KAR Jewellery adalah studio perhiasan keramik berbasis Bandung yang dikenal menggunakan porselen sebagai material utama. Karya Kreatif Indonesia menampilkan produk anting, bros, cincin, gelang, dan kalung dengan kombinasi porselen, glasir, emas cair 11K, kuningan lapis emas, perak 925, silikon, dan kristal pada model tertentu.
Dua pendiri dari Kriya Keramik ITB
Ayo Bandung dan Indonesia Design mencatat KAR lahir dari kolaborasi Tania Andina Kardin dan Kania atau Kanya Diedra Ismi, keduanya berlatar Kriya Keramik FSRD Institut Teknologi Bandung. Ayo Bandung menempatkan awal bisnis pada November 2013 setelah kesempatan mengikuti pameran di Tokyo.
ASEPHI dalam daftar program internasional 2026 juga mencantumkan KAR Jewellery dengan Tania Andina Kardin dan Kania Diedra Ismi, kategori ceramic jewellery, Bandung, Jawa Barat. Ini memberi sumber yang lebih baru mengenai dua nama founder dan basis kota.
Nama KAR dan eksplorasi keramik
Media profil lama menjelaskan nama “KAR” berasal dari kata Armenia kuno yang diartikan sebagai batu atau keramik. Brand dibangun dengan gagasan memperlakukan porselen bukan hanya sebagai bahan tableware atau dekorasi, tetapi sebagai material perhiasan bernilai desain.
Narasi tersebut adalah bagian sejarah brand dan bukan definisi linguistik yang diverifikasi dalam halaman ini. Hal yang lebih penting secara produk adalah konsistensi fokus KAR pada keramik kecil, detail, pembakaran, finishing, serta kombinasi dengan komponen logam.
Studio Bandung dan alamat historis Cihampelas
Indonesia Design tahun 2017 mencantumkan studio di Jalan Cihampelas Nomor 214, Bandung. Direktori bisnis dan e-catalogue Bandung juga mengulang alamat tersebut. KKI saat ini hanya menampilkan Jawa Barat tanpa alamat rinci di halaman produk yang diperiksa.
Karena alamat studio dapat berubah, halaman ini menggunakan Bandung sebagai lokasi utama dan memperlakukan Cihampelas 214 sebagai alamat historis yang perlu dikonfirmasi sebelum kunjungan. Kanal Instagram merupakan rujukan operasional yang lebih aman untuk informasi terbaru.
Porselen, glasir, dan emas cair 11K
Produk KKI menunjukkan kombinasi material yang konsisten. Ume Earring menggunakan porselen, emas cair 11K, dan kuningan lapis emas. Rose Earring menggunakan porselen, clear glaze, emas cair 11K, dan silikon. Orchid Earring menggunakan porselen, clear glaze, emas cair 11K, dan perak 925.
Emas cair 11K pada konteks keramik adalah material dekoratif yang diaplikasikan pada permukaan, bukan berarti keseluruhan perhiasan terbuat dari emas 11 karat. Pembeli perlu membedakan porcelain body, gold lustre, gold-plated brass, dan sterling silver karena nilai material serta kebutuhan perawatannya berbeda.
Proses pembakaran dan ketelitian
Ayo Bandung menyebut pengerjaan keramik kecil KAR melibatkan pembakaran hingga sekitar 1.240 derajat Celsius pada fase tertentu. Indonesia Design menjelaskan aplikasi liquid gold dilakukan pada keramik yang telah dibakar sebelum pembakaran terakhir pada koleksi terkait.
Parameter pembakaran dapat berbeda tergantung tanah porselen, glasir, lustre, dan desain. Halaman ini tidak menganggap semua produk melalui suhu atau jumlah firing yang identik. Yang dapat dipastikan adalah proses keramik memerlukan kontrol shrinkage, deformasi, retak, dan permukaan.
Handmade satu per satu
KKI menyebut berbagai produk dibuat satu per satu di studio KAR. Pekerjaan skala kecil memungkinkan detail tinggi, tetapi juga berarti variasi minor dan risiko pecah harus dikelola. Produk porselen tidak memiliki ketahanan benturan yang sama dengan logam padat.
Buyer perlu memeriksa ukuran, berat, jenis post atau hook, material logam, serta cadangan komponen. Untuk pesanan banyak, sample approval dan toleransi warna glaze penting karena firing dapat menghasilkan variasi.
Perawatan perhiasan keramik
KKI memberikan petunjuk yang cukup jelas: bersihkan lembut dengan kapas atau kain lembut, biarkan parfum dan lotion mengering sebelum memakai perhiasan, simpan di tempat sejuk dan kering, serta perlakukan keramik dengan hati-hati. Brand juga mengakui bahwa material dapat ternoda, tergores, atau berubah warna seiring waktu.
Transparansi tersebut penting. Gold plating dan liquid gold dapat mengalami perubahan karena gesekan, kosmetik, kelembapan, atau bahan kimia. Porselen dapat pecah bila jatuh. Konsumen perlu memahami bahwa handmade premium tidak berarti bebas perawatan.
Inspirasi flora dan desain
Produk seperti Lotus Brooch, Rose Earring, Orchid Earring, dan koleksi foliage menunjukkan inspirasi bentuk organik serta flora. Orchid Earring mengambil inspirasi Anggrek Bulan. Desain memanfaatkan kemampuan porselen membentuk volume kecil dan permukaan halus.
Interpretasi floral merupakan bahasa desain, bukan klaim budaya tradisional. Ini membedakan KAR dari brand perhiasan yang memakai simbol adat atau material wastra.
Kapasitas dan data katalog Bandung
E-catalogue Bandung yang terbit sekitar 2023 mencantumkan kapasitas produksi lebih dari 500 unit per bulan untuk Kar Studio. Angka tersebut adalah snapshot dan tidak boleh dianggap kapasitas 2026 tanpa konfirmasi. Produk custom atau koleksi kompleks juga dapat memiliki throughput berbeda.
Untuk wholesale, buyer perlu menanyakan kapasitas per model, lead time firing, minimum order, toleransi warna, spare parts, kemasan anti-benturan, serta kebijakan produk pecah saat pengiriman.
Jejak kurasi dan pasar internasional
Riwayat KAR berawal dari peluang pameran Tokyo menurut media 2017. ASEPHI 2026 memasukkan KAR Jewellery dalam daftar potensial program internasional. Bukti ini menunjukkan eksposur global dan kesiapan kurasi, tetapi tidak otomatis berarti ekspor rutin atau volume tertentu.
Marketplace internasional seperti Mizuma juga pernah menampilkan karya KAR. Untuk klaim ekspor, tetap diperlukan data transaksi, negara tujuan, tahun, dan shipment. Halaman ini tidak mengubah jejak pameran menjadi klaim penjualan internasional yang tidak terverifikasi.
Keunikan yang dapat diverifikasi
Keunikan KAR Jewellery adalah menjadikan porselen sebagai pusat identitas perhiasan, bukan sekadar aksen. Dua founder berlatar kriya keramik, kombinasi firing dengan gold lustre, serta desain floral memberi positioning yang berbeda dari perhiasan logam konvensional. KKI dan ASEPHI memperkuat kontinuitas brand.
Dalam Direktory UKM UKMS, KAR Jewellery dapat dibaca bersama Iges Jewelry, Iluh Craft, Indang Apang Gallery, dan JF Bags untuk membandingkan pendekatan material pada aksesori artisan.
Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi
- Bentuk badan usaha, NIB, kepemilikan merek, dan alamat studio terkini.
- Komposisi logam, kadar plating, nickel content, dan alergi material.
- Kapasitas 2026, toleransi handmade, firing reject rate, dan quality control.
- Garansi, repair, spare parts, serta kebijakan kerusakan saat pengiriman.
- Data transaksi ekspor bila digunakan sebagai klaim komersial.
Kesimpulan netral
KAR Jewellery memiliki identitas yang kuat sebagai studio perhiasan porselen Bandung yang berkembang sejak 2013. KKI memberi detail material dan care instruction, sementara media dan ASEPHI menguatkan founder serta basis kota. Data legal, alamat terbaru, kapasitas, dan ekspor tetap perlu dikonfirmasi sesuai transaksi.
Konteks dan entitas terkait
KAR Jewellery tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.
Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Keewa; Kegia Art; KABETA. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.
