Perjalanan 185 Brand Nasional Dan Internasional

Mengenal Panggilin.com , Start Up Baru Untuk Layanan Rumah Tangga 

Bisnis start up saat ini tengah digandrungi wirausahawan. Selain penggunaan internet dan gadget yang sangat tinggi di tanah air, teknologi pun tengah menguasai tren pemenuhan kebutuhan dan gaya hidup. Belum lagi banyaknya tawaran modal untuk start up pemula ataupun yang tengah merintis ide baru di bisnis start up.

Panggilin.com merupakan salah satu start up baru yang tengah menjajal tren teknologi di tengah masyarakat Indonesia. Dirilis pada akhir 2016 kemarin, start up tersebut menawarkan penyediaan jasa untuk layanan kebutuhan rumah tangga. Ialah Fido Tria Brahma, sosok dibalik ide panggilin.com.

Awal Mula Bisnis Start Up Panggilin Di Mulai

Fido menuturkan, ide awal pembuatan start up yang tengah dirintisnya itu bermula dari pengalaman pribadi. Ia mendapati salah satu tetangganya kesulitan saat mencari tukang bangunan. “Akhirnya dapat tapi lokasinya jauh di Cikarang, padahal saya tinggal di Bekasi Timur,” tuturnya

Dari pengalaman tersebut, Fido kemudian mengumpulkan teman-temannya dan menyampaikan sebuah ide untuk membuat start up yang dapat melayani segala hal kebutuhan rumah tangga. Maka dibuatlah aplikasi berbasis lokasi yang melayani paggilan jasa sesuai kebutuhan. Layanan yang dibuat sudah ada tujuh yakni penyedia galon air, pemesanan gas LPG, laundry, service AC, tukang bangunan, barbershop dan pet shop.

Sayangnya, aplikasi buatan Fido tersebut baru beroperasi terbatas yakni di Bekasi Timur, Jawa Barat. Ia mengalami kendala dalam hal survei lokasi, verifikasi data serta mengedukasi masyarakat agar menggunakan aplikasi. Ia pun berharap dan tengah berusaha agar dapat melayani daerah lain di tanah air.

Saat ini, timnya tengah memperluas wilayah agar menjangkau seluruh Bekasi, serta Jakarta dan Depok. Untuk aplikasinya pun ia berencana dapat meluncurkan aplikasi versi penuh dan bukan hanya versi beta pada akhir tahun ini.

Berbekal dan Tantangan Bisnis Dengan Modal Minim

Saat merintis panggilin.com, Fido mengaku tak banyak modal yang dibutuhkan. Ia bahkan mengaku memulai bisnis tanpa modal.

 “Modal tak selalu berupa uang, tapi juga server ataupun domain,” tuturnya.

Membangun start up memang memungkinkan pelaku usaha untuk memulai bisnis tanpa modal. Justru saat ini banyak investor yang melirik mendanai start up karena bisnis tersebut tengah masif dan menjadi tren masyarakat. Pun dengan panggilin.com, Fido mengaku ada tiga investor yang tertarik dengan ide start up-nya.

“Ada tiga investor yang tertarik menjalin kerja sama. Sayangnya belum ada yang sesuai dengan kriteria kami. Kami mencari yang sesuai,” ujar Fido.

Karena masih terbilang baru, Fido dan rekannya belum mengambil keuntungan dari panggilin.com. Saat ini ia baru menyebarkan seluas-luasnya tentang jasa layanan tersebut. Ia pun belum memasang tarif untuk jasa yang diberikan. “Saat ini baik pengguna dan penyedia jasa tidak dikenakan biaya untuk bergabung dan menggunakan layanan,” tuturnya.

Ke depan, ia berencana menerapkan sistem deposit bagi mitra yang bekerja sama dengan minimal nominal Rp 20 ribu. Tarif 10 persen akan diambil dari deposit tersebut. Namun karena sasarannya adalah menengah ke bawah, ia pun berusaha keras agar dapat menjalin kerja sama dengan mitra yang memberikan harga murah. “Kami juga akan menjalin kerja sama dengan tempat makan kaki lima yang menyediakan menu makanan berharga murah.”

Lulusan Program Pemerintah Ini Bertekad Memulai Bisnis

Semangat akan prospek ke depan panggilin.com dirasakan Fido karena idenya ini menjadi bagian dari program pemerintah.  Panggilin.com menjadi salah satu produk lulusan seribu start up yang digalakkan pemerintah. “Kami ini dari 1.000 startup yang sejalan dengan program pemerintah,” tuturnya.

Hingga menjadi salah satu lulusan program pemerintah, Fido melakukan usaha yang tak mudah. Saat mendaftar ajang tersebut, ia tak bisa lanjut ke tahap berikutnya karena tak memiliki tim.

Untungnya ia bertemu dengan Fajar Nugroho yang kini menjadi CTO panggilin.com. “Dulu dia bernasib sama dengan saya, dan akhirnya kami ngobrol tentang ide saya, dia minat dan kami mulai membangun bersama,” kisahnya.

Sebagai pilihan program start up pemerintah, Fido memiliki kekuatan untuk terus membangun panggilin.com. Ia menggunakan kekuatan tersebut untuk melakukan promosi dan mengedukasi masyarakat tentang start up tersebut. Meski ia mengaku berjalan lambat, namun ia terus mengembangkan panggilin.com agar dapat memudahkan masyarakat terutama kelas menengah ke bawah.

Product Kecantikan Herbal Bali Tangi Merambah Korea dan Kanada

Tidak ada kata terlambat untuk Anda untuk bangun satu usaha. Seandainya ada kemauan serta usaha keras, usaha itu dapat di bangun sampai tumbuh serta berkembang jadi tidak kecil.

Tersebut yang dihadapi oleh Yuliani Djajanegara (66). Yuliani menunjukkan kepiawaiannya dalam berwiraswasta dapat jadi satu diantara entrepreneur berhasil serta populer di usaha spa serta kecantikan herbal di Indonesia melalui bendera Bali Tangi.

Berbarengan sang suami I Wayan Sukhana, Yuliani mulai berani menapaki usaha ini mulai sejak th. 2000. Sebelumnya melakukan usaha ini, Sukhana-Yuliani hanya penjual cenderamata khas Bali. Tetapi usaha itu pada akhirnya berkamuflase jadi usaha kecantikan herbal sesudah bom mengguncang Bali di th. 2000.

“Mengajak orang-orang untuk kembali pada alam, memakai alam dengan cara bijaksana serasi, hingga alam jadi lestari, dapat kita wariskan pada anak cucu lalu, ” catat yang memiliki Bali Tangi, Yuliani Djajanegara.

Tak diduga, keberanian Sukhana-Yuliani tekuni usaha kecantikan herbal malah berbuah manis. Bahkan juga di th. 2007, Bali Tangi berhasil buka satu spa untuk menjawab semakin banyak keinginan beberapa pelanggan. Disini tehnik massage Bali kuno di ambil sebagai akar pengembangan tehnik tradisional Jepun Tantra Massage, yang menggabungkan pijat titik cakra serta pelemasan yoga, sembari tetaplah selalu memprioritaskan pemakaian product alami yang sudah mengharumkan nama Bali Tangi.

Saat ini Bali Tangi betul-betul jadi satu diantara pemain tidak kecil di usaha spa serta kecantikan herbal di Indonesia, terlebih di Bali.

“Namanya Bali Tangi, ini yaitu traditional alami holistic atau berbahan herbal, rempah-rempah serta tanaman-tanaman. Sebenarnya Bali Tangi ini pengembangan boreh. Nah di Bali itu kan ada ciri khas yang dipunyai yakni boreh atau umum kita kenal dengan lulur, ” ungkap Yuliani pada indotrading. com, Kamis (1/9/2016).

Menurut Yuliani, melakukan usaha spa serta kecantikan herbal dinilai begitu untungkan, terlebih usaha ini di Indonesia tengah berkembang. Sedang pelaku usaha yang tekuni usaha ini termasuk masihlah sedikit.

“Sudah sekitaran 16 tahunan saya menggerakkan usaha ini, ” tuturnya.

Beragam type product herbal sudah sukses ia buat. Keseluruhan ada 71 type product Bali Tangi seperti scrub, masker, sabun, massage oil, aromaterapi, body milk. Dari usaha ini, Yuliani dapat mempunyai 2 unit show room yang ada di lokasi Kuta serta Denpasar. Bukan sekedar itu, ia juga sudah mempunyai 1 unit factory yang ada di Denpasar, Bali.

“Dari awal usaha ini didirikan kita menginginkan lakukan usaha yang legal, menginginkan jujur, ” katanya.

Banting Setir Dari Jualan Cenderamata ke Usaha Kecantikan Herbal

Yuliani memanglah saat ini berhasil tekuni usaha di bagian spa serta kecantikan herbal. Tetapi siapa kira, sebelumnya berhasil di usaha ini, Yuliani serta sang suami I Wayan Sukhana awalannya hanya penjual cenderamata.

Tekuni profesi sebagai penjual cenderamata karena sebab kesempatan pasar yang cukup tidak kecil di Bali. Cenderamata yang di jualnya unik yakni memiliki bahan basic tumbuh-tumbuhan kering, memiliki nuansa alami, tanpa ada penambahan pewarna sekalipun.

Product Kecantikan Herbal Bali Tangi Merambah Korea dan Kanada

Ia menceritakan semuanya bahan baku itu di cari sendiri oleh ia serta sang suami, Sukhana. Mereka berdua umumnya mengambil bunga, daun serta ranting pohon kering yang didapati di selama jalan. Hasil perburuan itu lantas diterapkan pada beberapa barang kerajinan yang dibeli segera dari beberapa pengrajin. Setelah itu product souvenir buatan mereka di pasarkan melalui kios tidak besar yang mereka sewa.

“Awalnya saya mungut-mungut bahan bahan alam atau bahan baku limbah selalu dirangkai, ” kenangnya.

Di toko tidak besar itu, Sukhana-lah yang aktif bertugas pasarkan. Ia rajin menawari product kerajinan bikinannya pada wisatawan serta beberapa rekannya yang bekerja di bagian pariwisata.

Singkat narasi, saat mereka berdua asik memperoleh keuntungan dari jualan cenderamata, mendadak bom mengguncang Bali di th. 2000. Kurun waktu singkat usaha yang ditelateni mulai sejak th. 1998 itu babak belur.

Mneurut Yuliani, akibat bom itu perekonomian Bali lesu. Hal semacam ini dikarenakan banyak negara yang keluarkan ketentuan travel warning ke Bali.

“Selain itu perjuangan saya dalam membangun usaha ini cukup berat waktu bom bali pada th. 2000, itu berimbas tidak kecil pada perusahaan-prusahaan tidak kecil serta tidak besar termsauk perusahaan saya, ” tutur bekas direktur satu diantara tempat tinggal sakit swasta di Bali ini.

Sesudah bencana bom itu, ia lalu tidak mudah putus harapan. Ia lalu mengawali kembali usaha berjualan cenderamata.

Pada saat yang sama Yuliani ditawari usaha lain. Ia disuruh bikin ramuan lulur untuk keperluan spa yang baru di buka oleh seseorang rekannya. Tak memikirkan panjang, ia lalu segera mengiyakan.

“Tapi saya selalu bangkit lagi, kita memanglah shok pada saat itu. Namun kita menginginkan tetaplah berjalan hidup serta tidak ingin terpuruk dalam kesulitan, ” tuturnya.

Product Kecantikan Herbal Bali Tangi Merambah Korea dan Kanada Tak susah untuk Yuliani penuhi keinginan rekannya itu. Kebetulan, waktu masihlah remaja ia telah punya kebiasaan menggunakan boreh (atau lulur dalam bhs Bali). Yuliani juga mempunyai resep bagaimana bikin ramuan lulur tradisional.

“Sebetulnya Bali Tangi ini pengembangan boreh. Nah di Bali itu kan ada ciri khas yang dipunyai yakni boreh atau umum kita kenal dengan lulur. Ada beberapa macam boreh, seperti boreh wangi, boreh hangat serta boreh dingin, ” sebutnya.

Dapat ditebak, hasil lulur buatan Yuliani cukup memuaskan pengunjung spa punya rekannya itu. Sesudah memperoleh keyakinan bikin lulur, semangat Yuliani untuk pelajari usaha dunia herbal semakin terbuka.

Ia lihat pasar lulur, scrub serta aromaterapi lebih menjanjikan lantaran digunakan dengan cara teratur. Tersebut penyebabnya, Sukhana-Yuliani setuju untuk menghasilkan lulur serta product spa yang lain di sela-sela usaha souvenir dari tanaman kering.

“Banyak ya macam-macamnya. Yang telah dinotifikasi itu ada 71 jenis. Salah satunya ada scrub, masker, sabun-sabun dengan pemasakan yang berulang hingga aman untuk kulit, massage oil, aromaterapi, body milk. Terkecuali untuk keperluan spa juga kita jual product aksesori spa, ” tuturnya.

Ikhlas Jual Tempat tinggal Untuk Kembangkan Bisnis

Sukhana-Yuliani setuju memberi brand Bali Tangi. Nama itu sesuai sama nama usaha yakni UD Bali Tangi yang mereka telah buat di th. 1998 waktu mengawali usaha jualan cenderamata.

Ke-2 pasangan itu juga mulai aktif ikuti pameran product kecantikan untuk mempromosikan product bikinannya. Pameran perdana yang diikuti yaitu Pesta Kesenian Bali 2001 yang teratur di gelar Pemda Bali sepanjang satu bulan penuh di Art Centre Denpasar.

“Tapi itu dari pertama kita ini bingung juga. Lantaran pemerintah selalu jelas belum siap terima beberapa produk herbal, beberapa produk yang akhirnya dari bumi kita, ” keluhnya.

Di pameran itu, customer mulai tertarik beli serta pesan product Bali Tangi. Jumlahnya cukup banyak diluar perkiraan Sukhana-Yuliani.

Lantaran order yang selalu bertambah, Sukhana-Yuliani terasa memerlukan ruang toko yang ukurannya lebih tidak kecil. Sayangnya ketika itu, ke-2 pasangan itu tak mempunyai cukup modal. Alhasil langkah singkat yang dapat dikerjakan yaitu jual tempat tinggal hanya satu di Lombok.

 

Hasil penjualan tempat tinggal itu digunakan sebagai modal untuk mengontrak tempat tinggal seluas 300 mtr. persegi serta beli bahan baku. Tempat tinggal kontrakan ini digunakan sebagai tempat kerja merangkap toko, sedang mesin pengolah seperti oven serta mesin giling baru dibeli th. 2003.

Bukan sekedar itu, walau telah dibantu seseorang kerabatnya, Sukhana-Yuliani masihlah saja kesusahan penuhi pesanan yang mulai menumpuk. Sukhana pada akhirnya turun tangan. Ia bukan sekedar bertugas pasarkan product namun juga turut memproses bahan pembuatan lulur, jadi sopir waktu berbelanja bahan baku, mencari tanaman liar, mengemas, sampai kirim ke customer. Bahkan juga seringkali waktu ada tamu yang menginginkan diperagakan langkah penggunaan product, ia ikhlas mempraktikkan.

“Tetapi saat ini toko kita mempunyai dua store plus spa serta tempat makan sehat itu dioperasikan di Denpasar. Karyawan yang menolong di Bali Tangi juga sekarang ini ada sejumlah 54 orang, ” tukasnya.

Menawarkan Product Kecantikan Memiliki bahan Basic Herbal

Tak gampang untuk Bali Tangi memperoleh tempat spesial di hati orang-orang. Sang yang memiliki, Yuliani Djajanegara mengungkap product kecantikan yang di jual di buat dari beberapa bahan alami. Ia menanggung tak ada unsur bahan kimia pada product kecantikan yang di jual oleh Bali Tangi.

“Dari beragam jenis, ada dari akar-akaran, tumbuh-tubuhan, buah-buahan, ada pula green tea. Ada minyak biji matahari, minyak kelapa pokoknya dari hal apa pun dapat kita buat yang tentu bahan alami. Bila untuk aksesori kita buat berbahan limbah alam, ” katanya.

Lantaran memiliki bahan basic herbal serta tak memiliki kandungan bahan kimia, harga jual product Bali Tangi di bandrol cukup mahal yakni sekitar pada Rp 5-125 ribu. Harga ini diklaim Yuliani lebih mahal dari product semacam buatan perusahaan lain.

“Macam-macam (harga nya), bila untuk aksesori kan lantaran terbuat dari limbah misalnya aromaterapi harga nya lumayan murah. Paling Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Bila untuk scrub per seratus gr harga nya Rp 35 ribu itu dapat tiga kali gunakan. Bila per kg lebih murah lagi, ” sebutnya.

Menurut Yuliani, mahalnya harga product Bali Tangi disertai dengan kwalitas product yang baik. Customer juga tak perlu cemas lantaran product Bali Tangi sudah memperoleh sertifikasi layak mengkonsumsi oleh Tubuh Pengawasan Obat serta Makanan (BPOM).

“Saya alami tak memiliki kandungan bahan kimia sedikitpun. Packing brand kita juga alami lantaran terbuat dari limbah dari kulit pisang misalnya. Berbentuk packing-an semuanya manual bukanlah pabrikan, ” tekannya.

Tiap-tiap bln., Yuliani dapat memperoleh omzet sampai beberapa ratus juta rupiah. Omzet itu dipercaya akan selalu alami penambahan lantaran besarnya keinginan pasar didalam serta luar negeri.

“Kalau untuk fixed (keseluruhan) semuanya product, omzet yang didapat sekitaran beberapa ratus juta ke atas sih, ” katanya.

Digunakan Spa Lokal serta Disukai Sampai ke Mancanegara

Usaha Bali Tangi semakin moncer serta selalu berkembang. Dengan mengusung rencana back to nature serta pemakaian beberapa bahan alami, product Bali Tangi semakin disukai sampai mancanegara.

“Disebut eksportir sih belum ya. Hanya memanglah customer kita banyak dari luar negeri. Awalannya mereka berlibur ke Bali sesudah tahu product Bali Tangi mereka tertarik. Sesudah mereka pulang (kembali pada negara asal) mereka pesan lagi ke kita. Mereka datang dari Jepang, Korea, Maladewa, Australia, Rusia serta Kanada, ” sebutnya.
Bukan sekedar itu, banyak spa di beberapa kota tidak kecil di Indonesia memakai product Bali Tangi. Terkecuali spa lokal, banyak spa diluar negeri yang ikutan juga pesan product kecantikan herbal Bali Tangi.

“Kita suplay nyaris ke semua spa di Indonesia. Bahkan juga kita juga suplay ke spa di Australia serta Maladewa, ” imbuhnya.

Terkecuali scrub, masker, sabun, massage oil, aromaterapi, body milk, product Bali Tangi yang banyak dipesan yaitu esential oil gaharu, lemon fresh serta minyak nilam. Ketiga product itu di jual cukup mahal, semasing seharga Rp 2 juta per kg.

Disamping itu, untuk menggenjot penjualan serta memperlebar sayap penjualannya baik didalam ataupun luar negeri, Yuliani saat ini mulai aktif berjualan di sosial media. Langkah tersebut ampuh untuk temukan calon konsumen mungkin product Bali Tangi.

“Mengikuti perubahan jaman yakni dengan memakai sosial media serta bekerja bersama dengan on-line shop. Diluar itu kita juga buka beberapa toko, ” tutupnya. Product Kecantikan Herbal Bali Tangi Merambah Korea dan Kanada

Brand Bisnis Indonesia Yang Unik Dan Sukses

Waktu kita pergi ke Mall atau ke tempat berbelanja lain, kita bakal lihat banyak product yang di jual dengan beberapa merk populer. Nah, di antara beberapa ribu merk yang ada disana, kita mungkin saja kerap tertipu dengan sangkaan kita sendiri bila merk yang kita saksikan yaitu merk luar negeri.

Mengingat nama serta kwalitas dan popularitas yang dipunyai merk itu memanglah bukan mustahil kita lalu menduga kalau merk itu yaitu produksi negara lain. Namun bila kita ingin menelusuri lebih dalam sesungguhnya banyak merk yang kita sangka buatan luar negeri itu sesungguhnya yaitu #brand lokal, buatan anak Indonesia.

Serta di bawah ini yaitu sebagian merk asli Indonesia yang kerapkali disangka merk luar negeri,

1. Brand Polygon

Polygon-Merek-Asli-IndonesiaMerek asli Indonesia pertama yang kerapkali disangka orang buatan luar negeri yaitu Polygon. Merk sepeda yang satu ini memanglah sangatlah popular sebagai satu diantara merk sepeda paling baik di kelasnya. Kwalitas sepeda Polygon yang mumpuni berikut yang lalu bikin merk ini begitu kuat serta begitu disukai beberapa orang. Beberapa penggemar sepeda dari mulai type sepeda gunung, BMX, sepeda mini serta sepeda lipat memanglah akan tidak dapat melupakan nama Polygon sebagai satu diantara rujukan paling utama pembelian sepeda.

Dari kepopuleran, kwalitas, serta mahalnya harga sepeda Polygon ini lalu banyak yang berasumsi kalau merk ini yaitu dari luar negeri. Walau sebenarnya sepeda yang harga nya dapat meraih Rp 10 juta ini yaitu merk asli Indonesia serta pabriknya ada di daerah Sidaorjo, Jawa Timur.

2. Brand Lea

Lea-Brand-IndonesiaBerikutnya, merk asli Indonesia yang kerap disangka orang sebagai product luar negeri yaitu Lea. Lea sendiri yaitu brand untuk product fashion memiliki bahan jeans. Lantaran mutunya yang memanglah berniat di buat dengan standard Amerika Serikat, jadi lalu beberapa orang yang menduga product Lea yaitu buatan negeri Paman Sam.

Belum lagi bila kita menilik iklan Lea di monitor kaca yang beberapa jenisnya datang dari luar negeri, jadi makin kuatlah sangkaan itu. Namun sesudah diselidiki, nyatanya sesungguhnya Lea yaitu produksi dalam negeri, tepatnya di daerah Tangerang, Banten.

3. Brand Eiger

Eiger-Brand-IndonesiaBagi Anda beberapa penggemar alam tentu Anda akan tidak asing dengan brand yang satu ini yakni Eiger. Beberapa produk Eiger kerapkali jadi pilihan pertama saat beberapa penggemar alam menginginkan beli peralatan untuk aktivitas mereka. Tidak cuma penggemar alam, product Eiger juga sesungguhnya begitu popular di kelompok masyarakan pemula.

Brand Bisnis Indonesia Yang Unik Dan Sukses Dengan mengambil nama gunung di negara Jerman serta mematok produknya dengan harga yang termasuk tinggi, jadi lalu beberapa orang menduga Eiger yaitu buatan luar negeri. Walau sebenarnya merk ciptaan Rony Lukito ini di produksi di kota Bandung, Jawa Barat.

4. Brand Tomkins

Tomkins-Brand-IndonesiaDengan kwalitas yang baik serta harga yang tinggi, merk sepatu Tomkins juga kerapkali disangka orang sebagai product luar negeri. Walau sebenarnya sepatu yang ada untuk beragam kelompok ini yaitu produksi PT Primarindo Asia Infrastructure yang pabriknya berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Design yang unik serta kwalitas sepatu Tomkins yang memanglah kuat jadi argumen kenapa brand ini mempunyai market share yg tidak pernah habis. Brand Tomkins kerap kita jumpai di pusat perbelanjaan serta pameran-pameran di moment spesifik.

5. J-Co Donuts

J-Co-Donuts-Brand-IndonesiaSelanjutnya, merk asli Indonesia yang kerapkali disangka orang buatan luar negeri yaitu J-Co Donuts. Untuk Anda yang kerap ke mall pasti tak asing dengan merk yang satu ini. Brand yang mendatangkan product kuliner donut ini memanglah mempunyai kesan elegan lantaran rasa-rasanya yang lezat.

Product yang exclusive serta kehadiran outlet didalam mall makin memperkuat sangkaan J-Co sebagai product buatan luar negeri. Walau sebenarnya bila kita susuri jadi bakal di ketahui kalau J-Co Donuts ini yaitu kreasi entrepreneur asal Indonesia yakni Johnny Andrean yang juga berhasil dengan usaha salon.

6. Hoka-Hoka Bento

Hoka-Hoka-Bento-Brand-IndonesiaTerakhir, merk asli Indonesia yang kerapkali disangka orang buatan luar negeri yaitu Hoka-Hoka Bento. Sama dengan J-Co Donuts, #bisnis kuliner ini dapat buka outletnya di Mall. Nah, dengan keberadaannya di mall serta sajian makanannya khas Jepang yang berkwalitas, jadi orang lalu kerap berasumsi kalau Hoka-Hoka Bento yaitu merk luar negeri asal negeri Sakura.

Tetapi sebenarnya merk ini yaitu merk lokal yang didirikan serta dikelola oleh PT Eka Bogainti. Outlet pertama Hoka-Hoka Bento sendiri di ketahui pertama kalinya ada di daerah Kebun Kacang, Jakarta.

Diatas tadi yaitu 6 brand product asli Indonesia yang kerap disangka merk luar negeri. Sesungguhnya masihlah terdapat beberapa brand lokal yang dikira sebagai brand luar, tetapi diatas tadi yaitu brand yang saya anggap paling menonjol. Brand Bisnis Indonesia Yang Unik Dan Sukses

Case Study Cara Elevenia Rebut Hati Konsumen dan Seller Online – Elevenia menjadi salah satu top marketplace yang laris manis di Indonesia. Di tengah persaingan ketat e-commerce, Elevenia memiliki cara tersendiri untuk memikat para pembeli dan penjual di situsnya.

Jumlah transaksi online masyarakat Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya. Bukan hanya jumlah pembeli online yang meningkat, namun juga penjual online. Hal ini selaras dengan munculnya begitu banyak marketplace yang hampir semuanya bersifat terbuka.

MarketPlace Joint Venture  Indonesia Asal Korea

Salah satu marketplace yang patut diperhitungkan ialah Elevenia. Nama tersebut tentu tak asing lagi karena begitu banyak media yang mengiklankannya. Bahkan iklan televisi pun turut andil dalam membesarkan brand khas angka 11 tersebut. Meski terbilang baru, Elevenia mampu bersaing dengan peretel online lain yang telah lebih dahulu berdiri dan lebih besar.

Sejak berdiri tahun 2014, Elevenia terus mengalami peningkatan, baik dalam jumlah pendapatan, jumlah seller maupun pengguna yang terdaftar. Dalam setahun sejak dirilisnya, open marketplace tersebut bahkan telah memiliki 23 ribu seller, 1 juta pengguna dan menawarkan lebih dari 2 juta produk. Dengannya, Elevania pun berhasil meraup 1 triliun sebelum usianya 2 tahun. Angka tersebut pun terus meningkat setiap tahunnya hingga kini.

Untuk bertahan di tengah persaingan marketplace, Elevenia memiliki banyak cara yang tak sederhana. Sederet strategi dilakukan Elevenia untuk tampil beda dan memiliki khas dibanding pesaingnya. Dari penambahan produk asing, pelatihan seller hingga diskon rutin pelanggan menjadi cara Elevenia untuk merebut hati masyarakat.

Salah satu keunggulan Elevenia yakni membuka peluang bagi seller asing. Sedikitnya ada 800 seller luar negeri yang telah terdaftar dan siap menjual produk-produk mereka ke Indonesia. Para seller tersebut berasal dari Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, Jepang, bahkan Amerika Serikat.

Seller Korea Selatan merupakan yang terbanyak di antara mereka. Mengingat Elevania merupakan hasil kerja sama XL Axiata dengan perusahaan besar asal Korsel, SK Planet yang bukan lain adalah anak perusahaan operator terbesar negeri ginseng, SK Telecom.

Menurut General Manager Global and Service Elevenia, Seo Jongyun, dibukanya jaringan seller luar negeri dapat memberikan fasilitas kepada pelanggan untuk mendapatkan barang-barang luar negeri dengan aman dan mudah. Pasalnya, barang-barang tersebut dapat dibeli customer Elevenia sebagaimana belanja pada seller lokal.

“Yang membedakan hanyalah proses pengirimannya yang lebih lama dibanding dengan seller dalam negeri,” ujarnya dilansir laman marketeers.

Adanya seller dari luar negeri tentu menarik minat para konsumen, terutama para pengguna Elevenia. Inilah salah satu cara industri belanja daring tersebut merebut hati para pelanggan. Barang-barang impor tentu menjadi daya tarik yang tak terkira. Apalagi dengan adanya demam Korea yang tengah mewabah negeri ini.

11 Angka Sakti Elevenia

Selain itu, Elevenia pula terkenal dengan promo setiap tanggal 11 sebagaimana namanya yang mengambil angka eleven sebagai brand. Elevenia Day demikian nama promo khusus tersebut. Dengan memberi diskon 11 persen, Elevenia Day menjadi daya tarik tersendiri bagi para member.

Selain memuaskan pembeli dan pelanggan, Elevenia pula memberikan fasilitas bagi para seller. Tak heran jika kemudian banyak penjual online yang mendaftarkan barang dagangan mereka di marketplace tersebut.

Dalam hal penjeputan barang, misalnya. Elevenia bekerja sama dengan JNE untuk fasilitas pick-up. Dengannya, para seller hanya menunggu kurir mengambil barang yang dipesan pembeli. Semua ongkos pick-up ini pula ditanggung oleh Elevenia. Layanan ini merupakan fasilitas baru Elevenia kepada para seller sejak adanya peningkatan penjualan di bulan Ramadhan.

Sebuah pelatihan juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan seller berjualan online. Pelatihan tersebut berupa training ataupun seminar. Bahkan ada pula online training yang diadakan dua sesi selama Senin hingga Jum’at. Jika seller bingung mengembangkan bisnis, Elevenia memberikan One Stop Service, yakni tim Elevenia datang langsung ke tempat seller untuk memberikan konsultasi hingga foto produk.

Banyak layanan yang dapat diterima seller Elevenia. Usaha mereka mendapat dukungan langsung, terutama melalui seller zone. Selain berupa online, seller zone secara fisik pun disediakan di tiga lokasi di mana menjadi pusat pedagang di ibu kota, yakni Mangga Dua, Tanah Abang dan Plasa 89.

Meski demikian, pastilah ada kekurangan dalam pelayanan sebaik apapun pelayanan tersebut. Beberapa seller mengeluh kesulitan yang diungkapkan di dalam forum seller. Namun karena itulah terdapat sebuah forum sebagai wadah untuk mengkritik ataupun menanyakan permasalahan di situs peretel online tersebut.

Inovasi Mokado Terbaru dari Elevenia.co.id

Bisnis selalu membutuhkan inovasi agar terus berkembang. Itu pula yang dilakukan Elevenia. Kepada semua membernya, Elevenia menawarkan begitu banyak promo menggiurkan. Salah satu yang sangat unik yakni Mokado atau Mobile Kado. Pelayanan ini merupakan ajang mengirimkan kado berupa voucher, baik makanan, tiket liburan hingga spa. Voucher digital tersebut merupakan inovasi unggulan Elevenia yang tak pernah ditawarkan marketplace manapun sebelumnya.

Cara menggunakan layanan Mokado cukup mudah. Member dapat memberikan voucher kepada siapa saja yang mereka inginkan. Nantinya si penerima kado akan menerima link Mokado, baik dari email maupun sms untuk kemudian direndeem langsung di merchant-merchant yang tersedia.

Cukup banyak merek yang bekerjasama, terutama untuk voucher makanan cepat saji. Harganya pula menggiurkan dengan pemberian diskon dari Elevenia. Layanan Mokado ini pun dapat dinikmati semua ember Elevenia atau yang disebut dengan Elevenian.

Gandeng Raisa Sebagai Brand Ambassador

Menargetkan konsumen dari kalangan kaum muda rupanya menjadi fokus Elevenia. Nampak dari direkrutnya penyanyi Raisa Andriana sebagai brand Ambassador sejak tahun 2016 lalu. Segala iklan, dari web banner hingga TV Commercial, Elevenia selalu diwakili dengan wajah cantik dan semangat muda sang penyanyi.

Menurut General Manager Partnership and Promotion Elevenia, Anggita Vela Lydia, Raisa dipilih sebagai brand Ambassador karena mampu mewakili semangat Elevenia dalam memberikan pelayanan terbaik. “Raisa adalah solois muda penuh talenta yang konsisten dan sepenuh hati menapaki karirnya. Hal ini sejalan dengan elevenia yang juga senantiasa konsisten dan sepenuh hati memberikan pengalaman belanja online terbaik bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya dikutip dari marketing.co.id.

Senada, CEO Elevenia, James Lee pun mengungkapkan bahwa dengan adanya brand Ambassador, Elevenia akan makin agresif dalam memasarkan e-commerce. Raisa pun dipilih karena ia yakin penyanyi Jazz tersebut mampu mengajak masyarakat untuk berbelanja online. “Raisa dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk mencoba berbelanja online, terutama di Elevenia, secara aman dan nyaman,” kata Lee, dilansir situs web marketing.

Banjir Diskon di Momen Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan momen meraup keuntungan besar bagi marketplace, termasuk Elevenia. Di bulan Ramadhan tahun ini, Elevenia pun menarik customer dengan begitu banyak promosi, dari diskon besar-besaran, pengumpulan poin hingga acara ngabuburit bersama.

Beberapa promo Elevenia di bulan Ramadhan 2017 yakni belanja aneka buka puasa dengan hemat 50 persen, voucher diskon hingga 1 juta, gratis ongkos kirim, berbelanja sekaligus bersedekah, ngabuburit dengan mengikuti beauty class gratis, hingga kontes All About Women yang berhadiah 11 juta poin untuk 11 pemenang.

Saking banyaknya promo yang ditawarkan, para customer mungkin akan terlewat kesempatan emas berbelanja murah. Namun jangan khawatir, blog dan media sosial Elevenia selalu mengabarkan promosi tersebut setiap saat. Melalui akun twitter misalnya, beberapa promosi dikabarkan Elevenia kepada para follower.

Berikut beberapa ciutan Elevenia  terbaru di Bulan Ramadhan ini, “Tunggu tanggal 11 dan nikmati triple diskon hingga 25% di #eleveniaDay!”, “Banyak voucher diskon yang bikin Ramadanmu makin seru #barengelevenia, lho. Download sekarang!” dan lain sebagainya.

Begitu banyak cara marketing Elevenia untuk menarik minat masyarakat. Dengannya para pembeli dan penjual online pun tertarik dan selalu setia dengan marketplace satu ini. Meski persaingan ketat, Elevenia termasuk salah satu marketplace populer di Indonesia.

 

Popeye Click, Bisnis ‘Hanya’ Modal Bayam

Saya hanya memilih bayam dan mengimajinasikan bayam tidak sekedar tanaman biasa yang keberadaannya mulai tergeser oleh aneka tanaman lainnya. Padahal nilai gizi bayam sangat tinggi. Saya pun mengimajinasikan; bagaimana kalau orang makan bayam atau tepatnya anak muda makan bayam itu keren

Kota berhawa sejuk seperti Bandung sangat cocok berbisnis agrobis atau segala hal yang berhubungan dengan tanam-menanam. Apalagi sebagian besar wilayah Bandung terletak di dataran agak tinggi sehingga curah hujan dan hembusan angin sesuai untuk tumbuh-kembang tanaman.

Banyak kota-kota besar di Indonesia –tak terkecuali Pulau Jawa—yang memiliki posisi geografis demikian. Sebut saja, Malang, Salatiga, Pubalingga, dan area sekitar Bandung sendiri. Kali ini kita akan menemui sosok pebisnis sukses di bidang agrobisnis.

Soal menanam siapapun bisa melakukannya. Tertapi yang ditanam lelaki satu ini berbeda dan proses menuju kesuseksannya yang menarik. Jauh-jauh di ke daerah Pujon, wilayah Kabupaten Malang, saya menemui lelaki muda yang enerjik ini. Dia bernama Oktavian Santoso, owner Popeye Click.

Cukup aneh kan nama gerai bisnisnya? Memang seaneh cara Viant –begitu panggilan akrabnya—menjalani bisnisnya.

Di sebuah kedai lesehan di kawasan puncak Pujon, saya menemui Viant. Menurut informasi kawasan ini terletak lebih dari 800 meter di atas permukaan laut. Jadi hawa sejuk terus berhembus sepanjang hari.

Viant telah menunggu kedatangan saya. Setelah berkenalan sejenak dan memesan makanan, saya dan Viant mulai membincang konsep bisnisnya.

“Popeye Click ini menarik dan bisa dilakukan siapa saja, terutama anak muda yang kreatif dan selalu ingin mencoba hal berbeda,” kata saya seolah menyimpulkan keterangan awal Viant.

“Betul. Siapapun bisa melakukan apa yang saya lakukan asalkan ada ketekunan dan imajinasi untuk maju,” lanjut Viant.

“Imajinasi untuk maju? Ini yang jarang dimiliki anak-anak muda hari ini. Semacam visi begitu?” tanya saya.

“Lebih dalam dari visi. Tidak semua orang, maaf, memiliki visi. Mereka membiarkan hidupnya lurus saja tanpa tantangan. Tetapi kalau imajinasi, semua orang memiliki. Tinggal persoalannya mampukah kita membangun imajinasi kita secara konstruktif,” kata Viant lagi.

Tentu saja, saya semakin tertarik dengan gagasan lelaki berperawakan kecil ini.

“Popeye Click, Anda kembangkan dengan imajinasi yang tidak biasa itu?” celetuk saya sangat penasaran. Sejenak Viant tersenyum.

“Tepat. Saya hanya memilih bayam dan mengimajinasikan bayam tidak sekedar tanaman biasa yang keberadaannya mulai tergeser oleh aneka tanaman lainnya. Padahal nilai gizi bayam sangat tinggi. Saya pun mengimajinasikan; bagaimana kalau orang makan bayam atau tepatnya anak muda makan bayam itu keren,” kata Viant bersemangat.

“Sebuah produk mampu membuat keren customer-nya?” simpul saya.

“Itu kata kunci penting dan yang coba saya lakukan. Tidak perlu modal besar, kita hanya membutuhkan imajinasi dan langkah nyata mewujudkannya. Tentu semua harus dia atas rel keyakinan dan ketekunan,” seru Viant lagi.

Angin dingin kota Pujon terasa menyapu kulit. Perbincangan pun semakin asyik. Apalagi cappucino hangat telah tersaji. Viant membetulkan posisi duduknya. Sementara saya terbius konsep bisnis ‘sepele’-nya yang langka.

“Di sini banyak tanaman bayam dan menanam bayam itu sangat mudah. Tetapi menjadikan bayam menjadi aneka menu itu juga sangat gampang. Ada keripik bayam, jus bayam, salad bayam, bahkan pizza bayam. Nanti saya ajak keliling foodcorner saya yang seluruhnya terbuat dari bahan dasar bayam. Ternyata, orang tidak menyangka jika apa yang mereka makan sebenarnya asli berbahan bayam,” jelas Viant.

“Bagaimana Anda memasarkannya?”

“Logika bisnisnya begini, atau semacam alur bisnisnya; bahan dasar – olah inovatif – branding – maintenace customer – ‘jadilah’…..,” tegas Viant dengan serius.

“Hasilnya Popeye Click jadi gerai bayam sukses di Jawa Timur?”

Viant hanya tersenyum.

“Sebenarnya, bisa disederhanakan begini. Jika kita melihat dan mengolah bayam atau bahan apapun, jangan pernah berpikir hasilnya akan biasa. Imajinasikan, hasilnya harus luar biasa. Karena itu, bayam menjadi aneka menu keren yang tersaji di Popeye Click,” tambahnya.

Oktavian Santoso, sosok pemuda yang progresif. Konsep bisnisnya tidak biasa dan semangatnya pantang menyerah. Popeye Click adalah foodcenter yang seluruhnya berbahan dasar bayam tetapi karena imajinasi dan ketegasan dalam mem-branding produk serta maintenance custoner yang dilakuakn secara berkesinambungan membuat olahan bayamnya laris manis.

Okey…Amati tanaman ‘sepele’ di sekitar Anda, mungkin bisa jadi inspirasi bisnis seperti dilakukan owner Popeye Click ini.**

 

Bisnis Design Furniture Hasil Ukm Surabaya

Kreativitas yang dimiliki Deddi Duto Hartanto tak terbatas. Furnitur yang dia desain tampak tak biasa dan seperti main-main. Tapi jangan salah, main-main desain ala Deddi ini juga menomorsatukan kenyamanan. Apa saja produknya?

Produk Maindesign memiliki desain menarik dan tak biasa. Pantas saja, semakin banyak orang dibuat penasaran dengannya. Tapi memang itulah yang sengaja diciptakan Deddi, sang pemilik.

“Pertama kali orang lihat produk kami akan bilang, unik ya, lucu,” katanya.

Deddi, sang pemilik Maindesign

Pemilihan nama Maindesign juga mempunyai arti mendalam. “Main (Bahasa Inggris) kalau di Bahasa Indonesia artinya ‘utama’, jadi desain menjadi yang utama. ‘Main’ juga bisa dipakai dalam Bahasa Indonesia, jadi kami mainnya di desain,” tutur Deddi menjelaskan arti di balik nama Maindesign.

Ia melihat saat ini banyak produk furnitur dan dekorasi yang menggunakan bahan alami. Namun, saat ini penggunaan bahan alami mengalami banyak kendala. Sebagai orang yang telah berkecimpung cukup lama di dunia kreatif, Deddi mencoba menciptakan hal baru.

Dia lantas mencoba menciptakan konten baru dengan menggunakan bahan baku rotan sintetis. Rotan sintetis yang dia gunakan berasal dari bahan plastik yang aman, bebas bakteri, dan perawatannya mudah. “Ini handmade (buatan tangan),” jelasnya.

Salah satu produk Maindesign

Tak ingin setengah-setengah, dosen jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain UK Petra ini membangun Maindesign secara total. Semua produk yang diciptakan memiliki tema dan konsep matang. Untuk itu ia mempunyai beberapa tim yang bertugas merancang ide, produksi, kontruksi, dan tim penganyam.

 

Bisnis Design Furniture Hasil Ukm Surabaya Sebelum membuat suatu produk, tim Maindesign melalui proses panjang. “Tim bertarung. Kami riset, bikin gambarnya, lalu dicoba bikin. Di sini kami berperang lagi tentang kekurangan produk. Jika sudah disetujui semua, baru diproduksi,” lanjutnya menceritakan proses pembuatan produk Maindesign.

Melihat hal itu, tak heran jika produk yang diciptakan bisa tampil unik, menarik, bahkan multifungsi. Misalnya, kursi berbentuk kopi tumpah, telur rebus, tempat majalah berbentuk singa, tempat ponsel berbentuk buah, kotak tisu berdesain kue spiku dan lapis Surabaya, tempat payung dan stick golf berbentuk kucing kembar (twins cat), dan keranjang baju kotor bertemakan save the bird.

Kini, usaha yang berdiri pada setahun lalu ini telah mempunyai 20 jenis furnitur dengan harga mulai Rp 150 ribu hingga Rp 8 juta. Untuk menunjang pemasaran, Deddi membuat katalog dan beberapa peralatan marketing lain yang sangat profesional. Semua itu disiapkan untuk menyasar pangsa pasar internasional.

Selama ini Deddi menganggap UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia sudah berkembang sangat baik, namun belum mempunyai kepercayaan diri tinggi. Ia pun lantas memberanikan diri mengajukan portofolio ke salah satu event organizer (EO) asal Malaysia. Ternyata ia mendapat sambutan yang melebihi ekspektasi. Mereka sangat mengapresiasi hasil karya Deddi.

Dari perkenalannya dengan EO tersebut, jalan menuju pasar internasional semakin terbuka. Dia diberi kesempatan mengikuti pameran demi pameran di berbagai kota.

Saat ini Deddi berfokus pada pengenalan brand untuk membangun brand awareness. Karena itulah ia manfaatkan kesempatan pameran dengan baik untuk membangun jaringan. Saat ini, telah banyak tawaran berdatangan dari showroom terkenal di Indonesia dan beberapa toko online. Bahkan, salah satu suvenir ternama yang berpusat di Jogjakarta mau memborong beberapa karya Maindesign.

Rencana Besar Di Masa Mendatang Bisnis Furniture Maindesign

Ke depan, Deddi berencana membuat produk bertema jajanan pasar. Di antaranya spiku, lapis, lopis, bahkan ketimun dan semangka. Menurutnya, untuk membidik pasar internasional diharuskan menggali potensi yang ada.

Ia lantas menjelaskan alasan di balik konsep ketimun. Di masyarakat, ketimun digunakan untuk banyak hal. Mulai dari lalapan, sambel sampai jadi cerita rakyat seperti kancil mencuri ketimun dan legenda Timun Emas. “Kenapa ketimun tidak pernah di-create dalam bentuk furnitur?,” tanyanya.

Tak hanya itu, di tahap berikutnya ia juga ingin berkolaborasi dengan banyak seniman lokal. Menurutnya, Indonesia maju karena gotong royong. Tidak menutup kemungkinan ke depan ia akan membuat furnitur yang dibalut dengan batik. Ia berharap Maindesign bisa menjadi brand awareness di Indonesia bidang rotan sintetis yang memiliki desain unik dan lucu. Bisnis Design Furniture Hasil Ukm Surabaya

Data Usaha :

Nama Usaha : Maindesign

Pemilik : Deddi Duto Hartanto, S. Sn. Msi

Alamat : Perum Puri Menanggal Jl. Menanggal IV / 30 Kav. 5 Surabaya 60234

Nomor telepon : 031 8270020

Email : maindesign.sby@gmail.com

Facebook : Maindesign

Hp / WA : 085785988585

BB : 5399744C

LINE : Maindesign

 

Gerakan Social Preneur Untuk 1000 Guru

Pengalaman hidup yang serba kekurangan serta susah tak lalu mesti bikin seorang berputus harapan serta tak dapat mempunyai mimpi serta hari esok. Lantaran siapa saja yang ingin berupaya serta berjuang jadi ia dapat memperoleh harapan serta harapan yang tambah baik. Berikut yang sekurang-kurangnya sudah dibuktikan oleh seseorang anak petani simpel yakni Jemi Ngadiono (Jemi). Walau dengan keadaan ekonomi keluarga yang pas-pasan, Jemi sukses merampungkan studinya sampai perguruan tinggi.

Tetapi pencapaian pendidikan ini memanglah tidak demikian saja gampang ditempuh. Pasalnya, Jemi diwajibkan bekerja serabutan serta menyisihkan pendapatannya untuk dapat sekolah sampai perguruan tinggi di Jurusan Penyiaran, Bina Fasilitas Informatika. Tidak cuma itu Jemi juga saat ini sudah jadi seseorang social pengusaha dengan membangun komune 1. 000 guru. Lantas seperti apakah cerita dari Jemi Ngadiono ini? Tersebut penjelasannya.

Membangun Komune 1000 Guru

Cikal akan komune 1000 guru dimulai Jemi Ngadiono waktu ia masihlah kuliah pada Agustus 2012 dengan bikin account #Twitter bernama @1000_guru. Sambil bekerja juga di perusahaan media elektronik, Jemi waktu itu senantiasa mendokumentasikan peristiwa serta momen berkaitan pendidikan yang ada di daerah pelosok atau pedalaman yang memprihatinkan. Tidak dinyana account Twitter @1000_guru memperoleh tanggapan positif dari netizen.

Hal semacam ini tampak dari jumlah followers-nya yang meraih 30 ribu dalam kurun saat setahun. Lantaran lalu banyak dari followers-nya yang menginginkan turut dan berperan serta dalam kesibukan yang dikerjakan Jemi, jadi pria kelahiran Tulang Bawang, Lampung, 11 Mei 1984 ini juga mendeklarasikan Komune 1. 000 Guru pada November 2013.

 

Sebentar sesudah membangun #komunitas 1000 guru ini, Jemi menyampaikan kalau Komune ini tak terafiliasi dengan instansi pemerintah. Komune 100 guru ini sendiri mempunyai kesibukan paling utama yakni mengajak beberapa peserta komune untuk open trip (menjelajahi lokasi) terpencil yang berjalan sepanjang tiga hari (Jumat-Minggu).

Mengawali Aktivitas Komune 1000 Guru

Sesudah resmi membangun komune 1000 guru Jemi juga segera mengawali kegiatannya th. 2013 dengan open trip daerah pedalaman di Rangkasbitung, Banten. Ia bercerita waktu awal kali penjelajahannya itu cuma ada 9 peserta. Tetapi dari aktivitas awalannya ini Jemi terus-terusan memperoleh banyak peserta untuk open trip yang selanjutnya.

Saat ini kesibukan dari komune 1000 guru ini juga sudah terkonsep utuh dengan jadikan pengalaman edukasi serta backpacker yang menarik dengan nama program TnT (Traveling and Teaching). Ya, peserta yang turut aktivitas open trip komune 1000 guru memanglah terkecuali bakal menolong program pendidikan seperti mengajar atau memberi pertolongan pendidikan mereka akan berkunjung ke beragam tempat wisata ala backpacker.

Perubahan Aktivitas TnT Komune 1000 Guru

Dari step perintisan komune 1000 guru saat ini aktivitas TnT sudah berjalan tiap-tiap bln. di beberapa daerah pelosok yang dikira butuh didatangi. Perubahan komune 1000 guru sendiri telah demikian meluas sampai diluar Jawa. Sampai saat ini komune 1000 guru sendiri telah memiliki 38 cabang regional di 30 propinsi dengan Jakarta sebagai pusat komandonya. Sebagian cabang komune 1000 guru sendiri diantaranya lain Bengkulu, Bandung, Kupang, Makassar serta Samarinda.

Tiap-tiap cabang dari komune 1000 guru sendiri telah dapat mengadakan open trip TnT sendiri tiap-tiap bulannya ke desa terpencil dengan aktivitas yang sama dengan yang diputuskan oleh pusat. Aktivitas atau kesibukan beberapa peserta open trip komune 1000 guru sendiri dikerjakan pada akhir minggu (weekend) hingga tak mengganggu kesibukan peserta yang bekerja di hari umum.

Aktivitas open trip ini juga makin menarik lantaran semuanya peserta bakal bermalam dirumah warga desa sekitaran. Maksud bermalam sendiri yaitu untuk merajut ikatan emosional pada peserta serta warga setempat.

 

Siapkan Beasiswa serta Kampanye Hormati Gurumu

Terkecuali menolong pendidikan serta traveling, komune 100 guru juga mendatangkan program beasiswa pada guru pedalaman dan kampanye moral bertopik Hormati Gurumu. Beasiswa ini sendiri bakal diberikan pada beberapa guru pedalaman yang cuma lulus SMA atau sederajat agar dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Walau sudah dikira berhasil sebagai social pengusaha, Jemi mengakui masihlah menginginkan selalu begerak ke beberapa tujuan serta yang diimpikan setelah itu. Dalam soal ini tujuan yang bakal menginginkan selekasnya diwujudkan yaitu membangun yayasan sebagai payung hukum untuk komune 1000 guru.

Saat kelak yayasan ini berdiri, Jami menginginkan ke NTT (Nusa Tenggara Timur) untuk memberi pertolongan sepanjang 12 bln.. Lebih jauh yang diimpikan Jemi Ngadiono sendiri yaitu membuat pendidikan yang layak untuk anak-anak di daerah pedalamanan serta pelosok dan menolong guru pedalaman jadi makin sejahtera. Gerakan Social Preneur Untuk 1000 Guru 

 

Berita Bisnis Anne Avantie Kombinasi Budaya dan E Commerce

Seseorang budayawan sekalian perancang baju kebaya tersohor Indonesia, Anne Avantie, barusan resmi mengenalkan serta meluncurkan anneavantiemall. com di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta (18/4). Anneavantiemall. com adalah market place yang diklaim sebagai wadah untuk semua product kerajinan tangan atau Indonesia heritage yang dihasilkan oleh beberapa pelaku usaha kecil serta menengah (UKM)

Berita Bisnis Anne Avantie Kombinasi Budaya dan E Commerce Hasrat untuk buka market place sendiri, disadari Anne tercetus sebab banyak keluhan beberapa pengrajin UKM yang ia kenali tidak mempunyai wadah untuk jual karya-karya mereka. “Dari satu rasa yang dipenuhi dengan ketidaktahuan dari satu hasrat yang mulia. Serta saya menginginkan semuanya yang bikin turut andil dalam anneavantiemall. com, persembahan kasih serta cinta untuk Indonesia, ” ungkap Anne.

Anne sendiri mengakui tak demikian memahami tentang dunia e-commerce. Bahkan juga Anne tidak sungkan mengakui apabila dianya tak demikian tahu mengenai internet. Anne juga menisahkan bagaimana dianya yang tidak dapat mematikan computer saat anaknya memohon. Oleh karena itu, ia juga pilih mendatangi seorang yang pakar di bagian e-commerce, yaitu CFO & Service Director Zalora Indonesia Fransiscus Budi Pranata.

 

Anneavantiemall. com sendiri, terang Frans yang juga Co-Founder anneavantiemall. com, adalah wadah untuk semua product kerajinan atau Indonesia heritage, seperti kain tenun, batik, handicraft, alat musik dsb. Uniknya, tak semuanya product dapat masuk ke market place satu ini. Sebab, menurut Frans, semua product bakal diakurasi segera oleh Anne Avantie.

“Waktu kurasi 3-5 bln. lantaran benar-benar meyakinkan beberapa produk yang ada di situs itu yang paling baik. Dalam makna tak sembarang orang dapat masuk serta berjualan, ” jelas Frans. Diluar itu, ia juga mengakui apabila price range untuk tiap-tiap product yang bakal di jual di situs sekitar di angka Rp 50 ribu, Rp 100 ribu – Rp 300 ribu.

Berkaitan pemilihan harga dari tiap-tiap product di anneavantiemall. com, bakal ada tuntunan segera dari Anne Avantie pada tiap-tiap pelaku UKM yang mempunyai product. Anne bakal meyakinkan di kisaran berapakah harga yang layak untuk tiap-tiap product. Bahkan juga, bakal ada tuntunan dari Anne Avantie pada beberapa pelaku UKM yang produknya dipilih supaya dapat membuahkan product yang tambah baik lagi.

Frans juga menuturkan bila dimuka anneavantiemall. com bakal menyasar pasar Indonesia, tetapi tak tutup peluang untuk menyasar pasar internasional. “Karena segmen yang dituju oleh anneavantiemall. com yaitu menengah ke atas, ” tutur Frans. Berita Bisnis Anne Avantie Kombinasi Budaya

 

Dengan Bisnis Art Interior Ibu Ini Mengubah Kehidupan Menjadi Super Layak

“Ketika Anda pernah alami kerugian dalam melakukan bisnis janganlah tidak bergerak. Kita janganlah stag serta tetaplah mesti jalan, ” catat yang memiliki Datie Handicraft, Kirono Arundhatie.

Hoby adalah aktivitas yang biasanya dikerjakan untuk memperoleh kesenangan. Nyatanya terkecuali mengasyikkan, hoby juga mempunyai nilai komersial yang untungkan.

Hal semacam ini dirasa oleh Kirono Arundhatie dengan kata lain Dhatie (64), seseorang pelaku bisnis berhasil di bagian art interior. Dalam menggerakkan usahanya, ia dapat memadukan 2 hal yang paling dia sukai yakni mendesain ruang serta sebagai seniman.

Dhatie menceritakan apabila awalannya ia berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Tata Ruangan DKI Jakarta. Waktu jadi PNS, ia mempunyai waktu senggang cukup banyak untuk berkarya.

“Saya bangun usaha ini dari th. 1978. Saya bekas Pegawai Negeri Sipil Dinas Tata Ruangan DKI Jakarta. Ketika itu, waktu saya masihlah jadi pegawai negeri saya menginginkan memiliki pekerjaan sambilan, ” kata Dhatie

Pada akhirnya dengan kekuatan seni yang dia punyai, Dhatie bangun usaha art interior dengan brand Datie Handicraft di th. 1978. Sentuhan seni yang khas dari seseorang Dhatie telah tampak dari beragam design art interior yang dia menawarkan. Ia sukses memadukan pada material batik dengan beberapa bahan alami seperti rumput, alang-alang sampai batok kelapa.

“Karena saya sukai, saya penyuka seni, ” imbuhnya.

Berlatar belakang pendidikan tehnik lanskap, Dhatie lalu kerap ikuti pelatihan design model, dari mulai Susan Budihardjo sampai Bunka School of Fashion. Terkecuali mengerti tehnik design serta bikin pola, ia dapat juga menjahit sendiri. Kemampuannya ini begitu mendukung usaha Dhati yang menuangkan cita rasa seninya kedalam satu kreasi yakni art interior.

Tawarkan Design Art Interior yang Unik

Cita rasa pada seni menolong Dhatie membuahkan kreasi kerajinan berbentuk art interior yang unik. Bukan sekedar itu, Dhatie mempunyai style khas yakni banyak memakai material batik serta lurik, dibalut dengan hasil alam lain, seperti rotan, kerang, alang-alang, kayu, tanduk kerbau, biji-bijian, batok kelapa, serta logam.

“Menggabungkan art and fashion. Bila art itu ya sesuai sama bagian saya yang suka pada landscape untuk interior serta exterior. Nah bila fashion itu ada tas, kalung serta semuanya masih tetap dalam rencana etnik. Jadi semuanya product saya ini memiliki konsep etnik, ” terang Dhatie.

Hasil kreasinya cukup bermacam, dari mulai hiasan dinding (wall hanging), kalung, tas genggam (clutch), tas jinjing, karpet, topeng kayu pengantin betawi, tirai, bantal kursi, hingga bebrapa pakaian siap gunakan. Ia juga berikan sentuhan tidak sama umpamanya, wall hanging-nya yang tidak sama satu dengan yang lain pada design serta detil aplikasi.

Hiasan dinding yang berupa miniatur baju jadi ciri khas Dathie. Pakaian tradisional, seperti kebaya kutu baru, pakaian kurung, atau beskap jadi ciri khasnya. Sebagian motif batik ia gabungkan dengan pertolongan tehnik quilting serta patchwork.
Sedang untuk hiasannya, ia memakai aplikasi logam yang dibuat jadi gunungan, wayang, atau bros. Pakaiannya dibentangkan di bagian lengan hingga tampak memiliki bentuk serta saat dipajang dengan selekasnya mengambil perhatian.

Terkecuali berupa pakaian, ada juga hiasan dinding yang dibuat jadi sejenis lukisan. Keduanya sama terbuat dari patchwork batik, namun aplikasinya memakai wayang serta gunungan berbahan alang-alang. Ini sejenis jenis wayang suket karya mendiang dalang Ki Slamet Gundono, cuma saja dengan material tidak sama.

“Yang sulitnya itu saya mesti membuat ide, jenisnya serta mesti terjual. Itu satu pacuan serta tantangan. Jadi tiap-tiap bln. itu saya mesti pikirkan buat apa lagi nih yang baru, yang unik, yang lain dari yang lain, yang dapat di jual. Jujur saja itu cukup susah, ” terangnya.

Dibanderol dengan harga Beberapa ratus Ribu Sampai Beberapa puluh Juta

Datie Handicraft tawarkan beragam jenis design art interior bernilai etnik serta unik pada beberapa customer. Nah, apabila Anda tertarik untuk beli product yang di tawarkan Datie Handicraft, siap-siap keluarkan kocek sampai beberapa puluh juta rupiah.
“Kalau harga art interior dari Rp 300 ribu sampai Rp 15 juta, ” tutur sang yang memiliki, Kirono Arundhatie. .

Dengan Bisnis Art Interior Ibu Ini Mengubah Kehidupan Menjadi Super Layak Dalam mendesain art interior, Dhatie bekerja sama juga dengan beberapa pengrajin yang dihadirkan dari beberapa daerah. Umpamanya ada pengrajin yang datang dari Bali, Yogyakarta, sampai Jakarta.

Dengan Bisnis Art Interior Ibu Ini Mengubah Kehidupan Menjadi Super Layak

“Semua karyawan ada 5 orang. Namun saya juga mempekerjakan sebagian seniman untuk dukungan design saya, ” imbuhnya.

Satu diantara design unggulan yang di tawarkan Dhatie yaitu jenis wayang. Diluar itu ada pula kebaya kutu baru, pakaian kurung, atau beskap sampai topeng kayu pengantin Betawi.
“Kalau kesusahan tak demikian sangat sih. lantaran walau product saya memiliki nuansa etnik namun saya ikuti perubahan jaman. Jadi tak norak atau kampungan, ” katanya.

Lantaran harga nya termasuk cukuplah mahal, beberapa konsumen product art interior buatan Dhatie didominasi dari kelompok menengah ke atas. Dari mulai kelompok entrepreneur sampai tokoh pemerintahan.

“Tapi yang ketertarikan dengan product saya juga segmented, beberapa orang yang betul-betul sukai dengan seni seperti direktur, presiden serta petinggi yang lain, ” sebutnya.

Berhasil Ikuti Beragam Pameran Internasional

Kirono Arundhatie atau Dhatie sukses bangun usaha Datie Handicraft dengan beragam product art interior yang kreatif, unik serta bernilai etnik. Dhatie meniti usahanya ini mulai sejak th. 1978.

Dhatie menceritakan apabila ia betul-betul dapat keseluruhan dalam berkarya sesudah pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Tata Ruangan DKI Jakarta pada th. 2008.

“Dulu memanglah full saya yang menggerakkan usaha ini. Namun seiring waktu berjalan anak juga telah dewasa serta lebih mengerti jaman saat ini ya saya estafetkan ke anak saya. Namun tetaplah tak terlepas dari pantaun saya, ” kata Dhatie.

Product art interior buatan Dhatie mulai dilirik oleh beragam pihak exhibitor. Ia diundang ke beragam pameran berskala internasional. Umpamanya di Argentina, Spanyol, Turki, Korea, Malaysia, Jepang, serta Amerika Serikat. Beragam penghargaan juga telah ia capai, seperti Unesco ”Indonesian Unique Intangible Cultural Heritage” waktu pameran di Istanbul, Inacraft Award 2012, serta unggulan paling baik dalam pameran ”The Indonesian Handicraft Showcase of Excellence” di Tokyo.

Tak heran, banyak diantara konsumen tetaplah product art interior bikinannya datang dari luar negeri. “Saya jualan cuma di Indonesia saja sih. Namun ada pula kolega dari luar negeri untuk beli product saya, itu dari New York, Amerika Serikat waktu saya turut pameran disana, ” ucapnya.

Berlatar belakang pendidikan tehnik lanskap, Dhatie memanglah mengerti tehnik design serta bikin pola yang begitu mendukung kreasi seninya. Tersebut penyebabnya, product art interior bikinannya susah ditiru oleh pengrajin lain.

“Kita tak statis ya dalam pengertian senantiasa memberi product yang tidak sama. Mungkin saja kita senantiasa bikin product yang cukup susah untuk ditiru orang, ” tuturnya.

Pernah Ditipu Sampai Pegawai Dibajak Beberapa Kompetitor

Keberhasilan yang sudah dicapai Kirono Arundhatie atau Dhatie bangun Datie Handicraft pantas diancungi jempol. Dhatie menceritakan, waktu ia mengawali serta meningkatkan bisnisnya ini di th. 1978, beragam permasalahan menerpa dianya, seperti ditipu.
“Ya bangun usaha beberapa puluh th. memanglah ada bebrapa kesusahan yang saya hadapi terlebih dalam membina pegawai. Telah dibina baik-baik namun dibajak sama orang lain, ” keluhnya.

Pernah ketika itu, produksi art interior Datie Handicraft terganggu. Sebagian pesanan dari beberapa customer tak dapat dihandle oleh Dhatie.

“Dan hal semacam itu automatis mengganggu produksi. Itu jadi pelajaran buat saya yaiu bila kita membina pegawai itu janganlah keseluruhnya ilmunya kita tuang ke mereka, ” imbuhnya.

Diluar itu, Dhatie sempat juga tertipu oleh seseorang konsumen. Ia menyampaikan awalannya si konsumen sudah deal untuk pesan serta beli sebagian product art interior Datie Handicraft. Sayangnya di dalam jalan, konsumen itu membatalkan semua pesanannya. Ketika itu, Dhatie menanggung derita kerugian cukup tidak kecil.
“Ada juga fase-fase down dalam bangun usaha ini. Umpamanya telah ada konsumen yang deal mendadak mogok. Juga pernah alami kerugian yakni nyetok barang namun nyatanya tak laris, ” ucapnya.

Walau alami beragam masalah, Dhatie selalu menggerakkan usaha art interior. Saat ini, Dhatie dapat memperoleh omzet sampai Rp 30 juta per bln.. Meskipun umurnya makin tua, Dhatie berkemauan untuk selalu meningkatkan serta membesarkan bisnisnya ini dengan pertolongan anak-anaknya.

“Tapi saya tak tidak bergerak hingga di situ. Kita janganlah stag serta tetaplah mesti jalan. Sukanya lantaran ini job penambahan saya jadi income jadi double, ” tutupnya Dengan Bisnis Art Interior Ibu Ini Mengubah Kehidupan Menjadi Super Layak

 

Gojek LadyJek Bersiaplah ! Kini Hadir TeknoJEk Sebagai Saingan Baru

Pastinya kita telah mengetahui sebagian service pesan ojek on-line seperti #Gojek, Uber maupun sebagian startup yang lain. Semuanya penyedia service itu pasti memiliki keunggulannya semasing hingga meyakini untuk masuk persaingan industri pesan ojek on-line yang telah makin ketat.

Tetapi walau sudah melahirkan banyak pemain, kenyataannya industri digital yang satu ini tetaplah selalu menyebar aroma manis yang mengundang banyak pihak lain untuk terjun ke dalamnya. Satu diantaranya yang paling baru yaitu satu startup pesan ojek on-line bernama TeknoJek.

Menurut CEO sekalian founder TeknoJek, Robert SD pihaknya begitu meyakini untuk mulai berkompetisi dengan beberapa pemain lama lantaran mempunyai kelebihan yaitu dalam aplikasi feature yang lebih mutakhir. Diluar itu keunggulan lain dari service yang satu ini yaitu, mengaplikasikan system Multi Level Marketing untuk beberapa ingindara yang pastinya bakal makin untungkan beberapa mitra yang memiliki kendaraan bermotor.

Teknojek Ada Dengan Membawa Tehnologi Baru

Seperti yang sudah di sampaikan terlebih dulu, untuk masuk satu industri pasti diperlukan inovasi yang unik supaya dapat berkompetisi dengan beberapa pemain lama yang telah cukup kokoh menggerakkan bisnisnya. Serta untuk industri pesan ojek on-line, sekali lagi nampak startup tehnologi bernama TeknoJek, yang diklaim ada dengan membawa pembaruan melalui penyesuaian tehnologi yang lebih mutakhir.

Dalam satu peluang, CEO serta founder TeknoJek, Robert SD, menyebutkan kalau sekarang ini memanglah sudah banyak perusahaan digital yang terjun dalam industri ini. Tetapi dianya meyakini dengan memasukkan tehnologi baru yg tidak diketemukan pada penyedia service yang lain, bakal jadi daya tarik sendiri bukan sekedar untuk customer tetapi juga untuk beberapa mitra ingindara ojek.

Gojek LadyJek Bersiaplah ! Kini Hadir TeknoJEk Sebagai Saingan Baru Tehnologi paling baru yang di sampaikan oleh Robert itu yaitu, diterapkannya pemindai quick tanggapan code atau QR Code, yang bisa memudahkan beberapa pelanggan saat bakal pesan ojek on-line. Dengan cara simpel, nanti di tiap-tiap armada TeknoJek, bakal dipasangi QR Code yang bisa berperan sebagai konfirmasi pemesanan.

Serta saat seseorang pelanggan lihat armada TeknoJek tengah melalui serta tak membawa penumpang, jadi pelanggan itu dapat segera lakukan scanning QR Code serta lakukan pemesanan ditempat itu juga. Tehnologi sejenis ini memanglah tak diketemukan pada penyedia pesan ojek on-line yang lain. Lantaran biasanya service lain mengharuskan pelanggan lakukan pemesanan lewat aplikasi.

Tawarkan Rencana MLM Untuk Pengindara Teknojek

Saat di konfirmasi tentang feature lain apa yang di tawarkan oleh Teknojek, Robert malah berkelakar serta menyebutkan kalau feature itu masihlah bakal disembunyikan sampai saat rilisnya. Tetapi ia meyakini, bermacam keunggulan yang dipadukan dalam tehnologi mutakhir, bakal jadi daya tarik yang lebih untuk beberapa customer.

Yang tentu, hal unik lain yg tidak didapati pada perusahaan pesan ojek on-line yang lain yaitu Teknojek mengaplikasikan system Multi Level Marketing atau #MLM untuk beberapa ingindaranya. System ini pada intinya nyaris sama dengan MLM yang lain, nanti tiap-tiap ingindara yang mendaftar serta membawa ingindara lain masuk jadi bakal memperoleh beberapa omzet bulanan yang bakal berlaku seumur hidup.

Berikut uniknya, saat bangun satu usaha bukan sekedar dari perusahaan sendiri, tetapi juga beberapa ingindara dapat jadi seperti entrepreneur ojek. Lantaran makin banyak ingindara lain yang dibawa masuk kedalam system Teknojek, jadi bakal makin tidak kecil juga pendapatan penambahan yang bakal mereka peroleh.

“Di TeknoJek yang tidak sama yaitu, bila seseorang rider ingin jadi entrepreneur ojek, sederhana sekali. Dia tinggal join ke kita, lantas dia ajak temannya. Temannya itu segera jadi armada dia. Ada sisi omzet bulanan tiap-tiap bln. selama seumur hidupnya. Itu yang bakal kita berikanlah (sebagai, red.) komisi ke orang ini. Teman yang ngajak temannya lagi, itu masuk dalam armadanya dia juga, dan sebagainya, ” papar Robert.

Menyikapi Potensi Perseteruan Horizontal

Saat di tanya tentang ada potensi perseteruan horizontal yang berlangsung pada ingindara ojek on-line serta ojek pangkalan, Robert menilainya kalau hal semacam ini tak lepas dari ada subsidi tarif yang diberlakukan sebagian penyedia service ojek on-line. Saat tarif yang didapatkan pada pelanggan sudah dikenai dengan subsidi spesifik, pasti harga nya bakal begitu susah berkompetisi dengan tarif yang di tawarkan beberapa yang memiliki ojek konvensional.

Di sinilah semula persoalan itu. Oleh karenanya ia menyebutkan kalau, pihaknya akan tidak memberi subsidi semacam dalam servicenya kelak. Lantaran ia meyakini, dengan keunggulan bermacam keringanan yang di tawarkan lewat penyesuaian tehnologi, telah cukup menarik untuk pelanggan untuk memakai layanan TeknoJek nanti. Gojek LadyJek Bersiaplah ! Kini Hadir TeknoJEk Sebagai Saingan Baru

 

Belajar Bisnis Kecantikan Dari The Body Shop

Anita Roddick dan Usaha Kecantikan Body Shop, Anita Roddick lahir dalam sebuah keluarga imigran italia di tahun 1942 dan dibesarkan di Littlehampton, Sussex.

Dia adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Ibunya, Gilda Perella dan suaminya, Donny Perella mengelola sebuah restoran makan malam bergaya Amerika pertama di kota itu. Semua anak-anaknya diharapkan untuk membantu sepulang sekolah atau di akhir minggu.

Anita mendapatkan beberapa pekerjaan selesai sekolahnya. Diantaranya sebagai pegawai kliping koran untuk International Herald Tribune di Paris, mengajar di Inggris dan bekerja untuk United Nations di Geneva.

Belajar Bisnis Kecantikan Dari The Body Shop Anita menulis tentang pengalamannya sebagai seorang guru dan berkata “Satu-satunya aturan di kelas saya adalah tidak boleh ada murid yang bosan, dan di akhir tahun pelajaran, murid yang malas dan bebal tidak akan pernah sama seperti sebelumnya. Ketika dia kembali ke littlehampton, Ibunya memperkenalkan dengan gordon roddick. Seorang pengembara dan penulis puisi berusia 26 tahun.

Undercover Sewaktu Gordon pergi di tahun 1976, anita yang berusia 33 tahun berencana untuk membuka sebuah toko kosmetik dari bahan2 alami yang ramah lingkungan. Anita sadar bahwa dia harus bisa menghidupi diri sendiri selama kepergian Gordon yang kira-kira akan memakan waktu 2 tahun.

Tetapi dia juga ingin tetap mempunyai waktu yang cukup untuk anak2. Saat itulah dia membuka Body Shop pertama disebelah kantor pemakaman yang berjarak 10 menit dari Littlehampton. Untuk membiayai toko itu dia menggadaikan hotel untuk mendapat pinjaman 6.500 USD. Selama perjalanannya di berbagai negara, dia tidak melihat ada yang menjual produk mandi dalam ukuran kecil atau sample.

Sejarah The Body Shop

Roddick mulanya membuka toko Body Shop untuk menambah penghasilan bagi dirinya dan dua orang putrinya, Sam and Justine, ketika suaminya sedang berada di Amerika.

Kesuksesan toko pertamanya diikutinya 6 bulan kemudian dengan membuka toko kedua. Setelah kembali ke Inggris, suaminya juga ikut membantu usaha Body Shop.

Sejumlah 700 cabang Body Shop berhasil didirikan hingga tahun 1991.Bisnis The Body Shop telah menggurita. Perusahaan yang berdiri tahun 1976 itu sudah mempunyai sekitar 2.400 toko di 61 negara, termasuk Indonesia.

Produk-produk yang diciptakan mengusung konsep peduli lingkungan. Pendirinya, Anita Roddick, pun dikenal bukan hanya sebagai pengusaha yang sukses, tetapi juga seorang aktivis yang giat membela lingkungan dan kemanusiaan.

Beberapa Penghargaan Anita Roddick

Atas dedikasinya, lusinan penghargaan telah ia terima dari berbagai institusi ternama. Annual Business Leadership Award, First Annual Woman power Award, Woman’s Center’s Leadership Award, adalah sebagian penghargaan tersebut. Vocalis The Police, Sting dan mendiang Princes Diana adalah sebagian orang yang mengidolakannya.

Tahun 2003 Anita Roddick mendapat gelar kehormatan Dame Commander of the Order of the British Empire dari Ratu Elizabeth II. Dan secara resmi ia menyandang nama Dame Anita Roddick DBE.

Anita dan Produk Body Shop

Anita mengawali produksi Body Shop hanya terbatas 15 jenis produk kosmetik alami. Ia memproduksi di garasi sendiri yang dikemas dalam botol-botol kecil daur ulang dengan label tulisan tangan.

Setiap orang yang mengembalikan botol kosmetik akan mendapat potongan harga tertentu. Cara ini secara tidak langsung justru menarik pelanggan yang merasakan pengalaman unik saat membeli kosmetik.

Toko kosmetik unik berwarna hijau tua pun dirasakan oleh para pengunjung mampu menciptakan nuansa alam menjadi pembicaraan banyak orang. Sebenarnya, jujur dikatakan bahwa apa yang dilakukan bukanlah sebagai sebuah kesadaran terhadap lingkungan hidup. Pemakaian botol daur ulang hanyalah untuk efisiensi biaya.

Warna hijau yang dominan sekedar menutupi noda-noda lembab di dinding toko dengan cat hijau. Namun, hati nuraninya yang peka segera menangkap bahwa banyak orang sebenarnya memiliki peduli terhadap keberlangsungan ekologi. Ia mulai menyadari bahwa Body Shop bisa menjadi sebuah kekuatan yang berdampak positif bagi dunia, jika menjadi entiti bisnis global dan memiliki basis pelanggan loyal.

Produk Body Shop

Produk-produk The Body Shop mungkin lebih terkenal daripada seorang Anita Lucia Perilli, nama kecil Anita Roddick. Sang pendiri yang dilahir tahun 1942 di Littlehampton, Sussex, England sebenarnya memiliki nama yang juga fenomenal. Ia adalah jiwa dan DNA dari The Body Shop ® produsen Body Butter, Pepermint Foot Lotion, atau Wild Cerry Body Shower yang menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan.

Merek dan produk The Body Shop menjadi fenomenal karena didasarkan pada filosofi bisnis yang unik dan berbeda. Tujuan bisnisnya tidak terbatas pada keuntungan semata, namun juga mencakup prinsip-prinsip kesetaraan dan tanggung jawab sosial. Anita Roddick menggunakan teknik iklan yang berbeda. Ia melapisi trotoar menuju tokonya dengan parfum Body Shop dan memasang bunga-bunga rampai gantung yang alami. The Body Shop® ikut berkampanye menyelamatkan hutan tropis Brasil dan berjuang untuk aturan perdagangan yang lebih adil. Ia benar-benar telah mendedikasikan segenap jiwa dan perusahaannya untuk aktivitas sosial di dalam maupun luar negeri.

Program lingkungan The Body Shop

The Body Shop menjadi satu dari sedikit perusahaan di dunia yang memiliki dedikasi luar biasa terhadap lingkungan hidup secara berkelanjutan. Tahun 1990, Anita Roddick membantu pendirian majalah The Big Issue yang keuntungan penjualannya digunakan untuk membantu tunawisma. Ia juga mendirikan yayasan amal Children On The Edge untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung di beberapa negara Asia dan Eropa Timur.Belajar Bisnis Kecantikan Dari The Body Shop

 

Terobosan Bisnis Baru GO – JEK

CEO Go-Jek Nadiem Makarim berencana program integrasi Go-Jek dengan moda transportasi massal di Jakarta. Go-Jek bakal jadi feeder atau pendukung service Bus TransJakarta.

” Kita ingin hubungan kerja. Go-Jek bakal jadi feeder untuk TransJakarta, ” kata Nadiem dalam acara d’Preneur berbarengan CEO Go-Jek serta Brodo di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Dengan integrasi ini, penumpang Go-Jek dapat tahu di mana bus ada serta di mana mesti mencari halte TransJakarta paling dekat.

” Hubungan kerja itu, nanti dapat tahu di mana tempat bus serta di mana mesti naik, ” katanya.

Terkecuali bicara perihal gagasan Go-Jek juga sebagai feeder TransJakarta, Nadiem memikirkan untuk meningkatkan sepeda motor Go-Jek yang ramah lingkungan.

” Kita memanglah terpikir untuk motor elektrik. Ini belum diawali lantaran produknya belum siap. Ke depan, kita arahnya green, ” katanya.

Cek Juga mengintip-kesempatan-franchise-minuman-royal-tea-poci/

CEO Go-Jek Nadiem Makarim menceritakan rasa takut yang menghinggapi kebanyakan orang dapat jadi pendorong perkembangan. Hal semacam ini ia rasakan waktu menggerakkan usaha ojek on-line lewat bendera Go-Jek.

” Kita maju lantaran ketakutan. Lantaran ketakutan kita saat ini jauh meninggalkan kompetitor, ” kata Nadiem dalam Acara d’Preneur Berbarengan CEO Go-Jek serta brodo di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Terobosan Bisnis Baru GO – JEK Nadiem menyebutkan pihaknya lakukan investasi besar-besaran untuk menaikkan pengemudi sampai aplikasi tehnologi. Hal semacam ini dipicu oleh ada ketakutan masalah kehadiran kompetitor.

Pria lulusan Harvard University ini menyebutkan ketakutan terus nampak dalam suatu usaha. Ketakutan dapat jadi langkah untuk lebih waspada.

” Janganlah lupa, keberanian terus ada ketakutan. Bila kita nekat, tidak tahu resiko. Itu kebodohan maka dari itu ketakutan digunakan juga sebagai mengkalkulasi resiko, ” sebutnya.

Seseorang peserta dalam acara d’Preneur di Menara Bank Mega malam ini melemparkan pertanyaan pada Bos Go-Jek Nadiem Makarim, perihal makna keberuntungan untuk dianya dalam menggerakkan usaha Go Jek sampai kini. Apa jawabannya?

” Dengan terasa mujur kita bakal terasa lebih bahagia. Hidup kita bakal lebih indah. Serta apa yang kita lakukan bakal lebih mengasyikkan, ” tutur dia dalam acara itu, Rabu (26/8/2015).

Dalam menggerakkan usaha Go-Jek, ia juga mengakui sangatlah buka diri pada keberuntungan. ” Untuk beberapa orang mungkin saja bukanlah keberuntungan, namun anugerah. Namun intinya sama bahwa itu yaitu pemberian (Tuhan). Serta semangat itu mesti terus dijaga, ” katanya.

Menurut dia, juga sebagai manusia kita tak bisa terasa seluruhnya kesuksesan yang diraih yaitu lantaran kita.

” Tak bisa terasa apa yang kita bisa didunia yaitu lantaran kita. Seluruhnya ada yang mengatur, ada campur tangan ‎yang diatas (Tuhan), ” kata dia.

Yang utama menurutnya, dalam menggerakkan usaha mesti konsentrasi untuk memberi faedah untuk orang banyak. Bekasnya menyerahkan diri pada keberuntungan atau anugerah yang kuasa.

” S‎atu pesan saya di Go-Jek. Belajar dar pengalaman, apaun yang Anda berikanlah serta berguna untuk orang lain, jadi itu bakal berbalik berlipat ke kita. Buktinya seperti saya sekarang ini, tak ada yang menyangka‎ Go-Jek bakal sebesar ini. Yang utama kita konsentrasi serta buka diri pada keberuntungan, ” pungkas dia.

Pemakai Go-Jek makin meluas. Orang-orang berebut memperoleh service ojek on-line yang tawarkan harga promo, cuma Rp 15. 000 sekali jalan, diantar ke mana juga.

Murahnya tarif Go-Jek ini lantaran manajemen Go-Jek masih tetap memberi subsidi. Lalu, bagaimanakah bila subsidi itu dicabut? Masih tetap adakah yang ingin memakai service Go-Jek?

” Beberapa orang katakan dengan promo itu buang-buang uang selalu, tidak ada revenue, usaha apakah itu, namun kita tidak bodoh serta sangatlah rasional serta usaha minded. Sesudah promo dicabut, kita prediksikan ada 50 % pelanggan masih tetap gunakan Go-Jek, bila harga dimatiin, ” kata CEO Go-Jek Nadiem Makarim, dalam Acara d’Preneur Berbarengan CEO Go-Jek serta Brodo, di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Dia menuturkan, promo adalah satu diantara langkah lakukan promosi yang ampuh. Lewat promo, orang-orang yg tidak umum gunakan ojek mulai memakai ojek. Sesudah rasakan service Go-Jek, pelanggan bakal mulai punya kebiasaan.

Nah, dari seluruhnya pelanggan itu, mustahil seluruhnya tidak bergerak memakai Go-Jek waktu promo dicabut. Bagaimanakah juga, kata Nadiem, ojek senantiasa diperlukan.

Satu waktu kelak, lanjut Nadiem, promo bakal dicabut serta orang-orang mulai punya kebiasaan memakai ojek dengan tarif normal.

” Kita ketahui ada kiat, kita ketahui berapakah yg tidak bakal memakai lagi, subsidi satu waktu bakal kita matikan, tidak tahu minggu depan, bln. depan, th. depan, ” kata Nadiem Terobosan Bisnis Baru GO – JEK

Cara Tokopedia Majukan UMKM

Sebagai salah satu mal online yang unggul dalam bisnis e-commerce Indonesia, Tokopedia telah banyak berjasa bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air.

Marketplace yang dibuat William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison tersebut berhasil menjadi tangan panjang UMKM kepada para konsumen.

Tokopedia membuka peluang yang sangat besar kepada para pelaku UMKM , bahkan kepada siapa saja perorangan yang berkeinginan memulai usaha.

Tak hanya mendapat kesempatan untuk memiliki toko online di Tokopedia, UMKM pula mendapat laman khusus yang terintegrasi langsung dengan marketplace ternama tersebut.

Dengannya, para pelaku UMKM mendapat kesempatan yang luas untuk mengembangkan bisnis mereka.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top