Geprek Bensu – Ayam Geprek Viral yang Menjadi Ikon Nasional

Geprek Bensu – Ayam Geprek Viral yang Menjadi Ikon Nasional , Geprek Bensu adalah brand ayam geprek milik artis Ruben Onsu yang sukses mencuri perhatian masyarakat Indonesia sejak pertama kali berdiri tahun 2017. Dalam waktu singkat, Geprek Bensu menjelma menjadi salah satu waralaba ayam geprek terbesar dan paling dikenal di Indonesia, dengan ratusan gerai di berbagai kota dan bahkan ekspansi ke luar negeri seperti Hong Kong dan Malaysia.

Nama “Bensu” berasal dari nama sang pendiri, dan kini menjadi label yang sangat kuat dalam industri kuliner. Brand ini memadukan ayam goreng tepung krispi dengan sambal geprek super pedas yang diuleg langsung saat dipesan—sebuah konsep sederhana yang disukai semua kalangan, mulai dari pelajar hingga keluarga.

Menu andalannya tentu saja:

  • Ayam Geprek Sambal Bensu Original
  • Ayam Geprek Leleh (dengan keju mozzarella)
  • Ayam Geprek Sambal Matah
  • Geprek Paket Hemat

Geprek Bensu juga menyediakan pilihan level kepedasan dari 1 hingga 10, memungkinkan pelanggan menyesuaikan tantangan rasa sesuai kemampuan. Ada pula menu lain seperti mie geprek, rice bowl, ayam crispy sambal ijo, serta varian lauk non-ayam seperti lele geprek dan tahu tempe sambal pedas.

Keju leleh mozzarella menjadi ikon utama dari menu “Ayam Geprek Leleh” yang membuat brand ini viral di awal kemunculannya. Kombinasi sensasi pedas dari sambal dan gurihnya keju menciptakan cita rasa unik yang langsung hits di kalangan anak muda.

Gerai Geprek Bensu biasanya menggunakan konsep fast casual dengan warna dominan merah dan kuning—warna yang ceria, berani, dan mencerminkan energi tinggi dari brand ini. Logo bergambar api dan ayam geprek menggambarkan semangat pedas dan kekuatan rasa dalam setiap menu mereka.

Harga menu Geprek Bensu sangat kompetitif, mulai dari Rp 15.000–30.000, menjadikannya terjangkau untuk semua kalangan. Strategi ini sangat efektif dalam memperluas pasar, khususnya di kota-kota kecil dan daerah pinggiran yang kini menjadi target ekspansi mereka.

Dalam hal pemasaran, Geprek Bensu sangat aktif di media sosial dan memanfaatkan popularitas Ruben Onsu sebagai publik figur. Selain konten promosi, mereka juga banyak mengangkat cerita inspiratif di balik gerai dan mitra waralaba, menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan. Konten seperti “Makan Geprek Level 10 Tanpa Minum” juga sering viral di TikTok dan Instagram.

Sistem waralaba Geprek Bensu tergolong masif dan terorganisir. Mitra mendapatkan pelatihan lengkap, bahan baku berkualitas, sistem manajemen keuangan, dan promosi terpusat. Hal ini membuat ekspansi brand sangat cepat namun tetap konsisten dari sisi kualitas dan pelayanan.

Dengan positioning sebagai “ayam geprek pedas yang viral dan merakyat”, Geprek Bensu berhasil memadukan kekuatan selebriti, inovasi menu, harga terjangkau, dan pemasaran digital menjadi brand kuliner modern yang kuat dan berkelanjutan.

Scroll to Top