Brand

Kategori Brand membahas merek sebagai aset bisnis UKM, bukan sekadar logo atau kampanye visual. UKMS memandang brand sebagai hasil dari konsistensi operasional, pengalaman pelanggan, dan posisi usaha di pasar.

Pembaca akan mendapatkan perspektif tentang bagaimana brand dibangun, dipersepsikan, dan diuji dalam realitas bisnis UKM—termasuk dampaknya terhadap kepercayaan, harga, dan loyalitas pelanggan. Pembahasan tidak terjebak pada jargon pemasaran.

Konteks Indonesia menjadi landasan utama: perilaku konsumen lokal, skala usaha, dan keterbatasan sumber daya UKM. Artikel-artikel berikutnya menyajikan pembahasan mendalam dan contoh konkret

Brand

Omni-Channel, Trend In Advertising

https://ukms.or.id/ – Omni-Channel , 2021 is a year that is quite a shock to the business industry. When physical events become virtual and major marketing budgets are cut; outdoor advertising or out of home (OOH) remains the most relevant channel to reach people who are still active. Quoting data from GroupM, they estimate that global […]

Brand

Kisah Raising Brand Transportasi Online Indonesia GoJEK

ukms.or.id/ – Kisah Raising Brand Transportasi Online Indonesia GoJEK | Bicara masalah sosok dibalik Go-Jek mungkin saja beberapa tidak kecil orang cuma mengingat nama Nadiem Makarim sebagai CEO Go-Jek sekarang ini. Tetapi waktu Anda menelisik lebih dalam, jadi sesungguhnya Anda bakal temukan sosok lain yang juga bertindak tidak kecil dalam pendirian serta perubahan Go-Jek sekarang

Brand

Cara Bisnis Online Ala GrabTaxi

– Cara Bisnis Online Ala GrabTaxi | Satu diantara service pemesanan transportasi berbasiskan on-line yang paling populer sekarang ini yaitu Grabtaxi. Dengan jangkauan yang sudah mendunia, perusahaan dengan markas pusat di Malaysia itu sekarang ini termasuk jadi satu diantara perusahaan tehnologi paling besar di lokasi Asia Tenggara. Keberhasilan dan pencapaian itu pasti tak berlangsung dengan

Brand

Belajar Pemasaran dari Brand SunLight dan D cost

Belajar Pemasaran dari Brand SunLight dan D cost | Word of Mouth/ pemasaran dari mulut ke mulut atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama “gethok tular” merupakan jenis pemasaran yang minim biaya dan efek pemasarannya bisa menjangkau khalayak luar. Undercover Sunlight menangkap hal ini dengan mengadakan program Agen 1000 Sunlight yaitu dengan membeli sebanyak-sebanyaknya produk

Scroll to Top