Mustofa Ibu Emi: Kentang Mustofa, Jejak Usaha Pangan, dan Data yang Perlu Diverifikasi

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui15 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Mustofa Ibu Emi adalah nama merek pangan yang tercantum dalam katalog UMKM Unggulan Karya Kreatif Indonesia. Profil KKI menghubungkan merek ini dengan PT Andreyansah Cipta Karya dan menyebut kentang mustofa sebagai produk awal yang dikembangkan sejak 2014. Informasi tersebut menempatkan Mustofa Ibu Emi pada irisan antara olahan kentang, camilan siap konsumsi, dan produk pendamping makan yang dipasarkan melalui kanal daring.

Hal yang perlu dicatat sejak awal adalah perbedaan penanda lokasi pada sumber. Halaman daftar KKI menampilkan Tasikmalaya, sedangkan halaman profil mencantumkan alamat di Jalan Raya Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Karena itu, halaman UKMS ini tidak menyederhanakan lokasi menjadi satu kota tanpa catatan. Untuk kebutuhan pemetaan entitas, alamat profil diperlakukan sebagai lokasi operasional yang lebih spesifik, sementara label Tasikmalaya dicatat sebagai metadata katalog yang masih perlu dikonfirmasi.

Identitas usaha dan awal pengembangan

Menurut profil KKI, Mustofa Ibu Emi didirikan pada 2014 oleh Emi Sopyanti. Sumber tersebut menggambarkan awal usaha dari kegiatan memproduksi kentang mustofa dan memasarkannya melalui media sosial. Narasi ini merupakan keterangan yang dipublikasikan pada profil usaha, bukan hasil audit independen UKMS. Status badan usaha disebut sebagai PT Andreyansah Cipta Karya, tetapi skala mikro, kecil, atau menengahnya tidak dapat disimpulkan hanya dari keberadaan nama PT maupun pencantuman dalam katalog KKI.

Dalam konteks direktori, pemisahan antara merek dan badan usaha penting. Mustofa Ibu Emi berfungsi sebagai identitas komersial yang dikenali konsumen, sedangkan PT Andreyansah Cipta Karya disebut sebagai badan usaha yang menaunginya. Pemetaan hubungan entitas UKMS perlu memodelkan hubungan tersebut sebagai brandOf atau ownedBy, bukan menganggap keduanya sebagai dua usaha yang tidak berhubungan.

Produk utama dan bahan yang disebutkan

Katalog KKI menampilkan beberapa varian kentang mustofa, antara lain original, gurih, pedas, ayam bawang, cabe hijau teri, teri kacang, dan udang pedas. Profil produk KKI juga menampilkan lini lain seperti Potachips, Mustofa Chips, serta bawang goreng bermerek Haturasa. Daftar ini menunjukkan pengembangan portofolio dari satu bentuk olahan kentang menuju beberapa format camilan dan bumbu pendamping.

Komposisi pada halaman produk berbeda menurut varian. Bahan yang berulang adalah kentang, minyak, bawang, cabai, gula, dan garam. Beberapa varian mencantumkan ayam, udang, ikan teri, atau kacang. Karena komposisi dan formulasi dapat berubah, pembaca perlu memeriksa label kemasan terbaru bila memiliki kebutuhan terkait alergi, diet, atau bahan tambahan pangan.

Profil utama KKI menyatakan penggunaan kentang pilihan, rempah alami, proses higienis, tekstur renyah yang tahan lama, dan beberapa topping protein. Pernyataan kualitas tersebut merupakan klaim profil usaha. UKMS tidak memiliki hasil pengujian laboratorium, inspeksi fasilitas, atau dokumen sertifikasi yang cukup untuk mengubah klaim tersebut menjadi kesimpulan independen.

Proses produksi dan kompetensi yang terlihat

Jejak publik yang tersedia memperlihatkan kompetensi utama pada pengolahan kentang menjadi produk kering berbumbu dan pengembangan varian rasa. Format kentang mustofa menuntut konsistensi pemotongan, penggorengan, pengendalian kadar minyak, pencampuran bumbu, serta pengemasan agar tekstur tetap terjaga. Namun, detail mesin, kapasitas produksi, standar pengendalian mutu, dan rantai pasok bahan baku belum tersedia secara memadai pada sumber yang diperiksa.

KKI menggunakan istilah proses higienis pada deskripsi produk. Istilah tersebut tetap dicatat sebagai klaim perusahaan. Dokumen seperti SOP produksi, izin edar per SKU, sertifikat halal yang masih berlaku, hasil uji ketahanan produk, dan catatan traceability bahan belum tersedia pada bahan riset ini.

Segmen pelanggan dan kanal pemasaran

Produk kentang mustofa dapat melayani beberapa kebutuhan: camilan rumah tangga, lauk kering, bingkisan, oleh-oleh, dan penjualan ulang. Profil KKI menampilkan tautan ke marketplace serta kanal sosial. Ini menunjukkan orientasi pemasaran daring selain pasar lokal. Akan tetapi, jangkauan distribusi aktual, volume penjualan, jumlah reseller, dan kontribusi masing-masing kanal tidak dipublikasikan secara terverifikasi.

Bagi calon pembeli bisnis, informasi yang masih perlu diminta meliputi minimum order, ukuran kemasan, masa simpan, dukungan private label, kebijakan retur, kemampuan pengiriman antarkota, dan dokumen legal produk. Daftar tersebut bukan indikasi kekurangan, melainkan standar pemeriksaan sebelum pembelian dalam jumlah besar.

Keunikan yang dapat dicatat secara hati-hati

Pembeda yang terlihat dari katalog adalah fokus pada kentang mustofa dengan banyak varian topping dan rasa, disertai perluasan ke keripik kentang. Identitas pendiri juga cukup konsisten pada profil KKI. Namun, klaim seperti lebih sehat, paling inovatif, atau kualitas terbaik tidak dapat digunakan tanpa pembanding dan bukti yang terukur.

Keunikan lain berada pada posisi produk yang dapat berfungsi sebagai camilan sekaligus pendamping nasi. Fleksibilitas penggunaan ini relevan untuk pemasaran, tetapi preferensi rasa tetap subjektif dan tidak dapat dinilai dari data katalog.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Konfirmasi lokasi utama usaha karena katalog menandai Tasikmalaya sementara alamat profil berada di Kabupaten Ciamis.
  • Konfirmasi hubungan legal terkini antara merek Mustofa Ibu Emi dan PT Andreyansah Cipta Karya.
  • Periksa izin edar, sertifikasi halal, komposisi, berat bersih, dan masa simpan pada kemasan terbaru.
  • Verifikasi klaim tanpa penyedap instan karena beberapa halaman produk lama mencantumkan mononatrium glutamat pada varian tertentu.
  • Konfirmasi status skala usaha sebelum menyebutnya sebagai usaha mikro, kecil, atau menengah secara legal.

Konteks tambahan dalam Direktory UKM

Untuk pembanding lintas kategori, pembaca juga dapat membuka Qanam, Rabita, dan Raja Kripiks. Tautan ini hanya untuk navigasi konteks dan tidak menunjukkan hubungan kepemilikan.

Kesimpulan netral

Mustofa Ibu Emi memiliki jejak katalog yang cukup jelas sebagai produsen olahan kentang dengan produk utama kentang mustofa dan beberapa lini turunan. KKI menyediakan informasi tentang pendiri, tahun awal usaha, varian produk, kanal penjualan, serta alamat profil. Data tersebut cukup untuk membuat profil direktori awal, tetapi belum cukup untuk memvalidasi seluruh klaim mutu, sertifikasi, kapasitas, atau klasifikasi skala usaha.

Halaman ini terhubung ke Direktory UKM UKMS. Profil usaha pangan lain yang relevan dalam batch ini adalah Mutiara Prima. Tautan antarentitas disiapkan untuk aktif secara timbal balik setelah halaman terkait dipublikasikan.

Sumber, tanggal pemeriksaan, dan jalur koreksi

Sumber utama diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB: halaman profil Mustofa Ibu Emi dan daftar UMKM Unggulan KKI. Situs merek dicatat sebagai kanal resmi, tetapi isi dinamisnya perlu diperiksa kembali pada saat publikasi. Koreksi mengenai nama, alamat, produk, kepemilikan, atau status usaha dapat diajukan melalui kanal editorial yang tercantum di situs UKMS dengan menyertakan bukti resmi.

Konteks dan entitas terkait

Mustofa Ibu Emi (Andreyansah Corporation) tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Mutiara Prima; NACHA; Naktaraso. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top