Jagad Sutera: Tenun Donggala, Sarung Subi, dan Busana dari Kota Palu

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui20 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Jagad Sutera adalah entity wastra dari Kota Palu yang pada profil Karya Kreatif Indonesia dijelaskan menggunakan brand Jagad Tenun. Usaha ini dilaporkan berdiri pada 2009 di Palu, Sulawesi Tengah. Koleksinya meliputi kain tenun, songket, sarung tenun, busana, dan suvenir. Hairul Anwar tercantum sebagai kontak, sedangkan kanal sosial menggunakan nama widya_jagad.

Disambiguasi Jagad Sutera dan Jagad Tenun

Judul profil KKI memakai nama Jagad Sutera, sementara narasi usaha berulang kali menyebut brand Jagad Tenun. Penelitian akademik Universitas Tadulako tahun 2024 juga menggunakan nama Jagad Tenun Kota Palu. Halaman ini mempertahankan Jagad Sutera sebagai nama utama sesuai daftar identitas yang dikunci dan mencatat Jagad Tenun sebagai nama brand yang digunakan dalam sumber.

Alamat KKI berada di Jalan Mangga Nomor 31, Palu Barat. Bentuk badan usaha, NIB, kepemilikan merek, dan klasifikasi skala belum diverifikasi. Karena fokusnya pada produksi dan pemasaran tenun serta kemitraan pengrajin, entity ini diklasifikasikan sebagai artisan atau pengrajin dalam direktori.

Tenun Donggala dan Sarung Subi

Produk KKI menampilkan Sarung Subi dan Sarung dan Selendang Subi. Salah satu Sarung Subi menggunakan motif Bunga Bomba, bahan sutra, benang sutra, pewarna sintetis, dan teknik gedogan. Listing lain menggunakan motif Bunga Liris, bahan katun, benang sartibi, pewarna sintetis, serta teknik gedogan.

Data tersebut penting karena menunjukkan bahwa satu brand dapat memiliki produk dengan bahan berbeda. Pembeli tidak boleh mengasumsikan seluruh sarung berbahan sutra atau seluruh koleksi menggunakan benang yang sama. Setiap SKU perlu mencantumkan bahan, motif, ukuran, teknik, pewarna, dan instruksi perawatan.

Teknik gedogan dan waktu pengerjaan

Tenun gedogan menggunakan alat tenun sederhana yang mengandalkan posisi tubuh penenun dan pengaturan benang secara manual. Prosesnya membutuhkan keterampilan, ketelitian, dan waktu. Profil KKI secara eksplisit menyebut pembuatan membutuhkan waktu lama dan ketelitian, sehingga koleksi di galeri juga bergantung pada ketersediaan pengrajin.

Waktu pengerjaan aktual belum ditampilkan pada katalog. Untuk pesanan korporasi atau seragam, pembeli perlu meminta lead time, kapasitas, jumlah penenun, serta sampel. Tenun handmade dapat memiliki variasi kecil pada kepadatan, warna, dan motif yang perlu dijelaskan sebagai karakter proses.

Mitra pengrajin dan penjahit

Jagad Tenun menyatakan bermitra dengan pengrajin dan penjahit agar pilihan warna serta bahan di galeri tetap lengkap. Model ini menunjukkan usaha berfungsi sebagai penghubung antara produksi kain, penjahitan, dan penjualan. Namun, sumber publik belum mencantumkan jumlah mitra, lokasi, sistem pembayaran, atau durasi hubungan.

Jika klaim pemberdayaan digunakan, data harus membedakan penenun, penjahit, pemasok benang, dan pekerja galeri. Ketertelusuran per produk akan lebih baik bila nama kelompok atau daerah pembuat kain dicantumkan.

Busana dan suvenir untuk pasar institusi

Profil KKI menyebut pelanggan dari masyarakat umum, perkantoran, perbankan, BUMN, dan instansi lain. Produk busana seperti kemeja pria tenun Bomba dan jaket motif kelor juga muncul pada katalog KKI versi bahasa Inggris. Hal ini menunjukkan pengembangan tenun dari kain dan sarung menjadi ready-to-wear.

Pesanan institusi membutuhkan konsistensi warna, size chart, jumlah, motif, jadwal, dan standar jahitan. Bila kain dibuat manual, buyer harus menyepakati toleransi variasi. Harga katalog tidak dapat dipakai sebagai harga kontrak permanen karena bahan dan jumlah memengaruhi biaya.

Bukti akademik mengenai basis pelanggan

Artikel COSTING volume 7 nomor 6 tahun 2024 meneliti pengaruh word of mouth, estetika produk, dan kualitas terhadap minat beli ulang Tenun Donggala di Jagad Tenun Kota Palu. Sampelnya 120 responden yang dipilih secara purposive. Studi ini mendukung keberadaan basis pelanggan dan identitas Jagad Tenun sebagai penjual Tenun Donggala.

Penelitian tersebut tidak merupakan audit mutu objektif. Variabel kualitas dan estetika dinilai dalam konteks persepsi responden. Hasil penelitian tidak boleh digunakan untuk menyatakan semua produk memiliki kualitas superior tanpa pengujian teknis.

Motif, makna, dan provenance

KKI mencantumkan makna Bunga Bomba dan Bunga Liris sebagai keterbukaan dan kebersamaan. Informasi motif sebaiknya dicatat bersama pembuat, tahun, dan sumber interpretasi karena makna budaya dapat memiliki variasi. Halaman ini menggunakan arti yang diberikan katalog tanpa menyatakan sebagai interpretasi tunggal.

Kain bernilai tinggi perlu memiliki provenance yang menjelaskan penenun, asal, bahan, teknik, motif, dan tanggal produksi. Dokumentasi ini membantu membedakan kain baru, koleksi khusus, dan reproduksi motif lama.

Perawatan kain tenun

Sutra dan katun memiliki kebutuhan perawatan berbeda. Kain tenun dengan pewarna sintetis tetap dapat mengalami perubahan warna bila dicuci keras atau terkena cahaya berlebih. Petunjuk produsen mengenai pencucian, deterjen, pengeringan, dan penyetrikaan perlu diikuti.

Benang dekoratif dan struktur tenun dapat tersangkut. Penyimpanan sebaiknya menghindari kelembapan serta tekanan pada lipatan. Sumber publik belum menunjukkan care card, uji ketahanan warna, atau garansi per produk.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Jagad Sutera terletak pada jejak sejak 2009, fokus Tenun Donggala, teknik gedogan, serta pengembangan kain menjadi sarung, busana, dan suvenir. KKI dan penelitian akademik memperkuat identitas Jagad Tenun di Kota Palu. Struktur legal dan dampak terhadap pengrajin masih memerlukan verifikasi.

Dalam Direktory UKM UKMS, Jagad Sutera dapat dibaca bersama Ishadi Tenun Cual, Ilham Bahari, Ing Madyokusuman, dan Ija Pinggang untuk membandingkan wastra daerah dan produk turunannya.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Hubungan legal nama Jagad Sutera dan brand Jagad Tenun.
  • Badan usaha, NIB, merek, dan klasifikasi skala.
  • Jumlah penenun dan penjahit mitra, asal kain, serta sistem pembayaran.
  • Spesifikasi motif, bahan, pewarna, teknik, dan provenance per produk.
  • Kapasitas, lead time, quality control, care label, dan garansi.

Kesimpulan netral

Jagad Sutera memiliki jejak yang konsisten sebagai usaha wastra Palu yang beroperasi dengan identitas Jagad Tenun sejak 2009. Produk Sarung Subi memberi detail material dan teknik yang cukup jelas, sedangkan penelitian 2024 menguatkan keberadaan basis pelanggan Tenun Donggala. Legalitas, jaringan pengrajin, dan provenance tetap perlu didokumentasikan lebih lengkap.

Sumber, tanggal pemeriksaan, dan jalur koreksi

Sumber diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB: profil dan halaman produk Karya Kreatif Indonesia serta artikel COSTING Universitas Tadulako tahun 2024. Koreksi dapat diajukan melalui halaman kontak UKMS.

Konteks dan entitas terkait

Jagad Sutera tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Ishadi Tenun Cual; Iqleem; Ing Madyokusuman. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top