Ilhamumtaza: Rempeyek, Keripik Tempe, dan Bumbu Langkok dari Kota Jambi

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui21 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Ilhamumtaza, yang juga dikenal melalui nama Rempeyek Ilham, adalah usaha makanan ringan dari Kota Jambi. Karya Kreatif Indonesia dan SMESta mencatat usaha ini berdiri pada 2004. Produk utamanya adalah aneka rempeyek, keripik tempe, keripik tempe sagu, kacang berbumbu, dan sambal tempe kering. Nama Zaitun tercantum sebagai kontak dan pemilik dalam profil, media, serta akun usaha.

Identitas usaha dan badan usaha

Alamat KKI berada di Jalan Prof. M. Yamin, Lorong Teladan Nomor 58, Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. SMESta mencatat badan usaha CV, tahun berdiri 2004, dan kategori makanan-minuman. Akun Instagram menggunakan nama CV. Ilhamumtaza dan menyebut sejarah sejak 2004. Nomor akta, NIB, struktur kepemilikan, serta status merek belum diperiksa dari dokumen primer.

Narasi KKI menyebut usaha dimulai dengan modal Rp10.000. Angka tersebut merupakan cerita pendirian yang dilaporkan perusahaan dan tidak dapat dibandingkan langsung dengan nilai uang saat ini. Halaman ini menggunakan cerita tersebut sebagai konteks sejarah, bukan ukuran kinerja atau dasar klaim keberhasilan finansial.

Produk dan bumbu Langkok Jambi

Katalog KKI menampilkan rempeyek kacang, rempeyek bulat teri, rempeyek jagung, peyek bumbu kari, rempeyek vegetarian sawi, keripik tempe original, keripik tempe sagu, dan kacang tujin krenyes. Profil menyebut penggunaan bumbu khas Langkok Jambi sebagai identitas rasa. Komposisi perlu diperiksa per SKU karena varian dapat memakai kacang, teri, jagung, tempe, tepung beras, minyak, cabai, dan rempah yang berbeda.

Salah satu listing rempeyek kacang mencantumkan tepung beras, kacang, minyak sayur, dan bumbu rempah. Listing keripik tempe mencantumkan tempe, tepung beras, minyak sayur, dan bumbu. Daftar katalog mungkin disederhanakan dan tidak selalu sama dengan label lengkap. Konsumen perlu membaca informasi alergen, bahan tambahan, berat bersih, dan kode produksi pada kemasan.

Pemanfaatan sisa bahan dan klaim green product

Profil KKI menyebut potongan bahan baku tempe dimanfaatkan menjadi sambal tempe kering. Praktik ini dapat mengurangi sisa bahan yang masih layak pangan. Namun, istilah green product atau zero waste tidak dapat disimpulkan hanya dari satu bentuk pemanfaatan. Evaluasi lingkungan juga membutuhkan data minyak, energi, air, kemasan, limbah, dan tingkat produk gagal.

Penelitian akademik dan materi usaha membahas digital marketing, sertifikasi halal, serta green product pada Ilhamumtaza. Penelitian tersebut memberi konteks persepsi konsumen dan praktik bisnis, tetapi tidak menggantikan audit lingkungan atau keamanan pangan. Klaim keberlanjutan sebaiknya dibatasi pada praktik yang dapat ditunjukkan secara spesifik.

Izin, SNI, dan batas verifikasi

KKI menyatakan produk memiliki izin edar MD BPOM dan SNI. Akun Instagram juga menyebut keripik tempe telah bersertifikat SNI. Nomor sertifikat, nama produk, ruang lingkup, lembaga penerbit, dan masa berlaku belum terlihat dalam sumber yang diperiksa. Sertifikat untuk satu produk tidak otomatis berlaku untuk seluruh rempeyek, keripik, dan varian.

SMESta mengonfirmasi bentuk badan usaha CV dan tahun berdiri, tetapi tidak menampilkan dokumen izin. Pembeli ritel atau pengadaan perlu meminta foto label aktual dan memeriksa nomor pada basis data resmi. Klaim halal, BPOM, atau SNI harus sesuai dengan nama legal pemegang dan SKU yang dijual.

Produksi dan distribusi yang dilaporkan

JambiOne pada April 2025 melaporkan produksi sekitar 1.500 kemasan per hari, penggunaan 100 kilogram kedelai dan 50 kilogram tepung beras, serta 34 tenaga kerja. Media itu juga melaporkan keripik tempe masuk ke jaringan Alfamart dan distribusi ke beberapa provinsi. Angka tersebut merupakan hasil wawancara pada tanggal tertentu dan belum diaudit secara independen.

Pemberitaan juga menyebut permintaan bulanan dan penggunaan pembiayaan KUR untuk perbaikan dapur. Data tersebut menunjukkan perkembangan kapasitas, tetapi tidak boleh dianggap tetap pada 2026. Kapasitas aktual bergantung pada pesanan, bahan baku, shift, fasilitas, tenaga kerja, dan standar mutu. Calon distributor perlu meminta data terbaru serta kemampuan memasok secara konsisten.

Mutu, alergen, dan daya simpan

Rempeyek dan keripik tempe sensitif terhadap kelembapan, oksidasi minyak, dan kerusakan selama pengiriman. Kemasan harus menjaga kerenyahan dan melindungi produk dari tekanan. Pembeli perlu memperhatikan segel, bau tengik, perubahan warna, kemasan bocor, serta tanggal kedaluwarsa.

Kacang, kedelai, ikan teri, dan kemungkinan bahan lain merupakan alergen. Produk vegetarian sawi tidak otomatis bebas dari kontaminasi silang bila diproduksi di fasilitas yang sama dengan teri atau kacang. Informasi fasilitas, jalur produksi, dan kontrol alergen belum tersedia dalam sumber publik.

Risiko kerusakan dalam distribusi

Rempeyek memiliki bentuk tipis dan rapuh, sehingga distribusi ke ritel memerlukan kemasan, susunan karton, dan batas tumpukan yang tepat. Keripik tempe lebih tahan bentuk, tetapi tetap sensitif terhadap kelembapan dan minyak tengik. Data tingkat kerusakan, retur, dan pengujian transportasi belum tersedia. Mitra ritel sebaiknya menyepakati kondisi penerimaan, masa simpan minimum, serta mekanisme penggantian produk.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Ilhamumtaza adalah sejarah sejak 2004, spesialisasi rempeyek dan keripik tempe, serta penggunaan bumbu Langkok Jambi sebagai identitas. Katalog yang luas menunjukkan pengembangan turunan dari produk inti. Data legal dasar lebih kuat dibanding banyak profil lain karena SMESta mencatat bentuk CV, tetapi izin per produk tetap perlu diperiksa.

Dalam Direktory UKM UKMS, Ilhamumtaza dapat dibaca bersama IKM Putri, Hunay, dan Ibib Food untuk membandingkan makanan ringan, bahan lokal, dan jalur distribusi. Tidak ada afiliasi yang disimpulkan.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Dokumen legal CV, NIB, merek, dan struktur kepemilikan terbaru.
  • Nomor serta ruang lingkup BPOM, SNI, dan sertifikat halal per SKU.
  • Komposisi lengkap, alergen, informasi gizi, umur simpan, dan label.
  • Kapasitas, tenaga kerja, produksi, distribusi, dan kontrak ritel terbaru.
  • Data minyak, energi, limbah, kemasan, dan dasar klaim green product.

Kesimpulan netral

Ilhamumtaza memiliki jejak publik yang cukup kuat sebagai CV makanan ringan Jambi sejak 2004. Zaitun, lokasi, kategori produk, dan perkembangan distribusi didukung oleh KKI, SMESta, media, serta kanal resmi. Klaim sertifikasi, kapasitas, dan green product harus diverifikasi per dokumen dan periode. Profil ini tidak menggantikan pemeriksaan label atau due diligence pengadaan.

Sumber, tanggal pemeriksaan, dan jalur koreksi

Sumber diperiksa pada 7 Agustus 2026 WIB: Karya Kreatif Indonesia, SMESta Kementerian UMKM, situs dan Instagram Ilhamumtaza, serta JambiOne terbit 11 April 2025. Koreksi dapat diajukan melalui halaman kontak UKMS dengan dokumen legal, sertifikat, atau data produksi terbaru.

Konteks dan entitas terkait

Ilhamumtaza tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: IKM Putri; Ikan Asin Fatimah; Ifamoy. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top