Keewa Shoes: Sepatu Kulit Handmade dari Wedomartani, Sleman

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui17 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Keewa atau Keewa Shoes adalah produsen sepatu kulit handmade dari Sleman, DI Yogyakarta. Karya Kreatif Indonesia mencantumkan Dani Ika Suryandari sebagai kontak dengan alamat Perum Puri Domas A-22, Sempu, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Pemerintah Kabupaten Sleman melalui CARIAKU juga menampilkan Keewa sebagai industri sepatu di alamat yang sama.

Tahun 2015 dan 2016 dalam sumber publik

Grebeg UMKM DIY dan majalah Sibakul menyebut Keewa diluncurkan pada 2015 dengan tiga model awal. KKI menyatakan Keewa mulai memproduksi sepatu kulit pada 2016 sebagai merek terdaftar di Jogja. Perbedaan satu tahun ini kemungkinan merujuk pada launch awal dan fase produksi atau registrasi merek.

Halaman ini mencatat 2015 sebagai tahun peluncuran yang dilaporkan dan 2016 sebagai milestone produksi/registered-brand menurut KKI. Status merek aktif tetap perlu diverifikasi melalui DJKI, karena frasa “merek terdaftar” tidak disertai nomor pada profil KKI.

Dani Ika Suryandari dan usaha keluarga

Katalog ISEF 2022, Grebeg UMKM, ISI Yogyakarta, dan ANTARA konsisten menyebut Dani Ika Suryandari sebagai owner atau founder Keewa Shoes. KKI menggambarkan Keewa sebagai usaha keluarga yang didukung tenaga teknis dengan pengalaman panjang di industri alas kaki.

Usaha keluarga tidak otomatis berarti semua proses dilakukan anggota keluarga. Keewa melibatkan perajin dan tenaga produksi. Jumlah pekerja terbaru belum tersedia secara publik.

Kulit sapi dan kambing

KKI menyebut pemilihan kulit sapi dan kambing sebagai bahan utama. Produk Keyna Men menggunakan full-grain Softy Nappa leather pada upper, goat lining, goat leather pada sock, memory foam, serta kombinasi solid rubber, EVA light, dan leather rand pada sol.

Produk Ethia untuk perempuan juga menggunakan leather full-grain Softy Nappa, goat lining, faux fur, Microtex rubber, goat leather, dan memory foam. Detail ini menunjukkan sepatu bukan hanya satu bahan kulit; setiap komponen perlu dibaca per model.

Handmade dan konstruksi sepatu

KKI mencantumkan proses handmade serta konstruksi lasting + lining pada beberapa model. Handmade pada industri alas kaki dapat melibatkan pemotongan, stitching, lasting, finishing, emboss, atau lukisan tangan, sementara alat mesin tetap dapat digunakan untuk tahap tertentu.

ISEF menyebut Keewa menonjolkan teknik emboss dan hand painting pada desain tertentu. Karena itu, “handmade” sebaiknya tidak ditafsirkan sebagai seluruh proses tanpa mesin. Transparansi tahapan akan membantu buyer memahami nilai kerja artisan.

Ukuran pria dan perempuan

Keyna Men tersedia pada listing KKI untuk ukuran 39–46. Ethia tersedia 35–42. Rentang ini menunjukkan pasar pria dan perempuan, tetapi size chart panjang kaki, lebar, dan bentuk last perlu diperiksa sebelum pembelian online.

Sepatu kulit dapat terasa berbeda tergantung last, ketebalan lining, memory foam, dan model toe box. Buyer sebaiknya menggunakan ukuran sentimeter dan panduan fitting, bukan hanya angka EU.

Kapasitas historis lebih dari 150 pasang per bulan

Grebeg UMKM DIY menyebut Keewa berkembang dari tiga model awal menjadi produksi lebih dari 150 pasang per bulan pada saat publikasi. Angka tersebut merupakan snapshot historis, bukan kapasitas 2026. Model custom, bahan tertentu, dan antrean produksi dapat mengubah throughput.

Untuk pembelian B2B, buyer perlu menanyakan kapasitas per model, MOQ, lead time, material yang tersedia, size breakdown, sample approval, dan kebijakan defect.

Lokasi resmi di Wedomartani

CARIAKU Kabupaten Sleman menampilkan Keewa Shoes di Puri Domas A22, Sempu, Wedomartani, Kecamatan Ngemplak. Profil tersebut mengklasifikasikan usaha sebagai industri sepatu dan mencantumkan Instagram keewa_shoes. Sumber pemerintah ini memperkuat lokasi operasional KKI.

Satu paragraf CARIAKU menulis “Kapanewon Ngaglik” tetapi bagian alamat dan field kapanewon menampilkan Ngemplak. Karena Wedomartani secara administratif berada di Ngemplak, halaman ini menggunakan Ngemplak dan mencatat adanya typo internal pada direktori.

Jejak Dubai 2021

ANTARA pada 2021 menyebut Keewa sebagai salah satu UKM yang difasilitasi BNI untuk menjual produk di Al Jaber Gallery, Mall of Dubai, Uni Emirat Arab. Dani Ika Suryandari dikutip sebagai founder. Jejak ini lebih konkret daripada sekadar pameran karena terkait penjualan produk di kanal ritel luar negeri.

Meski demikian, artikel tidak memberikan volume, durasi, atau shipment terkini. Halaman ini menyebut pengalaman pasar Dubai pada 2021, bukan menyimpulkan ekspor rutin 2026.

Perawatan kulit dan purnajual

Sepatu kulit memerlukan pembersihan lembut, pengeringan alami, shoe tree atau penyangga bila diperlukan, serta penyimpanan yang tidak lembap. Full-grain leather dan goat lining dapat berubah warna atau tekstur seiring pemakaian.

Sumber publik belum menunjukkan kebijakan repair, resoling, garansi, atau program take-back. Padahal layanan perbaikan dapat memperpanjang umur pakai dan menjadi bagian penting nilai sepatu premium.

Last, fitting, dan konsistensi bentuk

Dalam produksi sepatu, last menentukan bentuk dasar, volume, toe box, dan karakter fitting. Dua model dengan ukuran EU sama dapat terasa berbeda bila last atau konstruksinya berbeda. Karena Keewa memiliki banyak model pria dan perempuan, katalog yang ideal mencantumkan panjang kaki, lebar, rekomendasi fitting, dan karakter last per model. Sumber publik belum menunjukkan sistem width fitting atau layanan custom last. Konsumen dengan kaki lebar, sempit, atau kebutuhan khusus sebaiknya berkonsultasi sebelum membeli.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Keewa berada pada produksi sepatu kulit handmade di Sleman, material kulit sapi dan kambing, serta detail desain seperti emboss dan hand painting pada model tertentu. Founder, lokasi, produk, dan pengalaman pasar Dubai didukung sumber pemerintah, KKI, ISEF, dan ANTARA.

Dalam Direktory UKM UKMS, Keewa dapat dibaca bersama KABETA, JF Bags, Kamoohu, dan KAR Jewellery.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Bentuk usaha, NIB, nomor dan status merek aktif.
  • Asal kulit, tanning, chemical compliance, dan spesifikasi material.
  • Kapasitas 2026, artisan count, size chart, dan quality control.
  • Garansi, repair, resoling, dan kebijakan retur.
  • Shipment dan distribusi luar negeri setelah program Dubai 2021.

Kesimpulan netral

Keewa memiliki rekam publik yang kuat sebagai produsen sepatu kulit handmade dari Wedomartani, Sleman. Sumber pemerintah menguatkan lokasi, sementara KKI memberi spesifikasi material yang rinci. Perbedaan tahun 2015–2016 dapat dijelaskan sebagai fase launch dan produksi/registrasi. Status legal, kapasitas, dan ekspor perlu diperbarui untuk kondisi 2026.

Konteks dan entitas terkait

Keewa tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Kegia Art; KAR Jewellery; Kenandy. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top