Waralaba

Di Indonesia, waralaba diatur oleh regulasi pemerintah dan memiliki definisi formal yang berbeda dari istilah “kemitraan” atau “reseller”. Pemerintah menetapkan kriteria usaha yang dapat disebut sebagai waralaba, termasuk keberadaan sistem usaha yang terbukti, standar operasional tertulis, dan dukungan berkelanjutan kepada mitra.

Waralaba juga sering diposisikan sebagai jalur masuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengakses model bisnis yang telah terstruktur, meskipun tidak semua waralaba otomatis cocok untuk semua skala usaha.

Waralaba

Perjanjian & Prospektus Waralaba

ukms.or.id – Perjanjian & Prospektus Waralaba , Perjanjian waralaba (Franchise Agreement) adalah perjanjian kerjasama bisnis waralaba yang dibuat secara tertulis antara pemberi waralaba (franchisor) dengan penerima waralaba (franchisee), yang di dalam perjanjian tersebut juga terkandung perjanjian lisensi HAKI dan ketentuan-ketentuan lain yang terkait dengan penyelenggaraan sistem bisnis waralaba secara keseluruhan. Perjanjian waralaba harus dibuat terlebih […]

Waralaba

Chatime Indonesia

ukms.or.id – Chatime merupakan merek dan sekaligus jaringan kedai minuman teh susu mutiara atau bubble tea asal Taiwan. Seakrang Chatime sudah memiliki lebih dari 1.000 cabang di lebih dari 26 negara. Chatime berhasil membuka gerai pertamanya pada tahun 2006 di luar Taiwan. Gerai pertama itu dibuka di California, Amerika Serikat. Sejak dibuka sampai sekarang, Chatime

Waralaba

Waralaba dan UU anti Monopoli

ukms.or.id – Waralaba dan UU anti Monopoli , Pelaku usaha di Indonesia (termasuk PERSAINGAN pelaku bisnis waralaba) dilarang keras melakukan praktik monopoli dan praktik bisnis kotor lain yang dapat mengganggu iklim persaingan usaha yang sehat. Larangan tersebut diperlukan agar produk. produk yang dihasilkan dunia usa ha harganya terjangkau, kualitasnya memadai dan tersedia di mana-mana Praktik

Waralaba

Waralaba dan bisnis Daring

ukms.or.id – Waralaba dan bisnis Daring , Saat ini banyak pelaku bisnis (termasuk waralaba) yang telah menyadan pentingnya internet bagi perkembangan jaringan bisnis mereka. Para pemilik usaha waralaba sering menggunakan media internet (sepert website, blog, media sosial) sebagai sarana untuk mempromosikan usahanya. Dengan cara demikian, bisnis waralaba dapat berkembang jauh lebih cepat dibandingkan tanpa memanfaatkan

Waralaba

Waralaba D’Besto From “ZERO” To “JAGO.”

https://ukms.or.id – Spesial Untuk Anda; Kisah Waralaba D’Besto , dari “ZERO” sampai jadi “JAGO.” Memulai bisnis dengan sangat ter-tatih, sepertinya cocok untuk menggambarkan kisah waralaba D’Besto ini. Bagaimana tidak? Sang pemiliknya yakni Hj. Evalinda beserta sang suami Setyajid benar-benar merintis bisnis ini dari bawah dengan penuh jeri-payah. Kendati keduanya merupakan jebolan IPB (Institut Pertanian Bogor)

Waralaba

Waralaba dan MLM

ukms.or.id – Waralaba dan MLM , Masyarakat saat ini masih banyak yang belum bisa membedakan antara model bisnis waralaba (franchise) dengan Penjualan Berjenjang (Multi Level Marketing/MLM). Hal inilah yang kadang kala dimanfaatkan oleh segelintir oknum pengusaha yang tidak jujur untuk mengelabui masyarakat dengan cara membuat jaringan usaha MLM palsu berkedok waralaba. Fakta ini tentu saja

Scroll to Top