Ibib Food adalah produsen makanan olahan dari Samarinda, Kalimantan Timur. Profil Karya Kreatif Indonesia dan SMEsta menyebut usaha ini berdiri pada 2011 sebagai industri rumah tangga. Produk yang dilaporkan mencakup amplang bumbu atau kuku macan, abon ikan tuna, abon kepiting, jahe merah instan, dan kopi Tanjabil. Inaexport mencatat nama IBIB FOOD, UD, dengan Linawaty sebagai penanggung jawab dan klasifikasi usaha kecil.
Identitas usaha dan lokasi
Alamat yang berulang pada sumber KKI dan Inaexport adalah Jalan Banggeris Nomor 62, Samarinda. Nama Linawaty muncul sebagai kontak pada kedua sumber. Kesesuaian nama, alamat, dan surel memperkuat identitas dasar. Namun, bentuk legal UD, izin usaha, kepemilikan merek, serta alamat produksi dibandingkan alamat korespondensi masih perlu diperiksa dari dokumen primer.
Inaexport menempatkan usaha ini sebagai produsen dalam kategori makanan dan minuman serta menyebut skala kecil. Informasi tersebut berasal dari direktori pemasok ekspor pemerintah, tetapi kolom tanggal verifikasi tidak terisi. Karena itu, klasifikasi digunakan dengan catatan bahwa status terkini belum dikonfirmasi melalui dokumen usaha terbaru.
Ragam produk dan bahan utama
Portofolio Ibib Food menggabungkan pangan laut dan minuman berbasis rempah. Amplang dan kuku macan berhubungan dengan tradisi makanan ringan berbahan ikan di Kalimantan. Abon tuna dan abon kepiting memperluas pemanfaatan hasil perikanan, sedangkan jahe merah instan dan kopi Tanjabil berada pada kategori minuman atau campuran seduh.
Katalog KKI yang diperiksa menampilkan Amplang Bumbu Kuku Macan, Kopi Jahe Merah Tanjabil, dan Jahe Merah Tanjabil. Harga dan ketersediaan adalah data dinamis. Sumber publik belum memberi daftar komposisi, persentase ikan atau jahe, jenis tepung, penggunaan penguat rasa, kandungan gula, alergen, berat bersih seluruh SKU, atau masa simpan.
Proses produksi dan keamanan pangan
Pengolahan amplang, abon ikan, abon kepiting, dan minuman jahe membutuhkan proses berbeda. Amplang biasanya melibatkan pencampuran bahan, pembentukan, dan penggorengan. Abon memerlukan pemasakan, pemisahan serat, pengeringan, dan pengendalian minyak. Jahe instan memerlukan ekstraksi atau pengolahan bahan, pengaturan kadar gula, pengeringan atau kristalisasi, lalu pengemasan.
Profil KKI menyatakan bahwa produk memiliki PIRT dan sertifikasi halal MUI. Nomor izin, nama legal pemegang, cakupan produk, dan masa berlaku tidak terlihat pada halaman yang diperiksa. Klaim tersebut tidak boleh diterapkan otomatis ke seluruh produk. Pembeli perlu memeriksa label aktual dan basis data resmi sebelum menggunakan status izin untuk pengadaan atau distribusi.
Pasar dan kanal pemasaran
KKI dan SMEsta menyebut pemasaran dilakukan di sekitar Samarinda serta ke luar kota. Informasi tersebut menunjukkan jangkauan antardaerah, tetapi tidak menjelaskan provinsi tujuan, distributor, volume penjualan, atau kontinuitas pasokan. Inaexport memuat Ibib Food sebagai pemasok, namun tidak menampilkan tahun ekspor, pasar ekspor, atau persentase ekspor.
Kanal publik yang ditemukan meliputi Instagram, Facebook, WhatsApp, Shopee, katalog KKI, SMEsta, dan Inaexport. Tidak ditemukan situs resmi mandiri pada pemeriksaan ini. Konsumen harus memastikan akun resmi, stok, harga, label, kondisi kemasan, dan tanggal kedaluwarsa. Mitra B2B perlu meminta spesifikasi, minimum order, kapasitas, lead time, dokumen keamanan pangan, serta prosedur penanganan produk rusak.
Konteks lokal dan keunikan produk
Amplang merupakan produk yang lekat dengan Kalimantan Timur dan sering dipasarkan sebagai oleh-oleh. Ibib Food menambahkan variasi bumbu dan bentuk kuku macan, lalu menggabungkannya dengan abon hasil laut dan minuman jahe. Kombinasi ini memberi identitas portofolio yang lebih luas daripada satu jenis camilan.
Nama Tanjabil muncul pada produk kopi jahe merah dan jahe merah instan. Sumber publik belum menjelaskan apakah Tanjabil adalah merek produk, racikan tertentu, atau penamaan dagang. Komposisi kopi, jahe, gula, dan bahan tambahan perlu dibaca dari label. Halaman ini tidak membuat klaim kesehatan karena bukti komposisi dan uji produk tidak tersedia.
Keunikan yang dapat diverifikasi
Keunikan Ibib Food yang dapat diverifikasi adalah sejarah sejak 2011, lokasi Samarinda, serta portofolio yang menghubungkan amplang, abon hasil perikanan, dan minuman jahe. Pencatatan pada KKI, SMEsta, dan Inaexport memberi beberapa jalur verifikasi identitas. Halaman ini tidak menyatakan keunggulan rasa, kandungan gizi, atau posisi pasar karena data pembanding tidak tersedia.
Dalam Direktory UKM UKMS, Ibib Food dapat dibaca bersama Hunay, Hj Mbok Sri, dan Songgajah. Perbandingan ini membantu melihat ragam bahan pangan lokal dan model oleh-oleh antardaerah, bukan menunjukkan hubungan bisnis.
Mutu bahan perikanan dan penyimpanan
Produk berbahan ikan dan kepiting membutuhkan kontrol bahan baku yang ketat karena mutu dapat berubah cepat. Asal spesies, kondisi penerimaan, rantai dingin, waktu pengolahan, pemisahan tulang atau cangkang, serta pencegahan kontaminasi silang perlu terdokumentasi. Sumber publik belum menjelaskan pemasok, metode pemeriksaan, atau hasil uji laboratorium. Karena itu, klaim keamanan tidak dapat ditarik hanya dari keberadaan katalog.
Amplang dan abon juga sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Kemasan harus melindungi tekstur, rasa, dan aroma selama penyimpanan dan pengiriman. Pembeli perlu memperhatikan segel, perubahan warna, bau tengik, kemasan menggembung, serta tanggal kedaluwarsa. Untuk minuman jahe, kadar gula dan takaran saji perlu dibaca secara khusus. Produk tidak boleh dipromosikan sebagai terapi atau pencegah penyakit tanpa dasar izin dan bukti yang sesuai.
Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi
- Status legal UD, izin usaha, merek, dan klasifikasi skala terkini.
- Nomor serta cakupan PIRT dan sertifikat halal untuk masing-masing produk.
- Komposisi, alergen, informasi gizi, masa simpan, dan kondisi penyimpanan.
- Kapasitas, pemasok ikan dan jahe, kontrol mutu, serta distribusi.
- Keaktifan akun, harga, stok, dan kemampuan memenuhi pesanan B2B.
Kesimpulan netral
Ibib Food mempunyai jejak lintas katalog sebagai produsen pangan Samarinda sejak 2011. Produk utamanya menggabungkan camilan ikan, abon, serta minuman jahe. Informasi dasar cukup konsisten, tetapi izin per SKU, komposisi, kapasitas, dan jangkauan pasar masih memerlukan verifikasi. Profil ini tidak menggantikan pemeriksaan label maupun dokumen pengadaan.
Sumber, tanggal pemeriksaan, dan jalur koreksi
Sumber diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB: Karya Kreatif Indonesia, Inaexport Kementerian Perdagangan, dan SMEsta Kementerian Koperasi dan UKM. Koreksi dapat disampaikan melalui halaman kontak UKMS dengan menyertakan dokumen atau tautan resmi yang relevan.
Konteks dan entitas terkait
Ibib Food tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.
Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Hunay; Ifamoy; Ikan Asin Fatimah. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.
