anda jual. Alamat URL bisa dibuat dengan mencantumkan brand tupperware namun dengan penawaran berbeda. Misalnya, tupperwaremurah.com, atau tupperwarebaru.co.id, atau grosirtupperware.id, dan lain sebagainya. Opsi lain, cantumkan kota lokasi Anda berjualan, seperti tupperwarebogor.com, atau tupperwaremalang.co.id dan sebagainya.

    Namun yang perlu diperhatikan ialah buat website dengan tingkat kepercayaan yang tinggi. Caranya, tampilkan kontak selengkap mungkin, CS yang mudah dihubungi, tampilkan pula testimoni, foto-foto proses pengepakan barang, dan jaminan barang asli. Selain itu, buatlah website Anda muncul di daftar teratas mesin pencari. Terapkan SEO dalam pembuatan web tersebut. Jika website Anda unggul, maka akan sangat mudah mendapat pelanggan dan mudah pula meningkatkan penjualan tupperware.

     

    1. Beri Review

    Bagi sebagian orang, membaca review produk sangatlah penting sebelum membelinya. Karena itu, buatlah review secara jujur tentang produk-produk tupperware yang Anda jual. Tulis di media sosial ataupun webblog Anda. Jangan lupa terapkan SEO untuk penulisan content tersebut. Selain itu, berilah link untuk pembelian produk yang direview di akhir content. Arahkan link tersebut pada toko online Anda dan beri kemudahan untuk melakukan pembelian.

    Review cukup penting bagi produk-produk terkenal, terutama yang berharga cukup mahal. Seorang yang membaca review pula dapat dipastikan ada keinginan untuk membeli. Hanya saja, masih ada keraguan mengenai kualitas produk. Tanpa berlebihan, tulislah review positif yang meyakinkan mereka untuk membeli. Dengannya mereka akan menuju toko online Anda dan membelinya. Cara ini cukup efektif untuk meningkatkan jumlah pembeli.

    1. Buat Paket

    Buatlah paket pembelian tupperware dengan harga spesial. Tampilkan bahwa produk tupperware tak hanya cocok digunakan pribadi dan rumah tangga, namun juga bernilai untuk set hadiah pernikahan, kado anniversary, hingga kado ulang tahun anak. Buatlah paket yang cocok untuk set hadiah lalu tawarkan dengan promo harga khusus.

    Pembelian secara set atau paket tupperware akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan penjualan. Karena itulah, tawarkan paket-paket spesial tersebut secara khusus pada target pasar yang khusus pula. Tawarkan pula bungkus kado gratis lengkap dengan kartu ucapan. Lebih bagus lagi jika Anda dapat mengemasnya dalam parcel yang cantik. Tentu akan banyak pelanggan yang menyukainya.

    1. Parcel Bertema

    Selain hadiah set, parcel tupperware juga menarik untuk perayaan hari besar. Buatlah parcel penuh hiasan yang cocok untuk hantaran. Parcel berisi tupperware pastilah akan sangat unik dan menarik. Hanya saja, Anda hanya dapat menjualnya pada momen tertentu. Meski demikian, penjualan parcel akan sangat melejitkan omzet dan meningkatkan penjualan tupperware Anda.

     

     

    Parcel tema ini juga bisa ditawarkan dengan menjadi sponsor acara hari besar ataupun perayaan. Saat hari kemerdekaan misalnya. Menjadi sponsor untuk pemberian hadiah lomba berupa produk tupperware merah putih akan sangat menarik banyak orang. Bukalah stand pada acara tersebut dan tawarkan pada pengunjung. Jangan lupa berikan diskon dalam rangka memperingati perayaan tersebut.

    Terakhir, hal yang perlu diingat ialah, Tupperware menerapkan sistem multilevel marketing atau MLM yang dapat merugikan Anda jika tak pandai dalam menjual. Jika tak ada konsumen yang membeli produk dari Anda, maka Anda lah yang harus membelinya. Karena itulah, jika Anda enggan meningkatkan penjualan dan merasa tak memiliki passion dalam menjual, lebih baik mengubah arah bisnis Anda.

     

    Untuk meningkatkan volume penjualan produk, perlu dilakukan upaya dan strategi marketing yang tepat dan efektif. Namun untuk merumuskan strategi yang tepat, ada beberapa faktor yang perlu dipikirkan matang karena menjadi dasar pemasaran yang efektif. Berikut konsep-konsep dasar dalam merumuskan strategi marketing.

    1. Orientasi Konsumen

    Konsep dasar marketing pertama yakni berorientasi penuh pada konsumen. Lakukan riset tentang target konsumen produk Anda. Apa saja keinginan mereka, berapa harga yang layak untuk produk Anda, model produk apa yang mereka sukai dan kualitas seperti apa yang mereka harapkan. Selain itu, gaya hidup, tingkah laku, kegemaran mereka juga perlu diriset mendalam. Dengan mengetahui detail target pasar, Anda dapat merumuskan marketing yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan.

    1. Targetkan Keuntungan

    Volume penjualan yang meningkat, akan berdampak pada keuntungan. Namun laba hanya diperoleh jika konsumen membeli dan puas dengan produk Anda. Makin puas konsumen dengan produk Anda, makin banyak pembelian yang mereka lakukan. Artinya, volume penjualan produk pun meningkat dan menghasilkan laba yang berlipat pula. Karena itulah sangat penting membangun kepuasan konsumen agar keuntungan pun dapat diraih dengan mudah.

    1. Pemasaran Terorganisir

    Pemasaran yang dilakukan secara tim haruslah terorganisir dengan baik. Semuanya harus terintegrasi dan dipimpin seorang yang handal. Setiap marketter pun hendaklah memiliki fokus yang sama, yakni kepuasan dan kesetiaan pelanggan. Pembagian kinerja dan evaluasi juga tak boleh luput dalam pengorganisiran pemasaran.

    1. Kaji Teori Marketing

    Sebelum mengonsep marketing, Anda perlu melakukan kajian teori marketing yang ada. Beberapa pendekatan yang bisa dilakukan di antaranya merchandising, buying, selling, grading, standardising, storage and warehouse, transportasing, financing, communications, packaging, dan risk bearing. Pahami setiap pendekatan tersebut untuk membuat konsep marketing yang efektif dalam menarik minat konsumen.

    1. Strategi Produk

    Marketing dengan strategi produk pula perlu dipikirkan matang, yakni tentang bagaimana menyajikan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pasar. Termasuk di dalamnya yaitu nama brand yang menarik dan harga produk yang layak menurut konsumen. Penentuan harga haruslah disesuaikan dengan hasil riset pasar. Dengan menerapkan strategi ini, produk memiliki kemungkinan besar untuk diterima pasar dengan baik. Dengannya, Anda akan sangat mudah meningkatkan volume penjualan produk.

    1. Strategi Kebutuhan

    Melakukan pemasaran dengan strategi sesuai kebutuhan juga dapat membantu Anda meningkatkan volume penjualan produk. Ada dua jenis dalam strategi ini, yakni strategi kebutuhan primer dan selektif. Strategi kebutuhan primer yaitu cara meningkatkan permintaan produk dengan menargetkan pelanggan dan pembeli baru. Adapun strategi kebutuhan selektif yakni cara pemasaran yang dirancang untuk unggul dalam persaingan dengan fokus meningkatkan jumlah konsumen.

    1. Alokasikan Biaya Promosi

    Promosi tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Karena itulah Anda perlu membuat alokasi budget promosi. Besar kecilnya biaya promosi akan sangat berpengaruh pada peningkatan volume penjualan produk. Tentu promosi yang masif dan besar-besaran akan membuat produk Anda laris manis. Namun tentu saja hal tersebut akan menghabiskan banyak biaya.

    1. Memperluas Pasar

    Saat menentukan strategi pemasaran, Anda pun hendaknya melihat pentingnya memperluas pasar produk. Mengingat untuk meningkatkan volume penjualan, produk harus laku dalam jumlah banyak. Semakin luas pasar tentu akan semakin banyak produk yang terjual. Namun pastikan perluasan pasar tersebut sesuai dengan produk yang Anda tawarkan.

     

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan volume penjualan produk. Dengan meramu strategi marketing yang tepat dan matang, Anda dapat meraih tujuan tersebut. Tentu itu bukan hal mudah, namun harus dicoba. Ingatlah bahwa kesuksesan bisnis ada di depan mata jika Anda berhasil menaikkan volume penjualan secara signifikan dari bulan ke bulan, tahun ke tahun. Jika sudah terbiasa, marketing bukan lagi hal yang menyulitkan.

    baca juga 1000.001 Ide Bisnis Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    Bagaimana Cara Meningkatkan Volume Penjualan? Cek Disini!

     

    Dalam bisnis, apapun jenis usahanya, akan sangat sulit meningkatkan pendapatan jika tak mampu meningkatkan volume penjualan. Laba akan sangat sulit diraih jika volume penjualan tak menunjukkan grafik ke atas. Karena itulah pelaku usaha perlu melakukan cara-cara efektif agar bagaimana produk yang sudah beredar di pasaran dapat laku dan habis terjual. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan volume penjualan.

    1. Pemasaran Agresif

    Pemasaran bukan hanya proses menjual dan menawarkan produk. Lebih dari itu, pemasaran mencakup proses merencanakan, menentukan harga, promosi hingga distribusi. Jika ingin meningkatkan volume penjualan, semua proses tersebut haruslah dilakukan secara maksimal, agresif dan berhasil memuaskan konsumen.

    Tanpa pemasaran yang agresif, volume penjualan sulit meningkat dan berdampak pula pada sulitnya meningkatkan keuntungan. Untuk itu, perlu sebuah tim pemasaran yang dipimpin seorang yang berpengalaman agar segala proses pemasaran dapat berjalan efektif. Merekalah yang akan memikirkan pemasaran seperti apa yang cocok diterapkan. Pemasaran adalah kunci sukses penjualan suatu produk. Jika pemasaran gagal, produk pun tak laku di pasaran. Grafik volume penjualan pun tak mungkin bergerak naik ke atas.

    1. Promosi

    Salah satu proses pemasaran produk yang paling penting ialah promosi. Inilah cara yang paling mempengaruhi volume penjualan meningkat atau justru stagnan. Promosi harus dilakukan dengan mempengaruhi konsumen, baik secara langsung ataupun tak langsung. Yang perlu dilakukan saat promosi ialah memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang produk yang dijual. Dengannya hasil promosi akan berdampak pada keinginan konsumen untuk membeli.

    Saat ini ada banyak ragam promosi kreatif, dari promosi langsung hingga digital. Semuanya mesti dilakukan agar mengetahui cara promosi mana yang paling efektif untuk produk Anda. Setiap brand memiliki cara promosi berbeda, ada yang fokus di promosi digital, ada pula yang memilih offline, sebagian justru memaksimalkan iklan. Lakukanlah evaluasi agar Anda mengetahui cara promosi mana yang paling ampuh untuk meningkatkan volume penjualan produk Anda.

    1. Promotional Mix

    Dalam beberapa kasus, upaya marketing dengan satu jenis promosi tak mampu meningkatkan volume penjualan. Perlu banyak variabel promosi yang dikohttps://ukms.or.id/nasikan menjadi sebuah strategi yang disebut promotional mix. Menjalankan strategi ini tentu membutuhkan tenaga, waktu dan biaya lebih. Namun hasilnya tak akan mengecewakan.

    Variabel dalam promotional mix tersebut sedikitnya ada empat, yakni iklan, personal selling, publisitas dan promo penjualan. Padukan antar variabel untuk promosi produk Anda. Namun yang perlu dicatat agar promotional mix tak berujung sia atau bahkan kerugian, yakni perhatikan hal-hal rinci tentang budget yang dialokasikan untuk promosi, jenis pasar, tahap siklus produk, dan sifat pasar yang ditargetkan. Rumuskan secara efisien dan dilengkapi target agar promosi berujung panen laba.

    Selain itu, ada hal-hal lain yang juga tak bisa luput untuk mendapat perhatian sebelum melakukan promotional mix. Di antaranya yakni penentuan harga produk. Anda tidak bisa asal dalam menentukan harga. Perlu pertimbangan matang, bahkan riset untuk menentukan harga jual dengan tepat. Jika harga dianggap layak menurut target konsumen, maka Anda sukses menentukan harga. Namun jika Anda gagal, jangan harap meningkatkan volume penjualan.

     

    Demikian beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk memajukan bisnis dan meraup laba berlipat. Tiga poin di atas hanyalah teori marketing agar bisnis Anda dapat meningkatkan volume penjualan. Tentu teori akan berbeda di lapangan. Namun tanpa teori, Anda akan berjalan tanpa arah dan panduan. Karena itulah, padukan teori dan usaha keras agar membuahkan hasil memuaskan.

     

    baca juga

    123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

    Panduan Bisnis Online Terlengkap

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

     

     

    Intinya ialah, untuk meningkatkan volume penjualan kuncinya ada di strategi marketing. Tanpa marketing yang kompeten, Anda akan kesulitan meraih laba, bahkan meski sekedar menghabiskan produk di pasaran. Buatlah sebuah tim marketing jika Anda merasa tak cukup berpengalaman dalam menjual. Makin banyak kepala, makin banyak pula ide kreatif untuk memasarkan produk Anda.

  • Cara Meningkatkan Penjualan Kaos Di Bukalapak

    Anda baru saja membuka usaha kaos distro? Baru memulai bisnis konveksi kaos? Atau bahkan sudah lama menjalankan bisnis kaos namun tak pernah mengalami peningkatan penjualan?

    Jangan khawatir, Anda hanya perlu mengetahui rahasia dibalik suksesnya usaha kaos baik dalam hal produksi maupun marketing. Praktekkan strateginya agar upaya meningkatkan penjualan kaos bukan lagi hal yang sulit.

    1. Targetkan pasar

    Targetkan pasar kaos dengan sangat spesifik. Strategi ini tidak cukup sekedar menargetkan pasar berdasarkan usia dan gender, misalnya pria muda berusia 17 hingga 35 tahun. Buatlah target pasar yang jauh lebih spesifik, dengan menargetkan komunitas tertentu, atau kelompok tertentu.

     

    Sebagai contoh, pria muda hobi fotografi, atau ibu muda yang tengah hamil dan menyusui, kaos kampus ala mahasiswa, remaja wanita muslim, kaos anak muslim, pria dewasa hobi bersepeda, kaos pecinta hewan peliharaan dan masih banyak lagi.

    Selain itu, target kelas masyarakat atau penghasilan masyarakat juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Jika target Anda kelas menengah ke atas, maka ketahui selera mereka terutama dalam hal kualitas produk, ketahui pula hobi dan kesukaan mereka, serta pelajari brand-brand yang populer di kalangan tersebut.

    Semakin spesifik pasar Anda, maka akan semakin mudah untuk melakukan marketing, semakin fokus dalam pemasaran dan tentu semakin mudah untuk meningkatkan pendapatan.

     

    1. Jual online dan offline

    Jangan puas jika sudah memiliki toko kaos yang apik dan menarik. Bukalah sebuah toko offline dan upayakan traffic yang tinggi pada toko online tersebut. Pun sebaliknya, jika Anda memiliki toko offline, sudah saatnya untuk membuka gerai fisik. Memiliki kedua jenis toko akan saat menguntungkan dan mampu meningkatkan pendapatan kaos dengan cepat.

    Ssst, Ini Rahasia Meningkatkan Penjualan Kaos dengan Cepat Khusus untuk offline, Anda juga perlu mempromosikan toko melalui media sosial. Tak hanya satu, lakukanlah di berbagai medsos sekaligus, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Telegram, Path, Youtube dan lain sebagainya.

    Jika ada anggaran lebih, pasanglah iklan di medsos tersebut. Pasang pula google adwords agar toko Anda dipromosikan oleh mesin pencari google.

    1. Buat label keren

    Label ataupun merek kaos ternyata mampu menjadi pertimbangan seseorang untuk membelinya. Buatlah label yang apik lengkap dengan logo yang kreatif. Buat pula brand kaos sekeren mungkin. Setelah itu, besarkan brand atau label Anda dengan cara melakukan promosi secara masif.

     

    Makin terkenal label Anda di kalangan publik, makin banyak konsumen yang tertarik untuk membeli.

    Selain itu, sablonlah label di setiap kaos, baik logo maupun brand Anda. Sertakan pula informasi mengenai bahan yang digunakan, ukuran kaos, serta panduan mencuci. Meski nampak sepele, sablon label sangat berpengaruh pada nilai dan daya jual kaos. Minimal, usaha Anda akan dikenal sebagai brand yang bernilai tinggi.

    1. Buat hang tag

    Pada produk fashion secara umum, hang tag hanya berisi informasi harga dan barcode. Buatlah hal berbeda dengan membuat hangtag yang menarik dan berlapis. Isinya bisa berisi logo, brand, slogan, informasi ukuran, alamat media sosial, alamat toko online, kisah usaha dan lain sebagainya.

    Cara ini bisa Anda tiru dari brand distro luar negeri ataupun jersey tim sepak bola. Pembuatan hangtag merupakan cara jitu meningkatkan harga kaos Anda.

     

    1. Kemasan menarik

    Saat ini banyak sekali ide kemasan menarik untuk beragam jenis usaha, termasuk fashion. Lupakan plastik untuk kemasan kaos Anda. Buatlah kemasan yang menarik dan kreatif.

    Selain meningkatkan nilai jual, kemasan yang apik akan membuat konsumen melirik. Bahkan meski sekedar mengganti kemasan plastik biasa dengan plastik tebal ziplock, kaos Anda sudah memiliki nilai lebih.

    Demikian lima poin dari sekian banyak cara meningkatkan penjualan kaos. Selain rahasia bisnis kaos yang telah disebutkan, Anda juga bisa menggunakan cara lain seperti membuka peluang distributor dan reseller, melakukan endorse pada artis terkenal ataupun selebgram dan vlogger

    baca juga

    123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

    Panduan Bisnis Online Terlengkap

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

     

    buat database pelanggan dan beri diskon berkala, serta cara lain yang dapat membuat penjualan Anda melesat dengan cepat.Ssst, Ini Rahasia Meningkatkan Penjualan Kaos dengan Cepat

     

    Tips dan Trik Jitu Meningkatkan Penjualan di Bukalapak

    Persaingan antar penjual di bukalapak sangatlah ketat. Selain banyaknya jumlah mereka, ternyata produk yang dijual pun sering kali sama namun dengan harga yang berbeda. Karena itu, penjual atau pelapak harus memiliki cara jitu untuk meningkatkan penjualan bukalapak.

    1. Sering gunakan fitur push

    Lakukan sesering mungkin fitur push agar produk yang Anda jual selalu berada di halaman pertama daftar pencarian barang di bukalapak. Hal ini memang cukup merepotka. Namun dengan munculnya barang Anda di halaman pertama, maka kesempatan barang tersebut dilihat calon pembeli pun sangat lah besar.

    1. Pakai judul yang tepat

    Penulisan judul produk yang Anda jual haruslah tepat dan tidak hanya menampilkan merk dan tipe saja. Buat judul yang berisi kata-kata yang menjadi keyword pencarian para costumer bukalapak. Misal, anda menjual baju anak merk tertentu, tulislah judul produk “Baju Anak Bayi dan Balita Branded Murah Meriah”.

    1. Pakai keyword yang tepat

    Keyword yang tepat dapat membuat barang Anda mudah ditemukan calon pembeli. Gunakan keyword yang tepat yang sekiranya menjadi keyword favorit para customer bukalapak. Setelah menggunakan keyword yang tepat di setiap produk, Anda juga perlu menggunakan promoted push yang ada pada layanan bukalapak.

    1. Share ke web lain

    Promosikan barang jualan bukalapak Anda di website lain, misalnya blog pribadi. Promosi ini akan makin meningkatkan penjualan bukalapak karena barang jualan Anda akan dilihat banyak orang selain pengguna marketplace tersebut. Share ini bisa dilakukan melalui BL Widget yang telah disediakan bukalapak.

    1. Beri diskon

    Fitur diskon merupakan salah satu layanan bukalapak. Manfaatkanlah fitur tersebut untuk menarik minat calon pembeli pada barang Anda. Tentu harga diskon akan lebih menarik bagi mereka. Anda juga dapat menggunakan strategi diskon agar tak banyak mengurangi laba penjualan.

    1. Foto menarik

    Pajanglah foto yang menarik dan nampak profesional dengan kualitas foto studio. Uploadlah banyak foto yang menampilkan berbagai angle produk Anda. Selain itu Anda juga dapat mengupload real pic untuk meningkatkan kepercayaan calon pembeli. Namun jangan pajang real pic sebagai foto utama.

    1. Deskripsi produk yang lengkap

    Jangan malas menulis deskripsi produk. Tulislah selengkap mungkin dan semenarik mungkin deskripsi produk. Pastikan calon pembeli tak perlu bertanya lagi setelah membaca deskripsi produk Anda.

    1. Responsif

    Berilah pelayanan terbaik dengan bersikap responsif pada setiap pertanyaan calon pembeli. Slow respon akan menurunkan kredibilitas Anda sebagai pelapak.

    1. Riset harga

    Sebelum mematok harga pada barang Anda, buatlah riset apakah ada barang yang sama dijual di bukalapak. Jika ada, bandingkan harganya. Pastikan Anda menjual tidak lebih mahal. Menjual barang sama dengan harga lebih murah akan membuat calon pembeli memilih lapak Anda. Namun jika sulit menurunkan harga, maka minimal Anda mematok harga yang sama seperti pesaing. Dengannya, Anda hanya perlu bersaing secara kredibilitas pelapak.

    1. Jaga reputasi toko

    Pastikan pelayanan Anda selalu ramah dan cepat, bersikap jujur dan tidak menipu pembeli. Pastikan pula barang yang Anda jual sesuai deskripsi dan memiliki kualitas sesuai harga. Lakukan segala sikap etis sebagai penjual untuk menjaga reputasi toko Anda di bukalapak. Sikap negatif Anda sebagai penjual akan ditanggapi pembeli dengan negatif pula. Hal itu dapat merusak reputasi toko Anda dan berakibat buruk pada penjualan.

    Baca Juga Strategi Inovasi dan Pertumbuhan bagi UKM

     

    1. Gabung komunitas

    Bergabunglah pada komunitas bukalapak untuk menambah pengetahuan Anda tentang penjualan di bukalapak. Komunitas yang berisi para pelapak tersebut berisi share tentang bisnis ataupun tips-tips dalam meningkatkan penjualan di bukalapak. Bacalah dan belajarlah dari mereka.

     

    Semua cara di atas diperlukan untuk meningkatkan penjualan bukalapak. Butuh ketelatenan dan ketelitian untuk melakukannya. Karena itu, singkirkan sifat malas Anda jika ingin menjadi pelapak sukses dengan omset yang terus melesat.

     

    Berjualan product dan jasa dengan berbeda beda industry akan membutuhkan cara berjualan yang berbeda , penjualan mobil dengan berjualan di e commerce akan jauh berbeda

  • Cara Meningkatkan Penjualan JNE

    Menjadi agen jasa layanan pengiriman JNE sebetulnya usaha yang terbilang mudah dan minim resiko. Anda hanya perlu membuka toko dan melayani costumer, tanpa pusing memikirkan brand image, service, ataupun proses logistik.

    Satu-satunya yang perlu Anda lakukan hanyalah mengupayakan bagaimana cara meningkatkan penjualan JNE.

    Pemilahan JNE pun sudah sangat tepat. Mengingat brand tersebut sudah sangat besar dan terkenal di tanah air. Perusahaan logistik tersebut telah memiliki pelanggan setia sehingga Anda tak perlu bersusah payah mencari pelanggan.

    Cara Meningkatkan Penjualan JNE

     

    Namun tetap saja, usaha Anda harus diketahui secara luas, menjaga nama besar JNE dan dapat menarik pelanggan baru. Coba tips dan trik berikut agar gerai agen JNE Anda melayani banyak customer dan Anda pun mampu meningkatkan penjualan jasa.

    1. Menjadi Mediator

    Peran agen bukan sekedar menerima layanan pengiriman ataupun mengirimkan barang di lokasi Anda. Ingatlah bahwa Anda adalah mediator antara JNE dan customer. Karena itu, Anda pun tak bisa lepas tangan jika ada kegagalan service, keterlambatan ataupun kerusakan barang. Bantu customer agar mendapat pelayanan ekstra dari JNE.

     

    Karena itu, terimalah segala keluhan customer. Lalu kontak perusahaan dan urus tuntas masalah yang menimpa customer Anda. Anggaplah bahwa mereka yang datang ke kantor agen Anda adalah customer Anda dan bukan customer JNE. Dengannya, Anda melayani dengan baik dan disukai oleh pelanggan.

    1. Kantor yang Rapi

    Bukalah kantor agen dengan rapi dan bersih. Melengkapi peralatan kantor pun bukanlah hal merugikan melainkan sebagai penambah aset. Jika di kemudian hari Anda ingin mengakhiri usaha, Anda tak akan mengalami kerugian melainkan hanya penyusutan aset saja.

    Kantor yang rapi dan lengkap pula akan menarik minat para customer JNE. Hal tersebut pun menambah layanan yang baik kepada mereka. Alhasil, customer Anda pun merasa nyaman dan tak segan untuk berkunjung. Dengannya, Anda sudah melakukan satu upaya meningkatkan penjualan.

    1. Pelayanan Ramah

    Jika Anda melayani dengan ramah, Anda bukan hanya memberikan image positif pada brand JNE melainkan image positif pada gerai atau kantor Anda.

    Customer bisa saja beralih ke layanan jasa logistik lain jika mendapat pelayanan yang buruk di gerai cabang. Hal itu tentu berdampak pada berkurangnya pengunjung ke kantor agen Anda. Dampak lebih lanjutnya, Anda tak akan mampu meningkatkan penjualan.

    1. Pasang Plang Besar

    Tulislah besar-besar plang JNE di depan kantor Anda. Meski kantor Anda kecil sekalipun, orang yang melintas akan tahu keberadaan agen JNE di sana.

     

    Ingin Meningkatkan Penjualan JNE? Coba Trik Ini! Sebarkan informasi seluas-luasnya tentang alamat Anda sebagai kantor mitra JNE. Pasang pula poster kecil di sudut-sudut jalan, di perempatan, di pohon dan di mana pun di jalan-jalan menuju kantor Anda. Informasikan bahwa di lokasi kantor milik Anda siap melayani jasa logistik JNE.

    1. Bekerja Sama dengan Toko Sekitar

    Jalinlah relasi dengan toko-toko sekitar gerai JNE Anda, baik toko pakaian, toko ritel, toko sepatu, toko perlengkapan bayi dan lain sebagainya. Pada umumnya, mereka membuka toko online di samping toko fisik sehingga membutuhkan jasa pengiriman.

    Karena itu, tawarkan deal kepada mereka dengan memberikan keuntungan lebih. Beberapa keuntungan tersebut misalnya layanan menjemput barang ke toko mereka, menginformasikan tracking pengiriman, diskon pembayaran dan lain sebagainya.

     

    Anda juga mampu meningkatkan penjualan JNE jika membuka bisnis di samping gerai. Hal ini banyak dilakukan oleh beberapa pelaku usaha mitra JNE. Dengan memiliki sebuah bisnis online sendiri plus menjadi agen logistik, Anda memiliki kesempatan untuk meraup keuntungan secara bersama-sama dengan sangat mudah.

     

    baca juga

    123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

    Panduan Bisnis Online Terlengkap

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

     

    Demikian beberapa tips dan trik meningkatkan penjualan JNE. Dalam berbisnis jasa, pelayanan adalah hal pertama dan yang paling utama. Pelayanan pula menjadi kunci awet tidaknya bisnis Anda. Meski Anda telah menggunakan brand besar JNE sekalipun, gerai Anda akan sepi customer tanpa adanya upaya pelayanan yang baik.  Ingin Meningkatkan Penjualan JNE? Coba Trik Ini!

     

  • Cara Mendapatkan 10 Pembeli Pertama

    Saat memulai berjualan di ecommerce, penjualan pertama adalah yang paling penting. Ibarat mengayuh sepeda, ini adalah kayuhan pertama yang menjalankan sepeda. Ini juga membantu Anda mempertajam strategi pemasaran Anda dan mengurangi tekanan di pundak Anda.

    Dan, tentu saja, penjualan pertama Anda akan menjadi yang paling sulit diperoleh.

    Cara Mendapatkan 10 Pembeli Pertama

     

    Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan kepada Anda 11 cara untuk mendapatkan pelanggan pertama Anda. Ini akan membantu Anda memulai bisnis di jalur yang benar, dan yang paling penting, membantu Anda memahami lebih baik tentang apa yang berhasil dan apa yang tidak untuk toko online Anda.

    Kami akan memberi 11 cara di artikel ini. Harapan kami adalah Anda mendapatkan minimal 11 penjualan dari masing-masing metode di bawah.

    Usahakan untuk tidak mengerjakannya melompat-lompat. Selain untuk mendapatkan sepuluh pembeli pertama, tujuan dari mengikuti 11 cara ini adalah Anda bisa memahami bagaimana masing-masing saluran penjualan berfungsi untuk Anda, serta memahami tingkat kesulitan mereka. 

    Sudah siap mendapatkan pembeli pertama?

     

    1. Kirimkan Email Terkait Peluncuran Produk Anda

    Trik pertama ini digunakan bila Anda sebelumnya sudah punya blog dan sudah punya subscriber email list.

    Membuat daftar kontak, meskipun sedikit, adalah langkah pertama yang penting untuk meluncurkan bisnis Anda.

    Jika Anda membuat daftar prelaunching, maka Anda bisa mengirim email ke daftar kontak ini sebelum Anda mulai melakukan taktik pemasaran lain.

    Orang-orang ini bisa menjadi prospek Anda yang kansnya paling besar untuk membeli, karena orang-orang ini telah mengacungkan tangan mereka dengan penuh minat dan memberi Anda email untuk mengetahui lebih banyak.

    Anda bisa menggunakan layanan seperti MailChimp, Kirim.email, atau aplikasi email lainnya, untuk membangun dan mengirim email ke daftar pra-peluncuran Anda mengumumkan peluncuran Anda.

    Tetapi, jika sebelumnya Anda tidak punya blog dan tidak membuat kontak email, Anda bisa beralih ke taktik berikutnya.

     

    2. Jual pada teman dan keluarga

    Taktik paling dasar untuk mendapatkan penjualan pertama Anda adalah meminta teman atau anggota keluarga untuk membeli produk Anda.

    Menjual pada anggota keluarga bukan berarti memaksa orang tua Anda membeli produk yang mereka tidak mengerti dan tidak mereka gunakan. Yang seperti ini tidak akan melatih skill jualan Anda, dan yang jelas tidak membuat orang tua Anda senang.

    Anda juga pasti akan sedikit merasa bersalah.

    Yang perlu Anda lakukan adalah pikirkan dan cari seseorang dari keluarga atau teman Anda yang akan benar-benar menghargai dan menggunakan produk Anda. Coba hubungi mereka secara pribadi, ajak mereka bicara selama beberapa menit dan sekalian bawa produk Anda. Jika mereka keluarga dan teman yang baik, mereka pasti mau mencoba.

     

    3. Buat Kontes atau Giveaway

    Hadiah selalu menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan perhatian pada produk baru.

    Anda boleh jadi berpikir bahwa giveaway hanya memancing interaksi dari orang yang mencari gratisan, tapi jika dilakukan dengan benar, karakteristik viral dari kontes dapat menjaring banyak traffic dan perhatian.

    Tentu saja giveaway ini harus ada syaratnya: harus memfollow akun sosmed toko Anda lebih dulu, harus klik like di post tertentu, harus share/repost/regram, dan lain-lain. Cara seperti ini bisa memancing perhatian orang lain, dan siapa tahu akan semakin banyak yang tertarik untuk ikut.

    Lalu dari mulut ke mulut, memperluas awareness dan pengetahuan masyarakat tentang toko dan produk Anda.

    Lakukan ini di sosial media milik Anda dan milik toko online Anda.

     

    4. Coba Jual ke Teman Dunia Maya Anda

    Ok, jadi sebelumnya Anda meyakinkan teman atau anggota keluarga untuk membeli dari Anda secara pribadi. Mungkin Anda bergaul dengan mereka, atau Anda mencoba menjual pada mereka secara langsung di acara kumpul-kumpul atau pesta.

    Sekarang, saatnya mencoba lebih jauh kemampuan jualan Anda di media sosial.

    Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pastinya punya akun Facebook.

    Jadi bagaimana Anda menjual ke teman di Facebook?

    Pertama, sebelum Anda mengumumkan toko dan produk Anda kepada semua orang, coba gunakan pendekatan yang lebih cerdas dan lebih bertarget.

    Anda dapat menggunakan penelusuran social graph yang kuat milik Facebook untuk mendapatkan informasi tentang orang-orang yang kemungkinan besar tertarik dan lebih cenderung membeli produk Anda dengan mencari kata kunci yang terkait dengan produk Anda.

    Misal Anda menjual bubur bayi organik instan. Apa produk/merk/situs/tokoh yang nichenya mirip dengan bubur bayi organik instan?

    Dalam artikel kali ini kami mengetik merk makanan bayi Milna. Ketikkan di pencarian Facebook, di kotak bagian atas. Akan muncul seperti ini.

    Lalu, di bagian kanan bawah, Anda bisa melihat siapa saja teman Anda yang menyukai laman fanpage tersebut.

    Anda bisa mengklik link bertuliskan “2 other friends” seperti gambar di atas. Bila berbahasa Indonesia, Anda akan melihat tulisan “2 teman lainnya” atau sekian angka berupa jumlah teman yang menyukai laman tersebut. Klik, kelak akan muncul gambar seperti di bawah.

    Nah, teman-teman ini punya potensi menyukai produk Anda juga, karena produk Anda (bubur bayi organik) dan produk Milna (makanan bayi) beririsan.

    Setelah Anda mengidentifikasi daftar teman yang secara potensial akan berminat pada produk Anda, Anda bisa menghubungi mereka dan mengirim pesan kepada mereka secara pribadi.

    Sebagai tambahan, setelah mencoba menargetkan spesifik seperti di atas, Anda bisa mencoba pendekatan lebih luas dengan membuat beberapa update status tentang toko online baru Anda. Berhubung banyak teman dan kerabat di Facebook, bolehlah Anda memberi harga miring sebagai periode promosi.

     

    5. Jual di Tokopedia dan Marketplace lainnya

    Menjadi pengusaha ecommerce yang efektif berarti menguji semuanya, termasuk juga menguji saluran lain seperti marketplace. Situs seperti Tokopedia, Lazada, dan Shopee dapat menjadi tempat yang bagus untuk mendapatkan penjualan awal.

    Ini sangat ideal sebagai langkah memulai karena pasar ini sudah punya traffic yang padat, dan orang mengunjungi marketplace pastilah mencari produk. Ini memberi Anda booster saat pertama memulai, sembari Anda membuat situs toko online Anda sendiri.

     

    6. Bergabunglah di situs-situs forum

    Situs-situs forum juga sangat andal sebagai tempat menjual produk. Anda bisa melihat Kaskus. Kaskus adalah komunitas besar, dan mereka membagi diri menjadi forum-forum tertentu berdasarkan minat mereka. Dengan ribuan forum yang tersedia, Anda pasti akan menemukan komunitas khusus yang cenderung memiliki minat tinggi terhadap produk Anda.

    Penting untuk diingat bahwa Anda tidak boleh datang cuma untuk jualan di dalam forum. Sebagian besar forum akan menendang member yang cuma datang untuk berjualan, lalu pergi tanpa memberi kontribusi berarti.

    Agar Kaskus berfungsi untuk Anda, Anda harus menjadi bagian dari komunitas tersebut dan wajib memberi kontribusi. Hasilnya bukan hanya penjualan potensial kepada sekelompok orang yang sangat tertarget, tetapi juga komunitas orang-orang yang berpikiran sama yang dapat Anda bangun dengan hubungan yang baik.

    Oh iya. Jika Anda gagal menemukan forum yang nichenya sama dengan produk Anda, maka carilah grup Facebook. Hampir pasti Anda bisa menemukan grup yang Anda mau.

     

    7. Beriklanlah di Facebook

    Memasuki tantangan penjualan nomor tujuh. Saatnya menggunakan platform iklan Facebook untuk melakukan penjualan. Facebook memungkinkan beberapa fitur penargetan iklan yang paling tepat untuk berbagai platform dan jelas merupakan saluran yang harus dicoba oleh semua pebisnis ecommerce.

    Anda jangan mundur dulu! Iklan di Facebook sangat sangat murah, lebih murah daripada makan di restoran cepat saji. Lebih murah dari paket data Anda. Anda bisa bereksperimen mulai dari Rp 10.000 saja. Bayangkan saja seperti ini: bila uang sepuluh ribu ini berhasil membuat penjualan yang bagus, berapa kali lipat keuntungan yang akan kembali?

    Perlu diingat bahwa meskipun Facebook memiliki beberapa opsi penargetan yang lumayan bagus, Anda benar-benar perlu meluangkan waktu untuk memikirkan target pasar Anda, gaya hidup mereka, hal-hal yang mereka sukai dan yang tidak mereka sukai untuk menemukan kecocokan yang presisi dengan iklan Anda.

    Saat pertama kali Anda mulai beriklan di Facebook, Anda kemungkinan akan membayar uang yang agak besar (tidak sampai seratus ribu kok) untuk pelanggan pertama Anda. Anda harus menduga ini dari awal. Setelah itu, luangkan waktu untuk mengevaluasi hasil iklan dan gunakan hasil evaluasi ini untuk membuat iklan yang paling bagus.

    Ingat, penjualan pertama bukan tentang keuntungan. Ini soal mencari pasar yang menerima produk Anda. Ini juga soal mencari pelanggan berdasarkan iklan yang tepat. Ini juga membantu Anda mehttps://ukms.or.id/asakan diri soal pengiriman, pelayanan pelanggan, dan meningkatkan pengalaman.

     

    8. Postingan berbayar di Instagram

    Instagram adalah saluran pemasaran visual yang sangat tertarget. Semakin hari semakin banyak merek yang menggunakan influencer untuk memposting produk mereka, supaya produk mereka ini cepat dilihat oleh banyak kepala. Kuncinya di sini adalah untuk menemukan akun besar (50.000-500.000 pengikut) dan bayar mereka untuk menampilkan gambar dan caption yang Anda pilih.

    Rentang harga bisa didasarkan pada masing-masing akun dan jumlah followernya. Dengan adanya IG stories, opsi harga juga semakin bisa dinego. Harga ini bisa berdasarkan pada jam posting, tempat posting (timeline/stories), durasi postingan bertahan di timeline si influencer, dan lain-lain.

    Anda perlu ingat, akun yang jumlah followernya banyak pun perlu Anda periksa ulang. Ini karena ada juga orang-orang yang followernya banyak, tapi mayoritas adalah bot alias palsu. Lihat persentase antara jumlah follower dan jumlah like di tiap postingannya. Persentase normalnya adalah jumlah like biasanya 10% dari jumlah follower. Bila kurang dari itu, sebaiknya hindari.

     

    9. Gunakan Google Adwords

    Google Adwords adalah salah satu jaringan periklanan online yang paling mapan. Ini adalah iklan berbasis hasil pencarian. Jadi jika Anda tergolong produk baru super inovatif yang belum pernah dicari orang (seperti payung dengan kamera), Anda mungkin perlu mengabaikan AdWords ini sebagai saluran pemasaran yang layak untuk Anda. Tapi jika produk Anda tergolong normal atau pasarnya sudah ada, tidak masalah.

    Untuk kebanyakan orang, Google Adwords dapat sedikit rumit dan mungkin agak mengintimidasi untuk memulai, namun, ada banyak panduan online yang bisa membantu.

    Kunci sukses dengan Google Adwords adalah pemantauan konstan dan utak atik yang rutin pada kampanye iklan Anda. Hanya menjalankan iklan lalu berserah diri tidak akan mungkin menjadi strategi juara.

    Ingat, sama seperti Iklan Facebook, biaya awal untuk mendapatkan pelanggan pertama Anda mungkin mahal, malah bisa melebihi total keuntungan yang ditargetkan dari satu produk.

    Tetapi sekali lagi, tujuan Anda seharusnya adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang setiap saluran dan belum mencari profit besar.

     

    10. Buat blog terkait produk Anda

    Jika Anda belum menjalankan blog yang terkait dengan toko atau produk Anda, maka Anda kehilangan potensi pemasaran konten yang tak terbatas.

    Apalagi bila Anda membuat domain sendiri. Membuat blog adalah sesuatu yang krusial.

    Dengan memproduksi konten yang gratis dan bernilai, Anda akan membangun kepercayaan pada merek Anda dan membuat orang tetap mendapat informasi. Blogging juga memberi Anda sesuatu untuk dibagikan di media sosial dan membantu Anda mendapatkan peringkat yang bagus di mesin pencari.

    Cara sederhana namun sangat efektif untuk memulai content marketing untuk bisnis Anda adalah dengan memikirkan semua pertanyaan dasar yang dimiliki orang tentang produk dan industri Anda. Dengan menggunakan blog Anda, Anda dapat menjawab pertanyaan ini menjadi bentuk artikel.

    Jika sudah punya blog, maka Anda perlu membuat outreach blog post. Apa itu?

    Outreach blog post adalah artikel yang biasanya menyoroti, mengutip, atau menampilkan orang berpengaruh lainnya di niche Anda. Jenis postingan seperti ini adalah taktik yang populer untuk mulai membangun hubungan dengan orang-orang berpengaruh yang penting dalam niche Anda dan (semoga) membuat mereka berbagi posting blog Anda dengan audiens mereka.

    Untuk memulai, Anda harus memastikan bahwa Anda merancang  pos blog dengan sebuah value dan itu akan benar-benar bermanfaat untuk orang lain.

    Untuk melakukan ini, Anda perlu menulis artikel yang terkait dengan produk atau niche Anda dan menyertakan link, quote, atau profil orang-orang berpengaruh yang terkait dengan niche Anda.

    Ingatlah bahwa ketika mengutip atau menaut link ke influencer, Anda perlu memulai dari yang agak kecil, karena Anda masih baru. Carilah influencer dengan blog yang memiliki pengaruh tetapi tidak begitu besar sehingga postingan dan Tweet Anda akan luput dari perhatian.

    Setelah menulis artikel, Anda bisa mengirim email pribadi kepada orang-orang yang Anda “bawa” di pos Anda dan memberi tahu mereka bahwa Anda menyukai pekerjaan mereka dan telah menyertakannya di pos terbaru Anda.

    Cukup kabari saja. Anda tak perlu mengharapkan imbalan apa pun. Sebaliknya, biarkan mereka memutuskan sendiri. Jika postingan Anda memang bagus, mereka akan membagikannya.

    Sebagai manfaat tambahan, artikel blog ini akan mulai menjadi bagian dari SEO Anda. Ingat, semakin banyak tulisan Anda, semakin banyak Google dan mesin telusur lainnya merayapi dan menampilkan artikel Anda sebagai hasil penelusuran untuk seseorang.

     

    11. Minta Rekomendasi

    Jika sudah sampai sejauh ini, Anda pasti punya sedikit penjualan di genggaman Anda. Tantangan bonus terakhir Anda adalah dapatkan satu penjualan rujukan. Bagaimana?

    Ada satu syarat khusus untuk yang satu ini. Anda harus berhasil memberikan kesan luar biasa pada produk Anda. Kesan ini haruslah cukup kuat, sehingga para pembeli dengan rela merekomendasikan produk Anda ke orang lain.

    Tugas Anda adalah kirimkan email atau hubungi setiap pembeli Anda sebelumnya secara pribadi. Lalu, tanyakan mereka tentang pengalaman membeli produk Anda. Setelah itu mintalah saran tentang penjualan dan produk Anda.

    Akhirnya, tanyakan kepada mereka; apakah kenal orang lain yang sekiranya akan tertarik pada produk Anda? Mintakan alamat e-mail atau akun facebook orang tersebut pada mereka. Sangat disarankan untuk tidak meminta nomor handphone atau WA, karena berpotensi mengganggu privasi.

    Nah, itu tadi 11 cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan 10 pelanggan pertama. Kerjakan dengan serius, dan lakukanlah evaluasi bertahap. Simpan artikel ini sebagai panduan.

    Sebagai tips tambahan: teruslah belajar dan perbaiki apa yang salah dan apa yang kurang. Memang sulit, tapi semua pebisnis sukses pernah melalui tahapan ini.

     

    10 Trik Promosi Jitu Untuk Produk Bisnis

    10 Trik Promosi Jitu Untuk Produk Bisnis Selain menyajikan produk yang berkualitas, faktor lain yang membuat sebuah bisnis berjalan lancar adalah dari cara produk itu dipromosikan. Jika promosi yang dilakukan baik, maka produk pun akan mudah dikenali pelanggan dan pelanggan pasti akan membeli produk yang ditawarkan. Sebaliknya, promosi yang buruk akan membuat produk yang diciptakan akan tidak laku, betapa pun berkualitasnya prroduk tersebut.

    Untuk kamu yang punya usaha tertentu dan ingin mempromosikannya dengan baik, beberapa trik ini bisa kamu pakai supaya produk yang kamu ciptakan dari bisnismu bisa laku di pasaran. Apa saja trik-trik tersebut? Berikut penjelasannya!

    Pertama, Pilihlah Nama Produk yang Sederhana dan Unik

    Langkah pertama yang mesti kamu lakukan supaya produkmu terpromosikan dengan baik adalah memilih nama untuk produk yang kamu promosikan.

    Nama produk disarankan harus yang sederhana dan unik, agar pelanggan bisa mengingatnya dengan mudah. Semakin sederhana dan unik, maka produkmu akan semakin mudah diingat dan menjadi bahan perbincangan banyak orang.

    Kedua, Kemaslah Produkmu dengan Kemasan yang Menarik, Bahkan Unik

    Setelah nama produk kamu tentukan, maka langkah selanjutnya adalah membuat kemasan produk. Kemasan yang dibuat haruslah menarik dan bahkan unik.

    Kemasan menjadi elemen penting dalam memperkenalkan sebuah produk, karena hal pertama yang akan dilihat konsumen dari sebuah produk adalah kemasannya. Kemasan produk juga menjadi simbol dan ciri khas tersendiri bagi sebuah produk,

     

    Tiga, Tentukanlah Target Pasar yang spesifik, serta Tentukan Pula Harga yang Bersaing

    Sebisa mungkin, target pasar yang kamu tuju adalah target pasar yang sangat spesifik. Misal: jika kamu ingin produkmu laku di kalangan anak muda, maka jadikanlah anak muda sebagai target pasar utama untuk produkmu.

    Setelah target kamu tentukan, kamu juga harus menentukan harga yang bersaing untuk produkmu. Hal ini perlu dilakukan mengingat nanti kamu akan bertemu dengan pebisnis lain yang menjual produk yang sama dengan harga yang kompetitif pula.

    Keempat, Buatlah Foto-Foto Produk dan Menampilkannya di Media Sosial

    Langkah selanjutnya yang mesti kamu lakukan adalah membuat foto-foto produkmu. Buatlah foto-foto tersebut dengan kualitas yang sangat baik.

    Semakin baik foto, maka akan semakin mudah untuk menarik perhatian pembaca. Foto-foto tersebut bisa kamu pajang di akun-akun media sosialmu. Selain sebagai penarik perhatian konsumen, foto-foto yang kamu pajang juga sekaligus menjadi pemberi info bagi calon konsumenmu mengenai produk yang hendak kamu pasarkan.

    Kelima, Aktif di Media Sosial dan Website Tempat Produkmu Ditampilkan

    Selain memajang produkmu, kamu juga harus rajin aktif di media sosial yang mau punya. Kalau perlu, kamu juga harus punya website khusus yang memajang produkmu sekaligus kamu juga harus mengisi website yang kamu punya itu.

    Di medsos dan website yang kamu punya, kamu bisa mengisinya dengan informasi seputar produkmu dan juga hal-hal lain yang berkaitan dengan produk dan bisnismu.

    Jika kamu memakai akun Instagram, Twitter, dan Facebook, maka kamu bisa memanfaatkan penggunaan hastag (tanda pagar/tagar) yang unik dan khas untuk mempromosikan produkmu. Selain itu, tentukan juga waktu-waktu tertentu untuk mempromosikan produkmu di medsos dan website yang kamu punya.

     

    Keenam, Memberi Diskon dan Bonus

    Memberi diskon merupakan salah satu cara klasik untuk mempromosikan produkmu. Namun, cara ini masih sangat relevan untuk kamu coba. Sebab, barang-barang yang didiskon masih dan mungkin akan terus diminati oleh masyarakat kita.

    Selain diskon, memberi bonus juga merupakan cara klasik berpromosi yang masih relevan untuk dilakukan. Cara ini bisa kamu lakukan dengan cara memberikan hadiah kepada pelanggan yang membeli produkmu dalam jumlah tertentu. Misal: jika konsumenmu membeli duah buah produkmu, maka kamu bisa memberinya bonus berupa produk gratis tambahan.

     

     

    Ketujuh, Ikutilah Bazaar atau Kegiatan Lain yang Berkaitan dengan Kewirausahaan

    Jika di kotamu ada kegiatan bazaar, maka kamu wajib untuk mengikutinya. Sebab, di acara bazaar, kamu bisa mempromosikan produkmu ke khalayak yang lebih luas.

    Selama mengikuti bazaar, kamu harus bersikap ramah dan sopan kepada pelanggan, agar produkmu laris mereka beli. Setelah mereka membeli produkmu, jangan lupa kasih kartu namamu ke mereka, aagara mereka bisa menghubungimu jika membutuhkan produkmu kelak.

    Selain bazaar, beberapa kegiatan lain yang berkaitan dengan kewiarusahaan juga bisa kamu ikuti guna mempromosikan produkmu. Misalnya saja kegiatan seminar kewirausahaan yang mempertemukan banyak wirausahawan, baik yang menengah ke bawah maupun menengah ke atas.

    Saat kamu mengikuti kegiatan tersebut, kamu harus bisa berkenalan dengan para pengusaha lainnya. Setelah itu, pelan-pelan kamu kenalkan produk yang engkau jual kepada mereka.

    Bila mereka tertarik, mereka pasti akan membeli produkmu dan jika mereka senang, maka mereka lambat laun akan mempromosikan produkmu ke kolega-kolega mereka.

    Jangan lupa beri mereka kartu namamu, supaya mereka bisa dengan mudah menghubungimu saat hendak membeli produkmu lagi.

    Kedelapan, Sediakan Layanan Pesan Antar Produkmu

    Kehadiran layanan pesan antar akan sangat membantu kamu dalam mempromosikan serta menjual produkmu. Sebab, kehadiran tersebut akan memberi konsumen kemudahan dalam memesan produkmu. Dengan memberi layanan yang memudahkan mereka, maka mereka akan merasa nyaman dan lambat laun mereka akan menjadi pelanggan tetap produkmu.

    Kesehttps://ukms.or.id/lan, Mengadakan Lomba Foto atau Review Produkmu

    Mengadakan lomba menjadi salah satu trik promosi yang bisa kamu lakukan. Ada dua rekomendasi lomba yang bisa kamu lakukan, yakni: lomba foto dan lomba review produkmu.

    Pada lomba fotografi, kamu bisa mengajak konsumenmu untuk menampilkan foto terbaik mereka saat memakai produkmu. konsumen yang fotonya paling baik bisa kamu pajang di media sosial dan website-mu sebagai bagian dari promosi tak langsung produkmu. jangan lupa, pemenang lomba mesti kamu beri hadiah sebagai apresiasi terhadap mereka yang memenangi lombamu.

    Hal serupa juga berlaku untuk lomba review produkmu. review produk terbaik bisa kamu pajang di medsos dan website-mu sebagai bagian tak langsung dari promosi produkmu.

     

    Terakhir, Cantumkan Testimoni Produkmu

    Trik promosi terakhir yang bisa kamu pakai untuk mempromosikan produkmu adalah mencantumkan testimoni produkmu. Testimoni sendiri tak mesti dari tokoh-tokoh terkenal. Kamu cukup meminta testimoni dari orang-orang terdekatmu yang sudah mencoba memakai produkmu.

    Testimoni sendiri bisa kamu tempel di mana saja, baik itu di bagian kemasan produk, di akun media sosial , ataupun di website produkmu.

    Bentuknya pun juga bisa beragam, baik berupa kata-kata maupun foto. Testimoni sendiri akan sangat berguna untuk meyakinkan konsumen bahwa produkmu sangat berkualitas dan mampu memberi manfaat bagi mereka.

     

    baca juga

    123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

    Panduan Bisnis Online Terlengkap

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

     

     

    Demikianlah beberapa trik prmosi jitu yang bisa kamu pakai untuk mempromosikan produk usahamu. Semoga bermanfaat untuk kamu-kamu yang sedang merintis usaha dan tengah mencoba mempromosikan produk andalanmu. Terima kasih.

  • Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis Es Krim

    Punya Bisnis Cafe & EsKrim ? Mau Promosi Yang Efektif ?

    bisnis kafe dan bisnis es krim atau ice cream menjadi salah satu bisnis favorite, disatu pihak cafe menjadi berjamur di kota kota besar, bahkan kota kecil sekalipun, dan juga ice cream menjadi andalan untuk pengusaha menengah untuk mendapatkan profit dengan berjualan makanan kesukaan anak anak itu.

    Ini Dia Cara Kreatif Meningkatkan Penjualan Cafe

    Kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka ngobrol dan nongkrong membuat bisnis cafe menjamur di banyak kota. Persaingan antar cafe pun makin ketat. Namun Anda tak perlu khawatir. Ada banyak cara yang dapat menuntun kesuksesan bisnis cafe Anda. Berikut ini beberapa cara kreatif yang dapat meningkatkan penjualan cafe.

    1. Jadikan pengunjung sebagai PR

    Marketing dari mulut ke mulut memang nampak kuno. Namun cara tersebut sangat efektif untuk meningkatkan penjualan cafe, apalagi setelah adanya tren sosial media. Sediakan layanan cafe dengan daya tarik yang tinggi agar pengunjung membagi pengalaman mengunjungi cafe Anda kepada teman-teman mereka. Selain menarik, jamuan yang ramah dan rasa menu yang lezat juga menjadi faktor utama.

    1. Tampilan menu yang unik

    Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, makanan dengan tampilan yang unik dapat membuat pengunjung memfoto kemudian melakukan share di sosial media mereka. Dari sana lah marketing mouth to mouth muncul dan dapat menguntungkan cafe Anda. Anda dapat dengan mudah meningkatkan penjualan cafe tanpa mengeluarkan biaya marketing sepeser pun.

    1. Dekorasi yang menarik

    Selain tampilan makanan yang unik, dekorasi yang menarik juga dapat memunculkan minat pengunjung untuk mengambil foto dan membaginya kepada kawan-kawan mereka. Terlebih lagi jika Anda menyediakan selfie spot agar pengunjung bebas berfoto ria dan melakukan marketing gratis untuk Anda.

    1. Sediakan Wi-Fi

    Cafe pada umumnya menjadi tujuan pengunjung untuk mengobrol panjang, berdikusi hingga menenangkan pikiran. Memberikan layanan Wi-Fi gratis dapat meningkatkan minat mereka untuk berkunjung ke cafe Anda. Pengunjung dapat betah berlama-lama di cafe Anda yang dengannya tentu mereka makin banyak membeli menu di dalam cafe.

    1. Buat lomba blogger

    Buatlah sebuah kompetisi blog untuk mereview cafe Anda. Dengannya, ulasan positif tentang cafe Anda akan banyak bermunculan dan membuat cafe Anda makin terkenal. Kompetisi ini juga dapat ditujukan khusus untuk foodblogger.

    1. Daftarkan cafe pada website review resto dan cafe

    Graved , Zomato dan masih banyak lagi website review  serupa yang dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan cafe Anda. Daftarkan cafe Anda pada web-web tersebut. Cafe Anda akan mendapat review yang dengannya dapat meningkatkan jumlah pengunjung serta meningkatkan penjualan cafe.

    1. Beriklan online

    Pasanglah iklan di platform online yang kini sangat banyak dan beragam. Anda bisa memasang iklan melalui adwords Google, atau iklan di beberapa sosial media seperti Facebook Ads, Twitter Ads, IG Ads dan lain sebagainya. Harganya cukup terjangkau dari tarif per hari, per bulan hingga per tahun. Meski harus mengeluarkan dana, iklan tersebut cukup efektif dalam melakukan branding dan meningkatkan penjualan cafe Anda.

    1. Membuat cafe bergerak

    Buatlah kedai yang dapat mobile hingga dapat dibawa ke berbagai acara. Hal ini sangat berguna saat membuka kedai di acara pertunjukan, pameran, festival dan lain sebagainya. Bekerja samalah dengan beberapa komunitas untuk turut serta dalam acara-acara mereka.  Kedai cafe bergerak ini bisa dilakukan dengan menggunakan mobil biasa. Anda hanya perlu menyediakan meja dan kursi yang ringan namun cantik dan dapat dibawa ke mana saja.

    Demikian beberapa cara kreatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan cafe. Jika Anda memiliki modal lebih, terapkan cara-cara yang membutuhkan banyak biaya marketing. Namun jika keuangan Anda terbatas, maka tak perlu berkecil hati. Cara di poin-poin awal tak memerlukan uang untuk melakukannya.

    Karena itulah Anda perlu berpikir kreatif untuk memajukan bisnis cafe. Jangan ragu untuk mengeksekusi ide gila namun kreatif yang dapat meningkat penjualan. Jangan malu pula untuk melakukan marketing dan bekerja sama dengan banyak pihak agar kesuksesan cafe Anda dapat terwujud. Selamat berkreasi dan semoga sukses.

    8 Rahasia Sukses Bisnis Es Krim Agar Penjualan Meningkat

    Usaha es krim menjadi bisnis kuliner yang menggiurkan. Bagaimana tidak? Es krim disukai banyak orang tak mengenal gender dan usia. Es krim juga dinikmati kapan saja, tak kenal waktu dan musim. Jika ada kesulitan meningkatkan penjualan es krim, maka bukan karena tidak ada pembeli melainkan karena cara marketing yang salah.

    Berikut ini rahasia marketing yang perlu diterapkan tentang cara meningkatkan penjualan es krim. Selidiki dan introspeksilah bisnis es krim Anda. Bisa jadi selama ini Anda keliru menerapkan strategi marketing, atau perlu usaha lebih keras lagi.

    1. Buat produk beragam

    Buatlah varian es krim yang beragam, baik rasa, warna maupun penyajian. Es krim yang itu-itu saja akan membuat pembeli bosan dan enggan membeli kembali. Perhatikanlah perusahaan es krim yang brandnya sudah terkenal seantero negeri. Mereka unggul karena varian produk yang tak terhitung jumlahnya.

    Karena itu, cobalah berinovasi dengan membuat varian baru. Anda bisa berpikir untuk membuat rasa yang unik, atau penyajian porsi yang beragam, topping yang lain daripada yang lain, dan sebagainya. Selain meningkatkan jumlah konsumen es krim Anda, varian produk juga mampu meningkatkan omset penjualan.

    1. Beri hadiah

    Meniru strategi marketing es krim Walls, mereka sering kali menawarkan hadiah untuk es krim padle pop yang mana konsumennya adalah anak-anak. Tirulah strategi tersebut dengan memberi hadiah kepada pelanggan Anda. Tak perlu hadiah mahal, sekedar asesoris ataupun hadiah seporsi es krim pun mampu menggiurkan konsumen untuk membeli produk Anda.

    1. Layanan delivery

    Delivery es krim masih sangat minim tersedia. Tentu hal ini disebabkan karena sulitnya melakukan pengiriman es krim agar tak lumer saat diterima konsumen. Namun sebetulnya kesulitan tersebut bisa diatasi dengan membuat kotak es khusus misalnya, atau memanfaatkan Ice gel, dan lain sebagainya.

    Jika Anda mampu mengatasi kesulitan tersebut, maka Anda mengambil peluang yang sangat besar. Betapa banyak orang yang menginginkan dapat menikmati es krim yang masih beku saat di rumah. Namun kenyataannya, mereka mendapati es krim telah mencair selama perjalanan pulang dari membeli.

    1. Brand yang unik

    Buatlah sebuah nama unik untuk produk es krim Anda. Nama atau brand tersebut harus lah simpel agar dapat dengan mudah diingat pembeli. Setelah itu, lakukanlah strategi yang dapat menguatkan branding Anda dengan memasang poster, beriklan dan lain sebagainya.

    1. Buat poster

    Buat poster yang besar untuk mengenalkan brand es krim Anda. Pajanglah poster tersebut di tempat keramaian. Gunakan kata-kata memikat serta tambahkan promosi yang menggiurkan untuk calon konsumen Anda. Poster yang menarik dapat menjadi cara sukses membesarkan brand es krim dan tentunya menunjang peningkatan penjualan.

    1. Beriklan

    Selain memasang poster, buatlah iklan di media baik koran televisi ataupun radio lokal. Begitu brand Anda diingat oleh orang yang melihat atau mendengar iklan tersebut, maka mereka akan membeli begitu mendapati kedai, kafe ataupun gerobak es krim Anda.

    1. Bekerja sama dengan komunitas lokal

    Dekatilah komunitas lokal yang sekiranya berpotensi menjadi pelanggan Anda. Jalinlah kerja sama dan lakukan kegiatan atau gelar sebuah acara bersama. Komunitas yang bisa Anda dekati misalnya, komunitas olah raga tertentu, komunitas orang tua pelajar sekolah tertentu, atau komunitas ibu sosialita, atau komunitas hobi terntentu dan lain sebagainya. Berilah voucher kepada para anggota komunitas. Dengannya, mereka tertarik membeli lalu akan menjadi pelanggan setia Anda.

    1. Marketing sosial media

    Sosial media selalu menjadi alat marketing dalam bisnis apapun. Manfaatkan Instagram, Facebook, Twitter dan sebagainya untuk melakukan branding. Dengannya, brand Anda akan makin dikenal. Jumlah pembeli es krim Anda pun akan semakin meningkat pula.

    1. Beri promo diskon

    Lakukanlah promosi harga dengan memberi diskon, atau menawarkan beli dua gratis 1. Promosi selalu menjadi cara efektif untuk meningkatkan penjualan. Coba buatlah promosi mengggiurkan untuk meningkatkan penjualan es krim Anda.

    Kini, saatnya Anda mengambil strategi marketing yang tepat lalu menerapkannya dengan sempurna. Anda perlu melakukan strategi ataupun cara pemasaran yang efektif dalam menjalankan bisnis. Tanpa marketing yang tepat, penjualan es krim Anda akan sulit meningkat.

    Usaha es krim menjadi bisnis kuliner yang menggiurkan. Bagaimana tidak? Es krim disukai banyak orang tak mengenal gender dan usia. Es krim juga dinikmati kapan saja, tak kenal waktu dan musim. Jika ada kesulitan meningkatkan penjualan es krim, maka bukan karena tidak ada pembeli melainkan karena cara marketing yang salah.

    Rahasia cara meningkatkan penjualan es krim

    Berikut ini rahasia marketing yang perlu diterapkan tentang cara meningkatkan penjualan es krim. Selidiki dan introspeksilah bisnis es krim Anda. Bisa jadi selama ini Anda keliru menerapkan strategi marketing, atau perlu usaha lebih keras lagi.

    1. Buat produk beragam

    Buatlah varian es krim yang beragam, baik rasa, warna maupun penyajian. Es krim yang itu-itu saja akan membuat pembeli bosan dan enggan membeli kembali. Perhatikanlah perusahaan es krim yang brandnya sudah terkenal seantero negeri. Mereka unggul karena varian produk yang tak terhitung jumlahnya.

    Karena itu, cobalah berinovasi dengan membuat varian baru. Anda bisa berpikir untuk membuat rasa yang unik, atau penyajian porsi yang beragam, topping yang lain daripada yang lain, dan sebagainya. Selain meningkatkan jumlah konsumen es krim Anda, varian produk juga mampu meningkatkan omset penjualan.

    1. Beri hadiah

    Meniru strategi marketing es krim Walls, mereka sering kali menawarkan hadiah untuk es krim padle pop yang mana konsumennya adalah anak-anak. Tirulah strategi tersebut dengan memberi hadiah kepada pelanggan Anda. Tak perlu hadiah mahal, sekedar asesoris ataupun hadiah seporsi es krim pun mampu menggiurkan konsumen untuk membeli produk Anda.

    1. Layanan delivery

    Delivery es krim masih sangat minim tersedia. Tentu hal ini disebabkan karena sulitnya melakukan pengiriman es krim agar tak lumer saat diterima konsumen. Namun sebetulnya kesulitan tersebut bisa diatasi dengan membuat kotak es khusus misalnya, atau memanfaatkan Ice gel, dan lain sebagainya.

    Jika Anda mampu mengatasi kesulitan tersebut, maka Anda mengambil peluang yang sangat besar. Betapa banyak orang yang menginginkan dapat menikmati es krim yang masih beku saat di rumah. Namun kenyataannya, mereka mendapati es krim telah mencair selama perjalanan pulang dari membeli.

    1. Brand yang unik

    Buatlah sebuah nama unik untuk produk es krim Anda. Nama atau brand tersebut harus lah simpel agar dapat dengan mudah diingat pembeli. Setelah itu, lakukanlah strategi yang dapat menguatkan branding Anda dengan memasang poster, beriklan dan lain sebagainya.

    1. Buat poster

    Buat poster yang besar untuk mengenalkan brand es krim Anda. Pajanglah poster tersebut di tempat keramaian. Gunakan kata-kata memikat serta tambahkan promosi yang menggiurkan untuk calon konsumen Anda. Poster yang menarik dapat menjadi cara sukses membesarkan brand es krim dan tentunya menunjang peningkatan penjualan.

    1. Beriklan

    Selain memasang poster, buatlah iklan di media baik koran televisi ataupun radio lokal. Begitu brand Anda diingat oleh orang yang melihat atau mendengar iklan tersebut, maka mereka akan membeli begitu mendapati kedai, kafe ataupun gerobak es krim Anda.

    1. Bekerja sama dengan komunitas lokal

    Dekatilah komunitas lokal yang sekiranya berpotensi menjadi pelanggan Anda. Jalinlah kerja sama dan lakukan kegiatan atau gelar sebuah acara bersama. Komunitas yang bisa Anda dekati misalnya, komunitas olah raga tertentu, komunitas orang tua pelajar sekolah tertentu, atau komunitas ibu sosialita, atau komunitas hobi terntentu dan lain sebagainya. Berilah voucher kepada para anggota komunitas. Dengannya, mereka tertarik membeli lalu akan menjadi pelanggan setia Anda.

    1. Marketing sosial media

    Sosial media selalu menjadi alat marketing dalam bisnis apapun. Manfaatkan Instagram, Facebook, Twitter dan sebagainya untuk melakukan branding. Dengannya, brand Anda akan makin dikenal. Jumlah pembeli es krim Anda pun akan semakin meningkat pula.

    1. Beri promo diskon

    Lakukanlah promosi harga dengan memberi diskon, atau menawarkan beli dua gratis 1. Promosi selalu menjadi cara efektif untuk meningkatkan penjualan. Coba buatlah promosi mengggiurkan untuk meningkatkan penjualan es krim Anda.

    Kini, saatnya Anda mengambil strategi marketing yang tepat lalu menerapkannya dengan sempurna. Anda perlu melakukan strategi ataupun cara pemasaran yang efektif dalam menjalankan bisnis. Tanpa marketing yang tepat, penjualan es krim Anda akan sulit meningkat.

    7 Kesalahan Para Pemula dalam Merintis Bisnisnya

    Para pemula seringkali terlalu bersemangat dalam membangun bisnisnya. Saking semangatnya, seringkali para pemula terlalu meremehkan beberapa detail kecil dalam usaha yang dirintisnya. Akibatnya, mereka pun melakukan sejumlah kesalahan fatal yang tidak mereka sadari.

    Kesalahan-kesalahan tersebut kelak akan membuat usaha atau bisnis yang diharapkan sukses besaar, justru malah mengalami kebangkrutan total.

    Di bawah ini, terdapat beberapa kesalahan yang lazim dilakukan para pengusaha pemula tersebut. Beberapa kesalahan ini patut untuk diketahui, agar ke depan tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan usaha yang dirintis pun bisa meraih sukses yang didambakan. Adapun beberapa kesalhan tersebut adalah sebagai berikut!

    Pertama, Terlalu Bersemangat dalam Berbisnis, Tapi Tidak Bisa Menghitung Modal yang Dibutuhkan

    Terkadang, mempunyai semangat dan modal nekat bisa membawa seseorang mencapai kesuksesan yang tak terduga. Namun, peluang untuk sukses dengan hanya berodal dua hal tersebut sangat kecil sekali. Seringnya, justru kita akan rentan mengalami kegagalan, karena kurang memperhitungkan beberapa aspek penting dalam usaha kita, terutama dari aspek modal.

    Seringkali, para pemula dengan naifnya berbisnis dengan modal yang seadanya, tanpa memikirkan berapa modal yang pas untuk membangun usahanya.

    Bersemangat dan sedikit nekat memang perlu dimilki oleh setiap pebisnis. Namun, alangkah baiknya jika diimbangi dengan perhitungan modal yang tepat, agar usaha yang diimpikan bisa berdiri sesuai dengan rencana.

    Kedua, Kurang Pandai dalam Mengelola Modal, Apalagi Jika Modal yang Dipakai Berasal dari Investor

    Kesalahan ini juga sering dilakukan oleh pebisnis pemula. Hal ini bisa terjadi karena pebisnis pemula sering merasa bahwa uang pemberian investor adalah uang yang sudah menjadi milknya, sehingga dia merasa bebas untuk menggunakannya.

    Padahal, uang pemberian investor sebenarnya adalah utang yang suatu saat nanti mesti dibayar, apalagi jika nanti usaha yang dirintis ternyata untung besar.

    Oleh karenanya, kita selaku pebisnis pemula mesti bisa lebih bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola modal yang dipercayakan investor pada kita. Salah satu upaya agar modal pemberian investor tak terbuang sia-sia adalah dengan memakai modal itu hanya untuk kebutuhan dasar usaha kita, seperti membeli peralatan atau untuk biaya promosi.

    Ketiga, Tidak Melakukan Riset Pasar dan Menentukan Strategi Usaha yang Tepat

    Selain mengabaikan masalah permodalan, aspek dasar seperti riset pasar dan strategi usaha yang tepat juga sering diabaikan para pemula.

    Padahal, kedua aspek ini sangatlah penting agar bisnis kita bisa diterima oleh pasar. Oleh karenanya, menentukan riset pasar dan strategi usaha yang tepat perlu dipikir dan disusun secara matang, sebelum akhirnya kita benar-benar fokus mengeksekusi usaha yang kita bangun tersebut.

    Keempat, Terlalu Berorientasi pada Hasil Akhir, Bukan Pada Proses

    Ingin meraih hasil akhir berupa untung yang besar adalah tujuan akhir yang sering didambakan oleh para pebisnis pemula. Hal ini biasanya disebabkan karena mereka tergiur oleh untung besar yang sering idperoleh para pebisnis senior.

    Padahal, untung besar yang didapat oleh para pebisnis senior itu tidak datang begitu saja. Mereka para senior mesti memulai segalanya dari nol, belajar secara tahap bertahap, menghadapi segala permasalahan yang ada, hinggga akhirnya mencapai sukses yang saat ini mereka raih.

    Oleh karenanya, menjadikan hasil akhir sebagai tujuan mesti segera dihilangkan dan kemudian jadikan proses sebagai tujuan akhir usahamu. Selain membuat diri kita lebih ralistis dan sabar, membangun bisnis berbasis orientasi juga akan mendorong kita untuk terus belajar dan menjadi manusia yang lebih baik lagi.

    baca juga Daftar 100 Bisnis UKM Sukses Dengan Modal Kecil

    Kelima, Kurang Mengikuti Perkembangan Dunia Bisnis yang sedang Terjadi

    Sama seoerti bidang lainnya, bidang bisnis juga akan terus mengalami perkembangan. Perkembangan-perkembangan yang terjadi, bisa berupa berubahnya selera masayrakata atau berubahnya paradigma bisnis di zaman sekarang yang semula berorientasi profit menjadi berorientasi soaial dan profit.

    Dengan mengetahui perkembangan dunia usha, maka kita bisa lebih beradaptasi dengan baik saat perubahan bisnis terjadi.

    Sayangnya, hal itu tidak dilakukan oleh pebisnis pemula. Mereka seringkali cenderung asal-asalan saja dalam berbisnis, tanpa mengetahui perkembangan yang ada. Akibatnya, usaha yang mereka rintis pun layu sebelum berkembangan.

    Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa jika usaha pebisnis pemula tidak cepat layu, maka para pebisnis pemula harus membuang sikap tak peduli dengan perkembangan bisnis yang tengah terjadi. Sebaliknya, para pebisnis pemula harus mampu mengeahui perkembangan dunia bisnis yang ada.

    Keenam, Asal Merekrut Rekan Bisnis, di Mana Rekan Bisnis yang Direkrut Justru Orang Terdekat Pebisnis Pemula, Bukan Orang yang Profesional di Bidang Bisnis

    Para pebisnis pemula biasanya akan merekrut orang terdekatnya (teman, kerabat, dan sebagainya) untuk menjadi rekan bisnisnya.

    Kedekatan personal menajadi alasan mengapa mereka merekrut orang-orang tersebut. Padahal, tak semua orang-orang itu pandai berbisnis. Bahkan, tak sedikit juga yang malah menipu temannya sendiri. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya kasus pebisnis yang berkonflik dengan rekan bisnis yang notabene orang terdekat mereka karena rekan bisnis mereka bermasalah dan malah menipu mereka.

    Memang tidak masalah jika ingin merekrut orang terdekat sebagai rekan kerja. Namun, alangkah lebih bijaknya jika orang terdekat yang diajak adalah oran yang ahli dalam dunia bisnis.

    Ada satu tips yang mesti dilakukan jika hendak menjadikan orang terdekat sebagai rekan bisnis, yaitu bersikap objektif dan tegas. Meskipun mereka adalah orang terdekat, namun bukan berarti kita selalu sungkan kepada mereka, apalagi jika ternyata mereka melakukan banyak kesalahan saat dipercaya menjadi rekan bisnis.

    Terakhir, Tidak Mempunyai Visi, Misi, Target Pasar, dan Konsep Bisnis yang Jelas

    Seperti yang disebutkan di paragraf awal, baha para pebisnis muda biasanya cenderung terlalu bersemangat dan sering meremehkan detail kecil yang terkait dengan usaha yang dibangunnya.

    Beberapa detail kecil yang sering diabaikan para pebisnis pemula adalah visi, misi, target pasar, dan konsep usaha yang diusung. Meski “kecil”, namun keempatnya sangat vital agar para pebsnis pemula bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnisnya. Dan jika tanpa ada keempatnya, maka bisa dipastikan bisnis atau usaha yang dijalani akan cepat bangkrut.

    baca juga

    123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

    Panduan Bisnis Online Terlengkap

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

    Maka dari itu, sebelum menjalankan usaha, pebisnis pemula harus mempunyai keempat aspek tersebut. Setiap waktu, pebisnis pemula juga harus mematangkan keempatnya agar bisnis yang dipunya bisa jauh lebih matang.

  • Cara Meningkatkan Penjualan Lewat Instagram

    Berjualan di Instagram memiliki prospek yang menjanjikan. Mengingat pengguna Instagram di Indonesia menempati urutan ketiga terbesar dunia.

    Jika Anda termasuk salah satu pelaku usaha yang memanfaatkannya, maka hal tersebut sangatlah tepat. Instagram merupakan satu dari sekian cara yang paling jitu untuk meningkatkan penjualan.

    Bahkan tak perlu bayar dan memasang iklan, Anda dapat meraup banyak omzet melalui Instagram, asal mengetahui strategi marketing yang tepat.

     

    Cara Meningkatkan Penjualan Lewat Instagram

     

     

    1. Miliki Banyak Follower

    Banyaknya follower Instagram berbanding lurus dengan meningkatnya penjualan. Karena itu kumpulkanlah follower sebanyak-banyaknya. Namun hindari mengumpulkan follower dengan cara membelinya. Kumpulkanlah secara natural, tanpa mengeluarkan biaya. Meski membutuhkan banyak waktu dan tenaga, cara tersebut sangat aman dan tak banyak merugikan akun Anda dengan banyaknya spam.

    1. Aktif Posting

    Aktiflah dalam memposting konten yang menarik. Tak harus tentang produk yang Anda jual, posting bisa juga tentang hal lain yang bermanfaat dan disukai follower. Misal, Anda berjualan fashion Muslimah, berilah tips ataupun tutorial berhijab. Atau jika Anda berbisnis kuliner, posting lah foto ataupun video memasak yang menggugah seera, dan lain sebagainya. Anda bisa juga memposting meme lucu ataupun quote inspiratif.

    1. Posting Setiap Hari

    Agar toko Anda mendapat kesan positif dari para follower, pastikan melakukan posting setiap hari. Dengannya, kesan bahwa Anda aktif dan selalu siap melayani pesanan pun akan terbentuk. Selain itu, lakukan posting di jam-jam aktif Instagram, yakni saat jam sarapan, istirahat siang dan menjelang tidur.

    1. Aktif Komen

    Selain aktif posting, Anda juga harus aktif dalam menulis komentar ataupun sekedar me-like akun-akun follower atau target follower Anda. Dengannya, Anda melakukan pendekatan dan interaksi sosial yang dapat berdampak pada perhatian mereka terhadap akun Anda. Tak jarang di antara mereka akan membuka halaman profil Anda yang dengannya Anda melakukan promosi dan pengenalan produk secara tidak langsung. Tentu hal tersebut berdampak pula pada peningkatan penjualan.

    1. Lengkapi Profil

    Calon pembeli yang mengintip profil Anda akan segera kabur jika tak ada keterangan meyakinkan dari halaman profil. Karena itulah sangat penting untuk memberi informasi secara lengkap di halaman profil, terutama alamat dan nomor kontak. Anda juga bisa menulis produk apa yang anda jual, serta link menuju toko online ataupun marketplace tempat Anda berjualan.

    1. Adakan Kontes

    Kontes atau giveaway menjadi jalan mendapat banyak follower atau calon pembeli. Tak perlu mengeluarkan uang untuk memberi hadiah kontes. Anda cukup menyediakan beberapa sampel produk yang Anda jual sebagai hadiah kontes tersebut. Pasanglah ketentuan kontes untuk memfollow akun jualan Anda. Lewat kontes Instagram Ini, Anda mampu meningkatkan penjualan dengan cepat.

    1. Jalin Relasi

    Jalinlah relasi dengan teman-teman pelaku bisnis lewat Instagram. Saling mempromosikan akun akan menjadi jalan berbagi follower. Bahkan dari pesaing, Anda bisa mengintip follower mereka, lalu jadikan mereka follower Anda dengan memfollow, memberikan komentar dan lain sebagainya.

    1. Hashtag yang Tepat

    Cara lain untuk meningkatkan penjualan lewat instagram yakni memanfaatkan hashtag. Tulislah di setiap postingan Anda, beberapa hashtag populer yang sering kali muncul dalam keyword pencarian. Dengannya, foto produk jualan Anda dapat dengan mudah ditemukan di antara jutaan foto di Instagram.

    1. Perhatikan Visual

    Konten yang menarik secara visual biasanya disukai para pengguna Instagram. Dengan menampilkan konten tersebut, Anda berpeluang mendapat lebih banyak follower. Buatlah gambar yang menarik dengan tambahan logo brand produk jualan Anda, atau dapat pula sebuah infographic yang menarik perhatian.

    baca juga

    123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

    Panduan Bisnis Online Terlengkap

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

     

     

    1. Tampilkan Proses Produksi

    Jangan hanya membagikan foto produk dan testimoni pelanggan, sekali-kali bagilah foto ataupun video dibalik layar pembuatan produk dan proses jasa. Hal ini akan sangat menarik perhatian follower dan meningkatkan kepercayaan mereka pada Anda. Cobalah cara ini dan cara di atas. Meski tak mengeluarkan biaya, cara-cara tersebut ampuh dalam meningkatkan penjualan lewat Instagram.