Nge-Steak di Double Steak
Sebenarnya Double Steak ini memang tak asing bagi saya, karena Double Steak ini cukup sering dibicarakan kebanyakan orang, maka sore itu saya tak sabar untuk segera memesan makan dan segera mencicipi steak disini.
Double Steak
Ngadem di Warung Laos
Ada dua lantai di Warung Laos, dimana ketika saya menyambangi kafe ini, lantai duanya belum dibuka, mungkin karena ketika itu pengunjungnya tidak seramai akhir pekan. Tapi tidak ada bedanya, karena pada dasarnya kafe yang bernuansa serba kayu ini merupakan kafe semi-outdoor, dimana kamu bakal merasakan hawa sejuk Bandung, atau bahkan angin kencang di hari-hari tertentu,
Makan Minum Rame-Rame di Myoozik Cafe
Daging buntutnya empuk dan rasa pedasnya pas. Sama halnya dengan Wasabi Prawn, aroma saus mangganya terasa sekali di lidah. Porsi makanan di Myoozik tergolong banyak dan cocok untuk sharing, apalagi kafe ini mempunyai menu spesial andalan yaitu Oversized Pizza yang berdiameter 50 cm! Varian pizzanya ada banyak, pokoknya sangat direkomendasikan sekali buat kamu yang ingin makan pizza bareng teman-teman disini.
Kedai Teko
Kalau bicara menu andalan Kedai Teko mungkin tidak bisa saya sebutkan secara spesifik, tapi dari berbagai sumber, Kedai Teko terkenal dengan varian tehnya yang memang racikan sendiri seperti teh obeng yang berasal dari Singapura dan chi tea atau masala chai yang berasal dari India. Untuk cemilannya, kedai teko terkenal dengan poffertjes, cemilan yang menyerupai pancake kecil khas Belanda, pokoknya cocok sambil ditemani minum teh di sore hari.
Bandros Hebab: ketika yang Biasa Menjadi Kekinian
Kue manis yang sederhana ini terbuat dari adonan tepung beras yang dicampur sedikit gula, garam, daun suji, dan santan agar gurih. Semuanya diaduk pelan-pelan hingga kalis, kemudian pelan-pelan ditambahkan telur. Kemudian dengan tungku arang bercetakan khusus, panggang adonan selama 5-6 menit—menyisakan bagian luar kue yang crispy dan gurih, sementara dalam dan permukaan atasnya yang kuning tetap lembek, fluffy, dan harum
Dahsyatnya Bakso Super Pak Trisno
Di dinding kedai itu sendiri terdapat foto yang menarik perhatian saya. Disitu terdapat artis beken seperti Irfan Hakim, Gading Marten, dan DJ Sarah berpose bersama karyawan Baso Pak Trisno! Wah, bahkan para artis pun rela singgah di sini dulu, ya. Baso Pak Trisno emang patut diacungi jempol. Baso ini juga membuka cabang di Jl. Raya Cibabat, Cimahi.
Donat Madu Cihanjuang, Donat Asli Indonesia
Nama donat yang terbuat dari madu ini memang sedang ramai dibicarakan, saya pun sempat berkunjung ke salah satu cabangnya di Jalan Sarijadi, Blok IV Bandung. Kios sederhana yang dilengkapi dengan beberapa etalase dan kursi ini memang selalu diburu oleh para pecinta donat.
Seperti Neti, salah satu pengunjung yang kebetulan sedang asik memilih donat madu di sini, “Donatnya enak, rasanya engga kalah sama donat yang ada di mall-mall, malah buat saya ini lebih enak, apalagi harganya juga relatif terjangkau,” ungkapnya.
Menambah Gairah dan Stamina di Warung Sate E.Hidayat
Engga cuma Satenya aja loh guys, saya juga merekomendasikan tongseng dan sop kambing yang ada di sini. Bumbunya benar-benar ‘nampol’, belum lagi sensasi pedasnya? Hmmm… Pas banget deh buat dicicipi di malam hari, apalagi kalau sedang hujan
Mi Sop Kampung: Hadirkan Cita Rasa Kampung di Kota
Namanya ‘Mi Sop Kampung’. Letaknya di seberang perumahan Metro Margahayu Raya. Buat yang sering melewati jalan ini mungkin menyadari dulunya tempat makan ini adalah kolam pemancingan. Kini, konsepnya berubah total dengan menjadi sebuah tempat makan dengan ‘pemandangan’ jalan raya by pass yang nyaris tidak pernah sepi itu.
Santap Manis ala Lawangwangi Creative Space
Konsep seperti itulah yang ditawarkan Lawangwangi Creative Space. Ruang kreatif yang berdiri November 2012 tersebut, hadir dengan fasilitas cafe yang memikat. Dibalut atmosfer yang “nyeni banget”, cafe Lawangwangi Creative Space menawarkan berbagai santapan lezat.
Mulai dari nasi goreng, soup, salad, spaghetti hingga macam-macam steak. Belum lagi pilihan minumannya yang beraneka ragam, mulai dari coffee, chocolate, mocktail, hingga minuman tradisional seperti bandrek dan bajigur, tersedia di cafe plus galeri ini. Semua bisa dinikmati dengan range harga Rp 15.000 hingga Rp 65.000.
Makan Asyik di De Tuik
Namanya De Tuik café & resto. Untuk menuju tempat makan ini, kita bisa masuk dari jalan Cikutra melalui Bojong Koneng Atas. Meski kadang-kadang lalu lintas di sekitar jalanan tersebut cukup padat, De Tuik café & resto bisa menjadi pilihan jika ingin mencoba suasana baru yang jauh dari keramaian kota.
Nama ‘De Tuik’ ternyata merupakan singkatan dari kalimat dalam bahasa Sunda, Deudeuieun Tuang Ieu Katuangan. Dalam bahasa Indonesia, kalimat itu bisa diartikan menjadi ‘Terus makan ini makanan’. Sang pemilik, Ina Wiyandini, memang berharap makanan yang disajikan bisa membuat pengunjung ingin kembali lagi ke tempat itu dan makan lagi.
Makan Siang Santai di Kupu Bistro
Selain serba kayu, karena namanya Kupu Bistro, masuk kedalam restoran kita akan melihat banyak pigura bergambar kupu-kupu yang menghiasi dinding restoran berlantai dua ini. Kemudian ketika masuk lebih dalam menuju halaman belakangnya kita akan melihat banyak tanaman gantung yang menambah suasana asri dan sejuk ketika menyantap makanan disini.
