Mie Fasol (Miesol) – Mie Favorit Sosis Lezat yang Merakyat , Mie Fasol, atau dikenal juga sebagai Miesol (singkatan dari “Mie Favorit Sosis Lezat”), adalah brand mie instan olahan yang hadir dengan pendekatan unik: menyajikan mie sederhana berpadu dengan sosis, telur, dan saus khas yang membangkitkan selera. Konsepnya sederhana, namun eksekusinya konsisten dan menjadikan brand ini sebagai salah satu pilihan kuliner cepat saji favorit masyarakat urban, khususnya pelajar dan mahasiswa.
Mie Fasol pertama kali dikenal melalui outlet-outlet kecil di kawasan kampus dan pinggir jalan kota besar. Daya tarik utama dari brand ini adalah penyajian mie instan yang dimasak dengan cara khas, lalu disajikan bersama potongan sosis panggang, telur dadar, dan sambal bawang spesial. Nama “Fasol” yang terkesan lucu dan catchy memudahkan pelanggan mengingat brand ini.
Brand ini dikenal dengan moto: “Enaknya Mie, Simpel Kaya Rasa.” Mie-nya bukan sekadar mie instan biasa, melainkan diolah kembali dengan racikan bumbu rahasia, minyak ayam, dan topping yang disesuaikan dengan selera lokal. Beberapa menu favorit antara lain Miesol Original, Miesol Keju Lumer, Miesol Level Pedas, dan Miesol Geprek Sambal Korek.
Harga yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri. Dengan kisaran Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per porsi, Miesol menawarkan camilan sekaligus makanan berat yang mengenyangkan dan ramah di kantong anak muda. Tak heran jika brand ini cepat menyebar dari mulut ke mulut dan menjadi pilihan utama saat lapar melanda tapi kantong lagi tipis.
Dari sisi visual dan branding, Mie Fasol mengusung konsep fun, ceria, dan kasual. Gerainya sering menggunakan warna cerah seperti merah, kuning, dan biru, serta dihiasi ilustrasi mie dan sosis yang playful. Booth-nya dibuat portabel, cocok untuk food court, pinggir jalan, atau area parkir kampus. Di beberapa lokasi, Mie Fasol hadir dalam format kontainer atau kedai semi-outdoor yang membuatnya mudah dipindahkan dan dikembangkan.
Untuk promosi, brand ini memaksimalkan kekuatan media sosial. Video pendek tentang “melelehnya keju di atas Miesol” atau “makan Miesol level pedas sambil joget” banyak beredar di TikTok dan Instagram. Tantangan makan cepat, kolaborasi dengan influencer lokal, dan giveaway di media sosial menjadi strategi rutin mereka.
Mie Fasol juga mulai membuka peluang waralaba dengan sistem kemitraan sederhana. Mitra akan mendapatkan booth, peralatan memasak, bahan baku awal, serta pelatihan operasional. Keunggulan model bisnis ini adalah biaya awal yang rendah dan proses penyajian yang mudah—cukup dua orang sudah bisa menjalankan satu outlet.
Dengan kekuatan rasa, kesederhanaan konsep, harga merakyat, dan strategi pemasaran yang jitu, Mie Fasol menjadi bukti bahwa mie instan pun bisa naik kelas dan dijadikan bisnis kuliner yang sukses. Mereka tidak hanya menjual makanan, tapi juga menjual pengalaman nostalgia dan kenyamanan rasa yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.
