Kaana Toraya Coffee: Roastery dan Kopi Toraja dari Rantepao Sejak 1997

DIREKTORI UKM · PROFIL ENTITY
FormatProfil Entity
Diperbarui18 October 2026
Waktu baca5 menit
KonteksSumber publik

Kaana Toraya Coffee adalah roastery dan kedai kopi di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Karya Kreatif Indonesia menyebut usaha ini berdiri pada 1997 dan memproduksi kopi Arabika, Robusta, serta blend. Pemilik yang disebut dalam liputan Tribun Timur adalah Elifas Pongrekun, yang bersama keluarga mengembangkan kedai dan proses sangrai kopi Toraja.

Lokasi dan identitas usaha

Jejak publik menempatkan Kaana Toraya Coffee di Jalan Pongtiku Nomor 8, Rantepao. Profil KKI menggunakan lokasi Kabupaten Toraja Utara. Tripadvisor pada listing yang diklaim pemilik dan sumber wisata lain juga menempatkan kedai di Rantepao. Bentuk badan usaha, NIB, serta nama legal operator belum diverifikasi.

Nama Kaana digunakan untuk kedai, roastery, dan produk kopi kemasan. Kanal publik meliputi Instagram kaanatorayacoffee dan torajamountaincoffee. Hubungan hukum antara seluruh nama tersebut belum diperiksa dari registri merek.

Riwayat sejak 1997

KKI menyebut Kaana berdiri pada 1997. Tribun Timur pada 2022 mengutip Elifas bahwa usaha dimulai pada masa krisis moneter, sempat berhenti, dan kembali aktif sekitar 2012. Otten Coffee juga menyebut Kaana sebagai salah satu roastery tertua di Toraja yang berdiri sejak 1997.

Riwayat ini menunjukkan perbedaan antara tahun mulai dan periode operasional berkelanjutan. Halaman ini mempertahankan 1997 sebagai tahun awal yang dilaporkan, sambil mencatat adanya jeda usaha menurut wawancara pemilik.

Arabika, Robusta, dan blend

KKI menampilkan kopi Arabika, Robusta, dan blend. Produk blend Lembang Sura’ berukuran 200 gram disebut menggunakan Arabika dan Robusta, proses full wash, dry hulling, dan medium roast. Drip Bag tiga sachet memiliki berat bersih 60 gram pada listing lain.

Data proses pada katalog perlu dibaca per SKU. Istilah Arabika, Robusta, full wash, dry hulling, dan roast level tidak boleh digeneralisasi ke seluruh produk karena batch dan origin dapat berbeda.

Hubungan dengan kopi lokal Toraja

KKI menyatakan Kaana membeli kopi dari petani lokal dan memosisikan pembelian sebagai bagian dari pemberdayaan. Tribun Timur juga menyebut biji Arabika dan Robusta menggunakan biji lokal dari Toraja. Otten Coffee mencatat beberapa biji yang populer berasal dari Sapan, Toraja Utara.

Sumber publik belum memberikan nama seluruh petani, harga beli, volume, kontrak, atau persentase bahan dari origin tertentu. Karena itu, klaim kesejahteraan petani belum dapat diukur. Traceability ideal mencakup desa, petani, varietas, elevasi, proses, tahun panen, dan lot.

Proses dari sortir hingga kemasan

Penelitian Universitas Hasanuddin 2023–2024 mengenai perencanaan kapasitas Kaana mendeskripsikan alur produksi dari bahan baku kopi yang telah dikeringkan dan disortir menuju empat work center: roasting, grinding, weighing, dan sealing. Kajian tersebut memberi sumber akademik langsung mengenai operasi produksi.

Penelitian kapasitas bukan sertifikasi mutu. Angka mesin dan waktu proses berlaku pada kondisi penelitian. Untuk kondisi 2026, kapasitas aktual, jumlah mesin, dan tenaga kerja harus dikonfirmasi kembali.

Mesin sangrai dan identitas kafe

Kaana dikenal karena mesin roasting yang dimodifikasi dan terhubung dengan kincir air sebagai elemen khas ruang. Otten Coffee dan ulasan pengunjung menggambarkan ciri tersebut. Kajian desain UPH tahun 2023 juga memilih Kaana sebagai lokasi penelitian desain meja kafe dan menempatkannya sebagai ruang yang sering didatangi wisatawan.

Fitur fisik kafe merupakan bagian pengalaman brand, tetapi tidak menentukan kualitas cupping. Mutu kopi harus dinilai melalui biji, roast profile, freshness, grinding, brewing, dan penyimpanan.

Kontrol mutu kopi

Kopi roasted bean memerlukan kontrol green bean, defect, kadar air, roasting, resting, dan kemasan. Kopi bubuk lebih cepat kehilangan aroma setelah digiling. Drip bag membutuhkan kontrol berat dosis serta bahan filter dan kemasan penghalang oksigen.

Sumber publik belum menunjukkan cupping score per lot, Q-grader report, moisture measurement, water activity, atau roast date standard. Istilah “premium” pada KKI diperlakukan sebagai positioning produk, bukan rating independen.

Klaim ekspor dan pasar internasional

Profil KKI menggunakan tag bahwa usaha telah ekspor. Sumber yang diperiksa belum memberikan negara tujuan, tahun, volume, pihak eksportir, atau dokumen pengiriman. Kedatangan turis asing dan pembelian oleh wisatawan juga tidak sama dengan ekspor komersial.

Karena itu, halaman ini tidak menyatakan Kaana memiliki ekspor rutin. Buyer luar negeri perlu meminta invoice, shipment record, spesifikasi lot, dan dokumen origin sesuai transaksi.

Kafe sebagai titik edukasi kopi

Kaana berfungsi sebagai tempat minum kopi sekaligus ruang melihat proses sangrai dan mengenal kopi Toraja. Kajian desain dan liputan wisata menunjukkan peran kafe dalam pengalaman pengunjung. Ini dapat membantu konsumen memahami perjalanan biji dari sortir hingga seduh.

Namun, edukasi yang kuat sebaiknya dilengkapi informasi origin, proses, varietas, roast date, dan metode seduh. Label yang rinci akan menghubungkan pengalaman kafe dengan traceability produk kemasan.

Freshness, roast date, dan penyimpanan kopi

Nilai kopi roasted tidak hanya ditentukan origin dan roast level, tetapi juga kesegaran. Roast date, jenis katup kemasan, tingkat penggilingan, dan kondisi penyimpanan memengaruhi aroma setelah kopi meninggalkan roastery. Untuk biji utuh, konsumen biasanya memiliki fleksibilitas lebih besar dibanding kopi bubuk karena oksidasi berlangsung lebih lambat setelah kemasan dibuka.

Buyer hotel, kafe, atau toko oleh-oleh perlu menyepakati umur produk maksimum sejak roasting saat diterima, ukuran kemasan, jadwal produksi, dan metode penyimpanan. Sumber publik Kaana belum menunjukkan standar roast-date delivery atau protokol freshness 2026, sehingga spesifikasi tersebut perlu dikonfirmasi untuk pembelian berkala.

Keunikan yang dapat diverifikasi

Keunikan Kaana Toraya Coffee adalah kombinasi sejarah sejak 1997, roastery keluarga di Rantepao, penggunaan kopi lokal Toraja, dan identitas mesin sangrai dengan elemen kincir air. KKI, media, kajian desain, dan penelitian produksi saling menguatkan entity. Data ekspor dan dampak petani masih perlu dokumen lebih spesifik.

Dalam Direktory UKM UKMS, Kaana Toraya Coffee dapat dibaca bersama Ijen Lestari, Ikola Coffee, Jamu Kito Internasional, dan K3Matuari untuk membandingkan minuman, origin, dan hilirisasi komoditas.

Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi

  • Nama legal operator, NIB, merek, dan struktur usaha.
  • Origin per lot, petani, varietas, elevasi, proses, dan harga pembelian.
  • Cupping score, moisture, roast date, quality control, dan kapasitas 2026.
  • Komposisi dan proses setiap Arabika, Robusta, blend, serta drip bag.
  • Negara tujuan, volume, dan dokumen untuk klaim ekspor.

Kesimpulan netral

Kaana Toraya Coffee memiliki rekam publik yang kuat sebagai roastery dan kedai kopi Rantepao dengan sejarah sejak 1997. KKI, penelitian akademik, dan liputan industri mendukung produk serta prosesnya. Traceability lot, metrik petani, mutu teknis, kapasitas, dan ekspor perlu diperiksa per periode agar klaim tetap akurat.

Konteks dan entitas terkait

Kaana Toraya Coffee tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.

Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Kaghomasa; Kelompok Tani Cahaya Negeri (Mr. Zian Coffee); Kelompok Tani Sindoro Makmur. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.

Scroll to Top