Content Marketing Tak Hanya Jangka Panjang

Content Marketing Tak Hanya Jangka Panjang , Membangun merek itu merupakan investasi jangka panjang. Content marketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang membawa banyak dampak. Lebih keren lagi bila upaya jangka panjang tersebut mampu membawa dampak jangka pendek berupa penjualan.

Salah satu bentuk pull marketing adalah dengan content marketing. Strategi komunikasi pemasaran seperti ini memiliki dampak jangka panjang bagi merek. Dengan strategi ini, pelanggan bisa semakin tertarik, engage, dan pada akhirnya memiliki loyalitas.

Content marketing terbilang unggul untuk membangun customer engagement karena sifatnya yang tidak menggurui. Melainkan menyuguhkan konten-konten inspiratif yang tak jarang menggugah dan menyemangati secara emosional. 

Berdasarkan riset dari perusahaan konsultan branding dan analisis data asal Inggris, Kantar, emosi memainkan peran penting dalam membangun citra merek melalui konten. Kantar mengukur tiga indikator yakni mendorong brand equity dalam jangka panjang, menghasilkan dampak yang lebih besar, serta peluang menjadi viral. 

Hasilnya, konten yang membuat menyentuh emosional audiens mampu mendorong brand equity dalam jangka panjang dengan skor 82. Kemudian, menghasilkan dampak positif yang lebih besar dengan skor 83. Sedangkan peluang menjadi viral meraih skor 74 (Grafik 1).

Image or Photo Marketeers Max

Di sisi lain, untuk jenis konten yang paling banyak dicari, berdasarkan penelitian Vero dan YouGov bertajuk The Impact of Indonesia Influencer 2024 mayoritas orang Indonesia mencari konten saran dan tips dari ahli. Diikuti oleh konten edukatif dan cerita pribadi yang menyoroti pentingnya keaslian dan keterkaitan dalam menarik perhatian audiens.

Menariknya, meskipun berita dan pembaruan serta hiburan juga dihargai, namun secara peringkat menempati posisi yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa audiens lebih memprioritaskan substansi daripada nilai hiburan semata (Grafik 2).

Image or Photo Marketeers Max

Untuk membuat konten yang berdampak, kreativitas mengemas konten sangat penting agar relevan dengan konsumen. Membuat konten itu merupakan seni dan kreativitas menjadi jantung dari konten tersebut. 

Bukan hal yang mudah dalam membuat konten yang bisa memengaruhi banyak orang. Merek harus melibatkan banyak keputusan entah besar maupun kecil. Secara umum, ada empat prinsip sederhana dalam setiap keputusan yakni menggunakan kerangka ABCD. 

bacajuga

    Prinsip tersebut adalah Attention atau perhatian yang mengacu pada bagaimana kampanye bisa mendapatkan perhatian audiens. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti menyambungkan dengan musik yang tepat, warna, atau grafis yang disukai banyak orang.

    Branding merupakan teknik yang menggambarkan identitas merek dengan perlakuan musik atau gambar-gambar tertentu dengan lebih menyentuh multisensory dari audiens. Connection adalah teknik agar audiens bisa merasakan atau terhubung dengan pesan yang disampaikan dalam kampanye. Terakhir yaitu Direction yang berarti petunjuk jelas dan sederhana apa yang harus dilakukan selanjutnya oleh audiens.  

    PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi salah satu merek yang sangat kreatif dalam membangun loyalitas pelanggan melalui konten. Tidak hanya itu, cara ini pun dilakukan sebagai media edukasi terkait dengan risiko penipuan perbankan. Ada beberapa konten pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan loyalitas melalui strategi push dan pull marketing di antaranya Tolak Dengan Anggun dan #TibaTiba Tenang yang dipublikasikan pada Ramadan 2023.

    Norisa Saifuddin, Senior Vice President Marketing Communication BCA menjelaskan, dalam membuat konten marketing yang berdampak melalui strategi push dan pull marketing harus berangkat dari masalah atau pain point nasabah. Setelah itu, agar konten bisa menyentuh emosional nasabah harus dikemas secara related dengan kehidupan sehari-hari nasabah.

    Adapun push marketing yang dilakukan dari konten Tolak Dengan Anggun adalah mendorong respons cepat dari konsumen ketika ada indikasi penipuan dengan langsung menolak oknum-oknum yang meminta kode OTP maupun pin rekening yang mengatasnamakan BCA. Norisa mengklaim strategi ini sangat efektif dalam menekan risiko penipuan dan kesadaran menjaga data-data pribadinya.

    Sedangkan pull marketing dalam kampanye #TibaTiba Tenang yang dipublikasikan pada Ramadan 2023 bertujuan untuk meningkatkan transaksi pembayaran zakat melalui QRIS. Konsepnya tak jauh berbeda dengan kontan Tolak Dengan Anggun yaitu menyentuh sisi emosional nasabah yang related dengan kehidupan sehari-hari. Strategi ini diperkuat pula dengan kolaborasi bersama aktris senior Christine Hakim sebagai brand ambassador-nya.

    Dengan konten yang dipublikasikan pada waktu yang tepat, hasilnya pun sesuai dengan harapan. Norisa menyebut, transaksi QRIS BCA meningkat sebesar 210% dibandingkan Ramadan sebelumnya. Kemudian, hal yang di luar dugaan yakni pembayaran zakat melalui QRIS meroket 600% dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya. 

    “Kami sebagai advertiser memang perlu sadar diri bahwa yang dibutuhkan adalah atensi dari masyarakat atau customer. Cara menyampaikan konten harus terus digali sehingga tahu hal yang esensial dari pain point konsumen. Cara menyampaikan sebuah konten itu harus dikemas secara berbeda agar lebih mampu menarik perhatian konsumen,” ujar Norisa.

    Sementara itu, Harold Donnel, 4W Marketing & Business Strategy Director PT Suzuki Indomobil Sales menambahkan, salah satu bentuk kampanye pemasaran yang sebaiknya masuk dalam marketing plan adalah content marketing. Berbeda dengan advertising yang sifatnya hard selling, content marketing lebih soft selling. Tujuannya untuk membangun merek di benak pelanggan secara jangka panjang.

    Harold menyebut, tantangannya saat ini adalah upaya jangka panjang itu mampu mendukung target-target jangka pendek. Kini, perusahaan tidak bisa hanya menciptakan konten yang menarik dan relevan, tetapi juga harus dapat memaksimalkan dampak dari konten tersebut, yaitu penjualan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Semrush pada tahun 2023, ada tiga tantangan utama dalam content marketing.

    Pertama, menarik prospek berkualitas lewat konten dengan presentasi 45%. Kedua, menghasilkan trafik yang cukup sebesar 35%. Ketiga, menghasilkan pengembalian investasi atau return on investment (ROI) dan penjualan melalui konten sebesar 34%.

    Hasil survei ini menunjukkan meskipun banyak jumlahnya, tidak semua konten tersebut mampu menarik perhatian audiens. Untuk mengatasi masalah ini, lead generation menjadi langkah awal yang krusial. Ini merupakan proses untuk menarik perhatian calon pelanggan potensial agar seluruh tahapan customer journey terpenuhi.

    Namun, untuk benar-benar efektif, lead generation harus dilakukan dengan pendekatan yang cerdas dan terintegrasi. Di sinilah, peran penting marketing yang tidak hanya mengedepankan kreativitas, tetapi juga memastikan bahwa konten tersebut mampu mendorong pembelian. Suzuki Indonesia, misalnya, berhasil melakukan strategi pemasaran yang efektif ini.

    Suzuki memulai setiap langkah dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang disusun dengan matang. RKA ini merupakan hasil dari perencanaan strategis bisnis Suzuki di Indonesia, yang mencakup periode sepuluh tahun, lima tahun, tiga tahun, dan satu tahun. 

    “Awareness dan interest menjadi fokus utama kegiatan pemasaran. Suzuki melakukan strategi marketing untuk menarik perhatian audiens dan meningkatkan minat mereka pada produk atau layanan Suzuki. Sebut saja, media sosial, artikel blog, video, dan iklan digital,” kata Harold.

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Scroll to Top