Keripik Jayapura: Keripik Keladi dari Abepura dengan Jejak CPPOB BPOM

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui16 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Keripik Jayapura adalah usaha keripik yang berlokasi di Abepura, Kota Jayapura, Papua. Laporan Tahunan BBPOM Jayapura 2023 mencantumkan UMK “Keripik Jayapura” di Jalan Woroth Nomor 07 RT 007/RW 001, Abepura, dengan produk kategori keripik. Jejak media lama mengidentifikasi Widia Wati sebagai pemilik usaha Keripik Keladi Jayapura yang beroperasi pada alamat yang sama.

Keripik keladi sebagai identitas produk

Cenderawasih Pos pada 2018 menulis bahwa Widia Wati menekuni keripik keladi sejak 2008. Produk kemudian diberi nama Keripik Keladi Jayapura dan dipasarkan sebagai camilan serta oleh-oleh. Kesamaan nama, alamat, dan kategori memberi indikasi kuat bahwa entity KKI “Keripik Jayapura” berkaitan dengan usaha keripik keladi tersebut.

Namun, halaman KKI individual tidak berhasil ditemukan dalam indeks web saat riset. Karena itu, halaman ini hanya menggunakan fakta yang didukung BBPOM dan media, serta tidak menambahkan detail SKU yang tidak tersedia.

Jejak usaha sejak 2008

Media 2018 menyebut Widia Wati memulai penjualan pada 2008 dari kantin sekolah dan kios kecil dengan kemasan sederhana. Sekitar 2012, produk mulai dititipkan ke jaringan ritel lokal seperti Sagu Indah Plaza dan Saga Abepura.

Riwayat tersebut merupakan konteks historis. Kanal distribusi dan harga 2018 tidak boleh dianggap masih sama pada 2026. Data terkini perlu diperiksa langsung dari usaha.

Alamat Woroth Nomor 07

BBPOM 2023 mencatat Jalan Woroth Nomor 07 RT 007/RW 001, Abepura. Direktori kuliner 2026 juga masih menampilkan alamat Perum Uncen Kaliacai Nomor 07, VIM, Abepura untuk Keripik Keladi Jayapura. Konsistensi geografis ini cukup kuat untuk lock lokasi pada Abepura.

Nama kawasan atau penulisan alamat dapat berbeda antara Woroth, VIM, Kotaraja, atau Perum Uncen Kaliacai. Untuk data terstruktur, tingkat kota dan distrik lebih aman bila belum ada dokumen alamat resmi terbaru.

Pendampingan CPPOB BPOM 2023

Tabel pendampingan CPPOB BBPOM Jayapura 2023 memasukkan Keripik Jayapura. Tabel menunjukkan sosialisasi dan pendampingan dilakukan, tahap desk tercatat, serta kolom CPPOB/PSB-CPPOB dan registrasi izin edar ditandai “Ya” pada susunan tabel yang tersedia. Pengujian pada baris ini tercatat “Tidak”.

Karena format tabel PDF cukup padat, status izin harus dibaca secara hati-hati dan diverifikasi dari dokumen sertifikat atau database produk sebelum dipakai pada kemasan. Halaman ini tidak menuliskan nomor CPPOB atau izin edar karena nomor tidak tersedia dalam teks yang diperiksa.

Kapasitas historis dan enam pekerja

Liputan 2018 menyebut usaha dibantu sekitar enam pekerja dan pada saat itu mampu menghasilkan sekitar seribu bungkus atau lebih per hari. Angka tersebut adalah snapshot delapan tahun sebelum tanggal riset 2026 dan tidak boleh dipakai sebagai kapasitas terkini.

Peralatan, tenaga kerja, permintaan, dan ukuran kemasan dapat berubah. Buyer grosir perlu meminta kapasitas produksi per hari atau bulan serta lead time aktual.

Keladi sebagai bahan baku

Keladi atau taro memiliki kadar pati tinggi dan dapat menghasilkan keripik renyah bila irisan, pencucian, pengeringan, dan penggorengan dikontrol. Beberapa jenis talas juga mengandung kristal kalsium oksalat yang perlu dikelola melalui pemilihan varietas dan proses yang tepat.

Sumber publik Keripik Jayapura belum menjelaskan varietas keladi, pemasok, metode pra-perlakuan, minyak, bumbu, atau parameter kadar air. Karena itu, artikel tidak membuat klaim keamanan teknis di luar jejak pendampingan BPOM.

GMP sebagai konteks industri Jayapura

Penelitian AGRITEKNO 2017 membahas penerapan GMP pada keripik ubi jalar di Kota Jayapura dan menunjukkan bahwa higiene, sanitasi, fasilitas, serta praktik produksi menjadi isu penting pada industri keripik skala rumah tangga. Penelitian tersebut bukan audit Keripik Jayapura, sehingga tidak digunakan untuk menilai usaha ini secara langsung.

Sumber tersebut hanya memberi konteks mengapa pendampingan CPPOB BPOM relevan bagi produsen keripik lokal.

Kemasan dan oleh-oleh

Produk yang dijual sebagai oleh-oleh membutuhkan kemasan yang menjaga kerenyahan, melindungi dari minyak, dan cukup kuat selama perjalanan. Media lama menyebut beberapa ukuran kemasan, tetapi gramasi terbaru tidak diketahui.

Label ideal memuat nama legal produsen, alamat, komposisi, berat, kode produksi, tanggal, izin, halal jika berlaku, dan kontak. Sumber publik 2026 belum memperlihatkan label terbaru.

Varietas keladi dan risiko bahan mentah

Keladi memiliki banyak varietas dengan karakter pati, serat, warna, dan kadar senyawa alami yang berbeda. Untuk produksi keripik, pemilihan umbi yang tepat penting agar irisan tidak terlalu keras, gatal, atau berubah warna. Proses pencucian, perendaman, pengeringan permukaan, dan pemanasan juga harus konsisten. Sumber yang tersedia tidak menjelaskan varietas atau prosedur pra-perlakuan Keripik Jayapura, sehingga halaman ini tidak menyimpulkan teknik spesifik.

Bila usaha membeli dari petani atau pasar lokal, pencatatan pemasok dapat membantu saat karakter bahan berubah. Umbi yang terlalu tua atau terlalu muda dapat menghasilkan tekstur berbeda. Standar penerimaan sederhana—ukuran, kerusakan, umur panen bila diketahui, dan kondisi penyimpanan—akan membantu kualitas produk.

Perubahan usaha dari 2018 ke 2026

Data enam pekerja dan produksi ribuan bungkus per hari berasal dari 2018. Dalam delapan tahun, usaha dapat bertambah besar, mengecil, berpindah fasilitas, atau mengganti sistem distribusi. Karena itu, angka historis lebih tepat digunakan untuk menunjukkan bahwa usaha pernah mencapai skala komersial lokal, bukan sebagai kapasitas saat ini. Informasi 2026 harus diperbarui sebelum digunakan dalam penawaran B2B atau data terstruktur kuantitatif.

Untuk pembelian sebagai oleh-oleh, informasi gramasi dan harga perlu dibedakan dari data historis. Sumber 2018 menyebut beberapa ukuran, tetapi kemasan 2026 dapat berubah. Karena itu, artikel ini sengaja tidak mengunci harga atau berat tanpa label terbaru.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Keripik Jayapura adalah fokus keripik keladi dari Abepura dan jejak operasional panjang sejak sekitar 2008 menurut media. Lebih penting lagi, nama usaha muncul dalam program pendampingan CPPOB BBPOM Jayapura 2023, sehingga ada rekam regulatori yang dapat ditelusuri.

Dalam Direktory UKM UKMS, Keripik Jayapura dapat dibaca bersama Kakao Kita Papua, Keripik Singkong Crispy Karimah, Kasi Tahu, dan Kenko KP.

Kesimpulan netral

Keripik Jayapura mempunyai bukti yang cukup untuk dikunci sebagai usaha keripik keladi di Abepura, Kota Jayapura. Widia Wati dan tahun 2008 berasal dari liputan historis, sementara BBPOM memberi jejak pendampingan 2023. Legalitas, izin bernomor, formula, kapasitas, dan kanal resmi terkini masih perlu diverifikasi.

Konteks dan entitas terkait

Keripik Jayapura tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Keripik Cumi Nina; Keripik Sambal Cap Boelang; Kenko KP. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top