Author: UKMS

  • Dawalul Embroidery , Batik Sulam Khas Tasikmalaya

    ukms.or.id – Batik, pakaian tradisional khas Indonesia ini sudah dikenal dan dianggap sebagai salah satu warisan budaya dunia.

    Sudah banyak pengusaha dalam negeri yang mampu membuat karya bernilai jual dengan memanfaatkan batik.

    Mulai dari baju, tas, sepatu, hingga jilbab pun sudah dipadu-padankan dengan batik. Hasilnya, batik sudah bertransformasi menjadi fashion item yang bisa digunakan dalam berbagai acara, baik resmi maupun santai.

    Selain batik yang dibuat dengan metode lukis menggunakan canting, sekarang ada batik yang dibuat dengan cara disulam. Namanya batik sulam atau batik bordir.

    Di Indonesia, batik sulam yang terkenal adalah batik sulam dari Batik Sulam  Dawalul Embroidery.

     

     

    Batik Sulam  Dawalul Embroidery , Pernah Ditipu

    Setiap pengusaha pasti memiliki ceritanya masing-masing. Sama halnya dengan Eva Dawalul, pemilik dari Dawalul Embroidery.
    Sebelum menjadi produsen batik sulam, ia memulai bisnisnya dengan memproduksi mukena pada 2004. Ia menjual mukena tersebut ke Pasar Tanah Abang dan Thamrin City.

    Namun, ketika bisnis mukenanya sedang lancar, muncul musibah. Ia ditipu oleh seorang pemesan yang membayar orderan mukena dengan giro kosong.

    Eva pun mengalami kerugian mencapai 700 juta rupiah dan kehilangan beberapa tokonya karena terjerat hutang.

     

     

     

    Batik Sulam  Dawalul Embroidery , Menjadi Penjahit Rumahan

    Meski berat dan trauma dengan bisnis, ia tidak ingin terlarut dengan berdiam diri saja. Ia kembali membangun bisnisnya dari nol.

    Ia memulainya dengan menjadi penjahit rumahan. Karena sudah berpengalaman di bidang fashion sebelumnya, bukan hal sulit untuk mengembangkan bisnis yang sama.

    Eva pun menerima banyak pesanan. Pada 2015, baju batik sulam buatannya dipesan oleh pegawai Bank Indonesia, BCA, dan Bank Mandiri untuk keperluan acara tertentu.

    Popularitas batik sulamnya perlahan meluas hingga membuatnya bisa berpartisipasi di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) pada 2017 lalu.

    Pada ajang fashion tersebutlah batik bordirannya semakin dikenal luas dan Eva pun bisa meraup omzet 30 juta selama lima hari pagelaran IFW.

     

     

    Peningkatan Bisnis Batik Sulam  Dawalul Embroidery

    Kini, bisnis batik sulam Eva sudah terbilang sukses. Ia memiliki pusat produksinya sendiri yang terletak di Jalan Asrama Nyantong 39A, Tasikmalaya.

    Selain baju batik berupa kemeja, ia menawarkan berbagai macam jenis baju lainnya, seperti blazer, jaket bomber, dan banyak lainnya dengan desain unik yang elegan.

    Juga, tidak hanya secara offline, Eva juga gencar memasarkan produk sulamnya melalui media online seperti BBM, Facebook, dan Instagram.

     

    Baca juga: Rumah Denim & Jeans: Bermodal Ratusan Ribu, Keuntungan Puluhan Juta

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil

    100 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

    50 Usaha Rumahan di Indonesia

     

     

    Kehadiran dan popularitas Dawalul Embroidery atau yang juga disebut Bordir Dawalul adalah bukti bahwa setiap pengusaha yang sukses pasti pernah mengalami kegagalan.

    Dari kegagalan tersebutlah, setiap pengusaha yang berhasil bangkit, akan mendapati jalan lain yang lebih baik.

    Seperti Eva Dawalul. Bangkit dari kegagalan, membuatnya berhasil menjadi pengusaha batik sulam paling terkenal di Tasikmalaya dengan omzet mencapai 60 juta rupiah setiap bulan.

  • Qaqiqu , Dari Bau Kaki Jadi Bisnis Laris

    ukms.or.id – Wangi, salah satu faktor yang membuat orang merasa nyaman dengan keberadaan kita di dekatnya.

    Tidak ada orang yang ingin tercium berbau tidak enak ketika sedang di dekat orang lain. Apalagi orang tersebut adalah orang yang penting.

    Jika Anda amati, hampir semua orang, selalu berbau wangi ketika keluar rumah. Banyak dari kita yang akan merasa minder ketika berbau badan. Karenanya, parfum atau minyak wangi selalu dicari orang untuk mendukung penampilannya.

    Namun, kata siapa jika yang parfum hanya untuk badan? Ada pula parfum yang dibuat khusus untuk sepatu, seperti yang dibuat oleh Arie Susanto.

     

    Qaqiqu , dari Bau Kaki Teman

    Umumnya, orang yang berbisnis parfum untuk baju atau badan. Tetapi, tidak umum bagi Arie Susanto yang membuat parfum khusus untuk sepatu.

    Ide membuat parfum khusus untuk sepatu ini berasal dari teman-teman kantornya. Ketika di kantor, beberapa orang temannya memiliki bau kaki yang menyengat dan itu cukup mengganggu.

    Agar temannya tidak lagi merasa terganggu karena bau kaki, ia pun membantu dengan mencarikan obat kaki bau.Lambat laun, tercetus ide bisnis untuk masalah kaki bau yang sering dialami banyak orang lainnya.

     

     

     

    Qaqiqu , Produksi Parfum Sepatu

    Untuk mewujudkan idenya, ia pun meminta temannya, pengusaha parfum di Malang, untuk meracik parfum khusus untuk sepatu.

    Racikan tersebut terdiri atas beberapa bahan yakni bibit parfum, campuran methanol, olive oil, dan zat anti bakteri. Bahan-bahan tersebutlah yang membuat parfum khusus sepatu, tidak hanya wangi juga bisa menjadi antibakteri penyebab bau.

    Setelah mendapat racikan parfum yang sesuai dengan keinginannya, ia mengemasnya dan menjualnya dengan nama Qaqiqu.

     

     

    Varian Produk Qaqiqu

    Pada produksi pertamanya, Arie menjual 100 botol parfum dengan varian wangi bubble gum, vanilla, dan coklat.

    Tidak disangka, produk bisnis yang belum genap setahun ini, banyak peminatnya. Ia pun menambahkan varian wangi lainnya yaitu apel dan kopi.

    Dari beberapa varian tersebut, aroma kopi adalah varian yang limited edition karena segmentasi peminatnya. Sedangkan yang paling laris, lebih dari 50% penjualan, adalah parfum beraroma apel.

     

    Baca juga:

     

    Waris Shoes , Sepatu Malang yang Sukses di Pasaran

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil

    100 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

     

    Faktanya, bisnis yang dibangun Arie dengan modal lima juta rupiah ini, sangat menjanjikan. Dalam beberapa bulan, penjualannya pun meningkat hingga tiga kali lipat dari produksi pertama.

    Dengan harga Rp 50.000,-/botol, Arie bisa menjual 300 botol dan mendapat keuntungan bersih hingga 15 juta rupiah setiap bulan.

    Hal ini dikarenakan parfum Qaqiqu merupakan produk bisnis inovatif yang selama ini belum banyak ditemui di pasaran.

    Selain itu, ia pun menggunakan strategi penjualan melalui media online seperti tokopedia dan bukalapak, serta memasarkannya melalui teman-teman kantornya.

  • Bisnis UKM Fashion Rumah Warna

    ukms.or.id-  Bisnis mode dianggap sebagai bisnis yang tidak akan pernah surut dan akan selalu berkembang di setiap tahunnya.
    Setiap tahun baru, akan ada trend mode baru,  tapi terkadang mode seperti sebuah siklus, ia bisa kembali lagi ke mode lama (seperti celana, dari cut bray ke celana model slim, kini cut bray hits kembali).
    Rumah Warna sebagai binsis yang bergerak di bidang fashion dan kerajinan bisa dikatakan sebagai bisnis dengan prospek yang bagus.
     
    Bisnis yang menyapu pasar ABG ini memiliki produk tas, dompet, softcase, frame, dan aksesoris-aksesoris  lain yang dibutuhkan remaja.
     
    Produknya yang unik, girly, funky, dan kekinian membuatnya diminati oleh pelanggan targetnya, tak khayal pada Januari lalu omzet Rumah Warna mencapai 4 Miliar tiap bulannya.

    Mengapa Harus Bergabung Menjadi Mitra Bisnis Ini?

     
     
    Sebagai bisnis yang bergerak di bidang fashion dan kerajinan, Rumah Warna telah memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun kerja.
     
    Dan dalam rentang waktu itu, Rumah Warna telah menjadi brand yang cukup kuat dengan jumlah gerai lebih dari 70 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
     
    Disamping itu, produk Rumah Warna merupakan produk yang berkualitas dan marketable, sehingga bisnis ini memiliki segmen market yang besar di Indonesia.
     
    Desain outlet Rumah Warna yang berkonsep gallery  yang luas, nyaman, kreatif, penuh warna, dan girly menjadi magnet tersendiri untuk menarik pelanggan.
     
    baca juga
    1. Bisnis Franchise Fashion Carvil
    2.  Dry Denim , Bisnis Fashion Yang Masih Abadi
    3. Amancio Ortega Billionaire Spanyol Berkat ZARA Fashion
     
    Selain itu, sebagai fasilitas untuk franchisee, franchisor memberikan training SOP dan pendampingan bisnis (bebas biaya), juga dukungan sistem pemasaran.
     
    Bisnis ini juga bisa dibuka dimana saja (asalkan strategis).
     
    Dan yang paling penting adalah, bisnis ini bebas biaya frachise maupun royalti, sehingga keuntungan bisa sepenuhnya menjadi milik anda.
     
    Margin keuntungan kotor diperkirakan sampai 50%.
     
     
     

    Paket yang Ditawarkan Bisnis Fashion Rumah Warna

     
    Ada dua paket investasi yang ditawarkan, pertama type booth dan kedua type store.
     
    Untuk type booth, anda harus membayar biaya investasi kurang lebih sebesar  Rp. 80 juta.
     
    Dari jumlah investasi itu, Rp. 50 juta untuk investasi barang, dan Rp. 20 juta untuk interior.
     
    Sedangkan untuk type store, anda kisaran harga investasinya adalah sekitar Rp. 150 juta, dengan rincian Rp. 100 juta untuk investasi dan Rp. 50 juta untuk interior.
     
    Untuk mengambil type ini, anda harus memiliki outlet dengan luas minimal 20 m2 dan berada di tempat strategis.
     
    For information: untuk info kemitraan lebih lanjut, anda bisa menghubungi marketing Rumah Warna di 085643030098, atau  melalui email di fajrin50@gmail.com.
     
     
     

    Peluang Bisnis Fashion Brand Distro Bandung

     
    Bila satu passion telah menyatu dalam jiwa seorang memanglah bakal bikin apa sajakah yang dikerjakannya setiap harinya bakal optimal serta berpeluang mengantarkan dianya untuk berhasil.
     
    Berikut yang sekurang-kurangnya sudah dihadapi oleh Yudhi Febriantono (Yudhi), seseorang entrepreneur yang bermental entrepreneur serta mempunyai jiwa atau passion di bagian entrepeneur (usaha atau usaha).
     
    Mental pengusaha pria kelahiran Bandung ini sendiri bahkan juga telah tampak mulai sejak masihlah kuliah di Kampus Widyatama.
     
    Waktu itu Yudhi telah berjualan apa sajakah yang dapat di jual serta untungkan, dari rental VCD, dagang bunga hingga dagang domba semuanya telah dikerjakan oleh pria sarjana ekonomi ini.
     
    Dengan kegigihan serta keuletan dan usaha keras yang dikerjakan Yudhi, jadi yang diimpikannya untuk jadi entrepreneur sejati serta berhasil juga pada akhirnya dapat ia raih dengan gemilang lewat bisnisnya yang bernama Cosmic.
     
    Lantas seperti apakah cerita Yudhi menggerakkan usaha yang berdasarkan pada kemampuan rasa cinta serta passion pada bagian ini sendiri? Tersebut penjelasannya.
     

    Bisnis Fashion Distro Brand Cosmic

     
    Sesudah serabutan menggerakkan semua jenis usaha, pada th. 2011 Yudhi Febriantono memanglah telah lebih konsentrasi pada satu bentuk usaha yang diberi nama Cosmic.
     
    Cosmic sendiri yaitu brand fashion yang jual beragam macam keperluan sandang anak muda dari kaos, baju, jaket, sweater, ikat pinggang, topi, jins, sandal, serta bermacam product yang lain.
     
    Pada awal usahanya sendiri Yudhi fokus Cosmic pada produksi kaos. Tetapi bersamaan perubahan usaha pada akhirnya Yudhi menghasilkan keperluan fashion anak muda yang lain.
     
     
     

    Meniti Peluang Bisnis Fashion Di Bandung

     
    Pada saat awal perintisannya, Yudhi betul-betul mengawali usaha Cosmic ini dari bawah dengan semua terbatasnya. Bahkan juga waktu memulai usahanya ini sarjana ekonomi dari Kampus Widyatama (Bandung) itu pernah nekat mengambil order kaus golf yang bernilai Rp 3 juta. Tetapi lantaran ia memilki banyak jaringan jadi order juga dapat dipenuhi serta dilayani dengan baik.
     
    Kilas Balik Perjuangan Brand Distro Bandung Dari sini Yudhi juga makin meyakini dengan usahanya yang bernama Cosmic ini.
     
    Yudhi yang mempunyai kehalian design selanjutnya berani menghasilkan beberapa barang yang bakal di jualnya melalui cosmic lewat cara melemparkannya ke pihak lain (makloon). Dari strateginya memakai layanan makloon ini sendiri Yudhi dapat memperoleh untung Rp 600 ribu.
     
    Kilas Balik Perjuangan Brand Distro Bandung Keuntungan ini sendiri kemudian dipakai lagi oleh Yudhi untuk meningkatkan usahanya dengan dari pembelian bahan serta pencetakan label dan pemasaran yang lebih luas ke distro-distro di Bandung serta di Jakarta lewat cara konsinyasi (menitipkan barang).
    Dirikan PT Inoynesia
     
     
    Saat bisnisnya semakin jadi membesar, Yudhi Febriantono juga membangun tubuh usaha PT Injoynesia untuk membawahi Cosmic. Pria kelahiran Bandung 2 Februari 1978 ini juga semakin lincah serta kreatif untuk pasarkan pemasaran Cosmic.
     
    Satu diantara kiat pemasaran yang digerakkan untuk mempopulerkan brand Cosmic yaitu dengan mengadakan School of Joy (SoJ). SoJ sendiri yaitu program yang digerakkan ketika berlibur untuk beberapa pelajar untuk dapat magang di Cosmic.
     
    Diluar itu ada pula program Long Board yang mengaplikasikan rencana acara downhill untuk selenggarakan tour serta touring ke beberapa tempat wisata.
     
    Dari ke-2 program berikut jadi brand Cosmic ini semakin di kenal oleh kelompok golongan muda serta orang-orang biasanya. Ditambah lagi sekarang ini Yudhi telah dapat meng-endorse sebagian artis seperti David Naif, Kaka Slank, serta Heru Shaggy Dog untuk produknya, jadi produknya juga semakin popular.
     
     
    baca juga
    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
    Panduan Bisnis Online Terlengkap
    350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
     
     

    Pencapaian Usaha Berbarengan Cosmic

     
    Dari 15 th. usahanya sekarang ini Yudhi juga telah termasuk berhasil tidak kecil. Bagaimana tak, pria yang menggerakkan usaha dengan prinsip kesenangan (joy) ini sudah menghasilkan banyak product.
     
    Sesudah sukses dengan Cosmic, pada th. 2002 Yudhi juga melaunching merk baru, Cosmic Girl. Kemudian brand lain juga menyusul seperti Infamous (th. 2004) serta Mighty (th. 2006). Serta di th. 2010 Yudhi kembali meluncurkan product paling barunya She’s Infamous serta GDB Infamous.
     
     
    Serta paling akhir di th. 2013 Yudhi Febriantono juga meluncurkan brand Cosmic Jeans serta Cosmic Kids.
    Dengan jumlah 300-400 agen penjualan yang menyebar didalam negeri serta luar negeri seperti Brunei, Australia, Malaysia serta Jerman dan di dukung dengan sebagian penjualan melalui toko lewat konsinyasi jadi omset yang didapat juga telah termasuk fantastis walau tidak dapat dijelaskan.
     
    baca juga
    1. Bisnis Fashion Sambil Kampanye Patriotisme
    2. Peluang Franchise House of Shasmira- Syar’i tapi Fashionable

    3. Bernard Arnault , Total Kekayaan Rp539,5 Triliun Dengan Bisnis Fashion
     
     
     
     
     

    Usaha Kecil Yang Menguntungkan Kaos Cakcuk Dari Surabaya

     
    Dalam debat capres beberapa waktu lalu sempat dibahas mengenai industri kreatif, bahkan kedua kandidat sepakat, untuk memfasilitasi anak-anak muda yang bergelut di industri kreatif. Di Surabaya ada seorang pemuda yang berhasil mengembangkan usaha kreatifnya, usaha apakah itu ?
     
    kaos cakcuk Unik designnnya, lucu kata-katanya itulah yang menjadi cirikhas dari kaos cakcuk kaosnya arek Surabaya. Diproduksi pertama kali 2005 kaos cakcuk kini sudah terkenal di nusantara.
     
    Dwita roesmika-lah sang penciptanya. Awalnya cakcuk didirikan 10 november 2005, waktu itu ada pameran industri kreatif di balai pemuda. Trus mengapa Ia memilih nama brand cakcuk untuk produknya? . berikut ceritanya.
     

    Awal Nama Brand Kaos Cakcuk Surabaya

     
    Pada Waktu tahun 2005 saat itu, di Surabaya masih belum ada khas oleh-oleh tahun 2005.
    Padahal ciri khas orang indonesia kalau pergi kemana-mana ketika pulang pasti bawa oleh-oleh sedangkan dikota kota lain, sudah ada oleh-oleh kaos konveksi khas seperti di kota Yogja, Bandung, dan Bali.
    Waktu itu di Surabaya hanya punya oleh-oleh khas yang berupa kuliner camilan hasil laut.
     
    Kemudian Pak Dwita berpikir keras untuk memberikan alternatif oleh-oleh yang lain yang lebih trendy dan digemari anak muda.
    Karena oleh-oleh camilan hasil laut sangat terkesan seperti emak-emak baginya. Berawal dari situ, Ia mencari ide dengan bahan baku kaos sebagai oleh-oleh alternatif trendy khas surabaya. Akhirnya muncullah ide binis berupa produk kaos design kreatif kata-kata surabaya yang ia beri nama cakcuk.
     
     
     

    Perkembangan Kaos Cakcuk di Surabaya

     
    Bukan hal mudah bagi dwita rusmika memulai dan mempertahankan usahanya. Berawal dari kaki lima kini pria asal surabaya tersebut sudah memiliki lima gerai di surabaya.
    Ia berinisiatif membuat toko berjalan dengan menggunakan mobil vw comby dalam memasarkan produknya. Ketika kap mbil dibuka bentuknya sudah benar-benar menyerupai toko baju.
     
    Ketika itu Ia bersama teman-temannnya mendatangi pusat-pusat keramaian surabaya ditaman bungkul, taman surya, pertunjukan musik, atau dikampus-kampus. Dan Itu terus menerus seperti itu untuk promosi awalnya.
    Lambat laun sekarang ada toko hingga lima dan bulan depan buka yang ke enam. 9 tahun berjalan, usaha Dwita Roesika berkembang. Produksi tak hanya kaos, jaket, tas, hingga gantungan kunci berlabel cakcuk pun dihasilkan. Dalam satu bulan cakcuk memproduksi hingga 100 sampai 200 barang dan kesemuanya hanya bisa didapatkan di kota pahlawan.
     
    Suuvenir dan kaos yang ada di cakcuk harganya berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 350.000 persatuannya. Saat ini omset cakcuk dalam satu bulan di total 5 gerai tokonya mencapai Rp 50.000.000 sampai Rp 100.000.000. Keuntungan bersih yang didapatkan Dwita dalam satu bulan hampir mencapai Rp 20.000.000
     
    Cakcuk tidak mebuka franchise, karena ia khawatir nanti khas surabaya jadi hilang ilang. Dwita ingin cakcuk hanya bisa didapatkan di kota surabaya, karena memang begitulah konsepnya yaitu sebagai kaos khas surabaya.
     
    “Saya datang dari surabaya ini oleh-olehnya dengan kaos design cakcuk yang suroboyo sekali. Jadi istilahnya kenak begitu memang dari surabaya. Belinya juga dari surabaya , khas dari surabaya. Itu jadi buat oleh-oleh itu pas , saya ndak buka kota dikota-kota lain seperti gersik dan sidoarjo, saya ingin konsisten” begitu tutur dwita ketika tim kami mewawancarainya.
     
    Bisnis Fashion , Usaha Kecil Yang Menguntungkan   , Cakcuk sekarang sudah memiliki 30 design. Namun Dwita dan tim kreatifnya terus menciptakan design-design terbaru yang tetap berpegang pada loyalitasnya. Yaitu suroboyoan. Menjaga orisinalitas dan rasanya.
     
    Keterkaitan antara brand cakcuk, produk kaos, dan surabaya sungguh sangat terlihat dengan sangat jelas, sehingga menciptakan kesan yang kuat bagi turis dan pelancong bahwa cakcuk adalah central oleh-oleh dan ikon khas surabaya.Konsep design cakcuk sangat beragam, namun lagi-lagi keragaman tersebut tetap dibawah konsep surabaya kota pahlawan.
     
    Rel konsep atau tema yang dibuat dwita yang diaplikasikan pada souvenir dan kaos cakcuk. Konsep –konsep yang diaplikasikan diantaranya seperti kata-kata dan design kepahlawanan, kata kata kuliner surabaya, kata-kata kotor surabaya, gambar abstrak mengenai misalnya surabaya kota pahlawan, dan surabaya kota makanan.
     
    Kata Jancok sebagai kata kotor khas surabaya sebenarnya memiliki konotasi negatif yang sangat tinggi sekali namun ditangan Dwita kata-kata itu justru menjadi kata-kata yang menciptakan produktifitas dan kreatifitas. Dalam mengembangkan usahanya bapak 5 orang anak ini, mengalami banyak kendala, kendala yang paling utama adalah mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih menghargai produk-produk dalam negeri.
     
    Jika Orang luar negeri mengakui bahwa budaya kita sangat kuat dan memiliki kreatifitas yang sangat tinggi, mengapa kita harus malu mengakui produk kita sendiri. Kualitas budaya Indonesia patut diperhitungkan di kancah internasional.
    Dwita mengatakan bahwa dirinya sangat salut terhadap pengusaha-pengusaha muda baru yang bermunculan di industri kreatif, yang lebih untuk menggerakkan dan meningkatkan kebanggan kita terhadap produk kita sendiri.
    Cakcuk merupakan salah satu industri kreatif di Indoensia yang tetap berpegang pada nilai-nilai lokal. Komitmen itulah yang membuat cakcuk bertahan dengan serbuan produk-produk internasional
     
     
     
     

    Inspirasi Bisnis Fashion , Fany Silvia Menghasilkan Taflo Shoes yang Eksklusif

     
    Indonesia adalah salah satu negara yang kaya kebudayaan. Bermacam kebudayaan daerah ada meramaikan keanekaragaman corak budaya Indonesia. Salah satu budaya yang memukau juga ada berbentuk karya-karya batik serta kain songket yang demikian menawan.
     
    Bila sampai kini kita cuma mengetahui karya batik untuk produksi baju serta tas, jadi saat ini waktunya kita mengetahui product sepatu asli Indonesia yang memiliki bahan basic kain batik atau songket. Inspirasi brilian untuk meningkatkan product sepatu etnik ini digagas oleh seseorang wanita muda bernama Fany Silvia Febrian Dika.
     

    Profil Fany Silvia Febrian Dika

     
    wanita kelahiran Talang Babungo, 4 Februari 1992 ini yaitu putri pertama dari empat bersaudara. Putri pasangan Suhairi serta Selvina ini mulai masuk bangku perkuliahan kampus Payakumbuh jurusan ekonomi pada th. 2010. Sembari menggerakkan kesibukan perkuliahan, Fany juga menyempatkan saat untuk menggerakkan hoby design yang telah lama ditekuninya.
     

    Pernah Mengawali Usaha Lain Saat sebelum Taflo Shoes

     
    Saat ada di semester 3 tahap perkuliahan, Fany Silvia mulai meniti usaha butik on-line dengan rencana baju muslim yang casual serta syar’i.
    Tetapi rupanya #bisnis on-line itu pernah vakum sepanjang 6 bln. lantaran Fany Silvia mau konsentrasi merampungkan seluruhnya mata kuliah terlebih dulu.
     
    Sesudah merampungkan mata kuliah serta akan menyelesaikan skripsi, rupanya inspirasi baru nampak untuk bikin usaha dengan rencana sepatu batik serta songket khas nusantara.
    Kecintaan yang besar pada bagian design serta product songket asli Indonesia bikin Fany berkemauan untuk selekasnya wujudkan usaha impiannya itu.
     
    Inspirasi untuk memakai product songket Indonesia itu mulai nampak saat Fany Silvia ikuti moment pertukaran pelajar ke Australia pada th. 2009.
     
    Saat ia kenakan kain songket untuk pertunjukan tari piring, banyak rekan barunya yang ajukan pertanyaan tentang kain songket yang datang dari Indonesia.
     
    Ketertarikan pada kain songket itu jadi salah satu bentuk penyemangat untuk Fany untuk mempopulerkan product asli Indonesia.

    Berdirinya Taflo Shoes

     
    Pada Februari 2014, Taflo Shoes mulai lakukan sistem produksi serta pemasaran product sepatu. Nama Taflo Shoes sendiri datang dari kota kelahiran Fany yakni Talang Babungo yang lalu disimpulkan juga sebagai Talang Flower serta disingkat jadi Taflo.
     
    Generasi Muda Penerus Pengusaha Indonesia , Dengan modal awal sebesar 1 juta untuk menghasilkan 5 gunakan sepatu, saat ini Taflo Shoes telah dapat membuahkan bermacam product sepatu songket serta batik dengan bahan baku kain yang datang dari daerah Solok, Madura sampai Surabaya.
     
     
     
     

    Product Taflo Shoes yang Eksklusif

     
    Taflo Shoes selalu melindungi keorisinalitasan produknya dengan cuma menghasilkan 10 gunakan sepatu untuk tiap-tiap design.
    Hingga beberapa pelanggan setia Taflo Shoes dapat mempunyai serta memakai sepatu yang eksklusif serta sedikit dipunyai oleh orang lain.
    Modal sebesar 1 juta rupiah juga mulai tumbuh sampai meraih angka 10 juta rupiah serta bikin Taflo Shoes dapat menghasilkan 100 gunakan sepatu.

    Harga Taflo Shoes serta Omset yang Sukses Diperoleh

     
    Taflo Shoes menghasilkan sepatu dengan harga yang beragam, dari mulai 150 ribu rupiah sampai 1. 2 juta rupiah per gunakan. Variasi harga itu bergantung dari tingkat kerumitan design serta varian bahan baku yang dipakai untuk bikin sepatu.
     
    Dengan kemampuan produksi meraih 1. 000 gunakan tiap-tiap bln., Taflo Shoes sukses mencapai omset sebesar 60 juta sampai 150 juta rupiah tiap-tiap bulannya.
     
    baca juga
    1. Bermodal Awal 50 Ribu, Bisnis Fashion D’Russa Meraup Omset 250 Juta Tiap Bulan
     
    2. 10 Tips dan Trik Meningkatkan Penjualan Fashion
     
    3. Bisnis Bernafaskan Budaya Lokal Dayak Di Indonesia
     
     

    Inovasi serta Harapan Taflo Shoes

     
    Memenangkan Business Plan Competition Oneintwenty Movement 2014 Regional Padang untuk kelompok fashion rupanya tak bikin Fany Silvia berpuas diri.
    Berbarengan dengan Taflo Shoes, Fany berusaha untuk mencari #reseller serta pasarkan produknya dengan memakai media sosial.
    Bahkan juga Taflo Shoes juga bekerja bersama dengan pihak yang datang dari luar negeri untuk lakukan promosi serta branding di negara lain, termasuk juga di lokasi Eropa.
    Tentang cost pengiriman ke luar negeri yang relatif mahal, Taflo Shoes masih tetap mencari jalan keluar untuk menangani masalah cost pengiriman itu.
     
    Tertarik untuk memakai beberapa produk dari Taflo Shoes? Bila orang-orang negara lain saja tertarik serta mau memakai Taflo Shoes, kenapa kita sendiri tak mengapresiasi product asli buatan negeri sendiri?

  • Bisnis Kue Dulcet Patisserie

    ukms.or.id/ – Jika Anda bertanya bisnis apa yang selalu terbuka lebar peluangnya, jawaban pertamanya adalah bisnis kuliner atau makanan.
    Sebagai kebutuhan pokok, makanan menjadi produk yang bisa dengan mudah membuat siapapun penasaran. Apalagi, jika makanan tersebut telah dikenal enak, memiliki tampilan yang yang menarik, atau dikonsumsi oleh public figure seperti artis.
    Karenanya, di sektor UMKM, banyak pengusaha yang bergelut dengan bisnis kuliner daripada jenis produk lain.
    Salah satu pengusaha muda yang sukses di bisnis kuliner adalah Keisha Deisra dan dan Karina Mecca, owner dari Dulcet Patisserie.

    Memilih Bisnis Dulcet Patisserie

    Umumnya, setelah lulus SMA, orang akan berlomba-lomba untuk bisa berkuliah di kampus ternama. Namun, beda degan Keisha Deisra.
    Keisha lebih memilih membangun bisnis saukms.or.id/l menulis novel. Ia mengasah kemmapuannya lewat hobi dengan cara yang menguntungkan.
    Bersama Karina Mecca, kakaknya, yang masih mahasiswa baru di Universita Bina Nusantara jurusan arsitektur, ia belajar menekuni bisnis.
    Meski tidak begitu terampilan memasak, Keisha dan Karina merasa senang ketika belajar membuat kue karena keluarga mereka memang menyukai kegiatan memasak.
    Mereka pun memutuskan untuk berbisnis kue dengan nama Dulcet Patisserie.
     
     
     

    Dulcet Patisserie Dari Nol

    Keluarga Keisha dan Karina suka memasak hingga menjadi kebiasaan yang menular ke anggota keluarga yang lain.
    Namun, selama ini, belum ada yang ahli atau terampil di bidang kuliner pastry atau dessert. Keisha dan Karina tidak putus asa, mereka belajar sendiri bermodal buku memasak dan resep kue dari internet.
    Keduanya gigih belajar membuat kue dari nol, hingga berhasil membuat berbagai jenis kue yang enak dan bernilai jual.
     
     

    Di Balik Nama Dulcet Patisserie

    Setiap nama bisnis atau produk bisnis pasti memiliki ceritanya sendiri. Sama seperti pemilihan nama Dulcet Patisserie. Bukan tanpa alasan Keisha dan Karina memilih nama tersebut.
    Dalam Bahasa Perancis Kuno, Dulcet berarti manis, sedangkan Patisserie berarti toko kue. Nama ini dipilih keduanya karena bisa mewakili cita rasa kue yang manis.
    Keduanya yang memulai bisnis dengan membuat kue secara otodidak, ternyata berhasil membuat kue sesuai dengan nama tersebut.
     
    baca juga
    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
    800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil
    Peluang Bisnis Minuman Dengan Modal 100 Ribu
    Daftar Inspirasi 700 Peluang Usaha Sampingan Dari Rumah Dengan Modal Kecil
     
     
    Dulcet Patisserie, bisnis yang diawali dari hobi dan didalami dengan belajar secara otodidak ini tidak gagal. Hanya dalam beberapa waktu, kue-kue buatan Keisha dan Karina diserbu banyak orang.
    Selain karena rasanya yang enak, kue Dulcet Patisserie dikenal sebagai kue rendah gula atau low fat sehingga aman dikonsumsi terutama bagi mereka yang sedang dalam program diet.
    Dengan memasarkan melalui media mulut ke telinga dan media online, Keisha dan Karina berhasil meraup omzet hingga ratusan juta setiap bulan.

  • Waris Shoes , Sepatu Malang yang Sukses di Pasaran

    ukms.or.id/ – Malang, kota yang terkenal dengan keindahan wisata alam dan hiburan edukasinya ini memang mempesona.

    Selain segudang wisatanya, Malang juga dikenal karena produk UMKMnya yang sudah tersebar ke seluruh penjuru Indonesia.

    Salah satunya adalah jasa pembuatan produ sepatu bernama Waris Shoes. Usaha milik Joko Pribadi ini dikenal dengan produk aneka produk sepatu kulit yang terbuat dari bahan berkualitas.

     

    Produksi Sepatu Waris Shoes

    Laki-laki yang akrab disapa Joko ini memulai bisnisnya pada 2010 silam. Awalnya, ia bekerja di sebuah industri alas kaki selama beberapa tahun. Karena merasa bosan dengan pekerjaannya, ia memutuskan untuk resign.

    Bermodal pengalaman kerja di industri sepatu, Joko pun memberanikan diri untuk membuka usaha pembuatan sepatu secara mandiri.

    Usaha inipun sekaligus menyerap tenaga kerja di sekitar rumahnya. Bengkel sepatu yang terletak di Jalan Nakula Nomor 18 Kota Malang tersebut kini mempekerjakan sekitar enam pekerja.

    Dalam sehari, bengkel sepatunya bisa memproduksi 10 – 20 sepatu dan sandal, yang dalam sebulan bisa mencapai 700 pasang.

    Produk Waris Shoes dibuat dengan aneka ragam model, mulai dari Toms, Oxford, dan Ethnic serta dibuat dari bahan kain, kulit sintetis dan kulit asli. Kulit asli yang digunakan pun beragam, mulai dari kulit sapi, domba, hingga kulit ular.

     

     

    Sistem Distribusi Waris Shoes

    Dengan harga mulai dari Rp 150.000,- hingga Rp 700.000,-, Waris Shoes dijual sekaligus didistribusikan dengan sistem reseller secara online melalui rekan.

    Tentunya harga yang dijual oleh reseller berbeda dengan harga yang dipatok langsung oleh Joko.

    Selain itu, produk Waris Shoes sering menerima pesanan pembuatan sepatu yang nantinya diberi merk sesuai keinginan pemesan.

    Karena terjamin kualitasnya, Waris Shoes sudah terkenal di Indonesia hingga mancanegara. Seperti Amerika Serikat, California dan Singapura, yang telah menjadi langganan tetap Joko.

     

     

    Cerita Unik di Balik Waris Shoes

    Meski dibuat dengan bahan berkualitas dan keterampilan yang memadai, produk Waris Shoes pernah ditolak oleh negara tetangga, yakni di Australia.

    Sebabnya, karena Joko produk sepatunya berbahan kulit hewan.

    Ketika calon pembeli dari Australia tahu, sepatu produk Waris Shoes pun ditolak dan tidak dipercaya lagi, meski di lain kesempatan menawarkan produk berbahan kain atau kulit sintetis.

    Dari pengalaman inilah ia belajar untuk lebih berhati-hati dan menambah wawasan tentang suatu negara sebelum mengimpor produknya ke negara tersebut.

     

    Baca juga: Yoichiz, Cake Kekinian yang Tidak Kalah dengan Kue Artis

    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

    100 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet

    Peluang Bisnis Minuman Dengan Modal 100 Ribu

    Bisnis Sepatu Rajut Handmade Asal Ketintang

     

     

     

    Kini, dari usaha yang sudah berjalan selama kurang lebih delapan tahun tersebut, ia telah berhasil meraup omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulan.

    Baginya, menjadi orang sukses adalah tujuan hidupnya. Karena itu, ia tidak mau terus bekerja di bawah orang lain dan memilih membuka usaha mandiri agar bisa mencapai kesuksesannya sendiri.

    Nah, bagaimana dengan Anda?

  • Bisnis UMKM Yang Menguntungkan Dari Hama Bekicot

    ukms.or.id/ – Bisnis UMKM Yang Menguntungkan Dari Hama Bekicot , Evolusi Bekicot dari Sumber
    Hama Menjadi Sumber Dana, Sungguh menjadi masalah besar ketika tanaman yang kita miliki dirusak oleh hama,
     
    baik yang berasal dari jenis hewan maupun tumbuhan, tanaman yang dirawat setiap hari dengan rapi menjadi rusak
    seketika, ketika adanya perubahan musim kemarau menjadi hujan.
     

    Bekicot, merupakan salah satu hama tanaman hias yang paling mengganggu, dengan perkembang biakan yang
    sangat cepat di musim hujan, populasinya semakin meledak , hal tersebut disebabkan habitat lembab yang semakin
    banyak ditemukan oleh bekicot pada musim hujan ini.

     
    Rerumputan disebelah rumah yang biasanya kering, menjadi basah dan lembab di pagi dan sore hari, bahkan sering
    ditemukan bekicot pada kamar mandi ketika musim hujan, di sela-sela perkampungan kota.
     
    Pembasmian hama bekicot, normalnya dilakukan dengan menginjaknya dan meremas hingga cangkangnya
    hancur, anak-anak kecil biasanya sengaja melindas dengan sepeda pancalnya hingga bekicot mati dengan
    menjadikannya permainan.

    Bekicot , Sang Hama Yang Menjadi Sumber Penghasilan

     
    Cara membasmi hama bekicot secara efektif, dengan mengubah hama bekicot menjadi salah satu sumber penghasilan,
    yaitu dengan menjualnya langsung pada yang memerlukan atau mengolahnya dahulu, agar bekicot mempunyai nilai jual yang lebih tinggi.
     
    Salah satu nilai bisnis dari bekicot , yaitu dagingnya mempunyai manfaat sebagai obat alternatif untuk menyembuhkan sesak nafas dan bisul,
     
    selain itu cangkang bekicot juga bisa dimanfaatkan sebagai pangan hewan ternak, khususnya untuk ayam Bangkok,
    dengan menginjak cangkang bekicot dengan kaki kita, ayam Bangkok dengan cepat akan melahap habis.
     
     
     

    Jenis Olahan Bekicot di Indonesia

     
    utamanya digunakan sebagai lauk pauk dan keripik. Cara mengolah bekicot harus diperhatikan dengan sangat baik,
    karena jika lendirnya belum kering, rasa bekicot sangat tidak enak dan tidak bisa dikonsumsi.
     

    Mengeringkan lendir bekicot yaitu dengan merebusnya selama satu jam bersama jahe , daun jeruk nipis dan jeruk
    nipis, tujuannya adalah agar daging bekicot mudah dicukil dari cangkangnya dan menghilangkan bau amis bekicot,
     

    setelah itu kita dapat mengolahnya menjadi keripik ataupun lauk pauk.
     
     
    Dari sini kita bisa memilih jenis bisnis olahan bekicot mana yang akan kita jual,
    apakah bekicot sebagai lauk pauk atau sebagai keripik.
     
    Kita bisa mencontoh dari Pak man yang telah  dan sate bekicot selama 5 tahun sebagai pedagang keliling.
    Setiap pagi pak man harus mencari bekicot dikebun pisang dekat rumahnya sebagai bahan baku utama untuk
    membuat sate dan krengsengan bekicot,
     
    untuk mengolah krengsengan bekicot pak man menyiapkan bumbu bumbu rahasia diantaranya
    cabe, merica, garam, dan gula yang sudah ditakar dengan sempurna
     
     

    Bisnis UMKM Yang Menguntungkan Dari Hama Bekicot

     
    untuk pembuatan sate bekicot pak, man menumis bekicot menggunakan bumbu kecap
    setelah itu baru memasuk kan daging bekicot yang telah dipotong dadu kedalam tusuk sate,
     
    jadi pembuatan sate bekicot ini adalah dengan menumisnya dulu sampai matang kemudian dipotong-potong
    dan dimasukkan ke tusuk sate, bukan seperti pembuatan sate pada umumnya yang matang karena dibakar,
     
    jadi sate bekicot tidak dibakar sama sekali karena jika dibakar daging bekicot akan keras dan cepat gosong,
    dinamakan sate bekicot karena dimasukkan kedalam tusuk sate.
     
     
    Setelah itu pak man mengemas sate bekicot dan krengsengan bekicot kedalam bungkusan yang telah disiapkan,
    setiap kemasan sate bekicot berisi 7 tusuk sate, untuk setiap kemasan krengsengan bekicot berisi 4 sendok makan
    krengsengan. Setiap kemasan pak man membandrolnya dengan harga cukup murah yaitu hanya Rp 3500 saja.
     
    Lain Pak man lain lagi Pak sunarto, Pak sunarto dengan sengaja mengembang biakkan bekicot dikebun miliknya,
    ia menebar sebanyak 35.000 bekicot dikebunnya, habitatnya dibuat agar perkembangbiakan bekicot bertumbuh
    semakin cepat.
     

    Cara Penternakan Bekicot

     
    Bekicot ditebar di kebun yang dipenuhi oleh pohon pisang.
    Setiap jarak 2 meter dari rumah habitat bekicot yang ditutupi oleh genteng berjejer,
    selalu ditanami oleh pohon pisang agar habitat bekicot tetap lembab.
     
    Dalam 3 bulan, Pak sunarto telah menuai panen bekicot yang jumlahnya cukup fantastis dari 35.000 bekicot
    yang ditebar, setelah 3 bulan kemudian telah menjadi jutaan bekicot.
     
    Pak sunarto mengakui selama ini tidak kebingungan menjual bekicotnya,
    karena banyak orang eropa khususnya perancis yang mau membeli berapapun jumlah dari bekicot yang dimiliki
    oleh Pak Sunarto.
     
     
    Kiprah bekicot memang tidak lagi booming di tanah air saja,
    tapi juga sampai ke manca Negara terutama perancis,
     
    Bekicot di perancis dikenal dengan nama escargot yang menjadi makanan premium kelas orang kaya.
    Seperti kita ketahui wilayah perancis yang sangat sedikit persawahan dan perkebunannya ,
     
    membuat pengusaha restoran escargot kebingungan untuk mencari pasokan bekicot.
    Bahkan mereka mencarinya sampai ke Indonesia,
     
    baca juga
    1. 100 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
    1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
    800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil
     
     
    seperti pembeli bekicot pak sunarto tadi yang rela membeli berapapun bekicot milik Pak Sunarto yang dihasilkan di perkebunannya.
    Bagaimana Bisnis UMKM Yang Menguntungkan Dari Hama Bekicot ?