Pareto Estu Guna Bojonegoro: Produsen Keripik Matoh dan Jejak Ekspor ke Arab Saudi

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui14 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Profil perusahaan dan merek

PT Pareto Estu Guna adalah produsen makanan ringan dari Balen, Bojonegoro, Jawa Timur, yang menggunakan merek Matoh. Profil KKI menyatakan perusahaan berdiri pada 9 Maret 2013 dan pada awalnya memproduksi keripik singkong dengan rempah Indonesia. Nama Pujiono dicantumkan sebagai pihak terkait pada profil tersebut.

Bentuk badan usaha PT telah disebut terbuka, tetapi klasifikasi mikro, kecil, atau menengah secara legal tidak dapat ditetapkan hanya dari penyebutan dalam program UMKM. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyebut perusahaan sebagai UMKM lokal dan binaan Bank Indonesia, namun data modal serta penjualan tahunan terbaru tidak tersedia.

Produk singkong dan ubi

KKI menampilkan keripik singkong Matoh dalam rasa sambal purut, original soya, sweet salty, sweet chili, sea salt, serta varian lain. Terdapat pula keripik ubi rasa sweet cinnamon. Gramasi contoh yang terlihat berada sekitar 68 sampai 75 gram, tetapi ukuran kemasan dapat berubah.

Deskripsi produk menyebut tanpa pengawet, tanpa MSG, tanpa pewarna, dan bebas gluten. Klaim tersebut berasal dari produsen melalui KKI. Untuk konsumen dengan kondisi medis atau alergi, klaim bebas gluten membutuhkan pengendalian kontaminasi silang dan bukti yang sesuai, bukan hanya ketiadaan terigu dalam resep.

Bahan baku dan hubungan dengan petani

Singkong menjadi bahan utama yang disebut dalam profil. Berita pemerintah pada Desember 2025 mengaitkan ekspor Matoh dengan peluang bagi petani singkong lokal dan permintaan peningkatan standar bahan baku. Berita itu tidak menjelaskan persentase singkong Bojonegoro yang dipakai atau sistem kontrak petani.

Untuk keterlacakan, perusahaan perlu memiliki spesifikasi varietas, umur panen, kadar pati, kadar air, kebersihan, residu pestisida, dan kode pemasok. Variasi singkong dapat memengaruhi warna, tekstur, penyerapan minyak, serta kestabilan rasa. Hubungan petani perlu dibuktikan dengan data pembelian dan program pendampingan yang terdokumentasi.

Proses produksi dan keamanan pangan

Produksi keripik mencakup penerimaan bahan, sortasi, pencucian, pengupasan, pengirisan, penggorengan, penirisan minyak, pemberian bumbu, pendinginan, dan pengemasan. Titik kendali penting meliputi kualitas minyak, suhu, waktu, kontaminasi benda asing, kadar air, kebersihan bumbu, dan integritas segel.

Sumber publik belum menampilkan sistem HACCP, hasil uji mikrobiologi, kadar akrilamida, oksidasi minyak, logam berat, atau prosedur recall. Klaim healthy food pada profil merupakan positioning perusahaan dan tidak cukup untuk menyimpulkan manfaat kesehatan. Keripik tetap merupakan makanan olahan yang perlu dilihat dari komposisi dan takaran saji.

Ekspor perdana Desember 2025

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaporkan pelepasan ekspor perdana satu kontainer keripik Matoh ke Arab Saudi pada 5 Desember 2025 dengan nilai yang disebut USD 17.500. Sumber tersebut merupakan berita pemerintah daerah dan memberi bukti lebih kuat daripada klaim promosi tanpa tanggal.

Namun satu pengiriman tidak membuktikan ekspor berulang, keberlanjutan kontrak, atau besarnya penjualan tahunan. Untuk menyatakan status eksportir aktif pada 2026 diperlukan dokumen pengiriman berikutnya, negara tujuan, volume, standar produk, registrasi importir, kepatuhan label Arab, dan bukti pembayaran.

Peran pendampingan dan akses pasar

Berita pemerintah menyatakan PT Pareto Estu Guna memperoleh pendampingan melalui program Bank Indonesia, termasuk Akademi Muda Ekspor. Pendampingan dapat mencakup peningkatan kapasitas, pameran, digitalisasi, dan kesiapan ekspor. Rincian modul, evaluasi, serta hasil selain pengiriman pertama tidak ditampilkan.

Kanal KKI, media sosial Matoh, marketplace, dan situs yang dicantumkan menjadi jalur pemasaran. Sebelum transaksi, pembeli harus memastikan kanal aktif, rekening badan usaha, stok, tanggal produksi, sertifikasi, serta kemampuan memenuhi dokumentasi ekspor atau pengadaan.

Distribusi, kemasan, dan umur simpan

Keripik rentan remuk, tengik, dan kehilangan kerenyahan akibat oksigen, cahaya, serta kelembapan. Kemasan untuk ekspor memerlukan penghalang yang sesuai, segel konsisten, kode batch, tanggal, informasi gizi, bahan, alergen, negara asal, dan bahasa yang diwajibkan pasar tujuan.

Distributor perlu meminta umur simpan yang dibuktikan melalui studi stabilitas, bukan hanya perkiraan. Karton induk, jumlah per karton, dimensi, bobot, palletisasi, kondisi gudang, first-expired-first-out, dan batas retur harus ditetapkan sebelum pembelian besar.

Risiko informasi dan verifikasi

Kapasitas produksi, jumlah pekerja, omzet, kepemilikan, nomor izin edar, sertifikat halal, standar keamanan pangan, sumber minyak, asal bumbu, dan komposisi lengkap belum diverifikasi dari dokumen yang tersedia. Situs Matoh tercantum pada KKI tetapi tidak dapat diakses stabil saat pemeriksaan ini.

Klaim tanpa MSG, pengawet, pewarna, dan gluten harus diperiksa per SKU serta per batch. Status ekspor aktif juga perlu diperbarui setelah Desember 2025. Pembeli bisnis disarankan meminta dokumen legal, spesifikasi, sertifikat analisis, contoh label, hasil audit, serta referensi pengiriman.

Kesimpulan netral

Pareto Estu Guna memiliki jejak publik yang jelas sebagai PT produsen keripik Matoh di Bojonegoro sejak 2013. KKI mendukung identitas, produk, lokasi, dan klaim formulasi, sedangkan pemerintah daerah mendokumentasikan ekspor perdana ke Arab Saudi pada 5 Desember 2025. Klasifikasi skala, kapasitas, keamanan pangan, dan kesinambungan ekspor masih memerlukan verifikasi terbaru.

Panduan pemeriksaan untuk distributor

Distributor perlu mengambil sampel dari batch produksi aktual dan memeriksa rasa, kadar minyak, kerenyahan, kerusakan kemasan, berat bersih, kode lot, serta kesesuaian label. Dokumen legal dan sertifikat harus dicocokkan dengan nama PT dan SKU. Klaim pemasaran tidak boleh melampaui isi label atau hasil pengujian.

Untuk ekspor, kontrak harus menjelaskan Incoterms, inspeksi, umur simpan minimum saat keberangkatan, spesifikasi karton, pallet, sertifikat asal, dokumen kesehatan, bahasa label, dan tanggung jawab apabila barang ditolak. Riwayat satu kontainer pada 2025 menjadi referensi awal, bukan pengganti audit kesiapan untuk pesanan berikutnya. Distributor juga perlu memeriksa kemampuan produksi ulang, cadangan bahan, dan prosedur apabila jadwal kapal berubah.

Verifikasi buyer tetap diperlukan sebelum transaksi komersial dan repeat order.

tautan internal dan konteks direktori

Pembaca dapat melanjutkan penelusuran melalui Direktory UKM UKMS, Pakesang, Narata Green Snack, Mutiara Prima, dan Naktaraso. Semua hubungan dua arah harus diaktifkan hanya setelah destination page dipublikasikan dan divalidasi.

Sumber dan jalur koreksi

Sumber diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB. Koreksi mengenai identitas, lokasi, produk, bahan, badan usaha, sertifikasi, kapasitas, atau hubungan merek harus disertai dokumen resmi yang dapat diperiksa. Jalur koreksi tersedia melalui kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Pareto Estu Guna tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: PT Amaniky Tuah Madani; PT Emak CW; Sakatela. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top