NIION , Jitu Mengambil Peluang

ukms.or.id – NIION , Jitu Mengambil Peluang , Di tengah dunia urban yang terasa abu-abu, tas-tas NIION hadir dengan warna-warna cerah khas spektrum neon yang menarik perhatian. Penggunaan warna cerah sekaligus menggambarkan perjalanan merek yang cemerlang.

Kehidupan urban berhasil memancing kreativitas sebagian orang. Gaya hidup urban juga menuntut kebaruan dan inovasi dalam setiap aspek,

termasuk dalam bergaya. Tidak heran jika kini, tren mode berkembang pesat dan selalu berhasil menghadirkan hal baru yang istimewa.



Potensi ini dilihat oleh Adityara dan Rangga Yuzar yang mengembangkan sebuah produk mode yang sesuai dengan gaya hidup urban. Terinspirasi kehidupan yang ia lakoni di Singapura beberapa tahun lalu, Adit ingin produknya relevan dengan budaya yang ada. Kedua pemuda asal Bandung ini kemudian menciptakan inovasi mode berbentuk tas yang terbuat dari bahan nilon polyester dengan range warna neon yang beragam.

“Nama NIION sendiri berasal dari nilon dan neon. Sejak diluncurkan, identitas NIION sudah ditetapkan di dua ciri itu dan hingga sekarang terus kami pertahankan,” kata Adit.

Hampir seluruh produk tas NIION berbahan nilon dan polyester. Menurut Adit, bahan ini memiliki sifat yang ringan dan lebih bersahabat dengan gaya hidup masyarakat urban yang sibuk, namun menuntut hal yang simpel. Saat diluncurkan pada tahun 2013, penggunaan bahan nilon dan polyester sebagai tas belum banyak digunakan. Namun, Adityara melangkah lebih jauh dalam menciptakan keunikan dengan memberikan pilihan warna neon yang lebih banyak.

“Selama ini, konsumen hanya mengetahui warna kuning dan hijau yang masuk ke dalam warna neon. Tapi, NIION menawarkan range warna neon yang lebih banyak seperti pink, biru, ungu, merah, hingga turunan warnanya. Setiap seri NIION setidaknya hadir dalam 15-20 warna,”

NIION

Perjalanan NIION sebagai merek bisa dibilang cukup panjang. Rangga Yuzar mengatakan mereknya masih berada dalam tahap pengembangan meskipun sudah berjalan hampir tujuh tahun. Dalam rentang waktu tersebut, NIION mengalami berbagai tantangan mulai dari pengenalan merek, perubahan strategi bisnis, hingga perkembangan ke lini bisnis lainnya.

Angga menambahkan, pada awalnya NIION menargetkan niche market. Dilihat dari desain, material, dan warna, NIION memiliki keunikan spesifik yang belum pernah dilakukan oleh merel tas lain di Indonesia. Saat itu, Adit dan Angga tidak ingin menghadirkan produk yang head to head dengan merek yang sudah ada. Jadi, cara paling efektif adalah dengan menciptakan produk yang benar-benar berbeda.

Kesuksesan NIION sebagai merek gaya hidup bisa dibilang akibat langkah pemasaran yang tepat sejak diluncurkan. NIION telah melirik potensi media sosial dan influencer sebagai kanal pemasaran. Sejak awal, NIION memfokuskan pemasarannya di kanal digital dengan menggandeng influencer fesyen dari berbagai kelas.

Hal ini sejalan dengan target pasar NIION yang fokus pada model street wear. Kolaborasi dengan influencer ini berhasil membuat merek ini terkenal. Saat itu, penggunaan influencer di Instagram sedang ngetren dan gaya yang dipamerkan para influencer begitu berpengaruh terhadap persepsi konsumen.

NIION seakan sudah ada di arah yang benar dengan memanfaatkan metode pemasaran yang sesuai dengan pangsa pasar dan tren yang sedang berkembang. Strategi pemasaran ini kemudian diperkuat dengan masuknya NIION ke komunitas-komunitas anak muda. Lewat strategi ini, NIION berhasil mengukuhkan mereknya sebagai identitas baru bagi anak-anak muda untuk tampil beda.

Strategi ini terus diaplikasikan oleh NIION hingga sekarang dengan sejumlah modifikasi. Adit mengakui, salah satu kunci keberhasilan merek gaya hidup adalah pengembangan produk secara kontinu yang relevan dengan tren.

Seiring dengan berjalannya waktu, upaya NIION menjawab tren semakin terlihat dari jumlah seri yang berhasil diluncurkan oleh NIION. Kini, NIION sudah memiliki lebih dari 100 seri tas yang didesain dengan berbagai kombinasi warna dan bentuk sesuai dengan kebutuhan.

Upaya riding the wave yang dilakukan NIION bahkan sangat terlihat dari terciptanya tas-tas model backpack. Menurut cerita Adit, sebelumnya NIION hanya ingin memproduksi tas bergaya street wear dan backpack bukanlah bagian dari mode ini. Namun, nyatanya pasar berkata lain. Masyarakat urban yang semakin sibuk mendorong permintaan tas yang simpel dan efisien untuk membawa barang-barang.

Dari sinilah, seri backpack dari NIION mulai tercipta. “Perkembangan tren inilah juga mendorong NIION mengubah kampanyenya dari Carry Your Fun menjadi Carry New Fun. Artinya, kini saatnya NIION menciptakan inovasi selain tas berbahan nilon dan berwarna neon. Tapi, kami juga melirik potensi produk pendukung gaya hidup lain seperti botol minum, jam tangan, hingga peralatan makan dan masker yang kini sedang mengalami peningkatan permintaan,” jelas Adit. Kejelian Adit dan Angga membuahkan hasil yang luar biasa. Kedua pemuda ini sejak awal memahami tujuan merek, potensi pasar, hingga cara pemasaran yang tepat untuk merek mereka. Tidak heran, jika NIION terus mencatat pertumbuhan bisnis.

baca juga

    Saat diluncurkan NIION hanya bisa memproduksi sekitar 500 tas per bulan. Kini, produksinya bisa mencapai 5.000 sampai 7.500 tas per bulan. Produksi ini belum termasuk produk-produk lain yang sedang dikembangkan NIION. Di masa pandemi ini, NIION yang pivoting ke produksi masker, bahkan berhasil memproduksi 15.000 masker dalam dua bulan dan angka tersebut diklaim hanya memenuhi 75% permintaan pasar.

    Kesuksesan ini juga disambung dengan ekspansi yang dilakukan NIION. Kini, merek asal Bandung ini berhasil memiliki toko offline di Bandung dan Yogyakarta. Selain itu, NIION juga sempat mengikuti festival fesyen global di Las

    

    Vegas, Agenda Show pada Februari 2020 lalu dan berhasil menjadi tren fesyen yang diminati di

    sana.

    “Antusiasme yang didapatkan di Agenda Show tidak disangka sangat besar. Tapi kami melihat ini sebagai kesempatan untuk mematenkan merek NIION agar lisensinya bisa disebar dan diproduksi di berbagai negara. Sehingga, kami ingin mengubah sifat merek lokal yang sebelumnya tangible export, menjadi intangible export untuk mempermudah ekspansi,” tutup Adit.

    “SAATNYA NIION MENCIPTAKAN INOVASI SELAIN TAS BERBAHAN NILON DAN BERWARNA NEON. TAPI, KAMI JUGA MELIRIK POTENSI PRODUK PENDUKUNG GAYA HIDUP LAIN SEPERTI BOTOL MINUM, JAM TANGAN, HINGGA PERALATAN MAKAN DAN MASKER YANG KINI SEDANG MENGALAMI PENINGKATAN PERMINTAAN.”

    Adityara

    Co-Founder NIION

    Leave a Reply