Andalkan Strategi Distribusi Secara Omnichannel

ukms.or.id – Andalkan Strategi Distribusi Secara Omnichannel , Omnichannel marketing menjadi salah satu kekuatan Rejuve dalam mendistribusikan produk-produknya ke konsumen. Integrasi antarkanal menjadi kunci.

TSewu Segar Primatama melalui merak dagang Rejuve merupakan pemimpin sekaligus pelopor produk true cold-pressed juice ultra-premium d Indonesia. Berdin sejak tahun 2014, Rejuve memiliki
mykningin membantu lebih banyak orang untuk hidup lebih bahagia melalui kampanye LiveHappier
Melalui beragam produk makanan dan minuman yang ditawarkan, Rejuve ingin menjadi alamat terbaik bagi masyarakat untuk mengonsumsi buah dan sayur segar yang tinggi serat dan tanpa gula tambahan.

Untuk memudahkan konsumen dalam menemukan produk minuman dan
makanan sehat, Rejuve pun berupaya untuk mendistribusikan produknya secara omnichannel. Sari Sawari selaku Associate Director of Sales & Marketing Rejuve memberikan penjelasannya mengenal strategi distibusi Rejuve


“Sejak awal berdiri hingga tahun 2019, kami masih berfokus pada distribusi offine, namun pada awal tahun 2020 Rejuve mulai gencar berinovasi dan berinvestasi di kanal digital dengan melakukan revamp website yang memiliki kapabilitas e-commerce,” ujar Sar Kemudian, Rejuve juga telah memiliki 90 gerai yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Varian produk Rejuve juga dapat ditemukan di modem trade market.

Andalkan Strategi Distribusi Secara Omnichannel
Andalkan Strategi Distribusi Secara Omnichannel

Selain itu sejumlah produknya juga dijual di vending machine yang berada di 19 titik.
Sari mengakui bahwa proses pendistribusin yang beragam ini bukanlah suatu hal yang mudah bagi Rejuve.

Kendati begitu, Sar menyampaikan bahwa seluruh produk minuman Rejuva telah diproses dan diproduksi secara ultra higienis di Pusat Produksi True Cold-Pressed yang sudah bersertifikasi HACCP Selain itu, Sari menambahkan, prosesnya juga didukung dengan teknologi HPP (High Pressure Processing) yang satu-satunya di Indonesia dan juga end to end cold-chan yang sangat ketat demi menjaga kualitas fresh
products walaupun tanpa pengawet. Teknologi tersebut juga mampu memperpanjang masa simpan produk secara alami tanpa mengubah rasa maupun kualitas produk

Dengan begitu, cita rasa, kasagaran, dan kandungan nutrisi yang terdapat pada produk minumannya akan tetap terjaga dan aman untuk dikonsumsi. Tak heran jika Rejuve dapat menjadi pemimpin dan paloport cold-pressed juice di Indonesia, bahkan telah melakukan ekspansi hingga ke pasar internasional seperti Singapura.


Keseriusannya dalam memberikan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh produknya mendapatkan apresia dari Marketeers. Rejuve berhasil menyabet penghargaan Marketeers Omne Brands of The Year 2023 untuk kategori Distribution Through Omnichannal
“Memastikan avalability dan accessity untuk menjangkau sebanyak mungkin orang- orang yang ingin menjalankan gaya hidup sehat yang berkelanjutan (Sustainable Healthy
Lifestyle) adalah inti dari strategi distribusi kami,” tutur pihak Rejuve


Lebih lanjut, Sari juga menyampaikan bahwa strategi distribusi yang dijalankannya ini tidak hanya memengaruhi revenue dan brand awareness. “Marambah ke kanal digital membuat jangkauan aktivitas marketing Rejuve bisa mencapai audiens yang lebih luas sehingga memudahkan entry to market outlet- outlet baru di luar daerah Jabodetabek,” ujar pihak Rejuve

baca juga


    Untuk ke depannya, Rejuve berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan sebanyak mungkin kanal penjualan baik offline dengan outlet-outlet luar Jabodetabek, metode-metode inovati selain vanding machine, juga kanal penjualan online yang ditujukan untuk mempermudah para customer untuk memperoleh produk Rejuve


    Sejak awal berdiri hingga tahun 2019, kami masih berfokus pada distribusi offline namun pada awal tahun 2020 Rejuve mulai gencar berinovasi dan berinvestasi di kanal digital dengan melakukan revamp website yang memiliki kapabilitas e-commerce

    Sari Siswarni Associate Director of Sales & Marketing Rejuve

    Leave a Reply