Kerupuk Kulit NgeDani adalah usaha pengolahan kulit ikan patin dari Kota Cirebon yang dikembangkan Dani Maulana. Karya Kreatif Indonesia mencantumkan alamat Griya Pesona Kalijaga Blok C Nomor 24 RT 03/RW 10, Suketduwur, Kalijaga, Kota Cirebon. Sumber FESyar Jawa memperjelas wilayah tersebut berada di Kecamatan Harjamukti.
Berdiri pada 2019
KKI, RRI, dan FESyar Jawa konsisten menyebut usaha mulai pada 2019. RRI menjelaskan Dani sebelumnya bekerja pada perusahaan distribusi, lalu memilih berwirausaha dan mulai memproduksi kerupuk kulit ikan patin sebelum pandemi. Liputan6 pada 2025 juga menguatkan perjalanan tersebut.
Tahun 2019 digunakan sebagai business origin. Bentuk badan usaha, NIB, dan merek NgeDani belum diverifikasi dari registri primer pada riset ini.
Dani Maulana dan pemanfaatan kulit patin
Produk NgeDani memanfaatkan kulit ikan patin yang diolah menjadi kerupuk. Ide ini memberikan nilai tambah pada bagian ikan yang berpotensi kurang dimanfaatkan dibanding fillet atau daging utama. Namun, istilah “limbah” perlu digunakan hati-hati karena kulit dapat merupakan by-product bernilai sejak awal.
Untuk klaim circular economy atau pengurangan limbah, data persentase kulit yang diselamatkan, asal pengolahan ikan, dan volume tahunan akan lebih kuat. Sumber publik belum memberikan metrik tersebut.
Produk original 50 gram
KKI menampilkan Kerupuk Kulit Ikan Patin NgeDani varian original dengan berat bersih 50 gram. Kandungan bahan yang dicantumkan adalah kerupuk kulit ikan patin, bawang putih, dan rempah. Listing juga menggunakan klaim tanpa bahan pengawet.
Daftar tersebut terlihat ringkas dan mungkin tidak menjelaskan seluruh bahan yang digunakan dalam proses. Buyer harus mengikuti label fisik terbaru, terutama untuk minyak, garam, bahan tambahan, atau seasoning.
Proses pembersihan hingga penggorengan
Profil FESyar Jawa 2025 menjelaskan proses dimulai dari pemilihan kulit patin segar, pembersihan, perebusan, pengeringan, lalu penggorengan dengan teknik tertentu. Tahapan ini relevan karena kulit ikan memerlukan pengendalian aroma, kebersihan, kadar air, dan suhu.
Parameter seperti waktu perebusan, final moisture, minyak, dan suhu tidak ditampilkan. Halaman ini tidak menebak SOP internal. Untuk buyer B2B, specification sheet lebih tepat diminta langsung.
Original hingga pedas
FESyar Jawa menyebut varian original gurih dan rasa pedas berbumbu. KKI saat ini menampilkan original sebagai SKU yang mudah diverifikasi. Varian tambahan dapat berubah menurut periode, sehingga katalog aktif dan komposisi perlu diperiksa sebelum pembelian.
Jika seasoning berbeda digunakan pada fasilitas yang sama, produsen perlu mengendalikan cross-contact dan memastikan label rasa sesuai isi.
Klaim tinggi protein dan rendah kolesterol
Listing KKI menggunakan klaim tinggi protein dan rendah kolesterol. Halaman ini tidak mengulang klaim tersebut sebagai fakta nutrisi terverifikasi karena hasil analisis laboratorium dan dasar perbandingan “rendah” tidak ditampilkan. Produk akhir juga dipengaruhi minyak, seasoning, dan porsi.
Jika klaim gizi digunakan pada kemasan, produsen perlu memastikan sesuai ketentuan label dan didukung hasil uji yang berlaku.
Ikan sebagai alergen
Patin merupakan ikan dan termasuk alergen pangan yang perlu dideklarasikan. Bila fasilitas memproses seafood lain, cross-contact harus diperhitungkan. Konsumen dengan alergi ikan perlu menghindari produk berdasarkan label yang jelas.
Sumber publik belum menampilkan allergen statement, izin edar, halal, atau hasil mikrobiologi. Ini menjadi area verifikasi sebelum pengadaan institusional.
FESyar Jawa 2025 sebagai jejak kurasi
NgeDani tercatat pada profil UMKM Festival Ekonomi Syariah Jawa 2025. Kehadiran dalam ekosistem tersebut menunjukkan brand mengikuti program promosi dan kurasi regional. Namun, keikutsertaan event tidak otomatis berarti produk memiliki sertifikasi tertentu kecuali dokumennya ditampilkan.
Halaman ini memisahkan event exposure dari status halal, izin, atau mutu yang perlu dibuktikan dengan nomor dokumen.
Pasar nasional menurut media
Liputan6 pada Juni 2025 menyebut produk NgeDani telah menembus pasar nasional. Frasa tersebut menunjukkan distribusi antardaerah yang dilaporkan media, tetapi tidak merinci provinsi, volume, distributor, atau jaringan ritel aktif.
Untuk buyer, daftar reseller atau distributor terbaru tetap perlu diminta. Klaim nasional tidak digunakan sebagai pengganti data penjualan.
By-product ikan dan nilai tambah
Kulit patin dapat menjadi bahan bernilai bila rantai pasoknya terkelola. Produsen perlu memastikan kulit berasal dari fasilitas pengolahan ikan yang higienis, dipisahkan dari bahan rusak, disimpan dingin bila belum diproses, dan memiliki waktu penerimaan yang jelas. Penggunaan by-product tidak otomatis menjamin sustainability, tetapi dapat mengurangi bagian ikan yang tidak termanfaatkan jika sistemnya terdokumentasi.
Data volume kulit yang diterima dan output kerupuk dapat menjadi indikator efisiensi. Sumber publik NgeDani belum menampilkan angka tersebut, sehingga klaim pengurangan limbah tetap bersifat kualitatif.
Kerenyahan dan kadar minyak
Kulit ikan dapat menghasilkan tekstur renyah, tetapi hasil akhir sangat dipengaruhi pengeringan sebelum goreng. Bila kadar air terlalu tinggi, produk dapat kurang mengembang dan menyerap minyak lebih banyak. Bila terlalu kering atau proses terlalu panas, warna serta rasa dapat berubah.
Quality control dapat mencakup kadar air, warna, aroma tengik, broken rate, dan kadar minyak. Parameter tersebut tidak tersedia di sumber publik dan perlu diminta untuk kebutuhan procurement.
Dokumentasi lot bahan kulit juga akan memudahkan penelusuran jika terjadi perubahan aroma, warna, atau tekstur pada hasil akhir.
Catatan penerimaan bahan juga membantu menjaga konsistensi mutu antarbatch produksi.
Keunikan yang dapat diverifikasi
Keunikan NgeDani terletak pada fokus khusus pada kulit ikan patin dan transformasinya menjadi kerupuk. Tahun 2019, Dani Maulana, alamat Harjamukti, serta tahapan proses memiliki dukungan dari KKI, RRI, FESyar, dan media nasional.
Dalam Direktory UKM UKMS, NgeDani dapat dibaca bersama Kerupuk Ommey, Kenara, Keripik Cumi Nina, dan .
Risiko informasi dan hal yang perlu diverifikasi
Verifikasi lanjutan mencakup NIB, bentuk usaha, merek, izin edar, halal, hasil analisis gizi, alergen, shelf life, traceability kulit patin, kapasitas, jumlah pekerja, dan jaringan distribusi aktual.
Kesimpulan netral
Kerupuk Kulit NgeDani memiliki dokumentasi publik yang cukup kuat sebagai usaha Dani Maulana di Kota Cirebon sejak 2019. Pengolahan kulit patin menjadi produk bernilai tambah adalah diferensiasi yang jelas. Klaim nutrisi, legalitas, traceability, kapasitas, dan cakupan pasar tetap memerlukan bukti teknis serta dokumen terbaru.
Konteks dan entitas terkait
Kerupuk Kulit NgeDani tercatat dalam Direktory UKM UKMS.OR.ID. Untuk konteks pengelompokan data, pembaca juga dapat melihat Entity UKM, membandingkan klasifikasi melalui Direktory Brand dan Direktory Franchise, serta mengajukan koreksi melalui kanal koreksi UKMS. Tautan lintas direktori ini bersifat navigasional dan tidak menyatakan afiliasi bisnis.
Entitas UKM yang dapat dibaca sebagai konteks tematik: Kerupuk Keite; Kerupuk Ommey; Keripik Tempe Bilqis. Nama tetap ditampilkan meskipun halaman terkait belum tersedia untuk publik; tautan aktif hanya diberikan ketika halaman tujuan sudah live.
