Osadha Nusantara: Minuman Herbal Kalimantan Timur dari Bajakah, Rosella, Manggis, Madu, dan Rempah

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui8 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Identitas Osadha Nusantara

Osadha Nusantara adalah UMKM minuman herbal dari Kalimantan Timur yang tercantum dalam KKI dan SMEsta Kementerian UMKM. KKI menampilkan Wahyu Fatmasari dan Anggara Joko Pratama sebagai kontak, sedangkan SMEsta mencantumkan email osadhanusantara@gmail.com serta kategori makanan dan minuman. Berita Resmi Merek DJKI mencatat permohonan merek “osadha nusantara” kelas 30 atas nama PT Andalan Makmur Perkasa dengan alamat di Balikpapan, Kalimantan Timur. Hubungan antara brand, kontak operasional, dan badan hukum perlu dikonfirmasi langsung untuk transaksi formal.

Makna nama Osadha

KKI menjelaskan “Osadha” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti obat atau ramuan, sedangkan Nusantara mengacu pada kepulauan Indonesia. Walau nama brand membawa asosiasi pengobatan tradisional, artikel ini tidak memperlakukan produk sebagai obat kecuali ada izin yang memang menempatkannya dalam kategori obat tradisional. Produk yang tampil di KKI berupa minuman herbal dalam bentuk serbuk, teh celup, madu, dan kombinasi herbal.

Teh Bajakah

KKI menampilkan Bajakah Tea dalam kemasan 10 kantong x 2 gram. Ingredient list pada listing mencakup akar kayu bajakah, bawang Dayak, benalu batu, dan daun kelor. Halaman KKI juga memuat daftar manfaat kesehatan yang sangat luas, termasuk klaim terkait gula darah, penyembuhan luka, kanker, dan kondisi reproduksi. UKMS tidak mengadopsi klaim tersebut sebagai fakta medis. Produk herbal dengan klaim penyakit harus dinilai berdasarkan izin, label, dan bukti yang diakui regulator.

Teh Manggis dan Rosella

KKI menampilkan Numina Manggis Tea 100 gram berbahan ekstrak buah manggis serta Numina Rosella Tea 100 gram berbahan bunga rosella. Pada listing rosella terdapat klaim menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Klaim itu tidak digunakan sebagai rekomendasi medis. Untuk buyer, informasi yang relevan adalah bahan, metode pengeringan atau ekstraksi, kadar air, kebersihan bahan, ukuran partikel, mikrobiologi, shelf life, dan keamanan penggunaan sesuai kategori izin.

Madu Apis mellifera

KKI juga menampilkan Madutara Madu Apis Melifera 325 gram, dengan deskripsi madu dari lebah Apis mellifera yang mengonsumsi berbagai sumber nektar seperti kopi, rambutan, dan randu. Buyer perlu membedakan madu murni, madu campuran herbal, serta produk minuman madu. Parameter yang dapat diperiksa meliputi kadar air, HMF, gula pereduksi, sukrosa, kontaminan, origin, dan supplier traceability. Klaim madu tidak boleh hanya bergantung pada rasa atau kekentalan.

Jahe merah dan herbal Kalimantan

SMEsta menyebut Osadha Nusantara bergerak pada bajakah, madu, jahe merah, teh manggis, teh rosella, dan minuman lain. KKI juga memperlihatkan ragam botanicals yang memanfaatkan identitas Kalimantan seperti bajakah dan bawang Dayak. Positioning berbasis tanaman lokal dapat menjadi diferensiasi kuat, tetapi setiap bahan perlu memiliki scientific name atau identitas pemasok yang jelas, terutama ketika produk dipasarkan ke luar daerah atau ekspor.

Merek dan badan usaha

Berita Resmi Merek DJKI mencatat permohonan DID2021052739 untuk “osadha nusantara” pada kelas 30 dengan pemohon PT Andalan Makmur Perkasa. Uraian barang mencakup bubuk herbal, campuran minuman berbahan teh herbal, minuman berbasis teh dan herbal, gula madu herbal, serta produk terkait. Data permohonan merek membantu menghubungkan brand dengan badan usaha, tetapi status merek terkini dan hubungan operasional tetap harus diperiksa pada basis data DJKI serta dokumen perusahaan terbaru.

Risiko klaim kesehatan

Produk herbal merupakan kategori dengan risiko misleading claim tinggi. Bahasa seperti “menyembuhkan”, “membunuh sel kanker”, atau “menurunkan gula darah” memerlukan bukti dan dasar izin yang jauh lebih kuat daripada klaim rasa atau bahan. Untuk direktori, informasi tersebut harus dipisahkan dari fakta produk. Buyer, reseller, dan marketplace perlu memeriksa wording label yang disetujui regulator dan menghindari menyalin deskripsi promosi lama jika tidak sesuai dengan izin terbaru.

Quality control bahan herbal

Bahan akar, daun, bunga, rempah, dan madu memiliki risiko kontaminasi mikroba, kadar air tinggi, residu pestisida, logam berat, adulteration, serta salah identifikasi spesies. Produsen perlu mempunyai supplier approval, incoming inspection, drying specification, storage control, batch coding, dan retain sample. Untuk bahan seperti bajakah atau benalu batu, identifikasi botani menjadi penting agar bahan yang dipakai konsisten dari batch ke batch.

Due diligence untuk buyer

Buyer perlu meminta legal identity PT Andalan Makmur Perkasa dan hubungan dengan brand Osadha Nusantara, NIB, daftar produk, kategori izin per SKU, nomor BPOM atau izin relevan, halal bila digunakan sebagai klaim, ingredient list, botanical identity, COA, hasil mikrobiologi, logam berat, kadar air, shelf-life study, packaging specification, MOQ, kapasitas, dan lead time. Untuk madu, parameter keaslian dan kualitas perlu diperiksa. Untuk klaim kesehatan, hanya wording yang sesuai izin yang boleh digunakan.

Pemisahan kategori pangan dan obat tradisional

Portofolio herbal dapat masuk ke jalur regulasi berbeda tergantung formula dan klaim. Teh herbal yang dipasarkan sebagai minuman pangan tidak otomatis memiliki status yang sama dengan jamu atau obat tradisional. Buyer harus memeriksa nomor izin, nama kategori, dan wording label per SKU. Perbedaan ini penting karena klaim yang diizinkan pada satu kategori belum tentu boleh digunakan pada kategori lain.

Packaging dan stabilitas botanicals

Daun, bunga, akar, dan serbuk herbal mudah menyerap kelembapan serta kehilangan aroma. Kemasan perlu memiliki barrier yang cukup dan lot coding yang jelas. Untuk tea bag, berat per sachet harus konsisten; untuk serbuk, ukuran partikel dan kecenderungan menggumpal perlu dikontrol. Produk madu herbal membutuhkan pemeriksaan terpisah terhadap viskositas, sedimentasi, dan kestabilan campuran selama penyimpanan.

tautan internal dan konteks direktori

Pembaca dapat membandingkan produsen herbal dan minuman lain melalui Direktory UKM UKMS, Rafflesia Keyzee, PT Sekatup Sari Indonesia, Teh Nala, dan TENIS Teh Nikmat Sidamanik. Tautan ini bersifat kategori dan tidak menunjukkan afiliasi.

Kesimpulan

Osadha Nusantara memiliki jejak publik yang jelas sebagai UMKM minuman herbal Kalimantan Timur dengan produk bajakah, manggis, rosella, madu, jahe merah, dan kombinasi botanicals. KKI, SMEsta, dan DJKI mendukung identitas brand serta hubungan dengan kategori produk herbal. Risiko terbesar berada pada klaim kesehatan yang tidak boleh diperlakukan sebagai fakta medis tanpa izin dan bukti. Legal entity, izin per SKU, botanical identity, dan quality testing perlu diverifikasi sebelum procurement. Koreksi dapat diajukan melalui kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Osadha Nusantara tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: PT Enerbay Lingka Familia; PT Alam Scientia Asia; RUMA. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top