Industri Circular Economy Dunia

Dilihat oleh publik. Secara global, industri Circular Economy: ini menyumbang 9.3% dan karyawan dunia
The New Trends of Fashion Forward Industri fesyen punya andil besar dalam perekonomian, baik di tingkat global dan nasional. Di sisi lain, industri ini juga menjadi salah satu yang paling memberikan dampak negatif pada lingkungan. Namun, para pemain di industri ini telah memulai berbagai inisiatif untuk kelestarian lingkungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sustainability menjadi topik yang mendapatkan perhatian lebih dari peneliti maupun praktisi bisnis. Mencapa keseimbangan antara kebutuhan lingkungan dan bisnis menjadi tantangan tersendiri. Dampak lingkungan industri fesyen sangatlah signifikan dan dapat dengan mudah
dan 4% dari ekspor di seluruh dunia. Hal ini mengakibatkan, pressure yang sangat tinggi pada industri fesyen

Beberapa inisiasi telah lama diterapkan untuk kepentingan lingkungan, namun isu ini masih dipandang sebagai permasalahan sekunder. Faktanya, eksperimen dan inovasi yang dilakukan selama 25 tahun terakhir ini masih belum mengurangi dampak negatif pada lingkungan secara efektif. Sehingga industri fesyen mendapatkan seruan keras untuk mengatasi dampak negatif tersebut.

Oleh karena itu, circular economy menjadi topik yang hangat dan menarik diperbincangkan oleh para peneliti dan beberapa institusi Menurut istilahnya, circular economy adalah usaha untuk menggunakan sumber daya, bahan baku maupun produk jadi yang dapat digunakan dalam jangka panjang. Sampah atau limbah yang dihasilkan dalam proses produksinya sangat minimal.

Konsep ini hadir untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dan bisnis, melalui perlindungan lingkungan dan sumber daya Digabungkan dengan sustainably. menjadikannya dasar solusi pada sistem
ekonomi yang mampu menciptakan
pertumbuhan jangka panjang dan menghasilkan pendapatan Kemudian, memiliki dampak pada semua sektor ekonomi, termasuk dunia fesyen The circular economy will take off in style.

Kecenderungan untuk berhamat yang sejak adanya pandemi COVID-19 dan keinginan untuk membatasi polust, mendorong pembell untuk memilih produk fesyen preloved, seperti pakaian dan aksesoris high-end.

Hal ini menjadi keuntungan bagi reseller tas Gucci vintage berkualitas tinggi atau rok Prada yang bisa digunakan berbagai generasi mendatang

Industri Circular Economy Dunia
Industri Circular Economy Dunia


Old goods are the new new goods. Bahkan, para luxury houses ikut terlibat, seperti Valentino yang mendukung penjualan kembali barang mewah dengan inisiatif “Valentino Vintage mendorong barang-barang antik Valentino untuk diserahkan ke toko-toko terpilih di seluruh dunia dengan imbalan kredittoko Daya tahan dan pesons tas Louis Vuitton Speedy yang pertama kali diluncurkan pada 1930-an mampu mempertahankan sebagian besar value-nya saat akan dijual kembal Karena kelangkaannya, produk pre-owned dar Hermes memiliki nilai 10% lebih tinggi dari harga ral

Online marketplaces are already on the case too. Pada Februari, Vestiaire Collective memperkenalkan Brand Approved buyback Program dengan Alexander McQueen, Koleksi musim sebelumnya dapat dikembalikan ke butik Alexander McQueen untuk mendapatkan benefit berupa kredit untuk berbelanja koleksi terbarunya

RealReal juga telah meluncurkan Cicular Economy Program dengan Stella McCartney pada tahun 2017. Caranya, dengan memberikan kredit bonus $100 sebagai bentr pengiriman. Sejak itu, juga ditambahkan benefit dengan Burberry, yakni a personal shopping experience with high tea service dan Gucci lewat sumbangan amal untuk One Tree Planted dengan misi penghijauan global. Gucc Juga menawarkan benefit yang sama kepads pembeli, menjadikannya merak pertama yang memberikan insentif pada pelanggan untuk membeli barang bekasnya.


Di Indonesia, konsep circular economy

merupakan hal baru yang layak untuk diterapkan karena menghasilkan banyak manfaat. Penerapannya sudah dimula melalui pembentukan tempat pengumpulan sampah, kemudian mengolahnya kembali agar mempunyai nia dan manfaat.

Selain itu pemerintah telah memiliki peta jalan cara mengelola sampah yang baik yang sejalan dengan konsep tersebut. Namun, konsumsi pakaian di Indonesia terus meningkat. Sebagian besar pengeluaran masyarakat dikeluarkan untuk pakaian.


Melihat betapa krusialnya kondisi industri fesyen sebagai penghasil limbah terbesar
kedua di dunia, tercetus ide untuk membangun bisnis yang bukan hanya profitable, tapi juga dapat berkontribusi untuk gerakan circular economy.

Tinkerlust sebagai salah satu fashion online marketplace dan Indonesia telah sejak tujuh tahun lalu telah menerapkan praktik gerakan sustainable fashion dan mendukung circular economy. Tinkerlust memperkenalkan Jual-beli barang preloved sebagai bentuk gaya hidup belanja baru.

baca juga

    Sehingga memberikan solusi dari dampak negatif lingkungan, seperti konsumsi berlebihan, mencegah pakatan untuk menumpuk di lemart atau lebih buruk lagi. berakhir di tempat pembuangan sampah.

    Pada awal berdirinys, Tinkerlust menawarkan Jasa untuk menjualkan produk fesyen preloved dengan metode consignment untuk produk fashion perempuan. Para penjual cukup mengirimkan produk dan

    Tinkerlust kan mengurus seluruh kebutuhan penjualan, termasuk dengan proses kurasi untuk memastikan kesan produk Lalu, pada tahun 2021, Tinkerlust memperkenalkan kategori baru untuk produk
    fesyen pris, melalui Tinkerlust Men’s Preloved Pada tahun yang sama, metode berjualan baru juga diluncurkan.

    Metode Fast-Selling, yang membuat para penjual memiliki plian untuk menjual putus produk fesyen dan luxury hands. Lalu, ada metoda marketplace yang memberikan kontrol penuh bagi para penjual terhadap penjualan produkny

    As we know, fashion is often said to both reflect and lead culture. Industri ini memiliki kesempatan untuk menunjukkan creativity and respect for boundaries. Sehingga dapat mengarahkannya pada penerapan sustainability dan circular economy yang akan menghasilkan dampak positif pads Ingkungan

    Betapa krusialnya kondisi industri fesyen sebagai penghasil limbah terbesar kedua di dunia. Lalu tercetuslah ide untuk membangun bisnis yang bukan hanya profitable, tapi juga mendukung gerakan circular economy.

    Leave a Reply