Rahida Cookies: Kue Kering Khas Gorontalo, Keker Cookies, dan Gutcookies

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui11 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Identitas Rahida Cookies

Rahida Cookies adalah usaha kue kering dari Kota Gorontalo yang tercantum dalam Karya Kreatif Indonesia. Profil KKI menampilkan alamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Gorontalo, serta nama Dewisuto BS Nasaru sebagai kontak utama. Katalog Brilianpreneur 2021 menyebut Dewisuto Nasaru sebagai pendiri yang memulai usaha karena melihat keterbatasan pilihan oleh-oleh khas Gorontalo bagi wisatawan. Pada Mbizmarket, Rahida Cookies ditampilkan sebagai jenis usaha non badan usaha dengan NIB yang tercantum pada profil penjual.

Keker Cookies berbasis kelapa

KKI menampilkan Keker Cookies sebagai kue kering khas Gorontalo dengan berat bersih 100 gram dan bahan utama kelapa parut. Varian yang disebut mencakup original, gula aren, dan kombinasi cokelat-keju. Kelapa memberi identitas rasa lokal yang kuat sekaligus memperkenalkan tantangan teknis berupa kadar lemak dan risiko ketengikan. Produsen perlu mengontrol kadar air, tingkat pemanggangan, pendinginan sebelum pengemasan, dan barrier kemasan untuk menjaga kerenyahan serta aroma.

Gutcookies dan variasi formula

KKI menampilkan Gutcookies dalam beberapa rasa, termasuk mocca, cokelat, vanilla, dan cokelat-stroberi. Ingredient list pada masing-masing listing berbeda, tetapi umumnya menggunakan tepung terigu, margarin, susu bubuk, cokelat, dan bahan pendukung lain. Hal ini memperlihatkan pentingnya master recipe per SKU. Buyer tidak boleh mengambil satu daftar bahan untuk mewakili seluruh Gutcookies karena keberadaan telur, butter, cokelat, maizena, atau flavor dapat berbeda antarvarian.

Biji-Biji dan identitas kuliner Gorontalo

Produk Biji-Biji juga muncul di KKI sebagai kue kering yang disebut terkait kuliner Gorontalo. Listing mencantumkan terigu serta beberapa varian seperti kacang, bawang, spekulasi, jagung, dan wijen. Deskripsi produk pada platform marketplace juga memperlihatkan Rahida Cookies menjual Kue Karawo, Kuraiba Kacang, dan aneka camilan lain. Untuk direktori, keberagaman ini menunjukkan positioning sebagai produsen oleh-oleh, bukan hanya satu brand cookies modern.

Founder dan tujuan awal usaha

Katalog Brilianpreneur 2021 menyebut Rahida Cookies berawal dari perhatian Dewisuto Nasaru terhadap minimnya buah tangan khas Gorontalo untuk wisatawan. Narasi ini konsisten dengan profil KKI yang menekankan pengenalan potensi Gorontalo melalui kuliner daerah. Posisi tersebut relevan untuk pasar oleh-oleh, hampers, hotel, kegiatan pemerintah, dan reseller. Namun kekuatan produk oleh-oleh tetap bergantung pada shelf life, kemasan yang tahan perjalanan, dan konsistensi rasa setelah distribusi.

Pencatatan keuangan dan SI APIK

Penelitian Universitas Negeri Gorontalo mengenai penyusunan laporan keuangan Rahida Cookies menyebut usaha menggunakan aplikasi SI APIK dari Bank Indonesia untuk pencatatan dan menghasilkan neraca, arus kas, serta laporan laba rugi, walau sebagian transaksi piutang masih dicatat manual. Temuan ini tidak membuktikan kondisi keuangan atau omzet tertentu, tetapi menunjukkan adanya praktik pencatatan yang lebih terstruktur. Untuk calon mitra, kemampuan menyusun data penjualan dan biaya membantu proses evaluasi kapasitas serta harga grosir.

Jejak marketplace dan status usaha

Mbizmarket mencantumkan Rahida Cookies sebagai penjual di Kota Gorontalo, terdaftar sejak Juni 2021, berstatus Non PKP dan jenis usaha non badan usaha. Data platform bersifat dinamis dan tidak otomatis menjadi status legal terkini 2026. Profil tersebut juga menunjukkan katalog yang lebih luas daripada cookies, termasuk aneka camilan dan makanan. Karena itu, buyer harus mencocokkan NIB, nama pemilik, rekening, serta klasifikasi kegiatan usaha langsung dengan dokumen terbaru sebelum kontrak.

Halal, keamanan pangan, dan allergen

Profil KKI menyebut kebutuhan makanan sehat dan halal sebagai latar usaha, tetapi halaman yang diperiksa tidak menampilkan nomor sertifikat halal. Produk cookies juga berpotensi mengandung gluten, susu, telur, kacang, dan bahan lain yang perlu dinyatakan jelas. Buyer sebaiknya meminta sertifikat halal bila digunakan sebagai klaim pemasaran, daftar allergen, izin edar sesuai kategori, shelf-life study, hasil mikrobiologi, serta packaging specification.

Due diligence untuk reseller dan corporate order

Untuk pesanan besar, dokumen penting mencakup katalog SKU aktif, berat bersih, ingredient list, allergen, izin, halal, kapasitas per hari atau per bulan, MOQ, lead time, jenis kemasan primer, ukuran karton, masa simpan, barcode, dan kebijakan produk remuk saat pengiriman. Cookies rapuh membutuhkan pengujian transportasi, terutama bila dipasarkan sebagai oleh-oleh nasional. Approved sample juga perlu disimpan agar rasa, warna, tekstur, dan ukuran dapat dibandingkan antarbatch.

Posisi sebagai oleh-oleh khas Gorontalo

Kekuatan Rahida Cookies terletak pada keterhubungan produk dengan kebutuhan oleh-oleh daerah. Untuk kategori ini, konsumen tidak hanya membeli rasa, tetapi juga cerita asal, desain kemasan, daya tahan perjalanan, dan kemudahan dibagikan sebagai hadiah. Produk seperti Keker Cookies berbasis kelapa dan Kue Karawo dapat diberi konteks Gorontalo secara faktual tanpa membuat klaim bahwa setiap resep merupakan warisan tradisional tertentu jika sumbernya tidak tersedia. Kemasan sebaiknya menjelaskan identitas produk, produsen, komposisi, serta cara penyimpanan dengan jelas.

Kontrol produksi kue kering

Pada skala produksi yang meningkat, kue kering memerlukan standardisasi ukuran adonan, temperatur oven, waktu baking, cooling time, dan berat per kemasan. Perbedaan kecil dapat menghasilkan tekstur yang terlalu keras, terlalu rapuh, atau kadar air yang membuat produk cepat melempem. Produsen juga perlu mengendalikan penggunaan margarin, butter, susu, cokelat, dan kelapa karena perubahan merek bahan baku dapat mengubah rasa. Batch record sederhana membantu menelusuri penyebab bila terjadi komplain.

Untuk pengembangan kanal B2B, Rahida Cookies juga perlu memisahkan kemasan konsumen, kemasan hampers, dan kemasan grosir. Struktur harga, jumlah isi per karton, minimum order, serta masa simpan minimum saat diterima buyer perlu ditetapkan sejak awal. Hal ini membuat penawaran ke hotel, kantor, toko oleh-oleh, atau reseller lebih mudah dibanding menggunakan daftar harga retail satuan.

tautan internal dan konteks direktori

Pembaca dapat membandingkan produsen camilan lain melalui Direktory UKM UKMS, Pakesang, Pareto Estu Guna, Quinn Kitchen, dan PT Makcio Riau Rasa. tautan internal ini bersifat kategori dan tidak menunjukkan afiliasi.

Kesimpulan

Rahida Cookies memiliki jejak cukup kuat sebagai produsen kue kering dan oleh-oleh khas Gorontalo dengan Dewisuto Nasaru sebagai pendiri yang disebut sumber. KKI, Brilianpreneur, Mbizmarket, dan riset akademik mendukung identitas, produk, lokasi, serta aspek operasional. Hal yang masih perlu diverifikasi mencakup izin per SKU, halal, kapasitas terkini, dan status legal terbaru. Koreksi berbasis dokumen dapat diajukan melalui kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Rahida Cookies tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: RIO GOYANG; Parmins Food; Palmes Bakery & Kue Kering. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top